Berita Terbaru
Showing posts with label Rakyat. Show all posts
Showing posts with label Rakyat. Show all posts

Mendagri Ingatkan Kepala Daerah, Pembahasan APBD Harus Terbuka ke Rakyat

Written By laso on Wednesday, 19 February 2014 | 20:28




Mendagri Ingatkan Kepala Daerah, Pembahasan APBD Harus Terbuka ke Rakyat
Mendagri Ingatkan Kepala Daerah, Pembahasan APBD Harus Terbuka ke Rakyat





selama ini pembahasan apbd hanya diikuti anggota dewan dan pejabat. ke depan perwakilan masyarakat dan kelompok organisasi harus dilibatkan."pembahasan apbd itu bukan menjadi rahasia antara anggota dewan dan pejabat. apbd itu adalah dana rakyat, jadi rakyat juga harus dilibatkan dalam pembahasannya. selama ini yang ada, pembahasannya seakan menjadi rahasia," kata mendagri gamawan fauzi dalam pidatonya saat melantik gubernur dan wagub riau annas maamun - andy rachman di pekanbaru, rabu (19/2/2014).gamawan mengingatkan, untuk kebijakan lima tahun mendatang, pembahasan apbd disarankan menghadirkan perwakilan masyarakat dan organisasi non pemerintah. dengan demikian, masyarakat mengetahui soal anggaran publik tersebut."pembahasan apbd harus transparan kepada rakyat. tidak jamannya lagi ditutup-tutupi, ini sudah jamannya keterbukaan," tegas gamawan.masih menurut mendagri asal bumi minang kabau itu, dengan pembahasan melibatkan masyarakat, sehingga rakyat juga merasa memiliki dan peduli soal anggaran tersebut."mesti diingat para anggota dewan dan para pejabat, bahwa apbd itu bukan dokumen tertutup. rakyat berhak mengetahuinya," kata gamawan."jangan ada lagi pembahasan anggaran tanpa melibatkan masyarakat. yang akan dibahas para anggota dewan dan pejabat itukan dananya berasal dari rakyat. jadi rakyat harus tahu, mau diapakan dananya itu. pembahasannya harus transparan," kata gamawan.banjir lahar dingin yang terjadi dilereng gunung kelud menyebabkan dua jembatan terputus . saksikan liputan lengkapnya dalam program "reportase malam" pukul 02.26 wib hanya di trans tv (cha/try)
sumber: www[dot]detik[dot]com

Pemimpin Oposisi Mesir Serukan Rakyat Turun ke Jalan

Written By laso on Sunday, 30 June 2013 | 13:22




Pemimpin Oposisi Mesir Serukan Rakyat Turun ke Jalan
Pemimpin Oposisi Mesir Serukan Rakyat Turun ke Jalan





pemimpin oposisi mesir, mohammad elbaradei, sabtu (29/6/2013) malam, meminta seluruh warga mesir ikut ambil bagian dalam rencana aksi protes besar-besaran yang akan digelar minggu (30/6/2013), untuk menggulingkan presiden mohammad mursi.
elbaradei, peraih nobel perdamaian dan mantan ketua badan tenaga atom internasional (iaea), dalam pesan videonya mengatakan bahwa presiden mursi telah gagal memimpin mesir ke jalan demokrasi yang benar menyusul revolusi 25 januari 2011 yang menggulingkan hosni mubarak.
"revolusi sudah pecah sehingga kita semua hidup sebagai manusia dan harus diperlakukan layaknya manusia," kata elbaradei.
"sayangnya, tak ada yang dicapai.
kami merasa bangsa ini mengalami kebuntuan dan negeri akan runtuh bukan karena presiden berasal dari ikhwanul muslimin, dan bukan karena hanya satu partai politik yang berkuasa," sambung elbaradie.
"negeri ini ambruk karena pemerintahnya gagal.
benar-benar gagal," kata pendiri partai dostour itu.
"kami memberi dia (mursi) pilhan kami untuk memimpin, namun dia tak tahhu cara memimpin.
negeri ini sudah rusak.
ini bukan mesir dan ini bukan revolusi," ujar elbaradei.
di saat banyak kelompok oposisi menyerukan unjuk rasa anti-mursi hari ini, elbaradei justru berkata tujuannya adalah rakyat kembali memberikan suara dalam pemilu dengan memaksa mursi menentukan pemelihan presiden yang dipercepat.
"semua warga mesir harus turun ke jalan besok (minggu) dan mengatakan kami ingin pemilu kembali digelar dan ingin membangun kembali fondasi rumah yang akan didiami warga," ujar elbaradei.
sementara itu, presiden mursi menyebut oposisi adalah kelompok pecundang yang tak bisa mengalahkannya dalam pemilu lalu membawa kekesalan mereka je jalanan.
mursi mengandalkan dukungan besar ikhwanul musllimin untuk menghadapi para pengunjuk rasa.
 di jalanan.
militer mesir sudah bersiaga mengantipasi unjuk rasa besar ini.
personel militer sudah dikerahkan ke kota-kota besar di tengah rumor para jenderal akan mengambil alih pemerintahan jika terjadi pertumpahan darah.








sumber :
al arabiya





editor : ervan hardoko




































berita terkait

istana kepresidenan mesir kecam pembunuhan warga syiah
situasi mesir tegang
umat syiah mesir minta perlindungan internasional
iran kecam pembunuhan warga syiah mesir
jelang demonstrasi oposisi, militer mesir siagakan tentara







topik pilihan:



maradona ngambek



gebrakan jokowi-basuki



munarman siram tamrin tomagola



motogp belanda



250 dinamit raib



nelson mandela kritis











baca juga







ini dia 7 pasar properti dengan biaya ekstra termahal di dunia!













lorenzo, kamis kecelakaan, jumat operasi, sabtu balapan!













"ken dan kaskus", kisah nekat membangun kaskus













anggota dpr tak terima disebut tak antikorupsi













demokrat akan perkarakan icw jika tak minta maaf


















































googletag.
display('div-gpt-ad-650961807517913993-2');





























terpopuler + indeks




1
menurut ruhut, pramono edhie lebih baik daripada jokowi





2
demokrat akan perkarakan icw jika tak minta maaf





3
hatta ditanya soal cawapres, jokowi senyum





4
ibas masuk daftar caleg bermasalah versi icw





5
demokrat minta wali kota bandung mundur























terbaru + indeks





pemimpin oposisi mesir serukan rakyat turun ke jalan









dua pendiri kelompok al-shabab, dibunuh anggotanya









china tingkatkan operasi keamanan atasi rusuh xinjiang









as minta ekuador tidak beri suaka untuk snowden









lelah dan kurang tidur, pria singapura aniaya balita



























minggu, 30 juni 2013 | 05:05 wib

china tingkatkan operasi keamanan atasi rusuh xinjiang








minggu, 30 juni 2013 | 00:09 wib

obama berbicara dengan istri nelson mandela





- index berita -










index



negara bagian tasmania izinkan pasangan gay adopsi anak
kamis, 27 juni 2013 | 22:06 wib


mengapa pendukung setia gillard beralih kepada rudd?
kamis, 27 juni 2013 | 13:21 wib


papua barat diakui melanesian spearhead group
rabu, 26 juni 2013 | 12:50 wib














































































[x] close

























news





ekonomi


bola


tekno


entertainment


otomotif


health


female


travel


properti


foto


video


forum


kompasiana




















about


advertise with us
policy
site map
career
contact us
pedoman media siber


©2008 - 2013 pt.
kompas cyber media (kompas gramedia).
all rights reserved.




















































!function(d,s,id){var js,fjs=d.
getelementsbytagname(s)[0];if(!d.
getelementbyid(id)){js=d.
createelement(s);js.
id=id;js.
src="https://platform.
twitter.
com/widgets.
js";fjs.
parentnode.
insertbefore(js,fjs);}}(document,"script","twitter-wjs");


window.
___gcfg = {
lang: 'id'
};
(function() {
var po = document.
createelement('script'); po.
type = 'text/javascript'; po.
async = true;
po.
src = 'https://apis.
google.
com/js/plusone.
js';
var s = document.
getelementsbytagname('script')[0]; s.
parentnode.
insertbefore(po, s);
})();




//



$(function() {
var c = true;
$("#mykompas_like").
click(function () {
if (c) {
var n = $(this);
$("#myk-err").
remove();
if (! $("a#myk-ldr").
length) {
n.
parent().
append(' ')
}
c = false;
$.
getjson("http://" + document.
domain + "/services/mykompas/like/?title=" + escape(document.
title.
replace(" - kompas.
com", "")) + "&url=" + location.
href + "&jsoncallback=?", function (p) {
if (p && p.
status == 1) {
n.
parents("div:eq(0)").
html(' berita telah terpilih')
} else {
$("#myk-ldr").
remove();
var o = ' proses gagal, coba kembali';
n.
parent().
append(o)
}
c = true;
$("#myk-ldr").
remove()
})
}
return false;
});
$(".
twitter").
click(function () {
$.
getjson("http://api.
my.
kompas.
com/panel/shareontwitter/?title=" + escape(document.
title.
replace(" - kompas.
com", "")) + "&url=" + location.
href + "&app_id=kompascom&app_key=k01sbbdjweri938x&jsoncallback=?");
});
//$(".
twitter-share-button").
load(function () {
// $(this).
contents().
find(".
btn").
live("click", function () {
// $.
getjson("http://api.
my.
kompas.
com/panel/shareontwitter/?title=" + escape(document.
title.
replace(" - kompas.
com", "")) + "&url=" + location.
href + "&app_id=kompascom&app_key=k01sbbdjweri938x&jsoncallback=?");
// });
//});
fb.
event.
subscribe('edge.
create', function(response) {
console.
log(response);
$.
getjson("http://api.
my.
kompas.
com/panel/shareonfacebook/?title=" + escape(document.
title.
replace(" - kompas.
com", "")) + "&url=" + response + "&app_id=kompascom&app_key=k01sbbdjweri938x&jsoncallback=?");
});
});






jquery(document).
ready(function ($) {
$("#putartbox").
kompasartbox({
siteno : "1",
sectionid : "9",
articleid : "1051913",
nameutm : "internasional",
nameid : "sartbox",
prevpermalink : "2013/06/30/0815412.
xml"
});
$.
ajax({
type:'get',
url:'http://api.
sharedcount.
com/?url=http://internasional.
kompas.
com/read/2013/06/30/0815412/pemimpin.
oposisi.
mesir.
serukan.
rakyat.
turun.
ke.
jalan',
datatype:'json',
beforesend: function(){
$(".
social-fb-count").
html('');
$(".
social-twitter-count").
html('');
},
success:function(result){
//console.
log(result.
facebook.
total_count);
if(result != null || result != undefined || result != '')
{
$(".
social-fb-count").
html(result.
facebook.
total_count);
$(".
social-twitter-count").
html(result.
twitter);
}
else
{
$(".
social-fb-count").
html(0);
$(".
social-twitter-count").
html(0);
}
}
});
});





$(function() {
$('a#btnansweroriginal').
live('click', function(){
$.
ajax({
url: 'http://news.
kompas.
com/quiz/answer/',
type: 'post',
data: $('form#quiz_form').
serialize(),
success: function(result) {
$.
fancybox(result.
status);
}
});
return false;
});

$('#btnlogin').
live('click', function(){
var username = $('#username').
val();
var password = $('#password').
val();
$.
ajax({
url: 'http://news.
kompas.
com/quiz/login/',
type: 'post',
data: $('form#login_form').
serialize(),
success: function(result) {
if(result.
status == 1){
window.
location.
href = result.
output;
}else{
$.
fancybox(result.
output);
}
}
});
return false;
});

$("a#status_quiz").
fancybox({
"width" : '0',
"height" : '0',
"autoscale" : false,
"transitionin" : "none",
// "transitionout" : "none"
});
if(($("#tabbing_tabs").
length > 0)) {
var countries=new ddtabcontent("tabbing_tabs");
countries.
setpersist(true);
countries.
setselectedclasstarget("link");
countries.
init();
}
});









$(document).
ready(function(){
function getnewhref(link) {
return 'http://'+link;
}
$('a#menuleft, a.
menunews, a#url, a#titlerubrikin, a#readmorerubrik, a.
url').
each(function(){
var valhref = $(this).
attr('href');
var remxml = valhref.
replace('/xml/','/');
var rephttp = remxml.
replace('http://','');
var x = getnewhref(rephttp);
$(this).
attr('href', x);
});
});



$(function() {
$("a.
fn_register").
fancybox ({
'width' : 700
, 'height' : 550
, 'autoscale' : true
, 'transitionin' : 'over'
, 'transitionout' : 'over'
, 'type' : 'iframe'
, 'titleshow' : false
, 'shownavarrows' : false
});
$('a.
fn_login').
fancybox({
'autoscale': true
, 'transitionin': 'over'
, 'transitionout': 'over'
, 'type': 'iframe'
, 'width': 330
, 'height': 300
, 'titleshow' : false
, 'shownavarrows' : false
});
});


$(function(){

var bg_link = function(){

this.
init();
};
///////// variabel data ////// rubah disini.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
///////////////
bg_link.
prototype.
data = {
height_left :650,
height_right : 650,
width_materi : 100
};
bg_link.
prototype.
go = function(){
var brw = $(window).
width();
var mdw = $('div#themeslink').
width();

var tinggi = 0;
var btnheight = $('.
closeskin').
height();
var height_l = this.
data.
height_left;
var height_r = this.
data.
height_right;
var width_materi = this.
data.
width_materi;
if(brw < mdw) var xw = 0
else
var xw = (brw - mdw)/2 - 8;

$('#left_tl span a').
css({'width' : width_materi + "px",'height' : height_l + "px",'display' : 'block', 'overflow' : 'hidden'});
$('#right_tl span a').
css({'width' : width_materi + "px", 'height' : height_r + "px",'display' : 'block', 'overflow' : 'hidden'});
$('.
closeskin').
css({ 'right': -width_materi-2,'display':'block','top':-btnheight+22});
$('#themeslink #fixed #left_tl').
css({'right': width_materi+5, 'top':-tinggi, 'display' : 'block'});
$('#themeslink #fixed #right_tl').
css({'left' : 5, 'top':-tinggi, 'display' : 'block'});
//console.
log("brw = " + brw + " mdw = " + mdw + " xw = " + xw );
};
bg_link.
prototype.
reset = function(){
$('#left_tl span a').
css('display','none');
$('#right_tl span a').
css('display','none');
$('.
closeskin').
css('display','none');
};
bg_link.
prototype.
detect = function(){
return 1;
};
bg_link.
prototype.
detectresize = function(){
var brw = $(window).
width();
var mdw = $('div#themeslink').
width() + ($('.
closeskin').
width()*2);
if(brw > mdw) return 1
else
return 0;
}
bg_link.
prototype.
setcookie = function(){

var lama = 15;//15 menit
var lama_mldetik = lama * 60 * 1000;
var sekarang = new date();
var expirationdate = new date(sekarang.
gettime() + lama_mldetik);
var expiration = expirationdate.
togmtstring();
document.
cookie = "hide_skin_ads = 1;expires ="+ expiration;

}
bg_link.
prototype.
init = function(){
var self = this;
$(window).
load(function(){

if(self.
detectresize()){
self.
go();
}else{
$('.
closeskin').
css('display','none');
}

});
$(window).
resize(function(){
if(self.
detect()){
if(self.
detectresize()){
self.
go();
}else{
$('.
closeskin').
css('display','none');
}
}else{
self.
reset();
};
});

$('.
closeskin').
click(function(){
self.
reset();
$('#themeslink').
remove();

self.
setcookie();
});
};
new bg_link();

});






var _gaq = _gaq || [];
_gaq.
push(['a.
_setaccount', 'ua-3374285-20']);
_gaq.
push(['a.
_trackpageview']);
_gaq.
push(['a.
_trackpageloadtime']);
_gaq.
push(['b.
_setaccount', 'ua-3374285-1']);
_gaq.
push(['b.
_trackpageview']);
_gaq.
push(['b.
_trackpageloadtime']);
_gaq.
push(['d.
_setaccount', 'ua-9341640-16']);
_gaq.
push(['d.
_setdomainname', 'auto']);
_gaq.
push(['d.
_setallowlinker', true]);
_gaq.
push(['d.
_trackpageview']);
_gaq.
push(['d.
_trackpageloadtime']);


_gaq.
push(['c.
_setaccount', 'ua-3374285-7']);
_gaq.
push(['c.
_trackpageview']);
_gaq.
push(['c.
_trackpageloadtime']);


(function() {
var ga = document.
createelement('script'); ga.
type = 'text/javascript'; ga.
async = true;
ga.
src = ('https:' == document.
location.
protocol ? 'https://ssl' : 'http://www') + '.
google-analytics.
com/ga.
js';
var s = document.
getelementsbytagname('script')[0]; s.
parentnode.
insertbefore(ga, s);
})();









//









sumber: www[dot]kompas[dot]com

Menkeu Baru Harus Bisa Jaga Uang Rakyat

Written By laso on Sunday, 31 March 2013 | 16:21




Menkeu Baru Harus Bisa Jaga Uang Rakyat
Menkeu Baru Harus Bisa Jaga Uang Rakyat





menteri keuangan yang baru nanti diminta harus bisa menjaga uang rakyat.
apalagi tahun ini merupakan tahun menjelang pemilihan umum (pemilu) saat semua partai politik memerlukan uang untuk kepentingannya.
"dua tahun ini, partai politik akan sangat perlu duit.
proyek-proyek akan kian marak.
jangan sampai ada kasus seperti hambalang atau lainnya yang bisa mencuri uang rakyat," kata pengamat pasar uang farial anwar kepada kompas.
com di jakarta, minggu (31/3/2013).
farial mengatakan sosok menteri keuangan yang baru nanti diperlukan sosok yang sudah mampu tune-in dan langsung bisa mengerjakan tugas sebagai bendahara negara yang baik.
apalagi tugasnya pun hanya 1,5 tahun lagi hingga masa jabatan tersebut selesai pada oktober 2014.
selama ini, jabatan menteri keuangan yang dipegang dan akan ditinggalkan agus martowardojo ini sudah cukup aman dalam mengelola keuangan negara.
"agus cukup keras dan ketat dalam mengelola keuangan negara.
agus berbeda dengan sri mulyani indrawati yang cukup arogan dan memiliki kepentingan berbeda," tuturnya.
farial mengatakan, sosok agus memang terkenal sebagai sosok yang ketat dalam mengelola keuangan negara.
sehingga, sosoknya sering dimusuhi oleh pihak yang tidak senang akan adanya agus.
"agus ini juga mampu dan mau menolak anggaran kementerian atau proyek yang tidak penting dan tidak jelas.
sosok seperti inilah yang diperlukan," ujarnya.
terkait sosok yang berpeluang menjadi menteri keuangan yang baru, farial masih enggan berkomentar.
namun dia berpesan agar menteri keuangan yang baru agar lepas dari pengaruh partai politik.
sebab, kebijakan-kebijakan yang ada di kementerian keuangan agar tidak bisa diatur oleh siapapun.
"sehingga tidak ada kasus seperti bank century atau hambalang atau lainnya," jelasnya.









editor :
sumber: www[dot]kompas[dot]com

DKI Akan Bangun 30 Pasar Gratis untuk Rakyat

Written By laso on Wednesday, 13 February 2013 | 16:09




DKI Akan Bangun 30 Pasar Gratis untuk Rakyat
DKI Akan Bangun 30 Pasar Gratis untuk Rakyat





pemerintah provinsi dki jakarta akan segera membangun 30 pasar rakyat di ibu kota. pembangunan pasar ini diberikan gratis untuk warga, dan hanya dikenakan untuk membayar biaya air serta listrik setiap bulannya.direktur utama pd pasar jaya djangga lubis menjelaskan, dirinya telah melakukan pembicaraan dengan gubernur dki jakarta joko widodo mengenai perubahan dalam program pengadaan pasar. pasar rakyat adalah terobosan yang basisnya tak terlalu besar dan diprioritaskan untuk warga dalam satu lingkungan tertentu."pasar rakyat untuk pasar lingkungan. untuk pedagangnya kita gratiskan gunakan tempat, tapi bayar listrik dan air," kata djangga di balaikota jakarta, rabu (13/2/2013).pasar rakyat ini berbeda dengan pasar yang lebih strategis dan dikomersilkan. jika pasar rakyat pure diberikan untuk warga, pasar-pasar strategis dibangun untuk menambah pendapatan daerah.tahap pertama, kata djangga, 30 pasar rakyat akan dibangun di lima wilayah ibu kota. selanjutnya akan terus dipenuhi di tempat-tempat yaang dinilai memerlukan pasar berbasis cakupan lingkungan ini.meski demikian, teknis pemberiannya belum bisa diungkapkan oleh djangga. yang pasti, kata dia, pasar rakyat akan dibangun dengan sederhana dan luas wilayahnya berbeda-beda, ditentukan oleh luas lahan dan banyaknya pedagang."ada banyak, tapi saya enggak hafal. kita konsen pasar rakyat, yang betul-betul rakyat, silakan," ujarnya.









editor :
sumber: www[dot]kompas[dot]com

Din Nilai Cinta Rakyat pada Jokowi Ekstrem hingga Sensitif pada Kritik

Written By laso on Sunday, 27 January 2013 | 05:21




Din Nilai Cinta Rakyat pada Jokowi Ekstrem hingga Sensitif pada Kritik
Din Nilai Cinta Rakyat pada Jokowi Ekstrem hingga Sensitif pada Kritik





ketua umum pp muhammadiyah din syamsuddin menilai kecintaan rakyat pada gubernur dki jakarta jokowi ada pada tingkat ekstrem. kecintaan yang ekstrem itu menyebabkan jadi sensitif pada kritik."sebagai warga negara, sangat menarik karena kecintaan rakyat bahkan yang saya lihat sampai ke tingkat yang ekstrem. karena kecintaan dan pembelaannya sehinga sensitif terhadap kritik pada jokowi. orang yang mengkritik jokowi bisa dimarahin ramai-ramai," ujar din ketika dimintai tanggapan mengenai kinerja jokowi yang sudah lebih dari 100 hari.hal itu disampaikan din usai jumpa pers para tokoh lintas agama tentang rusuh di sumbawa di kantor centre for dialogue and coorperation among civilisations (cdcc), jl kemiri no 24, gondangdia, menteng, jakarta pusat (minggu, 27/01/2013).menurut din, sebaiknya kecintaan pada figur itu yang wajar-wajar saja dan proporsional."kalau baik ya dukunglah, katakan baik. kalau ada masalah ya tidak ada salahnya dikritik, itu hak dan kewajibannya rakyat," imbuh din."dan kepada siapapun yang memangku amanat, tidak cukup dengan wacana, tapi dengan kerja. bekerja itu efektivitasnya waktulah yang menentukan," tandas din. (nwk/ahy)
sumber: www.detik.com

Politisi PDIP: Blusukan itu Kewajiban, Agar Pemimpin Tahu Masalah Rakyat

Written By laso on Friday, 4 January 2013 | 21:18




Politisi PDIP: Blusukan itu Kewajiban, Agar Pemimpin Tahu Masalah Rakyat
Politisi PDIP: Blusukan itu Kewajiban, Agar Pemimpin Tahu Masalah Rakyat





Detik blusukan harus menjadi ciri khas seorang pemimpin. jangan hanya kebanyakan duduk di balik meja. blusukan juga banyak memberikan dampak positif. salah satunya mengetahui permasalahan yang dihadapi rakyat."menurut saya blusukan itu seharusnya kewajiban. jadi memang pemimpin itu harus tahu apa masalah rakyat secara langsung," kata politisi pdip budiman sudjatmiko usai diskusi sindo radio di warung daun cikini, jakarta, sabtu (5/1/2013).budiman menjelaskan, tapi tentu seorang pemimpin harus ikhlas dalam melakukan blusukan itu. salah satu cirinya adalah kondisi wajar di lokasi yang dikunjungi. tak ada persiapan, jadi tahu kondisi asli di daerah itu."kalau memang blusukan itu ikhlas harusnya dilakukan rutin reguler. jadi kemana saja dia berada, dia harus berdialog dengan rakyat," terang mantan pentolan prd ini.budiman mengaku, sebagai anggota komisi ii dpr, kerap melakukan blusukan ke daerah-daerah pedesaan. dia ingin tahu kondisi masyarakat."itu hampir saya lakukan saya hampir 2 minggu sekali ke daerah-daerah," tuturnya. (rvk/ndr)
sumber: www.detik.com

Rieke Bersedia Jadi Ibu bagi Rakyat Jabar

Written By laso on Wednesday, 2 January 2013 | 17:56




Rieke Bersedia Jadi Ibu bagi Rakyat Jabar
Rieke Bersedia Jadi Ibu bagi Rakyat Jabar





selain disibukkan dengan aktivitas terkait pemilihan gubernur jawa barat yang akan mencapai puncak pada 24 januari, calon gubernur jabar rieke diah pitaloka tidak melalaikan kewajibannya sebagai istri dan ibu.hal itu diungkapkan rieke usai menghadiri acara "malam dongdang" persembahan seniman jawa barat untuk ambu rieke dan abah teten masduki di new majestic, jalan braga, bandung, jawa barat, rabu (2/1/2013) petang."saya masih menjadi ibu yang baik sampai saat ini. meskipun sekarang ini saya sibuk kesana kemari, tapi saya selalu memikirkan dan berusaha bagaimana caranya agar dapur di rumah tetap ngebul, artinya, bagaimana anak-anak tetap makan dan bisa sekolah," kata rieke.rieke menegaskan kesibukannya itu sama sekali tidak mengganggu kesibukannya sebagai ibu dan istri yang baik. "anak-anak tidak apa-apa ditinggal, karena ketika saya pergi anak-anak sudah ada yang mengurus. mungkin kalau saya ada di rumah, saya yang ngurusin anak, mulai makan hingga sekolahnya," kata rieke.selain menjadi ibu yang baik di rumah, rieke ingin menjadi ibu bagi rakyat jawa barat. dia mengatakan, jawa barat ini butuh sesosok pemimpin yang mempunyai hati keibuan. "saya bersedia menjadi ibu untuk jawa barat," tegasnya rieke.dikatakan rieke, justru hal ini merupakan pembuktian bahwa seorang perempuan seperti dirinya mampu bekerja 10 - 15 kali lipat dari seorang laki-laki."di saat saya harus bekerja dan sibuk di luar, saya pun tetap memperhatikan keluarga dan anak-anak saya. selain menjadi ibu yang baik di rumah, saya juga bersedia menjadi ibu yang baik untuk jawa barat," kata rieke.disinggung soal kariernya di dunia entertainment, rieke menyatakan sudah lama melepaskannya demi terbentuknya suatu perubahan kebaikan di negeri ini. "kalau dunia artis sudah lama saya tinggalkan lah. dan saat ini saya akan fokus untuk membangun jawa barat," pungkasnya.









editor :
sumber: www.kompas.com
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Lensa Berita - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger