Berita Terbaru
Showing posts with label Rawan. Show all posts
Showing posts with label Rawan. Show all posts

Inilah Daerah Rawan Kejahatan di Jakarta Pusat

Written By laso on Tuesday, 9 July 2013 | 05:21




Inilah Daerah Rawan Kejahatan di Jakarta Pusat
Inilah Daerah Rawan Kejahatan di Jakarta Pusat





polres jakarta pusat menahan 108 orang setelah melakukan razia preman, pada 1 juli 2013 hingga 7 juli 2013.
polisi pun meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan ketika berada di wilayah tanah abang dan gambir.
108 orang itu berprofesi, antara lain, sebagai tukang parkir liar, pengamen, penjambret, dan pencuri kendaraan bermotor.
dari mereka, polisi menyita satu senjata api rakitan, lima golok, satu samurai, lima unit kunci leter t, satu jam tangan, lima telepon genggam, dan uang tunai rp 700.
000.
sebanyak 51 dari 108 orang itu ditetapkan sebagai tersangka tindak kriminal, dan sisanya mendapatkan teguran.
"razia dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada warga yang akan menunaikan ibadah puasa," kata kepala satuan reserse dan kriminal polres metro jakarta pusat, ajun komisaris rahmat, senin (8/7/2013).
"daerah yang rawan di jakarta pusat adalah tanah abang dan gambir sehingga kami meminta kepada warga agar berhati-hati," tambahnya.








sumber :
warta kota





editor : tjatur wiharyo



































berita terkait

pemuda ini ditebas preman di depan polisi
sengketa hotel, puluhan preman bakar lima 'bentor'
parkir dikuasai preman, basuki: jangan khawatir, kita punya aparat








topik pilihan:



krisis politik mesir



kecelakaan pesawat asiana airlines



arsenal coaching clinic



gebrakan jokowi-basuki



skandal suap impor daging sapi



gempa aceh













baca juga







bupati punya dua istri, jabatan ketua pkk jadi sengketa













menag: hormati perbedaan awal ramadhan













manusia berasal dari hibrida simpanse dan babi?













harga properti di kawasan ini bakal melonjak!













kpk sita harrier yang diduga diterima anas urbaningrum



















































googletag.
display('div-gpt-ad-845130549378104669-2');





























terpopuler + indeks




1
cerita kopral bagyo soal rahasia di kumisnya





2
satu langkah kopral bagyo, tiga langkah orang normal





3
petang ini, kementerian agama gelar sidang isbat tentukan awal ramadhan





4
bulan sabit di kaki langit dan ramadhan yang (kembali) berbeda





5
din: perbedaan awal puasa, pemerintah jangan ikut campur























terbaru + indeks





inilah daerah rawan kejahatan di jakarta pusat









baru diambil, uang rp 50 juta pindah tangan









jadi kurir ekstasi, perempuan 69 tahun ditahan









penyekap mahasiswi hampir rampok 2 perempuan panggilan









jokowi: tarif naik dulu, lainnya dibicarakan nanti























































































[x] close


























news





ekonomi


bola


tekno


entertainment


otomotif


health


female


travel


properti


foto


video


forum


kompasiana




















about


advertise with us
policy
site map
career
contact us
pedoman media siber


©2008 - 2013 pt.
kompas cyber media (kompas gramedia).
all rights reserved.







































!function(d,s,id){var js,fjs=d.
getelementsbytagname(s)[0];if(!d.
getelementbyid(id)){js=d.
createelement(s);js.
id=id;js.
src="https://platform.
twitter.
com/widgets.
js";fjs.
parentnode.
insertbefore(js,fjs);}}(document,"script","twitter-wjs");


window.
___gcfg = {
lang: 'id'
};
(function() {
var po = document.
createelement('script'); po.
type = 'text/javascript'; po.
async = true;
po.
src = 'https://apis.
google.
com/js/plusone.
js';
var s = document.
getelementsbytagname('script')[0]; s.
parentnode.
insertbefore(po, s);
})();




//



$(function() {
var c = true;
$("#mykompas_like").
click(function () {
if (c) {
var n = $(this);
$("#myk-err").
remove();
if (! $("a#myk-ldr").
length) {
n.
parent().
append(' ')
}
c = false;
$.
getjson("http://" + document.
domain + "/services/mykompas/like/?title=" + escape(document.
title.
replace(" - kompas.
com", "")) + "&url=" + location.
href + "&jsoncallback=?", function (p) {
if (p && p.
status == 1) {
n.
parents("div:eq(0)").
html(' berita telah terpilih')
} else {
$("#myk-ldr").
remove();
var o = ' proses gagal, coba kembali';
n.
parent().
append(o)
}
c = true;
$("#myk-ldr").
remove()
})
}
return false;
});
$(".
twitter").
click(function () {
$.
getjson("http://api.
my.
kompas.
com/panel/shareontwitter/?title=" + escape(document.
title.
replace(" - kompas.
com", "")) + "&url=" + location.
href + "&app_id=kompascom&app_key=k01sbbdjweri938x&jsoncallback=?");
});
//$(".
twitter-share-button").
load(function () {
// $(this).
contents().
find(".
btn").
live("click", function () {
// $.
getjson("http://api.
my.
kompas.
com/panel/shareontwitter/?title=" + escape(document.
title.
replace(" - kompas.
com", "")) + "&url=" + location.
href + "&app_id=kompascom&app_key=k01sbbdjweri938x&jsoncallback=?");
// });
//});
fb.
event.
subscribe('edge.
create', function(response) {
console.
log(response);
$.
getjson("http://api.
my.
kompas.
com/panel/shareonfacebook/?title=" + escape(document.
title.
replace(" - kompas.
com", "")) + "&url=" + response + "&app_id=kompascom&app_key=k01sbbdjweri938x&jsoncallback=?");
});
});






jquery(document).
ready(function ($) {
$("#putartbox").
kompasartbox({
siteno : "1",
sectionid : "",
articleid : "1053664",
nameutm : "megapolitan",
nameid : "sartbox",
prevpermalink : "2013/07/09/0017420.
xml"
});
$.
ajax({
type:'get',
url:'http://api.
sharedcount.
com/?url=http://megapolitan.
kompas.
com/read/2013/07/09/0017420/inilah.
daerah.
rawan.
kejahatan.
di.
jakarta.
pusat',
datatype:'json',
beforesend: function(){
$(".
social-fb-count").
html('');
$(".
social-twitter-count").
html('');
},
success:function(result){
//console.
log(result.
facebook.
total_count);
if(result != null || result != undefined || result != '')
{
$(".
social-fb-count").
html(result.
facebook.
total_count);
$(".
social-twitter-count").
html(result.
twitter);
}
else
{
$(".
social-fb-count").
html(0);
$(".
social-twitter-count").
html(0);
}
}
});
});





$(function() {
$('a#btnansweroriginal').
live('click', function(){
$.
ajax({
url: 'http://news.
kompas.
com/quiz/answer/',
type: 'post',
data: $('form#quiz_form').
serialize(),
success: function(result) {
$.
fancybox(result.
status);
}
});
return false;
});

$('#btnlogin').
live('click', function(){
var username = $('#username').
val();
var password = $('#password').
val();
$.
ajax({
url: 'http://news.
kompas.
com/quiz/login/',
type: 'post',
data: $('form#login_form').
serialize(),
success: function(result) {
if(result.
status == 1){
window.
location.
href = result.
output;
}else{
$.
fancybox(result.
output);
}
}
});
return false;
});

$("a#status_quiz").
fancybox({
"width" : '0',
"height" : '0',
"autoscale" : false,
"transitionin" : "none",
// "transitionout" : "none"
});
if(($("#tabbing_tabs").
length > 0)) {
var countries=new ddtabcontent("tabbing_tabs");
countries.
setpersist(true);
countries.
setselectedclasstarget("link");
countries.
init();
}
});







$(function() {
$("a.
fn_register").
fancybox ({
'width' : 700
, 'height' : 550
, 'autoscale' : true
, 'transitionin' : 'over'
, 'transitionout' : 'over'
, 'type' : 'iframe'
, 'titleshow' : false
, 'shownavarrows' : false
});
$('a.
fn_login').
fancybox({
'autoscale': true
, 'transitionin': 'over'
, 'transitionout': 'over'
, 'type': 'iframe'
, 'width': 330
, 'height': 300
, 'titleshow' : false
, 'shownavarrows' : false
});
});








var _gaq = _gaq || [];
_gaq.
push(['a.
_setaccount', 'ua-3374285-20']);
_gaq.
push(['a.
_trackpageview']);
_gaq.
push(['a.
_trackpageloadtime']);
_gaq.
push(['b.
_setaccount', 'ua-3374285-1']);
_gaq.
push(['b.
_trackpageview']);
_gaq.
push(['b.
_trackpageloadtime']);
_gaq.
push(['d.
_setaccount', 'ua-9341640-16']);
_gaq.
push(['d.
_setdomainname', 'auto']);
_gaq.
push(['d.
_setallowlinker', true]);
_gaq.
push(['d.
_trackpageview']);
_gaq.
push(['d.
_trackpageloadtime']);


_gaq.
push(['c.
_setaccount', 'ua-3374285-8']);
_gaq.
push(['c.
_trackpageview']);
_gaq.
push(['c.
_trackpageloadtime']);


(function() {
var ga = document.
createelement('script'); ga.
type = 'text/javascript'; ga.
async = true;
ga.
src = ('https:' == document.
location.
protocol ? 'https://ssl' : 'http://www') + '.
google-analytics.
com/ga.
js';
var s = document.
getelementsbytagname('script')[0]; s.
parentnode.
insertbefore(ga, s);
})();









//









sumber: www[dot]kompas[dot]com

Asia Dibuka Melemah, IHSG Rawan Terseret

Written By laso on Friday, 1 March 2013 | 12:12




Asia Dibuka Melemah, IHSG Rawan Terseret
Asia Dibuka Melemah, IHSG Rawan Terseret





bursa saham asia dibuka melemah merespon sentimen kegagalan pemerintah dan kongres as mengkompromikan solusi pemotongan defisit anggaran otomatis. ini pun memberi tekanan bagi indeks harga saham gabungan pada jumat (1/3/2013) ini.harga minyak melanjutkan pelemahannya pagi ini ke level 91,5 dollar as per barrel. riset samuel sekuritas indonesia memerkirakan ihsg cukup rawan ambil untung hari ini setelah kemarin kembali menguat signifikan dan menembus level tertinggi baru.pasar akan mengantisipasi rilis data inflasi bulan februari yang diperkirakan hanya sekitar 0,29 persen dibanding bulan lalu. data neraca perdagangan yang diperkirakan kembali defisit juga menjadi sentimen negatif.minimnya sentimen positif baru akan membuat beberapa saham yang telah menguat signifikan kemarin berpotensi terkoreksi seperti sektor perbankan, properti dan telekomunikasi. level dukungan indeks ada di level 4.751.








editor :
sumber: www[dot]kompas[dot]com

Masih Terendam Air, Kondisi Kampung Pulo Jorok dan Rawan Penyakit

Written By laso on Tuesday, 15 January 2013 | 16:48




Masih Terendam Air, Kondisi Kampung Pulo Jorok dan Rawan Penyakit
Masih Terendam Air, Kondisi Kampung Pulo Jorok dan Rawan Penyakit





Detik puluhan rumah warga di kampung pulo, jatinegara, jakarta timur, masih 'hilang' terendam banjir. kini kondisi lingkungan kampung polo menjadi jorok dan rawan penyakit.pantauan detikcom di rt 03/02 saja, tinggi air sudah mencapai dua meter. padahal ini masih di wilayah atas, belum ke pedalaman wilayah tersebut."kalau makin ke terus (ke dalam), makin dalam airnya," ujar salah seorang warga, wira, saat ditemui di lokasi, rabu (16/1/2013).air di kawasan ini berwarna coklat. terkadang bau cukup menyengat muncul dari air tersebut.yang disayangkan, perilaku warga sekitar semakin memperburuk kondisi kesehatan lingkungan. mereka tetap saja buang sampah sembarangan, sehingga seperti plastik dapat dengan mudah ditemui. yang paling menyedihkan, beberapa warga bahkan tega buang air kecil ke arah banjir. (mok/ndr)
sumber: www.detik.com
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Lensa Berita - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger