Berita Terbaru
Showing posts with label Kemenag. Show all posts
Showing posts with label Kemenag. Show all posts

Solusi Kemenag Soal Pungli di KUA: Tetapkan Tarif atau Beri Insentif

Written By laso on Thursday, 3 January 2013 | 23:26




Solusi Kemenag Soal Pungli di KUA: Tetapkan Tarif atau Beri Insentif
Solusi Kemenag Soal Pungli di KUA: Tetapkan Tarif atau Beri Insentif





Detik kementerian agama (kemenag) sudah menginventaris jalan keluar atas keluhan warga tentang pungutan liar di kantor urusan agama (kua). ada 8 jalan keluar, namun yang paling mungkin dilakukan adalah menetapkan tarif yang sesuai dengan tempat pernikahan atau memberikan petugas kua insentif."kami sudah menyiapkan dengan bimas islam dan itjen yang terkait dengan usaha mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. ada delapan alternatif yang disiapkan, termasuk yang disampaikan oleh pak menteri, kawin di kantor saja pada hari kerja, tapi kan itu ekstrem," jelas irjen kemenag m jasin.jasin menyampaikan hal itu dalam jumpa pers peresmian gedung itjen kemenag di jalan rs fatmawati, jakarta selatan, jumat (4/1/2013).namun, kemenag ingin mengambil opsi yang paling berpihak di masyarakat. jadi dari 8 solusi yang diusulkan, 2 di antaranya yang paling mungkin dilakukan."usulan ketujuh tidak usah mengubah pp penerimaan negara bukan pajak, biaya pernikahan tetap rp 30 ribu apabila di kantor (kua). apabila nikah di luar kantor dibiayai rp 110 ribu, ditambah jasa profesi rp 200 ribu sampai rp 250 ribu, jadi tidak genap rp 500 ribu. jadi misalkan dia selain menikahkan, diminta ceramah juga, ngisi pengajian juga, jadi bisa diberikan uang jasa profesi rp 200 ribu sampai rp 250 ribu," jelas mantan wakil ketua komisi pemberantasan korupsi (kpk) ini.sedangkan usulan solusi yang kedelapan, imbuh jasin, adalah membebaskan biaya administrasi pernikahan di kua. sebagai gantinya, kemenag akan memberikan insentif petugas kua yang bekerja di hari libur. jadi biaya pernikahan ditanggung apbn."rp 30 ribu itu dibebaskan saja, ini menunjukkan niat kemenag dalam hal keberpihakan kepada publik. lalu atas biaya penghulu di luar hari kerja, dari pemerintah rp 110 ribu wilayah jawa, kemudian ada real cost, khususnya di pegunungan dan kepulauan yang harus nyebrang laut, kita sudah memantau di 227 kua, ada yang satu kua ini lingkup kerjanya 120 km," jelasnya.jasin memaparkan, skemanya insentif di pulau jawa di luar kantor dan hari libur rp 110 ribu. sedangkan di luar jawa, ditambah real cost, alias biaya transportasi yang sesungguhnya."kalau real cost-nya rp 200 ribu, jadi tinggal ditambah rp 90 ribu (dari rp 110 ribu + rp 90 ribu) mudah-mudahan ini bisa ditalangi oleh apbn. dengan hitung-hitungan tadi kalau ada sekitar 2,5 juta pernikahan, asumsinya butuh rp 1 triliun. ini yang sedang kita pikirkan, kalau masuk apbnp alasannya juga saya rasa kurang, karena tidak mudah untuk masuk ke apbnp. kalau pak menteri punya kebijakan menggeser (anggaran) dari direktorat lain, saya rasa bisa mengcover 80 persen, ini hanya mimpi saya," harap mantan wakil ketua kpk ini. (nwk/nrl)
sumber: www.detik.com

Suryadharma Ali Resmikan Gedung Baru Irjen Kemenag Senilai Rp 26 M




Suryadharma Ali Resmikan Gedung Baru Irjen Kemenag Senilai Rp 26 M
Suryadharma Ali Resmikan Gedung Baru Irjen Kemenag Senilai Rp 26 M





Detik menteri agama suryadharma ali meresmikan gedung baru inspektorat jenderal kementerian agama. pembangunan gedung bekas madrasah yang terletak di jl rs fatmawati 33 a, cipete, jaksel, ini menghabiskan dana rp 26 miliar.pantauan detikcom di lokasi, jumat (4/1/2012), menteri agama suryadharma ali, wamenag nasaruddin umar, irjen kemenag m jasin, dirjen penyelenggaraan haji dan umroh anggito abimanyu, bersama pejabat eselon i kemenag hadir dalam acara peresmian gedung lima lantai itu.gedung yang pembangunannya menggunakan anggaran multiyears dari tahun 2009 hingga 2011 itu memiliki panjang 45 meter dan lebarnya 20,5 meter. luas total lantainya 4.615 meter persegi.gedung bercat abu-abu ini dilengkapi beberapa fasilitas standar kantor seperti ac, cctv, lift, dan beberapa ruangan pendukung seperti klinik ruang rapat utama, ruang perpustakaan, ruang dharma wanita, dan ruang investigasi."saya ingatkan kepada segenap jajaran inspektorat jenderal kementerian agama bahwa fasilitas gedung kantor yang representatif dan megah ini perlu ditunjang dengan tata pengelolaan sumber daya organisasi dan budaya kerja yang profesional dan kompetitif," pesan suryadharma dalam sambutannya. (trq/mok)
sumber: www.detik.com
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Lensa Berita - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger