Home » » Berharap Semua Lapisan Bisa Segera Menikmati

Berharap Semua Lapisan Bisa Segera Menikmati

Written By laso on Wednesday, 17 September 2014 | 15:30




Berharap Semua Lapisan Bisa Segera Menikmati
Berharap Semua Lapisan Bisa Segera Menikmati






News AnalysisProf Dr dr Nasrodin Sp Pd, K-PTI, FINASMDirektur ITD Universitas Airlangga , SURABAYA - Penyembuhan dengan teknologi stem cell membawa anugerah bagi kita semua. Penemuan ini, memiliki dua keuntungan sekaligus. Pertama, saya merasakan bahwa stem cell menjadi perangsang bagi dokter-dokter di Indonesia, terutama di Jawa Timur untuk mau menjadi peneliti.Selama ini, kami para dokter hanya tergiur kegiatan praktikum, tapi belum menghasilkan inovasi penyembuhan. Nah, penemuan stem cell mencoba membalikkan fakta itu. Kurun waktu empat tahun terakhir, kami merasakan ada perubahan pola berpikir para dokter untuk mau menggeluti dunia riset.Keuntungan kedua, penemuan ini membawa pada harapan baru di dunia medis. Stem cell berkembang menjadi sebuah bisnis berbasis sosial. Kami di sini ingin stem cell segera bisa dinikmati semua lapisan masyarakat.Institute of Tropical Disease (ITD) yang saya pimpin ini menjadi kawah candradimuka, baik bagi para peneliti maupun produk stem cell hari ini dan masa depan.Kini, ada 53 dokter peneliti. 80 persen usianya masih muda. Kondisi ini membuat kami yakin prospek stem cell sangat cerah.Setiap waktu, ada dokter dari berbagai disiplin ilmu yang bergabung. Mereka menspesifikasikan stem cell sesuai dengan keilmuan mereka.Sel yang dibawa stem cell bisa memperbaiki sel yang rusak akibat efek samping kemoterapi. Targetnya, stem cell bisa memperbaiki kualitas hidup pasien dengan memperbaiki sel dan membunuh sel jahat yang merusak tubuh.Di negara-negara Eropa, stem cell merupakan bisnis yang sangat menggiurkan. Maka tidak heran harga stemcell di sana begitu mahal. Lalu, dengan kualitas sumber daya kita, mengapa kita merasa tidak bisa memproduksinya sendiri? Jawabannya bisa. Bahkan, dengan harga yang merakyat.Banyak warga Indonesia yang memanfaatkan stem cell dari negara-negara Eropa. Para pasien ini tentu saja merupakan kaum berpunya. Pasalnya, satu serum stem cell yang diimpor dibanderol Rp 36 juta. Untuk terapi penyembuhan, biasanya menghabiskan 3 serum stem cell.Jumlah itu bisa lebih tergantung jenis dan stadium penyakit. Sedangkan stem cell yang dikembangkan ITD siap dipasarkan di masyarakat dengan harga yang sepersepuluh dari stem cell impor. Memproduksi stem cell bukan murni bisnis, melainkan sosial bisnis.Harga sekarang belum kami tentukan, tetapi di kisaran Rp 3,6 juta sampai Rp 5 juta tergantung case-nya. Kalau harga segitu tidak rugi, kenapa harus mahal-mahal. Toh inikan untuk kebaikan rakyat kita sendiri.Kemudian apa hebatnya stem cell ini? Kami sudah mencoba mengaplikasikan stem cell di 130 pasien dengan berbagai kasus. Hasilnya sangat baik. Sel-sel yang mati bisa digantikan oleh stemcell. Regenerasi sel ini membuat kualitas hidup dan kesehatan pasien menjadi tinggi.Stem cell merupakan formula yang berasal dari dalam manusia sendiri. Melalui serangkaian proses, sel yang ada di darah, rambut, jaringan, atau bahkan kulit manusia bisa mengembang menjadi sel penyembuh. Stem cell diharapkan bisa mengurangi penderitaan pasien.Pada pasien kanker misalnya. Stem cell akan membentuk sel-sel yang menyerang dan membunuh sel kanker. Dengan berkurangnya sel kanker ini, intensitas kemoterapi pun berkurang. Contohnya, kalau tanpa stem cell pasien komoterapi sampai 8 kali, dengan stem cell hanya tiga kali.Mengapa demikian? Karena sel-sel kanker yang biasanya mati setelah dikemoterapi, akan mati dengan adanya sel-sel dari stem cell. Di beberapa kasus lain juga demikian. Jaringan sel rusak akibat luka pada penderita diabetes, juga bisa diperbaiki sehingga pasien tidak perlu amputasi.Stem cell memang belum begitu diketahui masyarakat. Namun, saya yakin, tidak lama lagi masyarakat akan tertarik untuk memanfaatkan stem cell. Stem cell bukan masuk kategori obat kimia. Dia merupakan ‘bio’ yang murni berasal dari manusia dan untuk penyembuhan manusia itu sendiri.Kehebatan stem cell bukan hanya untuk proses penyembuhan penyakit-penyakit kronis. Produk stem cell juga bisa dipakai untuk dunia estetika. Misalnya antipenuaan dini. Kita sudah mengembangkan ini. Jadi, stem cell bukan hanya sebagai obat, melainkan terapi dan estetika. (idl)




Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Bagikan Berita :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Lensa Berita - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger