Berita Terbaru
Showing posts with label Jokowi:. Show all posts
Showing posts with label Jokowi:. Show all posts

DPRD Tolak 200 Truk Sampah Baru, Jokowi: Ya Mau Gimana Lagi

Written By laso on Friday, 31 January 2014 | 21:58




DPRD Tolak 200 Truk Sampah Baru, Jokowi: Ya Mau Gimana Lagi
DPRD Tolak 200 Truk Sampah Baru, Jokowi: Ya Mau Gimana Lagi





dprd dki jakarta menolak penambahan 200 unit truk sampah yang diajukan pemprov. atas penolakan ini, gubernur dki jakarta joko widodo pasrah."kemarin kita sudah dapat 90 truk baru. kalau yang 200 unit itu ditolak ya mau gimana lagi. budgeting itu bukan di kita, kita hanya mengajukan," ujarnya kepada wartawan di rumah dinasnya, menteng, jakpus, jumat (31/1/2014).padahal jumlah truk sampah saat ini masih kurang. dengan alasan itu, pemprov mengajukan penambahan."kita ajukan 200 unit itu karena jumlahnya belum mencukupi. masih butuh kurang lebih 400-an unit. meski sudah menambah 92 truk kemarin, tapi masih kurang sedikit lagi," terangnya.jokowi menjelaskan pemprov bertanggung jawab atas perencanaan pembangunan tata kota. namun perencanaan itu harus mendapat persetujuan dprd.tebing setinggi 20 meter di kawasan riung gunung puncak bogor jawa barat longsor dan menutupi sebagian ruas jalan. simak liputan lengkapnya di reportase malam pukul 02.55 wib, hanya di trans tv (fdn/fdn)
sumber: www[dot]detik[dot]com

Disebut di Spanduk Capres Jalan Rusak, Jokowi: Kreatif

Written By laso on Thursday, 30 January 2014 | 20:58




Disebut di Spanduk Capres Jalan Rusak, Jokowi: Kreatif
Disebut di Spanduk Capres Jalan Rusak, Jokowi: Kreatif





spanduk bertema joko widodo (jokowi) capres kembali muncul. kali ini bertuliskan 'jokowi capres jalan rusak'. apa kata jokowi?"kreatif dong yang buat spanduk," kata jokowi di balaikota dki, jl medan merdeka selatan, jakarta pusat, kamis (30/1/2014).jokowi enggan menanggapi lebih lanjut soal spanduk itu. dia pun hanya tersenyum."iya dong, itu kreatif namanya," kata jokowi.sementara itu, terkait dengan banyaknya jalan rusak di jalarta, jokowi mengatakan akan segera diperbaiki oleh dinas pekerjaan umum (pu) dki, namun menunggu cuaca cerah."sebab, kalau masih hujan, aspalnya belum kering, nanti nggak bisa nempel. percuma, ngelupas lagi. segera diperbaiki, tunggu cuaca cerah. anggarannya sudah ada," kata jokowi.spanduk 'jokowi capres jalan rusak' terlihat di jalan otista raya, jakarta timur. spanduk misterius itu sudah mejeng sejak 3 hari lalu.next

halaman
1 2


next


enam orang petugas pln di kabupaten gowa sulawesi selatan tewas tersengat listrik. simak liputan lengkapnya di reportase malam pukul 01.51 wib, hanya di trans tv (jor/ndr)
sumber: www[dot]detik[dot]com

Jokowi: Semoga Operasi Pasar Bermanfaat untuk Masyarakat

Written By laso on Sunday, 21 July 2013 | 22:21




Jokowi: Semoga Operasi Pasar Bermanfaat untuk Masyarakat
Jokowi: Semoga Operasi Pasar Bermanfaat untuk Masyarakat





pemerintah provinsi dki jakarta akan menggelar operasi pasar hingga menjelang lebaran.
gubernur dki joko widodo mengaku berharap masyarakat bisa merasakan manfaat operasi pasar tersebut/ "ya, melalui operasi pasar ini suapaya bisa mempengaruhi sedikit lah, dan langsung dirasakan oleh masyarakat," kata jokowi, di taman suropati, menteng, jakarta, minggu (21/7/2013).
"mudah-mudahan subsidi daging, beras, sayur-sayuran, berdampak langsungnya ke masyarakat," kata jokowi.
pemprov dki melakukan operasi pasar dengan memberikan subsidi dan menjadi penyalur bahan kebutuhan dari produsen ke masyarakat, bukan pedagang.
pada acara umkm expo di monas (18-20 juli 2013), misalnya, pemprov dki memberikan subsidi sebesar rp 20.
000 untuk satu kilogram daging sapi.
pembelian dibatasi lima kilogram.
selain itu, pemprov dki juga menyiapkan 40.
000 ton beras untuk disalurkan ke pasar tradisional dan masyarakat.
pemprov memberikan subsidi sekitar rp 15.
000 untuk setiap kilogram beras.
kementrian perdagangan ri melalui dinas kumkmp dki juga berencana melakukan operasi pasar berupa penjualan daging sapi di 20 kelurahan di dki jakarta.
setiap kelurahan akan mendapat jatah 800 kilogram, yang akan dijual dengan harga rp 70.
000 per kilogram.













editor : tjatur wiharyo





















ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
gebrakan jokowi-basuki















berita terkait

jokowi: proyek enam tol dalam kota setelah mrt dan monorel
jokowi tunggu pemerintah pusat atasi pembajakan
dibanjiri undangan buka bersama, jokowi pilih tidur
jokowi siapkan rp 260 miliar untuk revitalisasi setu babakan
jokowi: jakarta empat terkorup, itu sebelum pemerintahan saya
jokowi bantah dana blusukan hingga rp 26,6 miliar
"pak jokowi, kapan gemukin badan? ini permintaan warga lho.
.
.
"







topik pilihan:



liverpool ke indonesia



motogp as



vilanova tinggalkan barcelona



kasus ponsel terbakar



gebrakan jokowi-basuki



geliat politik jelang 2014











baca juga







jokowi bantah dana blusukan hingga rp 26,6 miliar













kronologi ledakan bom di polsek rajapolah













balada penarik getek di jakut: inginnya sih jadi pengusaha kaya.
.
.














lurah pasar minggu: di sini bikin ktp 5 menit jadi













mirip apartemen dan mal.
.
.
inilah lahan pertanian vertikal ala china!


















































googletag.
display('div-gpt-ad-845130549378104669-2');





























terpopuler + indeks




1
dahlan iskan: jokowi atau saya bisa menang pilpres





2
"yacht" terbesar di dunia milik miliarder arab misterius





3
lapor diperkosa, wanita norwegia malah dipenjara di dubai





4
basuki membuat resah penjual cd bajakan ratu plaza





5
ingin tahu lulus simak ui, cek di "kompas.
com"!























terbaru + indeks





jokowi: semoga operasi pasar bermanfaat untuk masyarakat









gerombolan bersenjata tajam lukai 3 orang di fatmawati









mencuri, dua pemulung ditangkap









jokowi: proyek enam tol dalam kota setelah mrt dan monorel









"kalau baik dikasih rp 100 ribu, kalau pelit cuma rp 20 ribu"























































































[x] close


























news





ekonomi


bola


tekno


entertainment


otomotif


health


female


travel


properti


foto


video


forum


kompasiana




















about


advertise with us
policy
site map
career
contact us
pedoman media siber


©2008 - 2013 pt.
kompas cyber media (kompas gramedia).
all rights reserved.







































!function(d,s,id){var js,fjs=d.
getelementsbytagname(s)[0];if(!d.
getelementbyid(id)){js=d.
createelement(s);js.
id=id;js.
src="https://platform.
twitter.
com/widgets.
js";fjs.
parentnode.
insertbefore(js,fjs);}}(document,"script","twitter-wjs");


window.
___gcfg = {
lang: 'id'
};
(function() {
var po = document.
createelement('script'); po.
type = 'text/javascript'; po.
async = true;
po.
src = 'https://apis.
google.
com/js/plusone.
js';
var s = document.
getelementsbytagname('script')[0]; s.
parentnode.
insertbefore(po, s);
})();




//



$(function() {
var c = true;
$("#mykompas_like").
click(function () {
if (c) {
var n = $(this);
$("#myk-err").
remove();
if (! $("a#myk-ldr").
length) {
n.
parent().
append(' ')
}
c = false;
$.
getjson("http://" + document.
domain + "/services/mykompas/like/?title=" + escape(document.
title.
replace(" - kompas.
com", "")) + "&url=" + location.
href + "&jsoncallback=?", function (p) {
if (p && p.
status == 1) {
n.
parents("div:eq(0)").
html(' berita telah terpilih')
} else {
$("#myk-ldr").
remove();
var o = ' proses gagal, coba kembali';
n.
parent().
append(o)
}
c = true;
$("#myk-ldr").
remove()
})
}
return false;
});
$(".
twitter").
click(function () {
$.
getjson("http://api.
my.
kompas.
com/panel/shareontwitter/?title=" + escape(document.
title.
replace(" - kompas.
com", "")) + "&url=" + location.
href + "&app_id=kompascom&app_key=k01sbbdjweri938x&jsoncallback=?");
});
//$(".
twitter-share-button").
load(function () {
// $(this).
contents().
find(".
btn").
live("click", function () {
// $.
getjson("http://api.
my.
kompas.
com/panel/shareontwitter/?title=" + escape(document.
title.
replace(" - kompas.
com", "")) + "&url=" + location.
href + "&app_id=kompascom&app_key=k01sbbdjweri938x&jsoncallback=?");
// });
//});
fb.
event.
subscribe('edge.
create', function(response) {
console.
log(response);
$.
getjson("http://api.
my.
kompas.
com/panel/shareonfacebook/?title=" + escape(document.
title.
replace(" - kompas.
com", "")) + "&url=" + response + "&app_id=kompascom&app_key=k01sbbdjweri938x&jsoncallback=?");
});
});






jquery(document).
ready(function ($) {
$("#putartbox").
kompasartbox({
siteno : "1",
sectionid : "10",
articleid : "1056718",
nameutm : "megapolitan",
nameid : "sartbox",
prevpermalink : "2013/07/21/1701364.
xml"
});
$.
ajax({
type:'get',
url:'http://api.
sharedcount.
com/?url=http://megapolitan.
kompas.
com/read/2013/07/21/1701364/jokowi.
semoga.
operasi.
pasar.
bermanfaat.
untuk.
masyarakat',
datatype:'json',
beforesend: function(){
$(".
social-fb-count").
html('');
$(".
social-twitter-count").
html('');
},
success:function(result){
//console.
log(result.
facebook.
total_count);
if(result != null || result != undefined || result != '')
{
$(".
social-fb-count").
html(result.
facebook.
total_count);
$(".
social-twitter-count").
html(result.
twitter);
}
else
{
$(".
social-fb-count").
html(0);
$(".
social-twitter-count").
html(0);
}
}
});
});





$(function() {
$('a#btnansweroriginal').
live('click', function(){
$.
ajax({
url: 'http://news.
kompas.
com/quiz/answer/',
type: 'post',
data: $('form#quiz_form').
serialize(),
success: function(result) {
$.
fancybox(result.
status);
}
});
return false;
});

$('#btnlogin').
live('click', function(){
var username = $('#username').
val();
var password = $('#password').
val();
$.
ajax({
url: 'http://news.
kompas.
com/quiz/login/',
type: 'post',
data: $('form#login_form').
serialize(),
success: function(result) {
if(result.
status == 1){
window.
location.
href = result.
output;
}else{
$.
fancybox(result.
output);
}
}
});
return false;
});

$("a#status_quiz").
fancybox({
"width" : '0',
"height" : '0',
"autoscale" : false,
"transitionin" : "none",
// "transitionout" : "none"
});
if(($("#tabbing_tabs").
length > 0)) {
var countries=new ddtabcontent("tabbing_tabs");
countries.
setpersist(true);
countries.
setselectedclasstarget("link");
countries.
init();
}
});







$(function() {
$("a.
fn_register").
fancybox ({
'width' : 700
, 'height' : 550
, 'autoscale' : true
, 'transitionin' : 'over'
, 'transitionout' : 'over'
, 'type' : 'iframe'
, 'titleshow' : false
, 'shownavarrows' : false
});
$('a.
fn_login').
fancybox({
'autoscale': true
, 'transitionin': 'over'
, 'transitionout': 'over'
, 'type': 'iframe'
, 'width': 330
, 'height': 300
, 'titleshow' : false
, 'shownavarrows' : false
});
});








var _gaq = _gaq || [];
_gaq.
push(['a.
_setaccount', 'ua-3374285-20']);
_gaq.
push(['a.
_trackpageview']);
_gaq.
push(['a.
_trackpageloadtime']);
_gaq.
push(['b.
_setaccount', 'ua-3374285-1']);
_gaq.
push(['b.
_trackpageview']);
_gaq.
push(['b.
_trackpageloadtime']);
_gaq.
push(['d.
_setaccount', 'ua-9341640-16']);
_gaq.
push(['d.
_setdomainname', 'auto']);
_gaq.
push(['d.
_setallowlinker', true]);
_gaq.
push(['d.
_trackpageview']);
_gaq.
push(['d.
_trackpageloadtime']);


_gaq.
push(['c.
_setaccount', 'ua-3374285-8']);
_gaq.
push(['c.
_trackpageview']);
_gaq.
push(['c.
_trackpageloadtime']);


(function() {
var ga = document.
createelement('script'); ga.
type = 'text/javascript'; ga.
async = true;
ga.
src = ('https:' == document.
location.
protocol ? 'https://ssl' : 'http://www') + '.
google-analytics.
com/ga.
js';
var s = document.
getelementsbytagname('script')[0]; s.
parentnode.
insertbefore(ga, s);
})();









//









sumber: www[dot]kompas[dot]com

Jokowi: Gaji Juru Parkir Rp 4 Juta Masih Lama

Written By laso on Saturday, 13 July 2013 | 00:52




Jokowi: Gaji Juru Parkir Rp 4 Juta Masih Lama
Jokowi: Gaji Juru Parkir Rp 4 Juta Masih Lama





gubernur dki jakarta, joko widodo, mengatakan, pihaknya masih mematangkan rencana menggaji juru parkir rp 4 juta per bulan.
namun, menurutnya, rencana itu tidak akan terealisasi dalam waktu dekat.
"semuanya masih proses.
masih lama," kata jokowi, di balaikota jakarta, jumat (12/7/2013).
selah satu hal yang tengah dipertimbangkan adalah meningkatkan pelayanan.
menurut jokowi, juru parkir perlu mendapatkan pelatihan supaya bisa melayani lebih ramah.
"ya, juru parkir mestinya yang melayani.
dia bisa ngucapin terima kasih dan bisa ngucapin selamat datang," kata jokowi.
gagasan menggaji juru parkir rp 4 juta per bulan awalnya disampaikan wakil gubernur dki jakarta basuki tjahaja purnama.
nilai gaji rp 4 juta itu sudah termasuk bonus dan insentif.
gagasan itu muncul sering rencana pemerintah provinsi dki menggunakan parking meter, yaitu perangkat penghitung dan penerima pembayaran jasa parkir on street untuk waktu tertentu.
pemprov dki akan menggunakan operator dari pihak swasta dalam penerapan sistem parking meter, khususnya pihak swasta yang memiliki lahan parkir on street di depan tempat usaha mereka.
saat ini, pemprov dki tengah membuka tender investasi dan pemasangan kamera cctv.
"nah, nanti keuntungannya akan dibagai 70-30 persen.
70 persen untuk operator parkirnya.
kita bisa dapat banyak keuntungan dari sistem ini," kata basuki.
pemprov dki juga telah menentukan lokasi untuk melakukan uji coba parking meter, yaitu kawasan kelapa gading, jakarta utara, dan pasar baru, jakarta pusat.
 












editor : tjatur wiharyo































berita terkait

basuki: rp 4 juta, ump sesungguhnya untuk keluarga
pengusaha pertanyakan pendapat basuki soal ump rp 4 juta
basuki: juru parkir layak digaji rp 4 juta
mau digaji basuki rp 4 juta, juru parkir berharap bukan wacana







topik pilihan:



krisis politik mesir



kericuhan di lapas tanjung gusta



arsenal asia tour 2013



gebrakan jokowi-basuki



skandal suap impor daging sapi



motogp jerman











baca juga







wilshere kepincut dengan budaya indonesia













dua alasan jokowi naikkan tarif parkir "on street"













bunuh tokoh oposisi, fsa anggap al qaeda nyatakan perang













cavani segera tes medis di psg













menu-menu yang jenaka


















































googletag.
display('div-gpt-ad-845130549378104669-2');





























terpopuler + indeks




1
jokowi marah foto wajahnya dipasang di spanduk





2
basuki tebar senyuman, foke tebar rp 500.
000





3
cek hasil sbmptn 2013 di "kompas.
com", yuk!





4
siapa sih pengusaha "csr" penyokong program jokowi-basuki?





5
hasil sbmptn 2013 diumumkan sore ini























terbaru + indeks





jokowi: gaji juru parkir rp 4 juta masih lama









dprd depok: lks mahal dan bikin malas









program jokowi-basuki diterapkan, juru parkir di jatinegara pasrah









atap ambruk mulai dari lantai 3 di fakultas psikologi ui









borong takjil di benhil, jokowi dielu-elukan jadi presiden























































































[x] close


























news





ekonomi


bola


tekno


entertainment


otomotif


health


female


travel


properti


foto


video


forum


kompasiana




















about


advertise with us
policy
site map
career
contact us
pedoman media siber


©2008 - 2013 pt.
kompas cyber media (kompas gramedia).
all rights reserved.







































!function(d,s,id){var js,fjs=d.
getelementsbytagname(s)[0];if(!d.
getelementbyid(id)){js=d.
createelement(s);js.
id=id;js.
src="https://platform.
twitter.
com/widgets.
js";fjs.
parentnode.
insertbefore(js,fjs);}}(document,"script","twitter-wjs");


window.
___gcfg = {
lang: 'id'
};
(function() {
var po = document.
createelement('script'); po.
type = 'text/javascript'; po.
async = true;
po.
src = 'https://apis.
google.
com/js/plusone.
js';
var s = document.
getelementsbytagname('script')[0]; s.
parentnode.
insertbefore(po, s);
})();




//



$(function() {
var c = true;
$("#mykompas_like").
click(function () {
if (c) {
var n = $(this);
$("#myk-err").
remove();
if (! $("a#myk-ldr").
length) {
n.
parent().
append(' ')
}
c = false;
$.
getjson("http://" + document.
domain + "/services/mykompas/like/?title=" + escape(document.
title.
replace(" - kompas.
com", "")) + "&url=" + location.
href + "&jsoncallback=?", function (p) {
if (p && p.
status == 1) {
n.
parents("div:eq(0)").
html(' berita telah terpilih')
} else {
$("#myk-ldr").
remove();
var o = ' proses gagal, coba kembali';
n.
parent().
append(o)
}
c = true;
$("#myk-ldr").
remove()
})
}
return false;
});
$(".
twitter").
click(function () {
$.
getjson("http://api.
my.
kompas.
com/panel/shareontwitter/?title=" + escape(document.
title.
replace(" - kompas.
com", "")) + "&url=" + location.
href + "&app_id=kompascom&app_key=k01sbbdjweri938x&jsoncallback=?");
});
//$(".
twitter-share-button").
load(function () {
// $(this).
contents().
find(".
btn").
live("click", function () {
// $.
getjson("http://api.
my.
kompas.
com/panel/shareontwitter/?title=" + escape(document.
title.
replace(" - kompas.
com", "")) + "&url=" + location.
href + "&app_id=kompascom&app_key=k01sbbdjweri938x&jsoncallback=?");
// });
//});
fb.
event.
subscribe('edge.
create', function(response) {
console.
log(response);
$.
getjson("http://api.
my.
kompas.
com/panel/shareonfacebook/?title=" + escape(document.
title.
replace(" - kompas.
com", "")) + "&url=" + response + "&app_id=kompascom&app_key=k01sbbdjweri938x&jsoncallback=?");
});
});






jquery(document).
ready(function ($) {
$("#putartbox").
kompasartbox({
siteno : "1",
sectionid : "10",
articleid : "1054749",
nameutm : "megapolitan",
nameid : "sartbox",
prevpermalink : "2013/07/12/1950442.
xml"
});
$.
ajax({
type:'get',
url:'http://api.
sharedcount.
com/?url=http://megapolitan.
kompas.
com/read/2013/07/12/1950442/jokowi.
gaji.
juru.
parkir.
rp.
4.
juta.
masih.
lama',
datatype:'json',
beforesend: function(){
$(".
social-fb-count").
html('');
$(".
social-twitter-count").
html('');
},
success:function(result){
//console.
log(result.
facebook.
total_count);
if(result != null || result != undefined || result != '')
{
$(".
social-fb-count").
html(result.
facebook.
total_count);
$(".
social-twitter-count").
html(result.
twitter);
}
else
{
$(".
social-fb-count").
html(0);
$(".
social-twitter-count").
html(0);
}
}
});
});





$(function() {
$('a#btnansweroriginal').
live('click', function(){
$.
ajax({
url: 'http://news.
kompas.
com/quiz/answer/',
type: 'post',
data: $('form#quiz_form').
serialize(),
success: function(result) {
$.
fancybox(result.
status);
}
});
return false;
});

$('#btnlogin').
live('click', function(){
var username = $('#username').
val();
var password = $('#password').
val();
$.
ajax({
url: 'http://news.
kompas.
com/quiz/login/',
type: 'post',
data: $('form#login_form').
serialize(),
success: function(result) {
if(result.
status == 1){
window.
location.
href = result.
output;
}else{
$.
fancybox(result.
output);
}
}
});
return false;
});

$("a#status_quiz").
fancybox({
"width" : '0',
"height" : '0',
"autoscale" : false,
"transitionin" : "none",
// "transitionout" : "none"
});
if(($("#tabbing_tabs").
length > 0)) {
var countries=new ddtabcontent("tabbing_tabs");
countries.
setpersist(true);
countries.
setselectedclasstarget("link");
countries.
init();
}
});







$(function() {
$("a.
fn_register").
fancybox ({
'width' : 700
, 'height' : 550
, 'autoscale' : true
, 'transitionin' : 'over'
, 'transitionout' : 'over'
, 'type' : 'iframe'
, 'titleshow' : false
, 'shownavarrows' : false
});
$('a.
fn_login').
fancybox({
'autoscale': true
, 'transitionin': 'over'
, 'transitionout': 'over'
, 'type': 'iframe'
, 'width': 330
, 'height': 300
, 'titleshow' : false
, 'shownavarrows' : false
});
});








var _gaq = _gaq || [];
_gaq.
push(['a.
_setaccount', 'ua-3374285-20']);
_gaq.
push(['a.
_trackpageview']);
_gaq.
push(['a.
_trackpageloadtime']);
_gaq.
push(['b.
_setaccount', 'ua-3374285-1']);
_gaq.
push(['b.
_trackpageview']);
_gaq.
push(['b.
_trackpageloadtime']);
_gaq.
push(['d.
_setaccount', 'ua-9341640-16']);
_gaq.
push(['d.
_setdomainname', 'auto']);
_gaq.
push(['d.
_setallowlinker', true]);
_gaq.
push(['d.
_trackpageview']);
_gaq.
push(['d.
_trackpageloadtime']);


_gaq.
push(['c.
_setaccount', 'ua-3374285-8']);
_gaq.
push(['c.
_trackpageview']);
_gaq.
push(['c.
_trackpageloadtime']);


(function() {
var ga = document.
createelement('script'); ga.
type = 'text/javascript'; ga.
async = true;
ga.
src = ('https:' == document.
location.
protocol ? 'https://ssl' : 'http://www') + '.
google-analytics.
com/ga.
js';
var s = document.
getelementsbytagname('script')[0]; s.
parentnode.
insertbefore(ga, s);
})();









//









sumber: www[dot]kompas[dot]com

Jokowi: Pengusaha Hengkang, Tunjukkan Mana Siapa

Written By laso on Monday, 8 April 2013 | 20:21




Jokowi: Pengusaha Hengkang, Tunjukkan Mana Siapa
Jokowi: Pengusaha Hengkang, Tunjukkan Mana Siapa





ancaman para pengusaha yang menolak ump rp 2,2 juta akan hengkang dari jakarta dianggap gubernur dki jakarta joko widodo yak terbukti.
menurut jokowi, yang ada perusahaan yang mengajukan penangguhan penetapan ump.
"yang perlu saya sampaikan, sampai detik ini tidak ada satu perusahaan pun yang relokasi (hengkang).
saya sudah cek satu per satu, jangan ada yang bilang gitu lagi," kata jokowi seusai menghadiri pembukaan musyawarah nasional (munas) ix apindo, di ballroom hotel js luwansa, kuningan, jakarta, senin (8/4/2013).
mantan wali kota surakarta ini juga menantang kebenaran isu tersebut.
dia merasa terganggu adanya rumor hengkangnya puluhan perusahaan yang menolak ump dki 2013.
"tunjukkan saya, mana? siapa? kalau ekspansi (melebarkan sayap) ke daerah lain iya, tapi kalau relokasi (hengkang) itu enggak ada.
ini penting dan perlu disampaikan karena nanti (bisa) memberikan persepsi yang tidak baik," ujarnya.
sebelumnya sempat beredar kabar dari ketua umum asosiasi pengusaha indonesia (apindo) sofjan wanandi yang menyatakan 90 perusahaan akan hengkang dari jakarta.
rencana hengkang itu dipicu oleh nilai ump dki yang ditetapkan sebesar rp 2,2 juta dan dianggap memberatkan pengusaha.
jokowi sendiri mengaku tak dapat menahan para pengusaha untuk tetap bertahan di jakarta.
sebagai gubernur, tugasnya adalah memberitahukan kenaikan ump dan selanjutnya menjadi wewenang masing-masing pengusaha.










editor :
sumber: www[dot]kompas[dot]com

KJS Bikin Pasien Membludak, Jokowi: Kebutuhan Tak Bisa Ditunda

Written By laso on Tuesday, 19 February 2013 | 19:19




KJS Bikin Pasien Membludak, Jokowi: Kebutuhan Tak Bisa Ditunda
KJS Bikin Pasien Membludak, Jokowi: Kebutuhan Tak Bisa Ditunda





- kartu jakarta sehat (kjs) dihubungkan dengan kematian bayi dera karena pasien rumah sakit membludak. gubernur dki jokowi menolak kjs dikaitkan dengan tragedi bayi dera."masak, kjs saya undur setahun, padahal masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan itu 70 persen masyarakat. artinya kjs memang dibutuhkan masyarakat," kata jokowi di balai kota, jl medan merdeka selatan, selasa (19/2/2013).jokowi mengakui bahwa fasilitas rumah sakit dan pelayanan kesehatan dki jakarta memang masih perlu ditingkatkan. namun bukan berarti pelayanan harus menunggu semua fasilitas sempurna terlebih dahulu."masak yang 70 persen saya tunda 1 tahun, terus disuruh di rumah saja?" ujar jokowi retoris.fasilitas rumah sakit di bawah pemprov dki jakarta akan segera ditingkatkan. diharapkan, jika fasilitas sudah mencukupi, kejadian serupa meninggalnya dera nur anggraini tak terulang lagi. (gah/gah)
sumber: www[dot]detik[dot]com

Jokowi: Jangan Buat Grup-grup, Nanti Sulit Atasi Masalah Jakarta

Written By laso on Wednesday, 6 February 2013 | 17:29




Jokowi: Jangan Buat Grup-grup, Nanti Sulit Atasi Masalah Jakarta
Jokowi: Jangan Buat Grup-grup, Nanti Sulit Atasi Masalah Jakarta





- rupanya, geng bukan cuma monopoli anak-anak sekolah. geng-geng ini juga ada di jajaran birokrat dki jakarta. nah, gubernur dki jakarta jokowi meminta birokrat jangan terpecah-pecah agar mudah mengatasi masalah di jakarta."saudara-saudara jangan membuat grup-grup. kita ini selalu dilihat masyarakat dan dinilai masyarakat seperti teamwork dalam manajemen. tapi kalau terpencar-pencar oleh adanya grup a, b, c akan sulit mengatasi persoalan jakarta," kata jokowi.hal itu diisampaikan dia saat memberi pengarahan kepada para kepala satuan kerja perangkat daerah/unit kerja perangkat daerah (skpd/ukpd) terkait pelaksanaan apbd 2013 di balai kota dki jakarta, jalan medan merdeka selatan, jakarta pusat, rabu (6/2/2013).jokowi mengingatkan dia tak mau lagi mendengar gosip dan rumor mengenai grup-grup di jajaran birokratnya. masalah yang dihadapi jakarta sudah sangat kompleks."ada yang gosipin wali kota oleh siapa, camat oleh siapa. jangan didengarlah gosip-gosip itu, karena itu keputusan saya kalau memang mau diganti," tegas jokowi.jokowi meminta para birokrat kompak dalam manajemen yang solid di bawah kepemimpinannya. hal ini akan membawa jakarta lebih mudah untuk maju."jangan sampai saya mengajak ke timur, belok ke utara. saya mengajak ke selatan, belok ke barat.kalau hal yang sulit itu disederhanakan, hal yang sukar itu digampangkan. manajemen-manajemen yang efektif. jangan mempersulit hal yang mudah," dorong jokowi. (nwk/nrl)
sumber: www[dot]detik[dot]com

Fokus Proses Pengeringan, Jokowi: Saya Hitung-Hitung Besok Selesai

Written By laso on Saturday, 19 January 2013 | 09:05




Fokus Proses Pengeringan, Jokowi: Saya Hitung-Hitung Besok Selesai
Fokus Proses Pengeringan, Jokowi: Saya Hitung-Hitung Besok Selesai





Detik gubernur dki jakarta joko widodo memperkirakan proses pengeringan basement di plaza uob, jakarta pusat esok hari sudah selesai. pihaknya telah meminta tambahan tiga buah pompa penyedot."sudah ada progres yang baik. kalau tadi pagi diperkirakan 4 sampai 6 hari, saya tanya hitung-hitungannya tadi, besok sudah, bisa." ujar jokowi usai mengunjungi plaza uob di jalan thamrin, jakarta pusat sabtu (19/1/2013)lebih lanjut ia telah memerintahkan anak buahnya untuk menambah pompa penyedot air, dengan harapan semua bisa dibereskan dengan cepat."harusnya ada percepatan, saya perintahkan tadi untuk tambah pompa penyedot tadi. ada tambahan 3. moga-moga besok sudah kelihatan semuanya." lanjutnya.mantan walikota solo tersebut mengatakan esok hari dirinya akan kembali lagi ke plaza uob, hal itu dikarenakan untuk memastikan perintahnya telah dilaksanakan dengan baik oleh anak buah."saya terus harus memastikan bahwa setiap perintah, apa yang saya sampaikan itu ada kontrolingnya." paparnya.gubernur dki jakarta joko widodo memantau perkembangan kondisi tanggul banjir kanal barat (bkb) di jalan latulahary, jakarta pusat. usai melihat dari kondisi tanggul jokowi bergerak menuju ke plaza uob.dari pantauan detikcom, setibanya di rumah dinas gubernur dki jakarta di sekitar taman suropati pukul 18.00 wib. selang tiga setengah jam kemudian jokowi yang mengenakan baju kemeja putih dan celana hitam kembali keluar rumahnya dengan mobil toyota innova bernomor polisi b 1969 pq. rupanya, dia akan meninjau kondisi tanggul di latuharhary.sesampai di lokasi tanggul banjir kanal barat di jalan latulahary, jakarta pusat. dia memantau kondisi perbaikan tanggul, sekitar 20 menit kemudian dirinya langsung bergegas ke plaza uob. setibanya di gedung tersebut, jokowi bersama petugas dinas pemadam kebakaran dan personel tni angkatan laut melihat kondisi basement satu, karena mendapatkan informasi kondisi basement sudah mulai kering. namun dirinya tidak masuk ke dalam, melainkan meninjau dari kejauhan. (edo/ahy)
sumber: www.detik.com

Jokowi: Evakuasi Korban UOB Kurang Pompa Penyedot

Written By laso on Friday, 18 January 2013 | 21:55




Jokowi: Evakuasi Korban UOB Kurang Pompa Penyedot
Jokowi: Evakuasi Korban UOB Kurang Pompa Penyedot





gubernur dki jakarta joko widodo (jokowi) mengatakan, proses evakuasi korban yang terjebak di gedung uob plaza, jalan mh thamrin, jakarta pusat, terkendala kurangnya pompa penyedot air. karena itu pihaknya mengupayakan lebih banyak pompa penyedot air."kalau alatnya seperti ini, masih butuh empat sampai enam hari lagi sehingga harus kita tambahin (pompa) lagi," kata jokowi saat memantau evakuasi korban di gedung uob plaza, sabtu (19/1/2013). jokowi mengatakan, air yang menggenangi basement tesebut lebih dari tiga meter."ada tiga lantai berarti sembilan meter. ini akan kita kerahkan penyedot yang lebih besar. enggak tahu minta bantuan ke mana, tapi akan saya usahakan hari ini," ujarnya.dia melanjutkan, pompa penyedot air yang ada saat ini tengah digunakan untuk menguras air di sejumlah tempat lain. jokowi berjanji akan mengecek ketersediaan pompa air. jika memang di tempat lain sudah tidak dibutuhkan, pihaknya akan mengalihkan pompa-pompa tersebut ke uob plaza."kalau di tempat lain enggak dipakai kan bisa disini langsung dua jam-tiga jam selesai. kan tapi semuanya digunakan, problemnya begitu. mau diambil satu-dua yang tidak begitu prioritas untuk ditarik ke sini dulu karena kemungkinan masih ada korban," ujarnya.seperti diketahui, sebagian besar wilayah jakarta tergenang air pada kamis (16/1/2013). jebolnya tanggul latuharhary ditambah hujan deras yang seharian mengguyur jakarta berimbas pada terputusnya akses transportasi. limpahan air bah pun sampai ke basement gedung uob plaza yang tidak begitu jauh dari tanggul tersebut. .sejumlah orang terjebak di dalam basement gedung saat air bah masuk ke dalam. hingga kini, pencarian korban masih berlangsung. tim sar berhasil mengeluarkan tiga korban, dua di antaranya selamat, jumat (18/1/2013).korban tewas ditemukan pada sabtu ini sekitar pukul 05.30 pagi. dua korban selamat, yakni tri dan tito, langsung dilarikan ke rs abdi waluyo, sementara korban tewas dibawa ke rs angkatan laut mintohardjo.









editor :
sumber: www.kompas.com

Jokowi: Penyedotan Air di Plaza UOB Butuh Waktu 4 Hari




Jokowi: Penyedotan Air di Plaza UOB Butuh Waktu 4 Hari
Jokowi: Penyedotan Air di Plaza UOB Butuh Waktu 4 Hari





Detik gubernur dki jakarta joko widodo telah menyusuri basement gedung plaza uob, jl mh thamrin, jakarta pusat, yang terkena 'tsunami'. menurut jokowi, proses penyedotan air di tempat itu bisa memakan waktu 4 hingga 6 hari."tadi kita masuk ke basement dengan perahu. kira-kira masih 3 meter terendam. butuh 4-6 hari kalau disedot seperti biasa karena gede banget," kata jokowi di plaza uob, jalan mh thamrin, jakarta pusat, sabtu (19/1/2013).untuk mempercepat proses penyedotan air, jokowi pun akan menambah pompa sedot. penambahan pompa sedot akan mempersingkat waktu pengeringan tempat tersebut."mungkin jadi bisa 3-4 hari," ujarnya.jokowi mengatakan saat ini semua pompa sedot masih terpakai di daerah banjir lainnya. dia akan mencarikan pompa penyedot tambahan dari daerah lain yang tak lagi membutuhkan."ini sudah kita coba kirim ke sini, tapi di tempat lain juga digunakan. kalau semuanya nggak banjir hanya di sini aja ya langsung, 2-3 jam bisa dikerahkan di sini. tapi di tempat lain juga digunakan. ini mau ambil satu atau dua penyedot yang kira-kira tidak digunakan karena kemungkinan masih ada korban," paparnya. (trq/lh)
sumber: www.detik.com

Jokowi: Tanggul Latuharhary Selesai Hari Ini




Jokowi: Tanggul Latuharhary Selesai Hari Ini
Jokowi: Tanggul Latuharhary Selesai Hari Ini





gubernur dki jakarta joko widodo memastikan perbaikan tanggul laturharhary selesai pada sabtu (19/1/2013) hari ini. hal itu disampaikan joko widodo atau yang biasa disapa jokowi, saat memantau perbaikan tanggul di latuharhy pagi ini."ini sudah finishing (penyelesaian akhir), tinggal ngerampung-rampungin, pasir-pasirnya," kata jokowi.sedianya perbaikan tanggul ditargetkan selesai pada jumat (18/1/2013) malam. namun, karena sejumlah kendala, tanggul tidak dapat selesai diperbaiki semalam. "materialnya kurang, tidak lancar transportasinya, macet di jalan," jokowi menjelaskan.meskipun demikian, lanjut jokowi, saat ini material-material perbaikan tanggul sudah sampi dengan lancar di lokasi. kantung-kantung pasir, batu, dan beragam bahan yang diperlukan, menurut jokowi, sudah tersedia.jokowi juga mengatakan, perbaikan tanggul latuharhary ini merupakan tanggung jawab bersama, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan juga masyarakat. dia pun mengatakan kalau koordinasi dengan pemerintah pusat sejauh ini cukup baik."ini pekerjaan semuanya ya, bersamaan, terintegrasi, pemerintah pusat, pemerintah dki, jabar, banten, semuanya sama-sama, masyarakat juga," ucap jokowi.adapun perbaikan tanggul ini dikerjakan bersama mulai dari satpol pp, dinas pekerjaan umum, kodam jaya, kopassus, tni ad, tni al, marinir bergotong royong untuk memperbaiki tanggul tersebut, seperti mengangkat batu, mengangkat karung, ataupun mengangkat kayu. bantuan dari pihak swasta pun, kata jokowi, terus berdatangan. salah satu contohnya, bantuan pelat beton.tanggul kanal banjir barat (kbb) tersebut diketahui jebol sejak kamis (17/1/2013) pukul 10.00 wib pagi. tanggul jebol sepanjang 30 meter di sisi jalan latuharhary, jakarta pusat. akibat jebolnya tanggul, air yang ditampung kbb melimpah, tumpah ruah ke jalan teluk betung dan tosari. aliran air akan sampai ke jalan thamrin dan jalan sudirman.tanggul jebol tersebut merendam rel kereta api arah ke stasiun tanah abang dan manggarai. akibatnya, kereta api tanah abang-depok, tanah abang-manggarai, tidak dapat beroperasi. selain itu, jebolnya tanggul tersebut juga berdampak pada jalan teluk betung menuju tosari, belakang bunderan hotel indonesia, jalan sudirman, dan jalan thamrin yang tergenang oleh air.









editor :
sumber: www.kompas.com

Restui 6 Ruas Tol dengan Syarat, Jokowi: Nggak Ada Tekanan

Written By laso on Thursday, 10 January 2013 | 21:31




 Restui 6 Ruas Tol dengan Syarat, Jokowi: Nggak Ada Tekanan
Restui 6 Ruas Tol dengan Syarat, Jokowi: Nggak Ada Tekanan





Detik gubernur dki jakarta joko widodo (jokowi) memastikan tidak ada tekanan dari pemerintah pusat menyusul keputusannya merestui proyek 6 ruas tol dalam kota dengan catatan. ia mengaku juga mengajukan syarat yang berat."nggak...nggak ada tekananlah," kata jokowi di gedung balai kota, jalan medan merdeka selatan, jakarta pusat, jumat (11/1/2013).jokowi mengaku memberikan sejumlah syarat. "catatannya, transjakarta, kopaja, metromini bisa masuk," kata jokowi.pada rabu 9 januari, jokowi akhirnya menyetujui pembangunan 6 ruas jalan tol asalkan dengan syarat bisa dilalui bus transjakarta dan transportasi massal, bukan mobil pribadi. keenam ruas tol ini akan dibangun melayang atau elevated dan akan dibangun dalam 3 tahap. tahap pertama mencakup ruas semanan-sunter dan sunter-pulo gebang yang ditargetkan akan mulai dibangun pada pertengahan 2013 dan beroperasi di 2016.tahap kedua yakni duri pulo-kampung melayu dan kemayoran-kampung melayu yang akan mulai dibangun di 2016 hingga 2018. sedangkan untuk tahap ketiga yaitu tanah abang-ulujami dan pasar minggu-casablanca akan dibangun di 2018 hingga 2020.kontraktor tol ini adalah konsorsium jakarta tollroad development (jtd) yang merupakan gabungan dari pt jakarta propertindo, pembangunan jaya group, pt hutama karya, pt pembangunan perumahan tbk (ptpp), pt wijaya karya tbk (wika), pt adhi karya tbk (adhi), dan pt citra marga nusaphala persada tbk (cmnp).diperkirakan total investasi yang dikeluarkan untuk pembangunan proyek ini terbilang cukup mahal, yaitu rp 41,5 triliun, sedangkan untuk biaya pembebasan lahan diperkirakan mencapai rp 5 triliun.namun belakangan ini, proyek 6 tol dalam kota ini menjadi ramai diperbincangkan. gubernur dki jakarta jokowi belum tegas memberi lampu hijau terhadap proyek ini karena akan fokus pada transportasi massal.sedangkan bagi kementerian pekerjaan umum, proyek ini sudah menjadi proyek nasional, walaupun awalnya diusulkan oleh pemda dki era gubernur fauzi bowo. (aan/nrl)
sumber: www.detik.com

Jokowi: Di Singapura 1 Dolar, Kita Mau Tiket MRT di Bawah Rp 10.000

Written By laso on Tuesday, 8 January 2013 | 21:42




Jokowi: Di Singapura 1 Dolar, Kita Mau Tiket MRT di Bawah Rp 10.000
Jokowi: Di Singapura 1 Dolar, Kita Mau Tiket MRT di Bawah Rp 10.000





Detik gubernur dki jakarta joko widodo (jokowi) mengharapkan tiket transportasi massal kereta bawah tanah (mrt) bisa ditawarkan ke masyarakat secara murah. ia berharap tiket mrt bisa di bawah rp 10.000 per orangnya."ya yang kita inginkan agar nanti tarif itu turun dari rp 38.000 menjadi rp 20.000 sehingga subsidi dari dki ke penumpang mrt tidak terlalu membebani apbd," kata jokowi usai bertemu menko perekonomian hatta rajasa di lapangan banteng, jakarta, rabu (9/1/2013)."harga tiket itu tadi tergantung beban berapa. kita inginnya dibawah rp 10.000 karena kalau di singapura hanya 1 dolar singapura jadi kira-kira berkisar di rp 7.000-8.000 itu (setelah subsidi) angkanya seperti itu intinya di bawah rp 10.000 untuk 2015," imbuh mantan wali kota solo ini.jokowi menuturkan, saat ini feasibility study sudah hampir sepenuhnya selesai. yang belum rampung adalah koridor yang nantinya menghubungkan bundaran hi menuju kota."jadi intinya jalan dulu lah yang dari lebak bulus ke bundaran hi. dan nanti maret bisa dikerjakan yang dari kampung bandan ke bundaran hi," tegas jokowi.adapun jokowi mengatakan proyek mrt ini akan memakan biaya hingga rp 15 triliun. ia siap melakukan tender setelah skema pembiayaan dari pemerintah diputuskan."nilai proyek rp 15 triliun, nanti tergantung lelang juga," jelas jokowi.lebih jauh jokowi berharap proyek kampung bandan-bundaran hi bisa selesai di 2015 atau lebih cepat 1 tahun dari rencana sebelumnya yaitu 2016."sedangkan yang bundaran hi-kampung bandan bisa dimajukan 2 tahun dari 2019 jadi 2017. kita pingin kejar-kejaran dengan macet," tutup jokowi. (dru/mad)
sumber: www.detik.com

Digugat Karena Air Mahal, Jokowi: Belum Selesai Ngapaian Dikomentari

Written By laso on Monday, 7 January 2013 | 01:28




 Digugat Karena Air Mahal, Jokowi: Belum Selesai Ngapaian Dikomentari
Digugat Karena Air Mahal, Jokowi: Belum Selesai Ngapaian Dikomentari





Detik 14 warga jakarta menggugat gubernur dki jakarta joko widodo untuk membatalkan kerjasama dengan pt palyja dan pt aetra. hal ini karena harga air bersih di jakarta dinilai selangit. lalu apa komentar jokowi?"ya ditunggu aja (hasil sidang-red). menunggu gitu. belum selesai ngapain saya komentari? nggak boleh dong," ujar jokowi.jokowi mengatakan itu saat ditanya wartawan, usai bertemu dengan dubes brunei darussalam dato paduka mahmud hj di balai kota, jl medan merdeka selatan, jakarta pusat, senin (3/1/2013).14 warga jakarta menggugat jokowi untuk membatalkan kerjasama dengan pt palyja dan pt aetra di pengadilan negeri jakarta pusat, jl gadjah mada. menurut kuasa hukum 14 warga, arif maulana, harga tarif air bersih di jakarta sekitar rp 7 ribu-an/liter/kubik. "itu (harga rp 7 ribu/liter/kubik) pada tahun 2007 dan tiap tahun selalu naik," ujar arif di pengadilan negeri jakarta pusat, kamis (13/12/2012).menurut arif, ke-14 warga jakarta juga telah melakukan survei. hasilnya, jakarta merupakan kota termahal dalam penerapan tarif air bersih di kawasan asia tenggara."untuk negara sesama asia tenggara ini termasuk paling mahal," tambah arif tanpa mau merinci harga di negara lainnya.menurut penggugat, gugatan itu dilakukan karena air merupakan hak asasi publik yang dapat dinikmati secara cuma-cuma sesuai pasal 28 uud 1945 tentang hak untuk hidup."selain itu air juga harus dikelola oleh negara sesuai pasal 33 uud ayat 3 1945 tentang pengelolaan sumber daya alam," tambah arif.14 warga itu menggugat presiden ri, wapres ri, menteri pekerjaan umum, menteri keuangan, gubernur dki jakarta, dprd, dan pdam. serta turut tergugat pt palyja dan pt aetra. (nik/nrl)
sumber: www.detik.com

APBD Belum Rampung, Jokowi: Pasien Kartu Sehat Tetap Bisa Diperiksa

Written By laso on Thursday, 3 January 2013 | 21:12




 APBD Belum Rampung, Jokowi: Pasien Kartu Sehat Tetap Bisa Diperiksa
APBD Belum Rampung, Jokowi: Pasien Kartu Sehat Tetap Bisa Diperiksa





Detik apbd 2013 dki jakarta telat disahkan. meski demikian, gubernur dki joko widodo (jokowi) memastikan pasien pemegang kartu jakarta sehat (kjs) tetap bisa mendapatkan fasilitas gratis di puskesmas dan rumah sakit kelas 3."yang sakit ya masuk saja rumah sakit. tapi diterima dan diperiksa. nggak ada masalah," ujar jokowi usai menerima dubes korea selatan di balaikota dki, jl medan merdeka selatan, jakarta pusat, jumat (4/1/2013).menurut jokowi, pasien pemegang kjs menggunakan dana yang sudah ada. saat ini yang sedang diperbaiki sistem di kjs-nya. "ini kan memperbaiki sistem saja, bukan merombak tatanan di apbd. bukan seperti itu," kata dia.jokowi mengakui saat ini rs kekurangan tenaga medis karena banyaknya pasien kjs. karena itu jokowi meminta tenaga medis ditambah. "memang sekarang ini lonjakan pasien cukup banyak. itu menunjukkan bahwa kjs memang dibutuhkan oleh masyarakat. dilihatnya harus seperti itu. kalau memang ada kekurangan sedikit di apbd ditambahin," tutur jokowi yang mengenakan batik coklat ini.pria asal solo ini memastikan dana kjs hanya dari apbd. dana berasal dari pajak yang diperkirakan jokowi akan melonjak. "dari pajak-pajak yang online saya kira juga akan melonjak. saya belum bisa memperkirakan berapa, tapi ini bisa melonjak," kata jokowi dengan penuh percaya diri.kjs saat ini menggunakan sisa anggaran apbd 2012 sebanyak rp 800 miliar, sedangkan untuk 2013 dana kjs diproyeksikan rp 1 triliun. (nik/nrl)
sumber: www.detik.com

Ditegur Mendagri Soal APBD, Jokowi: Ya Gimana, Nyatanya Terlambat

Written By laso on Wednesday, 2 January 2013 | 22:24




Ditegur Mendagri Soal APBD, Jokowi: Ya Gimana, Nyatanya Terlambat
Ditegur Mendagri Soal APBD, Jokowi: Ya Gimana, Nyatanya Terlambat





Detik gubernur dki jakarta joko widodo (jokowi) angkat bicara seputar teguran mendagri gamawan fauzi tentang apbd 2013 yang belum rampung. jokowi menerima teguran itu dengan lapang dada."ya gimana memang nyatanya terlambat," kata jokowi sambil tertawa saat ditanya seputar teguran mendagri terkait anggaran yang belum selesai.hal ini disampaikan jokowi usai menerima kunjungan dubes palestina faris nafe mehdewi di gedung balai kota, jalan medan merdeka selatan, jakarta pusat, kamis (3/1/2013).akan ada percepatan? "percepatan gimana? kalau yang kerja saya sendiri ya saya percepat," jawab jokowi santai sambil tertawa lagi. hehehe...!jokowi memastikan pihaknya bekerja tanpa kenal lelah menyusun dan menyelesaikan apbd tahun 2013."kita siang malam kerja. apa dipikir kita ini kerja hanya siang. siang malam untuk dirampungkan tetapi mulai oktober sampai sekarang juga belum rampung. tetapi kita ingin agar pertengahan januari ini rampunglah, insya allah," papar ayah 3 anak ini.jokowi mengaku ada beberapa permasalahan yang belum sinkron. "ada yang perlu diperbaiki. yang jelas, perlu dijelasin. ada yang perlu ditanyakan ya kita jawab kira-kira itu," ujar jokowi yang mengenakan setelan jas warna hitam, kemeja warna putih dan dasi warna cokelat itu.namun demikian, suami iriana ini memastikan tidak ada pembahasan yang berlangsung alot di dprd."nggak ada alot-alotan. sebetulnya, tetapi memang perlu banyak yang harus dijelaskan. ini sudah pembahasan kok tinggal seminggu inilah. moga-moga sudah rampung," kata dia.ia mengatakan semua permasalahan dipertanyakan lagi oleh anggota dprd dki jakarta."waduh yang ditanyakan kan banyak. semuanya ditanyakan mulai dari pembelian bus kemudian jalan layang untuk elevated bus (jalur bus layang-red) di ciledug itu, kemudian juga mengenai penataan kampung. meskipun sudah dijalankan kjs (kartu jakarta sehat) masih ditanyakan juga. nah tinggal ini perlu dijelaskan lagi," paparnya.namun demikian, jokowi tidak akan memberikan penjelasan kepada mandagri. sarjana kehutanan ugm ini memastikan apbd tahun 2013 selesai pada januari ini."oh nggak. ini perlu diselesaikan di sini dulu. kita selesaikan dengan dewanlah sampai rampung toh ini masalah eksekutif, legislatif. yang dulu juga sampai maret, 5 tahun lalu. ini januari sudah rampung nanti, seharusnya sudah bisa digunakan," kata jokowi.pembahasan draf rapbd 2013 molor karena terjadinya pergantian gubernur dan juga jokowi-ahok perlu melakukan penyesuaian atas program yang telah disusun fauzi bowo. saat ini rapbd masih dibahas di dprd. (aan/nrl)
sumber: www.detik.com
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Lensa Berita - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger