Berita Terbaru
Showing posts with label Sulit. Show all posts
Showing posts with label Sulit. Show all posts

Dua Warga Tercebur ke Sumur di Bogor, 1 Orang Sulit Dievakuasi

Written By laso on Friday, 21 March 2014 | 07:58




Dua Warga Tercebur ke Sumur di Bogor, 1 Orang Sulit Dievakuasi
Dua Warga Tercebur ke Sumur di Bogor, 1 Orang Sulit Dievakuasi





dua orang warga, sinta (30) dan adon (35) tercebur ke sumur sedalam 15 meter yang berada di dalam areal pabrik pengolahan singkong di kampung jembatan desa cijujung rt 06/06 kecamatan sukaraja, kabupaten bogor. sinta berhasil dievakuasi dan ditemukan tewas. sedangkan adon masih terus dalam proses evakuasi.kejadian ini terjadi sekitar pukul 18.45 wib, kamis (20/3/2014). sinta yang lebih dulu tercebut ke dalam hendak ditolong adon. malangnya, adon justru ikut terseret."korban sinta tercebur terlebih dahulu. kemudian korban adon mencoba menolong. dia langsung turun ke sumur, tapi ngga kuat. dua-duanya meninggal," kata ketua rt setempat, harun al-rasid.sinta awalnya hendak ke wc yang berada tepat di samping sumur sedalam 15 meter itu. sumur tersebut tidak memiliki pembatas."sumur itu sudah nggak berfungsi, cuma ditutup pakai asbes aja. sinta terpeleset, terus kecebur. adon nolong, tapi ikut nyebur," lanjutnya.warga yang tahu kejadian ini langsung bergerombol datang. namun tidak ada warga yang berani turun karena khawatir malah menambah korban jiwa.hingga pukul 00.45 wib, petugas gabungan dari tagana kabupaten bogor, tni dan kepolisian belum juga berhasil mengevakuasi adon. sedangkan sinta sudah berhasil diangkat lebih dulu pukul 22.15 wib. sinta merupakan istri dari salah seorang pekerja pabrik pengolahan singkong.next

halaman
1 2


next


seorang balita tercebur ke dalam kuali panas. saksikan selengkapnya di "reportase pagi" pukul 04.30 - 05.30 wib hanya di trans tv (mok/nvc)
sumber: www[dot]detik[dot]com

Hakim Polisi Tak Bersih, Eksekusi Mati Napi Narkoba Jadi Sulit

Written By laso on Monday, 25 March 2013 | 21:42




Hakim  Polisi Tak Bersih, Eksekusi Mati Napi Narkoba Jadi Sulit
Hakim Polisi Tak Bersih, Eksekusi Mati Napi Narkoba Jadi Sulit





eksekusi narapidana vonis mati dalam kasus narkoba, diakui wamenkum ham denny indrayana, sulit. salah satu penyebabnya, penegak hukum sendiri seperti hakim, jaksa dan polisi, terkadang malah terlibat narkoba."hukuman mati ini sudah sangat konstitusional. dari sisi konstitusi tidak ada yang bertentangan sama sekali. akan tetapi ada beberapa hal yang menghambat dilakukannya eksekusi kepada terpidana mati, untuk kasus narkoba," jelas wamenkum ham denny indrayana.hal itu disampaikan denny saat menanggapi pertanyaan peserta diskusi tentang sosialisasi penanganan pengguna narkoba di hotel twin plaza, jalan s parman, jakarta barat, senin (25/3/2013). salah satu peserta bertanya mengapa mengeksekusi napi narkoba sangat sulit.denny memaparkan penghambat eksekusi narkoba, ada 5 poin yaitu:1. hukuman mati disoal oleh mk2. biaya yang digunakan untuk melakukan eksekusi sangat mahal. eksekusi hukuman mati terakhir biayanya rp 200 juta.3. seberapa efektif hukuman mati tersebut4. hukuman mati selalu dibenturkan dengan isu-isu ham oleh para lsm dan para aktivis ham. 5. seberapa kokoh aparat penegak hukum untuk menjatuhkan hukuman mati. "apakah kita sudah yakin betul bahwa hakim-hakim kita, sudah terbebas betul dari narkoba ketika akan menjatuhkan hukuman mati dalam kasus narkoba? apakah para penyidik dari polri sudah bersih dari narkoba ketika akan memeriksa dalam kasus narkoba dan menuntut hukuman mati?" gugat denny. (nwk/nrl)
sumber: www[dot]detik[dot]com

Keluarga Annisa Sulit Dihubungi, Penangguhan Penahanan Jamal Terkendala

Written By laso on Monday, 18 February 2013 | 07:19




Keluarga Annisa Sulit Dihubungi, Penangguhan Penahanan Jamal Terkendala
Keluarga Annisa Sulit Dihubungi, Penangguhan Penahanan Jamal Terkendala





- sopir angkot u 10 jamal bin jamsuri (37) masih mendekam di tahanan hingga saat ini. pengacara jamal masih berusaha mengajukan penangguhan penahanan. namun upaya itu terkendala lantaran keluarga mendiang annisa azward, mahasiswi yang loncat dari angkot jamal, sulit dihubungi. "ketika tim pengacara mencari keluarga almarhumah yang ada di pademangan jakarta utara, justru tidak mendapatkan hasil apapun. dalam adat minang, ada paman dari ibu annisa yang lebih berwenang membicarakan mengenai hal ini (perdamaian), yang saat ini sedang di bukittinggi sampai waktu yang tidak ditentukan," tulis pengacara jamal dari lbh mawar saron, jefri moses kam, dalam rilis yang diterima detikcom, minggu (18/2/2013). untuk mendapatkan penangguhan penahanan, pihak kepolisian mensyaratkan adanya surat perdamaian dari pihak keluarga korban. namun tim pengacara jamal sulit menghubungi keluarga annisa. meskipun begitu, jefri berpendapat, sesungguhnya surat perdamaian bukanlah syarat hukum penangguhan penahanan."permintaan "surat perdamaian" biasanya menjadi hal yang meringankan tersangka/terdakwa dalam persidangan nantinya. dan bukanlah syarat yang diharuskan ada dalam mengajukan permohonan penangguhan penahanan," lanjut jefri.kini, telah genap 11 hari jamal mendekam di satlantas jakarta barat. jefri tetap bersikukuh jamal tidak bersalah. kejadian rabu (6/2) sore waktu itu dinilainya murni kecelakaan lalu lintas. untuk itu jefri dan rekan-rekan pengacaranya terus memperjuangkan jamal agar mendapat penangguhan penahanan."keputusan annisa melompat dari angkot adalah suatu hal yang diluar kekuasaan siapapun, termasuk jamal sendiri. sebagai sopir ia sudah melakukan hal yang benar dengan tetap fokus pada tugasnya yaitu mengemudi," pungkas jefri.seperti diketahui jamal, sopir angkot u-10, ditahan di polres jakarta barat. dia dijerat pasal kelalaian dalam kasus tewasnya mahasiswi ui annisa azward (20). polisi menyebut jamal lalai karena tak menutup pintu angkot rute kota-pademangan tersebut.kecelakaan itu terjadi pada rabu (6/2) sore, annisa tiba-tiba melompat di jembatan asemka, jakbar diduga karena takut akan diculik atau menjadi korban kejahatan. annisa kemudian meninggal pada minggu (10/2) dini hari. (rvk/rvk)
sumber: www[dot]detik[dot]com

Jokowi: Jangan Buat Grup-grup, Nanti Sulit Atasi Masalah Jakarta

Written By laso on Wednesday, 6 February 2013 | 17:29




Jokowi: Jangan Buat Grup-grup, Nanti Sulit Atasi Masalah Jakarta
Jokowi: Jangan Buat Grup-grup, Nanti Sulit Atasi Masalah Jakarta





- rupanya, geng bukan cuma monopoli anak-anak sekolah. geng-geng ini juga ada di jajaran birokrat dki jakarta. nah, gubernur dki jakarta jokowi meminta birokrat jangan terpecah-pecah agar mudah mengatasi masalah di jakarta."saudara-saudara jangan membuat grup-grup. kita ini selalu dilihat masyarakat dan dinilai masyarakat seperti teamwork dalam manajemen. tapi kalau terpencar-pencar oleh adanya grup a, b, c akan sulit mengatasi persoalan jakarta," kata jokowi.hal itu diisampaikan dia saat memberi pengarahan kepada para kepala satuan kerja perangkat daerah/unit kerja perangkat daerah (skpd/ukpd) terkait pelaksanaan apbd 2013 di balai kota dki jakarta, jalan medan merdeka selatan, jakarta pusat, rabu (6/2/2013).jokowi mengingatkan dia tak mau lagi mendengar gosip dan rumor mengenai grup-grup di jajaran birokratnya. masalah yang dihadapi jakarta sudah sangat kompleks."ada yang gosipin wali kota oleh siapa, camat oleh siapa. jangan didengarlah gosip-gosip itu, karena itu keputusan saya kalau memang mau diganti," tegas jokowi.jokowi meminta para birokrat kompak dalam manajemen yang solid di bawah kepemimpinannya. hal ini akan membawa jakarta lebih mudah untuk maju."jangan sampai saya mengajak ke timur, belok ke utara. saya mengajak ke selatan, belok ke barat.kalau hal yang sulit itu disederhanakan, hal yang sukar itu digampangkan. manajemen-manajemen yang efektif. jangan mempersulit hal yang mudah," dorong jokowi. (nwk/nrl)
sumber: www[dot]detik[dot]com

Messi Kian Sulit Dijangkau

Written By laso on Tuesday, 5 February 2013 | 01:44




Messi Kian Sulit Dijangkau
Messi Kian Sulit Dijangkau





penyerang barcelona, lionel messi, mencetak gol pada laga liga bbva melawan valencia, di mestalla, minggu (3/2/2013). itu adalah gol ke-21 messi dalam 12 pertandingan terakhir di la liga. total, messi telah mencetak 34 gol di liga bbva musim ini. rekor konsistensi mencetak gol di liga sebelumnya adalah mencetak dalam sepuluh laga berturut-turut. rekor ini dipegang oleh ronaldo luiz nazario de lima dan mariano martin.ronaldo mencetak 12 gol dalam sepuluh pertandingan secara beruntun pada musim 1996-1997, sementara martin mencetak 18 gol dalam sepuluh laga beruntun antara musim 1942-1943 dan 1943-1944. messi memecahkan rekor ronaldo dan martin pada laga melawan osasuna, di camp nou, minggu (27/1/2013). saat itu, ia mencetak empat gol yang membawa barca menang 5-1.berikut ini adalah rekaman gol messi dalam 12 pertandingan terakhir di liga bbva.   tanggal lawan gol 1 03/02/2013 valencia 1 2 27/01/2013 osasuna 4 3 19/01/2013 r sociedad 1 4 13/01/2013 malaga 1 5 06/01/2013 espanyol 1 6 22/12/2012 valladolid 1 7 16/12/2012 atletico 2 8 09/12/2012 betis 2 9 01/12/2012 athletic 2 10 25/11/2012 levante 2 11 17/11/2012 r zaragoza 2 12 11/11/2012 mallorca 2     








editor :
sumber: www[dot]kompas[dot]com

APBD Belum Disahkan, Jokowi Sulit Atasi Masalah Jakarta

Written By laso on Thursday, 24 January 2013 | 23:02




APBD Belum Disahkan, Jokowi Sulit Atasi Masalah Jakarta
APBD Belum Disahkan, Jokowi Sulit Atasi Masalah Jakarta





gubernur dki jakarta joko widodo merasa kesulitan melaksanakan program-program penanganan masalah ibu kota, termasuk banjir. hal ini terjadi karena anggaran pendapatan belanja daerah (apbd) dki 2013 masih belum disahkan oleh dewan perwakilan rakyat daerah (dprd) dki jakarta.hari ini jokowi mendapat pertanyaan dari wartawan terkait kabar adanya tanggul yang tenggelam di pesisir pantai utara jakarta. mendengar pertanyaan itu, jokowi menyatakan belum bisa berbuat apa-apa karena apbd dki belum disahkan hingga hari ini. "kan memang harus di-sheet pile (tanggul penguat), ini kan dalam proses. nanti kalau hujannya agak reda, bisa masuk, dan ini kan juga menunggu apbd diketuk," kata jokowi di balaikota jakarta, jumat (25/1/2013).menurut jokowi, proses perbaikan itu membutuhkan waktu dan biaya sangat besar. ia mencontohkan, saat tanggul di jalan latuharhary jebol, proses perbaikan tanggul dan perlengkapannya menggunakan bantuan dari kementerian pekerjaan umum dan swasta. "kesulitan saya itu karena apbd-nya belum diketuk. ditanya terus masalah tanggul, duitnya dari mana? seperti tanggul latuharhary jebol kemarin, itu dananya dari bantuan-bantuan," ujarnya.akibat masalah tersebut, jokowi belum dapat melaksanakan program normalisasi dan pembuatan sumur resapan. jokowi menargetkan 10.000 sumur resapan di berbagai lokasi rawan banjir. anggaran untuk pengadaan sumur resapan itu sekitar rp 250 miliar. pemprov dki juga telah menyiapkan anggaran sebesar rp 450 miliar untuk pembebasan lahan yang mendukung normalisasi kali pesanggrahan, angke, dan sunter. normalisasi di tiga sungai itu diyakini dapat mengurangi 10 lokasi banjir di ibu kota.dalam rancangan apbd 2013, pemprov dki telah mengajukan beberapa program untuk mengatasi banjir di jakarta. program itu meliputi penyelesaian pembebasan lahan serta pembangunan jalan dan saluran pengaman sejajar kanal banjir timur (kbt). program lainnya adalah normalisasi sungai dan saluran drainase, yang meliputi perbaikan perkuatan tebing melalui pembangunan sheet pile, inventarisasi dan pembebasan lahan untuk kali pesanggrahan, kali angke, dan kali sunter. program normalisasi kali juga meliputi pembersihan sampah serta pengerukan sungai dan saluran di lima wilayah ibu kota. pemprov dki juga merencanakan penataan pembangunan situ, waduk dan tanggul pengaman pantai, yaitu pembangunan embung, pembebasan lahan dan pembangunan waduk, serta pembangunan tanggul pengaman di pantai utara jakarta.









editor :
sumber: www.kompas.com

Apindo: Pengusaha Jujur di Indonesia Sulit Berkembang

Written By laso on Tuesday, 15 January 2013 | 00:00




Apindo: Pengusaha Jujur di Indonesia Sulit Berkembang
Apindo: Pengusaha Jujur di Indonesia Sulit Berkembang





banyaknya hambatan pengusaha dalam melakukan aksi bisnis dinilai tidak selaras dengan keinginan pemerintah untuk memajukan perekonomian indonesia. ketua asosiasi pengusaha indonesia (apindo) sofjan wanandi mengatakan, pengusaha jujur sangat sulit untuk berkembang, berbeda halnya dengan pengusaha yang tidak jujur. "mereka sulit berkembang, padahal mereka tidak mau melakukan jalan pintas untuk misalnya memenangkan konsesi tambang di suatu daerah," katanya, selasa (15/1/2013). ia melanjutkan, untuk jadi pengusaha jujur di indonesia sangat sulit, terutama karena banyaknya konflik kepentingan antara pemerintah pusat dan daerah terkait dengan proses otonomi daerah. hal ini yang membuat kemungkinan adanya pelanggaran akibat adanya konflik kepentingan. "kalau kita lihat konflik kepentingan antara bupati dan pemerintah pusat selalu terjadi dan masalah pengusaha selalu berada di masalah perizinan yang tidak pernah tuntas, makanya kepastian hukum masih menjadi perhatian kita," katanya.(arif wicaksono/tribun jakarta)
sumber: www.kompas.com
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Lensa Berita - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger