Berita Terbaru
Showing posts with label Bayi. Show all posts
Showing posts with label Bayi. Show all posts

Bila Berat Badan Bayi Terus Merosot

Written By laso on Sunday, 23 June 2013 | 13:21




Bila Berat Badan Bayi Terus Merosot
Bila Berat Badan Bayi Terus Merosot





pada perjalanan usia si kecil, bila didapati berat badannya ternyata terus merosot, perlu diteliti apakah ada sesuatu masalah yang menjadi pemicunya.
misal, muncul penyakit kronis atau terjadi kelainan sistem pencernaan, hormonal, dan sebagainya.
berat badan (bb) bayi yang terus merosot bisa jadi juga karena asupan gizi si kecil tak mencukupi lantaran ada masalah menyusui sehingga ia tak mendapatkan asi dengan baik.
bila diketahui ada masalah kesehatan, tentu perlu dilakukan pemeriksaan dan penanganan secara medis.
lain hal bila karena bayi kurang mendapatkan asupan asi tentu perlu dipastikan bayi dapat menyusu dengan baik.
perhatikan posisi dan pelekatan menyusui yang benar, frekuensi menyusui setidaknya dua jam sekali, melakukan pijat payudara sebelum menyusui agar produksi asi melimpah dan sebagainya.
di sisi lain, ibu menyusui juga perlu mengonsumsi makanan bergizi seimbang agar kualitas asi baik.
upaya lain yang bisa dilakukan adalah pijat bayi.
cara ini dinilai dapat melancarkan fungsi sistem pencernaan sehingga bb bayi diharapkan kembali meningkat.
sebaliknya, bila bb si kecil didapatu terus bertambah bahkan melebihi grafik normal tentu perlu diperhatikan juga.
boleh jadi karena si kecil dijejali susu formula di mana tak semua zat didalamnya terserap tubuh.
berbeda dengan asi di mana zat yang terkandung didalamnya terserap 100 persen oleh tubuh.
bila berat badan bayi terus bertambah melebihi grafik normal, dikhawatirkan terjadi overweight.
karena itu sebaiknya teliti lagi pola pemberian makan bayi.
kalau terlalu banyak susu formula, sebaiknya mulai kurangi.
untuk bayi usia 0-6 bulan dianjurkan diberikan full asi.
setelah usia enam bulan, bayi mendapatkan makanan pendamping selain asi.

sumber: www[dot]kompas[dot]com

Ortu akan Polisikan RS yang Vonis Bayi Upik Meninggal

Written By laso on Thursday, 21 February 2013 | 19:11




 Ortu akan Polisikan RS yang Vonis Bayi Upik Meninggal
Ortu akan Polisikan RS yang Vonis Bayi Upik Meninggal





ali zuar (33) dan mayarni (27) tidak menyangka bayi mereka yang sudah divonis mati oleh bidan sebuah rumah sakit tiba-tiba masih bernafas. keduanya akan melaporkan hal ini kepada polisi.kisah itu bermula saat mayarni melahirkan anak keduanya, upik, pada rabu (20/2/2013) kemarin sekitar pukul 14.25 wib. pihak rs menyatakan bayi perempuan itu langsung meninggal karena partus immaturus alias kelahiran prematur. "ketika lahir diperiksa sama bidan dan dinyatakan bahwa upik meninggal dalam kondisi lahir prematur," ujar ramdan alamsyah, kuasa hukum ali zuar, kepada wartawan di kediaman ali di gang damai, petukangan selatan, pesanggrahan, jaksel, kamis (21/2/2013).setelah vonis itu, jenazah upik dibawa ke rumahnya. jenazah sudah dibungkus kain kafan. di atas jenazah sudah diletakkan surat kematian bayi.namun, setelah sampai ke rumah dan diperiksa oleh keluarga, bayi upik masih hidup walaupun bernafas terengah-engah. keluarga dan warga sekitar kaget. upik lalu diberi oksigen dari tabung kecil, milik seorang warga yang memiliki usaha pijat refleksi.warga juga sempat memberikan bayi upik penghangat dari alat terapi. kondisi bayi upik yang tadinya membiru menjadi memerah kembali."pak rt menyarankan bayi upik dibawa ke rs untuk mendapatkan pertolongan kembali. namun karena hujan baru dikirim pukul 20.00 wib kemarin oleh tetangga," kata ramdan.sesampainya di rs, dilakukan upaya maksimal pada bayi upik. setelah itu, pihak rs memberikan surat rujukan rs tempat bayi upik dirawat.jika ingin dibantu rs tersebut terkait rujukan rs, maka pihak keluarga harus membayar uang muka rp 15 juta. akhirnya pihak keluarga datang lagi membawa uang tersebut. malang, bayi upik menghembuskan nafas terakhir pada rabu (20/2/2013) pukul 23.15 wib."kita menganggap ini bagian malpraktik rs, ketika bayi masih hidup malah dinyatakan meninggal. di situ ada 2 surat kematian, pertama dijelaskan lahir rabu (20/2/2013) pukul 14.25 wib lalu dinyatakan meninggal. kemudian dibuat surat lahir lagi rabu (20/2/2013) pukul 23.00 wib dan dinyatakan meninggal pukul 23.15 wib," beber ramdan.bayi upik lalu dimakamkan di kuburan islam di musala darul muttaqin, petukangan selatan, siang tadi usai salat zuhur.ali zuar, ayah bayi upik, berprofesi sebagai tukang jahit konveksi. sedangkan istrinya berprofesi sebagai ibu rumah tangga. bayi upik merupakan anak kedua. anak pertama pasangan itu meninggal dunia, juga karena lahir prematur."akan dilaporkan ke polres jakarta selatan besok," tutur ramdan. (nik/nrl)
sumber: www[dot]detik[dot]com

Polisi Duga Mayat Bayi dalam Pot di Matraman Dibuang Orangtuanya




Polisi Duga Mayat Bayi dalam Pot di Matraman Dibuang Orangtuanya
Polisi Duga Mayat Bayi dalam Pot di Matraman Dibuang Orangtuanya





- kepolisian sektor matraman jakarta timur menduga jasad bayi yang ditemukan membusuk di jl kayu manis iv, gg jarak ii, rt 10/05, dibuang oleh orangtuanya. "kemungkinan dibuang oleh orangtuanya sendiri," kata kapolsek matraman kompol djoko santoso, saat dihubungi detikcom, rabu (20/2/2013).dugaan tersebut terlihat dari ari-ari yang masih menempel di perut bayi. djoko juga menduga, orangtua bayi tersebut bukan berasal dari wilayah sekitar kayu manis, matraman."setelah memeriksa beberapa saksi, warga menyatakan tidak ada tetangga-tetangganya yang hamil. kemungkinan pelaku adalah warga lain di luar tkp," jelas djoko.djoko memperkirakan bayi malang tersebut dibuang pelaku semalam sebelum ditemukan rabu (20/2) pukul 05.00 wib. "diperkirakan bayi tersebut dibuang malam harinya, pagi hari ditemukan oleh warga yang hendak shalat ke masjid," katanya.sebelumnya, sesosol jasad bayi ditemukan di dalam sebuah pot. bermula dari bau busuk yang menyengat warga kemudian mencari asal bau tersebut. alangkah terkejutnya, warga menemukan sesosok jasad bayi yang terbungkus kain putih dan bantal kaos kuning. saat ditemukan ari-ari bayi tersebut masih menempel. jasad bayi tersebut saat ini berada di rs cipto mangunkusumo, jakarta pusat, untuk kepentingan penyelidikan kepolisian. (fiq/ahy)
sumber: www[dot]detik[dot]com

Ini Alasan RSCM Tidak Dapat Menerima Bayi Dera

Written By laso on Tuesday, 19 February 2013 | 15:19




Ini Alasan RSCM Tidak Dapat Menerima Bayi Dera
Ini Alasan RSCM Tidak Dapat Menerima Bayi Dera





- rumah sakit cipto mangunkusumo (rscm) menegaskan tidak melakukan penolakan terhadap bayi dera. berikut penjelasan lengkap rscm soal tidak diterimanya bayi dera."saya jelaskan bahwa sama sekali tidak ada penolakan," ujar direktur utama rscm heriawan soejono di gedung humas rscm, jalan salemba raya, jakarta pusat, selasa (19/2/2013).pada tanggal 16 februari, kelaurga dera mendatangi rscm dan meminta melakukan konsultasi dan membawa surat rujukan dari rumah sakit sebelumnya."keluarga tidak membawa dera saat itu dan hanya membawa surat rujukan," terangnya.pihak rscm yang mendapatkan surat rujukan itu kemudian langsung melakukan pengecekan kamar. sayangya, kamar untuk pasien nicu sedang penuh dan daftar antrian juga panjang."ada sepuluh tempat tidur untuk bayi nicu dan empat puluh empat kamar tidur untuk bayi lainnya. semuanya penuh hari itu dan masih ada tujuh pasien menunggu di gawat darurat," kata soejono."tidak mungkin kita menerima pasien lain," imbuhnya.menurut soejono, pihaknya tidak dapat melakukan pemeriksaan kepada bayi dera karena pihak keluarga tidak membawa bayi tersebut."surat tersebut memberitakan bahwa bayi itu baru lahir satu hari dan kurang gula dan belum sempat diperiksa rscm," jelasnya.bahkan, keluarga dera yang datang pada saat itu, dapat memahami alasan rscm untuk tidak dapat menerima bayinya. "saya kira mereka paham," ujarnya. (fiq/lh)
sumber: www[dot]detik[dot]com

Kembaran Bayi Dera di Inkubator RS Tarakan Membaik

Written By laso on Monday, 18 February 2013 | 19:19




Kembaran Bayi Dera di Inkubator RS Tarakan Membaik
Kembaran Bayi Dera di Inkubator RS Tarakan Membaik





- dara nur anggraini, kembaran bayi mendiang dera, masih dirawat di inkubator neonatal intensive care unit (nicu) rsud tarakan, jakarta pusat. kondisi bayi dara membaik dan dokter sedang berusaha menaikkan berat badannya.seperti dijelaskan kabid pelayanan rs tarakan dr theryoto, pihaknya menerima rujukan bayi dara pada 18 februari 2013 pukul 00.00 dari rs swasta. saat itu, bayi baru berusia 7 hari dengan berat badan 1.450 gram."kondisi bayi saat ini tidak sudah ada perbaikan. masalahnya hanya di berat badan. kalau dari sisi medis, akibat permasalahan tersebut adalah pengembangan organ yang kurang baik. hingga perlu ada penguatan dari organ. saat ini kondisinya sudah lumayan dirawat dengan sistem inkubator, plus monitor tanpa ventilator," kata dr theryoto ketika ditemui di kantornya, jalan kiai caringin, jakarta pusat, senin (18/2/2013).kondisi bayi dara, imbuhnya, saat ini stabil. dokter mempertahankan suhu seperti dalam kandungan ibu. namun selama berat badannya belum naik, bayi dara tak diizinkan untuk pulang."kalau ada kenaikan berat badan, itu boleh dibawa keluar. intinya memberikan nutrisi yang sesuai, karena dengan berat segitu, harus tetap dikembangkan," jelas dia.penanganan bayi dara, tambah theryoto, sudah dipantau oleh semua dokter dari berbagai keahlian. dia berharap kondisi pasien dapat lebih baik dengan obat-obatan yang diberikan."saat ini tergantung kondisi pasien, bisa nggak menerima obat yang kami berikan. kalau bisa, harapan hidupnya akan sangat baik. ketika datang dia sempat diberikan oksigen tambahan tapi saat ini sudah dilepas," tuturnya.masalah administrasi, pihaknya tak mempermasalahkan karena pasien ini masuk program kartu jakarta sehat (kjs). rs tarakan menegaskan siap menangani semua pasien yang darurat."kalau ada kasus emergency, silakan datang kemari, kami akan menangani. antar rujukan juga bisa. dia hanya perlu menunjukkan kjs atau dengan ktp jakarta. boleh dibilang 80 persen pasien kami adalah pasien kjs," tandas dia.dara merupakan kembaran dera. bayi dera telah meninggal dunia setelah ayahnya pontang-panting mencari rs yang bersedia merawat anaknya. setelah 8 kali ditolak rs dengan alasan kamar penuh, dera yang lahir prematur, meninggal dunia.gubernur jokowi menyatakan, dia tengah mengecek rs pada hari itu dan kondisi riil di lapangan menunjukkan kamar memang sedang penuh. rs rata-rata mengalami lonjakan pasien hingga 70% setelah penerapan kjs. (nwk/nk)
sumber: www[dot]detik[dot]com

Tabrakan Akibat Ngantuk, Bayi Merah Meninggal

Written By laso on Sunday, 17 February 2013 | 00:41




Tabrakan Akibat Ngantuk, Bayi Merah Meninggal
Tabrakan Akibat Ngantuk, Bayi Merah Meninggal





tabrakan yang melibatkan mobil suzuki carry dan daihatsu xenia di jalan raya desa pasir putih, kecamatan bungatan, situbondo, jawa timur, menewaskan bayi yang masih berusia 25 hari, sabtu (16/2/2013). bayi bernama ajeng dwi kamarati berada di dalam mobil carry yang dikemudikan kamari (35), warga desa wringin anom, kecamatan panarukan, yang tak lain adalah ayah ajeng. ibunya, lely jumayanti (32) juga berada dalam mobil tersebut. kecelakaan bemula saat mobil yang dikemudikan kamari melaju dengan kecepatan tinggi. namun, saat melintas di lokasi kecelakaan, kamari yang diduga mengantuk membuat mobilnya oleng ke kanan jalan raya. saat bersamaan, dari arah berlawanan muncul mobil xenia yang dikemudikan oleh iga ngurah kusuma (33), warga jalan pemuda nomer 17 denpasar, bali. tabrakan tak bisa dihindarkan. "sebetulnya saya mencoba untuk menghindar dari kendaraan yang oleng. bahkan, kendaraan yang saya kemudikan sudah turun dari bahu jalan, namun masih kena tabrak mobil yang oleng tersebut," ujar iga ngurah kusuma. bayi itu meninggal dengan luka di kepala, sementara orang tuanya, kamari mengalami patah tulang pada kedua kakinya karena tergencet bodi mobil. sang ibu bayi, lely jumayanti mengalami luka di bagian dahinya. ketiganya lantas dilarikan ke rsud abdoer rahem situbondo. sementara itu, salah seorang petugas pos lantas pasir putih aipda hartono, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan tentang penyebab kecelakaan itu. namun berdasarkan keterangan sejumlah saksi, kecelakaan itu disebabkan karena diduga sopir mobil carry itu mengantuk hingga melewati marka jalan, sehingga kendaraan yang melaju dari arah berlawanan tidak dapat menghindar dari kecelakaan.









editor :
sumber: www[dot]kompas[dot]com

Dokumen Palsu Perdagangan Bayi, Polres Jakbar Periksa Oknum Dukcapil

Written By laso on Friday, 8 February 2013 | 13:01




Dokumen Palsu Perdagangan Bayi, Polres Jakbar Periksa Oknum Dukcapil
Dokumen Palsu Perdagangan Bayi, Polres Jakbar Periksa Oknum Dukcapil





- kasus perdagangan bayi yang sedang ditangani polres jakarta barat menemukan bukti baru terkait pemalsuan dokumen. kepolisian sedang membidik keterlibatan oknum petugas kependudukan dan pencatatan sipil (dukcapil)."dugaan keterlibatan pemalsuan itu pasti ada oknum yang terlibat bisa saja. mungkin saja mulai dari rt, rw, kelurahan, kecamatan sampai dukcapil diperiksa," kata kasat reskrim jakbar, hengki haryadi kepada wartawan di polres jakarta barat, kamis (7/2/2013) malam.hal serupa juga dikatakan kepala unit kriminal umum, akp marson marbun mengenai ada oknum pemerintah yang membantu pembuatan surat-surat palsu untuk mengirimkan bayi-bayi untuk dijual ke luar negeri. "saat ini kepolisian masih menetapkan oknum berinsial j sebagai saksi," ujarnya.berdasarkan barang bukti yang diamankan polres jakbar, ada akta kelahiran, kk, dan paspor palsu yang dibuat untuk mengirimkan bayi bernama teddy lukas ke singapura.pada akta kelahiran teddy lukas yang bernomor 61097/klu/jp/2012, tertulis tanggal lahir 7 oktober 2012. teddy tertulis anak keempat dari lindawaty suhandojo yang sudah dijadikan tersangka dalam kasus tersebut. akta kelahiran tersebut dikeluarkan tanggal 5 november 2012 tertanda tangan mh sebagai kepala suku dinas dukcapil kota administratif jakarta pusat.bukti lainnya, berupa pemalsuan kk bernomor 3171021604121017 atas nama kepala keluarga lauw andi yang bertempat tinggal di jalan a gang a-ix no 9 rt08/07 kelurahan kartini kecamatan sawah besar, jakarta pusat di keluarkan oleh camat setempat berinisial 'f'. selain itu terdapat juga paspor palsu yang dikeluarkan imigrasi jakarta pusat untuk teddy lukas. (spt/trq)
sumber: www[dot]detik[dot]com

Polisi Tangkap Tiga Pelaku Penjual Bayi

Written By laso on Tuesday, 5 February 2013 | 19:36




Polisi Tangkap Tiga Pelaku Penjual Bayi
Polisi Tangkap Tiga Pelaku Penjual Bayi





kepolisian resor jakarta barat menangkap tiga orang tersangka kasus penjualan anak. penangkapan tersebut merupakan hasil pengintaian selama beberapa minggu. "yang ditahan sudah tiga orang. tapi inisialnya masih kami rahasiakan karena masih dilakukan pemeriksaan secara mendalam," kata kombespol suntana, kapolrestro jakarta barat pada selasa (5/2/2013).suntana mengatakan, tersangka mendapatkan bayi dengan berbagai macam cara. di antaranya ada yang menyerahkan bayi kepada seseorang karena tidak mampu, namun setelah mendapatkan bayi tersebut malah dijual oleh penerima bayi. suntana mengungkapkan, orangtua bayi tidak mengetahui kalau anak kandungnya akan diperjualbelikan. sehingga orangtua tidak masuk dalam kasus penjualan anak."orangtua boleh menyerahkan anak untuk diadopsi. hal tersebut dibolehkan oleh undang-undang untuk memutus hubungan darah," kata suntana.mengenai harga jual bayi, ungkap suntana, orangtua bayi tidak mengetahui hal tersebut. harga yang ditawarkan pun berbagai macam tergantung paras bayi yang diperjualbelikan oleh ketiga orang tersangka. minimal seorang bayi dihargai rp 30 juta sampai rp 40 juta.saat ini polrestro jakarta barat masih melakukan penelusuran untuk mengetahui jaringan penjualan bayi ini. pasalnya, bayi yang dijual sudah sampai ke luar negeri. polrestro jakarta barat sendiri juga turut mengamankan tiga orang bayi yang akan dijual oleh ketiga tersangka.









editor :
sumber: www[dot]kompas[dot]com

Penjualan Bayi Warga Miskin di Jakbar, Harga yang Ditawarkan Rp 20-40 Juta




Penjualan Bayi Warga Miskin di Jakbar, Harga yang Ditawarkan Rp 20-40 Juta
Penjualan Bayi Warga Miskin di Jakbar, Harga yang Ditawarkan Rp 20-40 Juta





polisi mengungkap jaringan penjual bayi warga miskin di jakarta barat. pelaku mengambil bayi dari warga yang tak mampu. bayi itu kemudian dijual dengan harga puluhan juta."harga pada kisaran rp 20-40 juta," kata kapolres jakbar kombes pol suntana di mapolres jakbar, jl s parman, slipi, jakbar, selasa (5/2/2013).pelaku yang ditahan berjumlah 3 orang. sayangnya suntana belum mau menyebutkan nama-nama para pelaku. penyidikan masih terus dilakukan. sangat mungkin kasus ini berkembang."jadi ada ibu hamil karena tidak ada kemampuan ekonomi melahirkan, lalu menyerahkan ke orang lain untuk dititip, eh malah dijual dengan mengambil keuntungan materi. padahal ibu itu tidak ada berniat untuk menjual bayinya," jelas suntana.suntana menegaskan, polisi juga masih menyelidiki jaringan para penjual bayi ini dan melacak bayi-bayi yang sudah berhasil dijual."di uu tidak boleh diputus hubungan darah," tutur suntana. (spt/ndr)
sumber: www[dot]detik[dot]com

Polisi: Bayi Rasya Bukan Dibunuh Perampok, Tapi Pengasuhnya

Written By laso on Monday, 4 February 2013 | 18:42




Polisi: Bayi Rasya Bukan Dibunuh Perampok, Tapi Pengasuhnya
Polisi: Bayi Rasya Bukan Dibunuh Perampok, Tapi Pengasuhnya





pencekik bayi rasya alfino azmi di karet tengsin, tanah abang, jakarta pusat, ternyata pembantunya sendiri. bayi berusia lima bulan ini sebelumnya diduga tewas di tangan perampok. "pelaku pembunuhan itu adalah seseorang dengan inisial ia (21) yang merupakan seorang babysitter," kata kabid humas polda metro jaya kombes rikwanto di polda metro jaya, jl sudirman, senin (4/2/2013). rikwanto mengatakan, ia bekarja di rumah keluarga sobari yang terletak di jl karet pasar baru barat, karet tengsin, tanah abang, selama 3 bulan sebagi babysitter sekaligus pembantu."selain merawat bayi dia juga merangkap pembantu rumah tangga. biasanya orangtua bayi itu bekerja di kantor masing-masing dan pulang saat malam," katanya. peristiwa pembunuhan bayi rasya terjadi pada 31 januri lalu. awalnya pembunuhan itu diduga dilakukan oleh perampok yang menyatroni rumah tesebut. saat itu pembantu rumah tangga bernama irma mengaku saat menggendong rasya ada perampok yang mendatangi rumah majikannya. "perampokan itu ternyata tak pernah ada," kata rikwanto. (nal/mad)
sumber: www[dot]detik[dot]com

Polisi Buru Perampok yang Tewaskan Bayi Rasya di Tanah Abang

Written By laso on Friday, 1 February 2013 | 14:30




Polisi Buru Perampok yang Tewaskan Bayi Rasya di Tanah Abang
Polisi Buru Perampok yang Tewaskan Bayi Rasya di Tanah Abang





polisi masih memburu pelaku yang membunuh seorang rasya alfino azmi, bayi berusia lima bulan, yang meninggal dunia setelah dicekik perampok. sampai saat ini, polisi baru bisa memeriksa saksi-saksi. "sampai saat ini masih pemeriksaan saksi, akan segera kita ungkap pelakunya," ujar kapolres jakarta pusat kombes angesta romano yoyol, saat dikonfirmasi detikcom, sabtu (2/2/2013). yoyol belum bisa menduga apakah pelaku termasuk golongan profesional atau tidak. saksi kunci dalam peristiwa tersebut yaitu irma, yang juga pengasuh rasya masih terus dimintai keterangan. "kita masih mintai keterangan pengasuhnya, dia juga shock. hari ini kita rencana minta keterangan lagi dari dia," ucapnya. dia berjanji pihaknya akan mengungkap kasus ini segera mungkin. "petugas juga mulai lakukan pengejaran, kalau ada perkembangan akan segera kita infokan," tutup yoyol. sebelumnya diberitakan, perampokan terjadi di sebuah rumah, daerah karet tengsin, tanah abang, jakarta pusat, kamis (31/1) lalu. perampok itu mencekik rasya karena terus menangis dengan kain hingga kehabisan nafas. (rvk/spt)
sumber: www.detik.com

Bayi Malang yang Dicekik Perampok Dimakamkan Siang Ini

Written By laso on Thursday, 31 January 2013 | 20:23




Bayi Malang yang Dicekik Perampok Dimakamkan Siang Ini
Bayi Malang yang Dicekik Perampok Dimakamkan Siang Ini





rasya alfino azmi, bayi berusia lima bulan, meninggal setelah dicekik oleh perampok di karet tengsin, tanah abang, jakarta pusat. rasya akan dimakamkan siang ini usai salat jumat di tpu karet bivak."sudah diambil di rumah duka rscm pagi ini pukul 05.30 wib. akan dimakamkan di tpu karet bivak usai salat jumat," ujar ayah rasya, ahmad syarifuddin (30) yang biasa dipanggil asep.hal itu diungkapkan di kediamannya jl karet pasar baru barat i rt 01/06, karet tengsin, tanah abang, jakarta pusat, jumat (1/2/2013).syarifuddin menuturkan saat kejadian, anak yang pertama dan yang kedua sedang berada di rumah kakeknya yang tidak jauh dari rumahnya. biasanya, ketiga anaknya itu berada di rumahnya bersama-sama."biasanya bareng bertiga di rumah, tapi yang anak kedua tidak mau diajak ke rumah, dia emang agak sensitif. untung saja nggak pulang, kalau pulang tiga-tiganya bisa kena. habis saya pulang kerja sudah sore sudah rame di rumah, (bayi rasya) sudah dibawa ke klinik viva medika lalu dibawa ke rscm," tuturnya.syarifuddin belum mengetahui pasti bagaimana kronologi kejadian yang membuat anak bungsunya itu meninggal. sebab sang pembantu belum bisa ditemui karena masih trauma dan masih diperiksa polisi."belum tahu karena belum bisa diajak bicara pembantunya. kan yang tahu hanya dia," kata syarifuddin dengan wajah terpukul.syarifuddin belum mengenal dekat pembantunya tersebut. sebab, pembantunya itu baru bekerja di rumahnya selama 2 bulan."nama lengkapnya saya kurang tahu, nama panggilannya irma. usia juga ngga tahu, karena di sini baru sekitar 2 bulan, mungkin sekitar usia 20-an," ungkapnya.perampokan yang terjadi di rumah syarifuddin di jalan karet pasar baru barat i rt 01/06, karet tengsin, tanah abang, jakarta pusat, terjadi kamis (31/1/2013). warga yang ditemani kerabat dari ayah bayi malang tersebut menemukan si bayi terikat dan kehabisan nafas. prt irma juga ditemukan terikat dan disumpal mulutnya namun tidak terluka. (mpr/nrl)
sumber: www.detik.com

Kiat Menghitung Gerakan Bayi dalam Kandungan

Written By laso on Saturday, 19 January 2013 | 03:47




Kiat Menghitung Gerakan Bayi dalam Kandungan
Kiat Menghitung Gerakan Bayi dalam Kandungan





bumil mulai bisa merasakan gerakan bayi dalam kandungan sekitar kehamilan 18-20 minggu. jika sudah hamil untuk kedua kalinya atau lebih, bumil bisa merasakan gerakannya pada kehamilan 15-18 minggu. semakin bertambah usia kehamilan, gerakannya pun mengalami perbedaan. jika biasanya bayi bisa memutar, pada kehamilan 36-40 minggu, saat bayi semakin membesar dan mengisi seluruh ruang rahim, gerakannya pun terbatas, hanya tendangan, tinju tangan atau kakinya bahkan mungkin tendangan ke arah bawah tulang tusuk. posisi bayi juga memengaruhi gerakan ini.biasanya dua minggu terakhir kehamilan, gerakan bayi juga mulai menurun. namun ibu tak perlu khawatir. ibu bisa mendeteksi gerakan bayi apakah tergolong normal atau tidak. sebaiknya mulailah menghitung gerakan bayi dalam kandungan untuk memastikan janin baik-baik saja.berikut sejumlah kiat menghitung gerakan bayi dalam kandungan, oleh dr suririnah dalam bukunya, buku pintar kehamilan dan persalinan:* menghitung gerakan bayi dalam kandungan sudah dapat dimulai sejak bumil dapat merasakan gerakan janinnya secara teratur. biasanya bumil sudah mengetahui atau menyadari kapan biasanya bayi cenderung lebih aktif bergerak. dianjurkan mulai kehamilan 28 minggu, ibu mulai melakukan perhitungan ini.* pilih saat pagi, siang atau malam yang tepat ketika anda merasakan bayi bergerak paling aktif. usahakan melakukan pada waktu yang sama setiap hari. ini akan memberi hasil yang lebih akurat.* posisi yang santai buat anda adalah duduk atau berbaring, bisa sambil mendengarkan musik, yang penting tidak melakukan aktivitas yang dapat menganggu.* mulai menghitung, catat jam mulai, hitung setiap pergerakan sampai 10 kali, catat jam terakhir mencapai 10 kali gerakan, dan jumlah waktu yang diperlukan untuk mencapai 10 gerakan ini.* gerakan yang dihitung adalah gerakan tendangan, tinju, memutar dan bukan cegukan.* bila merasa gerakan bayi agak lama, cobalah berjalan atau mengubah posisi tidur.* bila dalam empat jam anda tidak merasakan gerakan atau dalam 12 jam tidak merasakan periode aktif bayi anda, segera konsultasikan ke dokter. 




editor :
sumber: www.kompas.com

Bayi Setahun Terjebak Banjir 4 Meter di Kampung Pulo

Written By laso on Wednesday, 16 January 2013 | 01:46




Bayi Setahun Terjebak Banjir 4 Meter di Kampung Pulo
Bayi Setahun Terjebak Banjir 4 Meter di Kampung Pulo





seorang bayi berusia satu tahun terjebak di lokasi banjir setinggi empat meter yang masih menggenangi ratusan rumah di kampung pulo, jatinegara, jakarta timur, rabu (16/1/2013).ia terjebak bersama kedua orantuanya yang enggan mengungsi ketika banjir masih belum separah itu. mereka bertahan di lantai dua rumah.bayi yang biasa dipanggil ayu atau rara tersebut hingga rabu siang masih terjebak di rumahnya di rt 01 rw 02, kampung melayu, jatinegara, jakarta timur.selama 24 jam lebih bocah malang tersebut bertahan di lantai dua rumah bersama kedua orangtuanya, muktarom (40) dan desi (25).hajah enok (45), bibi ayu, tampak berlinang air mata di tepi sungai ciliwung saat menceritakan nasib kerabatnya itu. ia hanya bisa berharap petugas evakuasi yang menjemput saudaranya yang terjebak banjir.perasaan kecewa dirasakannya setelah tim evakuasi perahu karet gagal menembus ke dalam rumahnya menjemput keponakan serta orangtua ayu tersebut."tadi saudara saya sudah bilang sama petugas mau jemput keponakan saya sama ibu-bapaknya. tapi di tengah jalan, perahunya balik lagi karena enggak kuat arusnya deras," ujarnya.hal yang paling menjadi kekhawatiran enok adalah kondisi kesehatan keponakan serta adiknya. pasalnya, berdasarkan pengetahuannya sejak ia mengevakuasi dirinya, persediaan makanan di rumah adiknya tergolong minim. ia pun khawatir terjadi sesuatu yang tak dikehendaki menimpa saudara satu-satunya di jakarta tersebut.menurut enok, keluarganya itu tidak melakukan evakuasi sejak dini karena terlalu meremehkan keadaan. sang adik, orangtua ayu tak mengira banjir akan sedahsyat seperti tahun 2007 silam, saat banjir besar melanda. oleh sebab itulah bertahan menjadi pilihan muktarom dan desi."kemarin sudah dibilangin buat mengungsi saja, tapi dia bilang masih mau di rumah, airnya belum terlalu besar. sekarang sudah besar, baru minta dijemput," lanjut enok.satu jam sudah, enok berdiri di depan perahu karet yang digunakan untuk evakuasi. enok hanya bisa berharap pada petugas evakuasi yang berasal dari satpol pp dan petugas pemadam kebakaran, kembali mempertimbangkan untuk melakukan evakuasi terhadap saudaranya.ditemui terpisah, camat jatinegara syofian, membenarkan bahwa ada warganya yang masih bertahan di rumah masing-masing. ia mengaku kewalahan mengimbau warga bersedia dievakuasi. menurutnya, warga cenderung tak memikirkan keselamatan diri serta anak-anaknya sendiri."sudah diimbau sejak awal sebenarnya. tapi kalau kondisinya sudah seperti saat ini ya tetap kita evakuasi pakai perahu karet," ujarnya.









editor :
sumber: www.kompas.com

Iklan Penjualan Bayi, Komisi I: Pemerintah Bisa Blokir Situsnya

Written By laso on Tuesday, 8 January 2013 | 01:17




Iklan Penjualan Bayi, Komisi I: Pemerintah Bisa Blokir Situsnya
Iklan Penjualan Bayi, Komisi I: Pemerintah Bisa Blokir Situsnya





Detik pemerintah perlu mengusut tuntas kasus iklan penjualan bayi di sebuah situs dagang online. bila hasil proses hukum membuktikan ada kelalaian pihak pengelola situs, pemerintah dapat menjatuhkan sanksi keras berupa pemblokiran situs."menkominfo (menteri komunikasi dan informasi) harus bisa menutup situs itu," kata ketua komisi i dpr ri, mahfudz siddiq, di gedung dpr, senayan, jakarta, selasa (8/1/2013).wakil sekjen pks ini menyatakan selama ini kemenkominfo hanya menutup situs pornografi saja. sementara untuk kejahatan lain yang menggunakan teknologi informasi (cybercrime) belum ditindak tegas, salah satunya perdagangan anak."namun kemenkominfo membutuhkan payung hukum yang kuat. payung hukumnya akan kita tuangkan dalam revisi uu ite," ujar mahfudz.namun demikian, mahfudz menambahkan peblokiran situs tokobagus bisa didahului dengan meminta klarifikasi terlebih dahulu. iklan tersebut muncul di situs jual-beli tokobagus.com pada 31 desember 2012. dalam iklan tersebut, si pengiklan memasang dua bayi berusia sekitar 18 bulan dengan banderol harga masing-masing rp 10 juta.pengiklan memasang nama farkhan dan nomor telepon yang bisa dihubungi. iklan tersebut kemudian ramai menjadi perbincangan di forum-forum. hingga akhirnya tanggal 3 januari 2013 iklan tersebut hilang dari situs tersebut karena sudah dicabut pengelolanya. (lh/lh)
sumber: www.detik.com

Lacak Pemasang Iklan Jual Bayi, Polisi Panggil Lagi Admin tokobagus.com




Lacak Pemasang Iklan Jual Bayi, Polisi Panggil Lagi Admin tokobagus.com
Lacak Pemasang Iklan Jual Bayi, Polisi Panggil Lagi Admin tokobagus.com





Detik polda metro jaya akan memanggil kembali pengelola situs tokobagus.com terkait iklan penjualan bayi. polisi juga masih melacak pemasang iklan itu."kita akan memanggil besok, manajer it dan owner tokobagus. nanti akan dipanggil jam 10 pagi," kata kasubdit cyber crime ditreskrimsus polda metro jaya, akbp audie latuheru, di polda metro jaya, jalan jenderal sudirman, jakarta pusat, selasa (8/1/2013).audie menambahkan, tata cara pemasangan iklan di tokobagus.com memang ada mekanismenya. iklan-iklan di tokobagus.com sudah melalui beberapa kali sebelum tayang."kalau sementara, iklan ada sortir. ada 3 kali filter. jadi sama seperti melihat siapa pengirimnya, alamat emailnya apa, nomor telepon. kedua, dan ketiganya melakukan hal yang sama sampai filter ketiga," jelas audie. alasan tokobagus.com menghentikan iklan tersebut, imbuhnya, masih belum ditanyakan. yang jelas, dari identitas pemasangan iklan memang baru sekali ini memasang iklan."kalau kita cek, dia memang baru pertama kali memasang iklan. dan satu-satunya iklan penjualan bayi. maka itu ada beberapa metode yang akan kita pakai. kita akan mencari cara lain, salah satu caranya dengan melihat logging," jelas dia.koordinasi dengan tokobagus.com terus dilakukan untuk melacak internet protocol (ip) address pemasang iklan. "melakukan koordinasi pada tokobagus, mengecek siapa tahu kita menemukan ip addressnya. ternyata setelah kita cek, ada yang tidak dimiliki yaitu, logging (sejarah catatan ip addres). alasannnya memang kebijakan company menjaga server mereka. tapi dari logging ip-nya, kita akan mengetahui dari mana posting iklan tersebut," jelas audie.iklan tersebut muncul di situs jual-beli tokobagus.com pada tanggal 31 desember 2012. dala iklan tersebut, si pengiklan memasang dua bayi berusia sekitar 18 bulan dengan banderol harga masing-masing rp 10 juta.untuk memastikan jual-beli bayi tersebut, pengiklan memasang nama farkhan dan nomor telepon yang bisa dihubungi. iklan tersebut kemudian ramai menjadi perbincangan di forum-forum. hingga akhirnya tanggal 3 januari 2013 iklan tersebut hilang dari situs tersebut karena sudah dicabut pengelolanya. (nwk/mad)
sumber: www.detik.com

Penumpang Tepuk Tangan & Foto-foto Bayi yang Lahir di Pesawat

Written By laso on Sunday, 6 January 2013 | 19:18




Penumpang Tepuk Tangan & Foto-foto Bayi yang Lahir di Pesawat
Penumpang Tepuk Tangan & Foto-foto Bayi yang Lahir di Pesawat





Detik penumpang merpati mz 845 tak menyangka. perjalanan mereka terbang ke makassar dari timika, papua akan diwarnai kisah ibu melahirkan. seorang penumpang harmani (33), melahirkan di atas udara timika setelah pesawat take off."total ada 152 penumpang. 136 dewasa, 7 orang anak, dan 9 bayi," jelas sherly juwita, pramugari yang sudah 17 tahun bertugas di merpati, saat berbincang dengan detikcom, senin (7/1/2013).sherly menjelaskan, ketika boarding dia sudah diberitahu bahwa ada 2 penumpang hamil. seorang ibu dengan usia kehamilan 6 bulan dan seorang lainnya 7 bulan. dia sudah mengecek kepada ibu hamil itu kondisi mereka.kapten pilot firman hutapea juga sudah menanyakan soal kondisi ibu hamil itu. "mereka mengaku dalam kondisi sehat dan baik," jelasnya.hingga kemudian, lanjut sherly, pesawat take off. tapi di udara, di ketinggian 9.800 meter dari permukaan laut di atas timika, harmani merasa kesakitan dan hendak melahirkan. persiapan darurat pun dilakukan. untungnya pramugari ini kerap mendapat pelatihan penanganan medis di udara. pada pukul 18.40 wit, minggu (6/1) bayi perempuan itu lahir prematur, namun dalam kondisi sehat."alhamdulillah bayinya sehat, ibunya selamat. berkat kekompakan kru dan bantuan mbak ani, mahasiswa keperawatan," jelas sherly yang menjadi 'komandan' dalam menyiapkan seluruh penanganan dalam peristiwa kelahiran itu.setelah sang bayi lahir dengan selamat, kabar itu pun diumumkan ke penumpang. sebelumnya para penumpang juga diminta bantuan doa untuk keselamatan bayi dan sang ibu. mendapat kabar itu, para penumpang ramai bertepuk tangan dan bersyukur."banyak yang minta foto-foto dan banyak juga yang membahas nama untuk bayi itu," terang sherly.bayi itu setelah mendarat di makassar segera dilarikan ke rumah sakit. ambulans sudah menunggu di bandara. "saya mendapat kabar ibu dan bayinya sehat," tutur ibu satu anak ini. (ndr/nrl)
sumber: www.detik.com

Bayi Dua Tahun Dililit Ular 2 Meter




Bayi Dua Tahun Dililit Ular 2 Meter
Bayi Dua Tahun Dililit Ular 2 Meter





- musim panas seperti sekarang ini di australia membuat berbagai binatang keluar dari sarang mereka, mencari makan atau mencari tempat lebih dingin.di kota lismore, 200 kilometer dari brisbane, seorang ibu menemukan seekor ular sanca sepanjang dua meter melilit lengan bayi perempuannya yang berusia dua tahun di tempat tidur. sementara di fraser island, 250 kilometer dari brisbane, seorang turis yang sedang tidur digigit oleh lipan kepalanya.tess guthrie (22) terbangun sekitar pukul 03.30 pagi ketika mendengar kucingnya mengerang. dia menemukan ular sanca melilit tiga kali lengan kiri anaknya, zara yang sedang tidur bersamanya. menurut laporan news.com.au, senin (7/1/2013), guthrie semula mengira dia sedang bermimpi, namun ketika betul-betul sadar langsung berusaha memegang kepala ular tersebut, yang malah kemudian menggigit lengan bayinya tiga kali."setelah kami ke rumah sakit, dan tex datang, mereka menemukan ular tersebut berada di belaakng meja di kamar tidur. saya kira dia sudah di sana selama beberapa hari terakhir," kata guthrie kepada televisi lokal.zara dirawat di rumah sakit namun diperbolehkan pulang pada minggu pagi. tex tillis, dari perusahaan penjinak ular, tex's snake removals, mengatakan ular sanca tersebut yang dikenal di australia sebagai ular sanca pantai atau ular sanca karpet tidaklah berusaha menggigit ataupun mencederai sang bayi. "ular tersebut tidaklah bermaksud memakan si bayi. dia hanya ingin mendekat," kata tillis."di bawah rahang ular itu ada sensor yang bisa digunakan untuk melihat. jadi dalam kegelapan, ular itu akan melihat bayi sebagai tempat yang hangat," kata tillis. menurut tillis, ular tersebut berusia antara 5-10 tahun.walau sudah membahayakan bayinya, tess guthrie tidak menghendaki ular tersebut dibunuh, namun meminta agar dilepaskan kembali ke alam liar, lima kilometer dari rumahnya.sementara itu menurut laporan koresponden kompas di australia l sastra wijaya
sumber: www.kompas.com

Kisah Bayi Raihan & Topi Beruang di Kecelakaan Maut BMW X5 vs Luxio

Written By laso on Wednesday, 2 January 2013 | 21:25




Kisah Bayi Raihan & Topi Beruang di Kecelakaan Maut BMW X5 vs Luxio
Kisah Bayi Raihan & Topi Beruang di Kecelakaan Maut BMW X5 vs Luxio





Detik seorang bocah berumur 14 bulan asal sukabumi, raihan, menjadi korban kecelakaan maut di tol jagorawi antara bmw x5 dan luxio. ada kisah tersendiri soal bocah itu dan topi beruangnya.rangga nugraha, saksi mata yang berada di lokasi kejadian, sempat membawa raihan ke rumah sakit uki. saat itu, raihan sudah terluka cukup parah dan butuh pertolongan segera."pas saya bawa masih hidup masih nafas," kata rangga saat berbincang dengan detikcom di kediamannya di megamendung, jawa barat, kamis (3/1/2013).menurut rangga, raihan ditemukan terbaring lemas di jalur empat tol jagorawi. bibirnya berdarah, namun masih bisa bernafas.rangga pun mengangkat raihan untuk diserahkan ke ibundanya yang kebingungan. sang ibu, masih bisa berjalan."saya angkat, lalu saya kasih ke ibunya, saya langsung suruh istirahat ke mobil," jelasnya.akhirnya, rangga pun berangkat ke rs uki bersama raihan, orang tuanya dan kakak raihan, rival. satu orang petugas jasa marga sempat ikut di dalam mobil. sim rasyid amrullah dan kunci mobil sempat dibawa rangga sebagai jaminan.sepanjang perjalanan, orang tua raihan tak kuasa menahan tangis."lalu saya turunin di ugd. ibu dan ayahnya masih bisa berjalan, mereka langsung mendapat perawatan, saya langsung kembali ke tkp," ujarnya. raihan belakangan meninggal dunia.kenangan rangga terhadap raihan rupanya tak hanya berhenti di situ. setibanya di rumah, rangga melihat ada topi milik raihan yang berbentuk mirip boneka beruang berwarna cokelat tertinggal di mobilnya."topi itu ada darahnya, saya nggak bisa lupa itu," ujarnya.topi beruang itu pun kini hanya menjadi saksi bisu kecelakaan maut yang melibatkan putra bungsu menko perekonomian hatta rajasa ini. (mad/nwk)
sumber: www.detik.com
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Lensa Berita - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger