Berita Terbaru
Showing posts with label Tokoh. Show all posts
Showing posts with label Tokoh. Show all posts

Jokowi Cuma Cawapres Mega, Tokoh Muda Ini Bisa Jadi Alternatif

Written By laso on Wednesday, 12 February 2014 | 09:28




Jokowi Cuma Cawapres Mega, Tokoh Muda Ini Bisa Jadi Alternatif
Jokowi Cuma Cawapres Mega, Tokoh Muda Ini Bisa Jadi Alternatif





jika gubernur dki jakarta jokowi cuma jadi capres alternatif maka pendukungnya bisa kecewa. peluang pasangan ini menang di pemilu 2014 cukup kecil, malahan capres muda alternatif lainnya bisa bermunculan. "parpol akan mencari tokoh muda lain yang populer. ada banyak alternatif tapi yang paling potensial adalah kepala daerah muda seperti rismaharini, ganjar pranowo, ridwan kamil," kata pengamat politik yang juga direktur eksekutif indo barometer, m qodari, kepada detikcom, selasa (11/2/2014). para pengusaha yang muda dan sukses pun punya peluang cukup besar di pilpres 2014. karena pemilih saat ini menghendaki capres dari kalangan muda."peluang juga terbuka pengusaha muda sukses seperti chairul tanjung, sandiaga uno, dan seterusnya,"bebernya. selain itu, menurut qodari, peluang munculnya tokoh parpol yang masih muda juga terbuka lebar. "peluang lain adalah tokoh parpol yang masih muda seperti priyo budi santoso, anis matta, dan seterusnya," lanjutnya. pada akhirnya pemilih mega-jokowi tak akan signifikan. karena masyarakat pendukung jokowi kecewa dengan skenario duet mega-jokowi yang diusung pdip."banyak yang kecewa, mungkin tidak hanya di publik umum, tapi juga sebagian pemilih dan kader pdip sendiri," pungkasnya.reportase sore kini hadir selama 45 menit senin sampai jumat mulai pukul 16.45 wib hanya di trans tv (van/mpr)
sumber: www[dot]detik[dot]com

Ungkapan Politik Para Sengkuni Anas Dinilai Menyinggung Tokoh PD

Written By laso on Wednesday, 6 February 2013 | 11:44




Ungkapan  Politik Para Sengkuni  Anas Dinilai Menyinggung Tokoh PD
Ungkapan Politik Para Sengkuni Anas Dinilai Menyinggung Tokoh PD





- anas urbaningrum meminta status 'politik para sengkuni' di blackberry messengernya (bbm) tidak dihubungkan dengan kondisi partai demokrat (pd). namun, istilah itu dinilai menyinggung beberapa tokoh di internal partainya."pasti menyinggung. sengkuni adalah singgungan yang luar biasa," ujar pengamat politik ui iberamsjah saat berbincang dengan detikcom, rabu (6/2/2013).dalam cerita mahabarata, sengkuni merupakan paman dari para kurawa. sengkuni adalah otak di balik kalahnya pandawa lewat permainan dadu. di ujung cerita, kekalahan itu mengakibatkan kurawa dapat menguasai istana indraprasta.iberamsjah menyebut sikap arogansi anas membuat kondisi pd saat ini semakin terpuruk. hal iitu terbukti dari merosotnya elektabilitas pd diberbagai lembaga survei dan membuat masyarakat terseret dalam opini buruk partainya."harusnya sadar diri itu anas. sikap dia tidak cinta pada partai demokrat. tidak mau berkorban," kata dosen politik di universitas indonesia (ui) ini.kondisi pd kemudian lebih diperparah dengan ketidaktegasan susilo bambang yudhoyono (sby) selaku ketua dewan pembina. hal inilah yang membuat beberapa tokoh yang duduk di kursi dewan pembina untuk segera bersuara dan menuntut adanya penyelamatan partai. tokoh-tokoh yang bersuara itu adalah jero wacik, amir syamsuddin, marzuki alie, dan ee mangindaan."senior-senior menjadi gerah dan mereka sedih karena penurunan elektabilitas," terangnya.iberamsjah menyarankan, agar sby segera melakukan langkah dengan 'mengistirahatkan' anas untuk sementara sebagai ketua umum partai, hingga kasus yang dituduhkan kepadanya menjadi jelas."istirahat sementara tampak lebih elok dan tidak hanya anas, tetapi semua yang terindikasi korupsi," ucapnya. (fiq/mpr)
sumber: www[dot]detik[dot]com

Tokoh Alternatif Jangan Malu-malu untuk Nyapres

Written By laso on Tuesday, 29 January 2013 | 19:24




Tokoh Alternatif Jangan Malu-malu untuk Nyapres
Tokoh Alternatif Jangan Malu-malu untuk Nyapres





para tokoh alternatif diharapkan tidak malu-malu lagi menegaskan kesiapannya maju sebagai calon presiden pada pemilu 2014. kejelasan itu diperlukan untuk memulai sosialisasi agar lebih dikenal publik, sekaligus mendorong partai-partai politik untuk mempertimbangkannya sebagai kandidat presiden.harapan itu disampaikan peneliti politik lembaga ilmu pengetahuan indonesia indria samego, guru besar sekolah tinggi filsafat driyarkara mudji sutrisno, dan peneliti senior centre for strategic and international studies j kristiadi, secara terpisah, di jakarta, selasa (29/1).sejumlah nama yang disebut sebagai calon pemimpin alternatif di luar parpol itu adalah ketua mahkamah konstitusi mahfud md, mantan wakil presiden jusuf kalla, menteri bumn dahlan iskan, rektor universitas paramadina anies baswedan, dan mantan menteri keuangan sri mulyani indrawati.menurut indria, pemilu presiden tahun 2014 tinggal 1 tahun 6 bulan lagi dan dilakukan secara langsung oleh rakyat, dengan wilayah indonesia yang sangat luas dan jumlah penduduknya sangat besar. sekarang adalah waktu yang paling tepat untuk mendeklarasikan kesiapan maju sebagai capres.pernyataan kesediaan sebagai capres akan memberikan kesempatan kepada rakyat untuk lebih mengenal calon pemimpinnya. rakyat bisa berpikir lebih rasional. ini akan memperkuat partisipasi publik dan mematangkan demokrasi.mudji sutrisno memperkirakan, para tokoh alternatif masih belum terbuka menyatakan kesiapan karena sebagian masih memiliki tanggung jawab memimpin jabatan publik. sebagian lagi mencari parpol yang siap mengusungnya, selain ada pertimbangan tidak terlalu ingin menunjukkan ambisi.kelompok masyarakat bisa membuat daftar tokoh alternatif berkualitas dan menawarkannya kepada parpol untuk diusung sebagai capres. ”perubahan indonesia hanya bisa digerakkan dengan maksimal jika kita punya pemimpin berkualitas,” ujarnya.soal perlunya inisiatif dari masyarakat itu disampaikan juga oleh kristiadi.  masyarakat itu terdiri dari media, lembaga survei, dan kekuatan masyarakat lainnya. ”bagaimana cara memunculkan capres, beberapa lembaga survei bisa berkolaborasi membuat survei tokoh-tokoh alternatif yang layak menjadi capres,” katanya. (iam/lok)ikuti berita terkait dinamika politik dalam topik:geliat politik jelang 2014
sumber: www.kompas.com

Konflik Sumbawa, Tokoh Lintas Agama Serukan Damai & Tak Mudah Terprovokasi

Written By laso on Sunday, 27 January 2013 | 04:06




Konflik Sumbawa, Tokoh Lintas Agama Serukan Damai & Tak Mudah Terprovokasi
Konflik Sumbawa, Tokoh Lintas Agama Serukan Damai & Tak Mudah Terprovokasi





peristiwa kecelakaan yang terjadi di sumbawa-ntb pada akhirnya berujung pada isu sara yang berbuntut kerusuhan. para tokoh lintas agama menyerukan damai pada warga sumbawa dan tak mudah terprovokasi. seruan damai ini disampaikan para tokoh lintas agama di kantor centre for dialogue and coorperation among civilisations (cdcc), jl kemiri no 24, gondangdia, menteng, jakarta pusat (minggu, 27/01/2013). tampak hadir, ketua umum pp muhammadiyah m din syamsuddin, ketua umum parisada hindu dharma indonesia (phdi) sn suwisma, sekretaris eksekutif komisi hubungan agama dan kepercayaan konferensi wali gereja indonesia (kwi) romo beny susetyo dan ketua umum majelis tinggi agama konghucu indonesia (matakin) ws wawan wiratma.berikut pesan lengkap tokoh lintas agama:i. bahwa semua agama mengajarkan cinta kasih antar sesama manusia, untuk itu semua umat beragama menolak berbagai permasalahan kehidupan dan mempercayakan kepada aparat hukum apabila terjadi kasus hukum.ii. sebagai sesama manusia, kami mengajak semua warga bangsa untuk senantiasa menggunakan spirit persaudaraan kekeluargaan dalam bentuk dialog dari hati-hati dalam menyelesaikan berbagai permasalahan kehidupan, dan mempercayakana kepada aparat hukum apabila terjadi kasus hukum.iii. sesuai dengan sila kedua pancasila yaitu kemanusiaan yang adil dan beradab, kami menyerukan agar semua pihak menjunjung tinggu hak asasi manusia sesama warga bangsa.iv. pemerintah dan aparat keamanan agar cepat tanggap dan cermat dalam membaca situasi dengan melakukan deteksi dini, karena konflik-konflik yang terjadi secara berulang merupakan wujud lemah dan lambannya pemerintah dan aparat keamanan dalam membaca situasi dan kondisi serta dinamika yang berkembang ditengah-tengah masyarakat.v. pemerintah dan aparat keamanan pada semua lapisan wajib melindungi segenap warga negara dan memberi rasa aman yang merupakan hak asasi dari setiap warga negara dengan memperkuat sendi-sendiri kehidupan berbangsa dan bernegara (pancasila, uud 1945, bhinneka tunggal ika, nkri dan proklamasi kemerdekaan ri 17 agustus 1945)vi. pemerintah dan aparat keamanan agar bersikap tegas dan adil dalam menegakkan hukuk kepada semua pihak yang terlibat baik langsung maupun tidak langsung dapat terjadi tragedi kemanusiaan, sehingga dikemudian hari tidak terulang kejadian serupa.vii. kami mendukung semua tindakan tegas yang telah diambil dalam rangka menjalankan penegakan hukum terhadap pelaku kerusuhan. aparat keamanan agar segera menemukan aktor intelektual kerusuhan dan memprosesnya secara hukum.viii. pemerintah pusat dan pemerintah daerah wajib melakukan upaya-upaya rehabilitasi, renovasi dan pemulihan infrastruktur yang menjadi korban lerusuhan, untuk kehidupan yang layak dan manusiawi.ix. kami mengajak setiap umat beragama di indonesia untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi-informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan dalam menyikapi kehidupan sosial masyarakat, serta tidak mudah mengaitkan kejadian individual atau kriminal dengan sentimen kesukuan dan keagamaan (sara) serta tidak melakukan kekerasan atas nama apapun kepada sesama manusia. seluruh umat beragama di indonesia hendaknya senantiasa menjaga kerukunan dan keharmonisan dalam kemajemukan, sehingga bangsa indonesia dapat menjadi contoh/teladan bagi bangsa-bangsa lain.semoga damai, damai, damai selalu atas karunia tuhan yang maha esa. (nwk/nrl)
sumber: www.detik.com

Bila Ingin Bertahan, NasDem Harus Miliki Tokoh dan Mampu Kelola Konflik

Written By laso on Friday, 25 January 2013 | 19:47




Bila Ingin Bertahan, NasDem Harus Miliki Tokoh dan Mampu Kelola Konflik
Bila Ingin Bertahan, NasDem Harus Miliki Tokoh dan Mampu Kelola Konflik





ketua majelis nasional partai nasdem, surya paloh optimistis partainya akan mendapat dukungan pemilih di pemilu 2014 meski ditinggalkan hary tanoe cs. tapi peluang nasdem di pemilu ditentukan sejumlah faktor mulai dari ketokohan partai hingga urusan manajemen konflik internal.analis politik dari charta politika, arya fernandes mengatakan, bila kedua hal itu diabaikan, bukan tak mungkin nasdem akan tenggelam diantara partai yang lebih dulu eksis. ada lima faktor penentu keberhasilan nasdem di pemilu 2014.pertama terkait desain dan metode pemilihan elit partai. ketua umum partai harus dipilih secara demokratis dan terbuka. setiap kader sebut arya, mempunyai peluang yang sama untuk mencalonkan diri sebagai ketua umum."sebagai partai baru nasdem harus mempunyai pemimpin yang berkarakter terbuka, dan seorang demokrat. saya khawatir nasdem tidak akan bertahan lama bila dipimpin seorang yang otoriter dan anti-kritik," katanya saat dihubungi, sabtu (26/1/2013).kedua, peluang nasdem di 2014 juga dipengaruhi oleh seleksi calon anggota legislatif yang ketat. "analisa terhadap sejarah elektoral partai-partai di dapil dan potensi antar-caleg partai penting dilakukan nasdem secara serius," ujar arya.nasdem menurutnya diuntungkan karena ada migrasi sejumlah elit partai ke nasdem seperti jeffrie geovanie, ferry mursyidan.ketiga, nasdem tidak selamanya bisa mengandalkan serangan udara melalui iklan. jaringan dan insfrastruktur partai harus dibangun secara intensif. "karena jelang 2014 mendatang setiap partai mempunyai potensi yang sama untuk beriklan," imbuhnyakeempat, peluang nasdem juga sangat ditentukan oleh figur pemimpin partai. bila figur partai tidak berhasil menjadi sosok yang menginspirasi akan sulit bagi nasdem untuk memperoleh suara hingga 10%.terakhir, pluang nasdem, kata arya, juga dipengaruhi oleh manajemen konflik partai. "bila nasdem gagal menengahi konflik antar-kader dan gagal mendeteksi pemicu konflik serta menyelesaikan konflik dengan otoriter saya pesimis nasdem bisa jadi kuda hitam," katanya. (fdn/gah)
sumber: www.detik.com

Marzuki Alie: Konflik Sumbawa karena Tokoh Agama Tak Didengar

Written By laso on Tuesday, 22 January 2013 | 20:36




Marzuki Alie: Konflik Sumbawa karena Tokoh Agama Tak Didengar
Marzuki Alie: Konflik Sumbawa karena Tokoh Agama Tak Didengar





ketua dewan perwakilan rakyat (dpr) marzuki alie mengaku miris melihat kerusuhan yang terjadi di kabupaten sumbawa, nusa tengara barat (ntb). ia menilai peristiwa ini terjadi karena tokoh-tokoh agama tidak lagi didengar masyarakat."ada persoalan-persoalan yang selalu terjadi konflik horizontal terus terang membuat miris, kenapa hal ini selalu saja terjadi. artinya peran tokoh masyarakat, tokoh agama, kelihatannya sudah mulai tidak banyak didengar sehingga terjadi konflik," ujar marzuki di gedung kompleks parlemen senayan, jakarta, rabu (23/1/2013).marzuki juga melihat seharusnya aparat kepolisian bisa langsung merespons cepat sehingga bisa mencegah timbulnya korban dan kerugian yang lebih besar. "konflik itu selalu ada dari dulu, makanya polisi yang harus merespon cepat. ini menjawab daripada sikap kepolisian," ucapnya.diberitakan sebelumnya, kerusuhan terjadi di kabupaten sumbawa, pulau sumbawa, provinsi nusa tenggara barat kemarin, selasa (21/1/2013). masyarakat membakar sejumlah toko, rumah warga, hingga hotel.penyebab kerusuhan hingga kini masih simpang siur. awalnya beredar kabar, kerusuhan dilatarbelakangi isu sara. namun, ada pula kabar yang menyebutkan bahwa kerusuhan terjadi karena warga kecelakaan lalu lintas yang menewaskan seorang wanita.









editor :
sumber: www.kompas.com

2 Teroris yang Didor di Makassar Tokoh Penting, Bawa Pistol & Granat

Written By laso on Friday, 4 January 2013 | 01:03




2 Teroris yang Didor di Makassar Tokoh Penting, Bawa Pistol & Granat
2 Teroris yang Didor di Makassar Tokoh Penting, Bawa Pistol & Granat





Detik 2 terduga teroris yang ditembak mati di makassar bernama asmar alias abu uswah dan hasan. keduanya merupakan tokoh penting dalam kasus kekerasan di poso."termasuk tokoh-tokoh teroris cukup penting. terkait aksi teror yang bunuh dua polisi di poso," kata kepala bnpt ansyaad mbai saat dikonfirmasi, jumat (4/1/2013).ansyaad menjelaskan, kedua orang ini sudah diincar sejak lama. mereka pun sudah diikuti polisi. mereka kemudian disergap, tapi karena memiliki senjata, jadi dilakukan penindakan."dua ini yang tewas, karena saat ditangkap ada granat dan senjata, itu nanti. detainya, yang jelas bersenjata, satu granat," tuturnya.pastinya, lanjut ansyaad, penangkapan dilakukan karena keduanya memiliki peran penting dalam kasus di poso dan juga kasus pelemparan bom ke gubernur sulsel. kedua teroris ini ditembak di halaman masjid di makassar pada pagi tadi. (ndr/ndr)
sumber: www.detik.com
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Lensa Berita - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger