Berita Terbaru
Showing posts with label Elektabilitas. Show all posts
Showing posts with label Elektabilitas. Show all posts

Elektabilitas Ahok Masuk 3 Besar, Ini Tanggapan Gerindra

Written By laso on Monday, 10 March 2014 | 16:58




Elektabilitas Ahok Masuk 3 Besar, Ini Tanggapan Gerindra
Elektabilitas Ahok Masuk 3 Besar, Ini Tanggapan Gerindra





elektabilitas wagub dki basuki t purnama (ahok) masuk tiga besar versi survei polcomm. posisinya ini membayangi nama gubernur dki joko widodo dan wali kota surabaya tri rismaharini. wakil ketua umum dpp gerindra menerima hasil survei tersebut sebagai masukan untuk cawapres prabowo."nama pak ahok ada yang mengusulkan, selain itu ada juga ibu risma, pak aher, din syamsuddin, pak jimly. prabowo-hatta juga dipertimbangkan. itu kan baru akan diputuskan setelah pileg," kata fadli saat dihubungi, senin (10/3/2014).fadli menuturkan bahwa saat ini gerindra lebih selektif dalam menerima hasil survei karena banyak survei yang digunakan sebagai alat kampanye. menurutnya, tidak semua survei menggambarkan realita yang terjadi di lapangan."survei kan bisa dari berbagai angle. itu bagian dari suatu potret. ada yang dibuat, ada yang memang merefleksikan kenyataan. itu sebagai masukan," ujarnya.lembaga political communication institute (polcomm) melakukan survei terhadap tingkat elektabilitas kepala daerah saat ini. hasilnya nama jokowi teratas disusul dua 'kandidat' cawapres prabowo yakni wali kota surabaya tri rismaharini (risma) dan wagub dki basuki tjahaja purnama (ahok)."mayoritas pemilih pemuda menyatakan akan memilih jokowi jika menjadi calon presiden dengan perolehan sebesar 23,6%. sementara tri rismaharini di urutan dua dengan elektabilitas 10,7% baru disusul ahok sebesar 8,3%," kata direktur political communication institute (polcomm) heri budianto dalam paparan survei di cheese cake factory, cikini, jakarta pusat, minggu (9/3/2014)survei ini dilakukan polcomm pada 24 februari-4 maret 2014 dengan 1.200 orang responden dari kalangan pemilih muda. pengambilan data dilakukan dengan teknik sampling purposive pada rentang usia 19-29 tahun di dki jakarta. margin error dalam penelitian ini 3,1% dengan tingkat kepercayaan sebesar 96%.next

halaman
1 2


next


16 orang tewas dan puluhan lainnya luka ketika sebuah bus masuk jurang dan terbakar di palopo, sulawesi selatan. simak liputannya di reportase sore pukul 16.30 wib hanya di trans tv (van/van)
sumber: www[dot]detik[dot]com

Elektabilitas PD Anjlok, Mubarok: Wajar Saja, Itukan Survei

Written By laso on Monday, 4 February 2013 | 11:11




 Elektabilitas PD Anjlok, Mubarok: Wajar Saja, Itukan Survei
Elektabilitas PD Anjlok, Mubarok: Wajar Saja, Itukan Survei





elektabilitas partai demokrat disurvei saiful mujani research and consulting (smrc) mengalami terjun bebas. anggota dewan pembina partai demokrat ahmad mubarok menilai hasil survei tersebut wajar saja, karena partai sedang didera masalah. "wajar saja itu kan hasil survei, sekarang kita lihat keadaan ekonomi baik dan hasil survei tingkat kepuasan masyarakat 60 persen, kalau berbanding terbalik wajar saja karena kalau hasil survei saat ini partai lagi didera masalah. hal itu dikarenakan berita yang terlalu di ekploitasi," ujar mubarok kepada detikcom, minggu (3/1/2013) malam.mubarok menuturkan pada saat ini banyak negara yang memberikan apresiasi sangat baik terhadap indonesia, namun hal itu berbanding terbalik dengan apa yang terjadi di dalam negeri."hal itu dikarenakan kita tidak bisa menebak alur politik," tuturnya. sebelumnya, saiful mujani research & consulting (smrc) menggelar survei pada 6-20 desember 2012. hasil survei itu, demokrat terjun bebas ke angka 8 persen.berikut partai atau calon anggota dpr yang dipilih bila pemilihan legislatif digelar saat ini, berdasarkan survei smrc:golkar : 21 persenpdip : 18 persenpd : 8 persengerindra : 7 persenpkb : 5 persennasdem : 5 persenppp : 4 persenpks: 2 persenpan : 1 persenhanura: 1 persenada hal menarik dari survei smrc kali ini. yakni tingkat kepuasan terhadap presiden sby yang tinggi tak berbanding lurus dengan elektabilitas partai demokrat. hal tersebut karena kasus korupsi yang menyeret sejumlah kader pd. (rmd/rmd)
sumber: www.detik.com

Politisi PKS Tak Terkejut Elektabilitas Partainya Terjun Bebas




Politisi PKS Tak Terkejut Elektabilitas Partainya Terjun Bebas
Politisi PKS Tak Terkejut Elektabilitas Partainya Terjun Bebas





partai keadilan sejahtera (pks) terjun bebas dalam survei saiful mujani research & consulting (smrc). wakil ketua dpp pks zulkieflimansyah mengaku tidak terkejut dengan hasil survei itu. "jadi kalau dari smrc, pks nampaknya menurun. saya sendiri tidak terlalu terkejut," ujar zulkieflimasyah saat berbincang dengan detikcom, minggu (3/2/2013) malam. zul punya alasan mengapa dirinya tak terkejut dengan hasil survei itu. menurutnya, masalah mendasar untuk partai seperti pks akan selalu kesulitan untuk berlaga dalam sistem demokrasi. demokrasi sebagai sistem politik punya mekanisme dan instrumen yang akan memaksa semua partai politik berperilaku sama.karena demokrasi punya mekanisme dan instrumen yang akan memaksa semua partai politik berperilaku sama, maka partai seperti pks memang kerap disapa ambiguitas antara gerakan sosial keagamaan di satu sisi dengan gerakan politik di sisi yang lain. "padahal kedua gerakan ini kadangkala seperti minyak dan air. karena kerap disapa ambiguitas inilah maka elektabilitas partai seperti pks di negara manapun cenderung stagnan bahkan menurun," jelasnya. zul juga mengatakan faktor kuatnya pengaruh media turut membentuk citra dan tingkat elektabilitas partai. untuk pks yang tidak memiliki kekuatan media, menurut anggota komisi xi dpr ri ini, sangat minim mendapat kesempatan pencitraan yang baik dalam kuantitas yang banyak di media. tidak seperti parpol besar lainnya yang memiliki kekuatan finansial dan media yang besar. "semnetara pks punya keterbatasan eksposure tokoh-tokohnya dan program partai. jadi soliditas partai di akar rumput belum tentu menggenjot popularitas dan elektabilitas partai. ini karena pengaruh media," imbuh zul. namun demikian, tanpa menafikan validitas survei smrc, zul mengatakan hasil survei tersebut dapat semakin melecit semangat kader untuk bekerja dan bekerja. "apalagi ditambah gonjang-ganjing yang menerpa pks saat ini," pungkas politisi yang pernah dipuji menteri bumn dahlan iskan ini. sebelumnya, saiful mujani research & consulting (smrc) menggelar survei pada 6-20 desember 2012. hasil survei itu, pks terjun bebas ke angka 2 persen.berikut partai atau calon anggota dpr yang dipilih bila pemilihan legislatif digelar saat ini, berdasarkan survei smrc:golkar : 21 persenpdip : 18 persenpd : 8 persengerindra : 7 persenpkb : 5 persennasdem : 5 persenppp : 4 persenpks: 2 persenpan : 1 persenhanura: 1 persenada hal menarik dari survei smrc kali ini. yakni tingkat kepuasan terhadap presiden sby yang tinggi tak berbanding lurus dengan elektabilitas partai demokrat. hal tersebut karena kasus korupsi yang menyeret sejumlah kader pd. (rmd/rmd)
sumber: www.detik.com

Elektabilitas Ical dan Mega Tak Setinggi Parpolnya

Written By laso on Wednesday, 16 January 2013 | 05:04




Elektabilitas Ical dan Mega Tak Setinggi Parpolnya
Elektabilitas Ical dan Mega Tak Setinggi Parpolnya





Detik berdasar hasil analisa politicawave terhadap materi pembicaraan dalam facebook dan twitter, elektabilitas pdip dan golkar tergolong baik. namun anehnya elektabilas dua ketua umum parpol tersebut yang sedang berancang-ancang menjadi kontestan pilpres 2014, megawati soekarnoputri dan aburizal bakrie, justru berada jauh di bawahnya."tingkat elektabilitas pdip skornya 13,02 sementara tingkat elektabilitas megawati 0,51," papar direktur politicawave.com, yose rizal, dalam rilis hasil analisa politicawave2.0 di restoran rempah-rempah, jl senopati, jakarta selatan, rabu (16/1/2013)."elektabilitas terhadap golkar (-6,33), tapi aburizal bakrie -15,90 dan jk 7,61," sambungnya.hal ini dilihat dari analisis media sosial yang dilakukan oleh politicawave selama 1 oktober-31 desember 2012. politicawave menganalisis perbincangan para pengguna media sosial twitter dan facebook.sementara gerindra memiliki tingkat elektabilitas yang lebih tinggi dari capresnya yakni sebesar (5,08), prabowo (3,87); pks (-4,38), hidayat nur wahid (0,64); demokrat (-17,75), anas urbaningrum (-2,50).
"kalau ppp (1,62), suryadarma ali (-0,06). hanura (0,29), wiranto (0,39). pan (2,32), hatta rajasa (3,04); gerindra (5,08), prabowo (3,87); nasdem (2,39), suryapaloh (0,12)," lanjut yose.sementara itu, pengguna media sosial juga memiliki pasangan-pasangan favorit. pasangan yang paling banyak disukai adalah jk-prabowo, disukai sebanyak 37,23 persen pengguna media sosial."megawati-jk (23,78), jk-dahlan iskan (15,10 persen), prabowo-sri mulyani (16,91), dan jk-sri mulyani (6,98)," tutur yose. (sip/lh)
sumber: www.detik.com

Soal Elektabilitas, Rhoma Kalah dari Mahfud MD

Written By laso on Sunday, 13 January 2013 | 19:19




Soal Elektabilitas, Rhoma Kalah dari Mahfud MD
Soal Elektabilitas, Rhoma Kalah dari Mahfud MD





nama raja dangdut rhoma irama, ternyata lebih populer di kalangan masyarakat jatim dari nama calon presiden dari partai golkar, aburizal bakrie (ical). namun rhoma hanya sebatas populer, untuk urusan akseptabilitas dan elektabilitas capres, nama rhoma masih belum unggul.hasil survei lembaga presisi poll tentang referensi politik masyarakat jatim menjelang pemilihan presiden 2014 menyebutkan, popularitas rhoma mencapai 95,7 persen, mengungguli ketua umum partai golkar ical (79,8 persen), dan pembina dpp partai gerindra, prabowo subianto (75,1 persen)."rhoma bagi masyarakat jatim lebih dikenal sebagai raja dangdut, daripada sebagai calon presiden," kata direktur eksekutif presisi poll, heliosa soerwianto, senin (14/1/2013).dalam hal akseptabilitas, rhoma justru berada di posisi kedua tertinggi (60,3 persen). dia diungguli nama menteri bumn dahlan iskan (73,1 persen) di posisi pertama, sementara posisi ketiga ada nama ketua mahkamah konstitusi, mahfud md (44 persen).bahkan dalam hal elektabilitas, rhoma hanya mampu menempati urutan 6 dengan 7,8 persen. peringkat pertama ditempati mahfud md (15,5 persen). disusul prabowo subianto (13 persen), dahlan iskan (11,8 persen), aburizal bakrie (10,8 persen) dan megawati soekarnoputri (8,3 persen).survei, kata heliosa, melibatkan 440 sampel responden berusia 17 tahun, yang tersebar secara acak di 38 kabupaten/kota di jatim. "hasil survei ini merepresentasikan pendapat masyarakat pemilih di jatim pada pemilu 2014 mendatang," tambahnya. rhoma irama menyatakan serius akan maju dalam pemilu pilpres 2014 mendatang. dukungan sudah mengalir dari para ulama yang tergabung dalam wasilah silaturahim asatidz tokoh dan ulama wasiat ulama) yang sudah mendaulat rhoma sebagai capres 2014.









editor :
sumber: www.kompas.com
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Lensa Berita - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger