Berita Terbaru
Showing posts with label marzuki. Show all posts
Showing posts with label marzuki. Show all posts

Marzuki Alie: Konflik Sumbawa karena Tokoh Agama Tak Didengar

Written By laso on Tuesday, 22 January 2013 | 20:36




Marzuki Alie: Konflik Sumbawa karena Tokoh Agama Tak Didengar
Marzuki Alie: Konflik Sumbawa karena Tokoh Agama Tak Didengar





ketua dewan perwakilan rakyat (dpr) marzuki alie mengaku miris melihat kerusuhan yang terjadi di kabupaten sumbawa, nusa tengara barat (ntb). ia menilai peristiwa ini terjadi karena tokoh-tokoh agama tidak lagi didengar masyarakat."ada persoalan-persoalan yang selalu terjadi konflik horizontal terus terang membuat miris, kenapa hal ini selalu saja terjadi. artinya peran tokoh masyarakat, tokoh agama, kelihatannya sudah mulai tidak banyak didengar sehingga terjadi konflik," ujar marzuki di gedung kompleks parlemen senayan, jakarta, rabu (23/1/2013).marzuki juga melihat seharusnya aparat kepolisian bisa langsung merespons cepat sehingga bisa mencegah timbulnya korban dan kerugian yang lebih besar. "konflik itu selalu ada dari dulu, makanya polisi yang harus merespon cepat. ini menjawab daripada sikap kepolisian," ucapnya.diberitakan sebelumnya, kerusuhan terjadi di kabupaten sumbawa, pulau sumbawa, provinsi nusa tenggara barat kemarin, selasa (21/1/2013). masyarakat membakar sejumlah toko, rumah warga, hingga hotel.penyebab kerusuhan hingga kini masih simpang siur. awalnya beredar kabar, kerusuhan dilatarbelakangi isu sara. namun, ada pula kabar yang menyebutkan bahwa kerusuhan terjadi karena warga kecelakaan lalu lintas yang menewaskan seorang wanita.









editor :
sumber: www.kompas.com

Marzuki Desak Moratorium Izin Pembangunan di Jakarta

Written By laso on Monday, 21 January 2013 | 05:17




Marzuki Desak Moratorium Izin Pembangunan di Jakarta
Marzuki Desak Moratorium Izin Pembangunan di Jakarta





ketua dewan perwakilan rakyat marzuki alie mendesak pemerintah provinsi dki jakarta menghentikan pemberian izin pembangunan gedung di jakarta. pasalnya, pembangunan gedung tersebut mengurangi daerah resapan air. "gubernur dki harus melakukan moratorium izin-izin pembangunan gedung. kalau izin jalan terus, ini berbahaya," kata marzuki ketika menerima gubernur dki jakarta joko widodo alias jokowi di kompleks parlemen, senayan, jakarta, senin (21/1/2013). selain marzuki, hadir tiga pimpinan dpr lain, yakni priyo budi santoso, pramono anung, dan taufik kurniawan. selain bertemu pimpinan dpr, jokowi juga bertemu pimpinan majelis permusyawaratan rakyat dan dewan perwakilan daerah. marzuki memberi contoh pembangunan mall taman ria senayan yang ditentang dpr. jika izin pembangunan keluar, menurut marzuki, akan memperparah kawasan senayan, baik resapan air maupun kemacetan. dalam pertemuan dengan pimpinan dpd, wakil ketua dpd laode ida juga menyoroti pembangunan di jakarta yang melewati batas. salah satunya pembangunan mall-mall dalam beberapa tahun terakhir. "itu mengakibatkan berkurangnya daerah resapan. dulu pik (pantai indah kapuk) dikritik orang karena berdampak pada resapan air," kata laode. kepada para pemimpin ketiga lembaga itu, jokowi memaparkan langkah yang akan dilakukan pihaknya dan pemerintah pusat, yakni membuat 20.000 sumur resapan di jakarta di tahun 2013. program lain, menormalisasi aliran air di sungai di pesangrahan, angke, dan sunter. program selanjutnya, tambah jokowi, akan dibuat sodetan dari kali ciliwung, tepatnya di daerah otto iskandardinata ke kanal banjir timur, serta memasang pompa-pompa besar di utara jakarta. jokowi berharap pembangunan waduk di ciawi dan cimanggis serta pembangunan deep tunnel direalisasikan. jokowi menilai berbagai program itu tidak akan dapat menyelesaikan masalah banjir di jakarta jika tidak ada pembenahan di hulu, yakni kawasan bogor dan kota lain di sekitar jakarta. "oleh sebab itu, komunikasi perlu dengan vertikal (pusat) dan samping kanan, kiri (pemprov jabar dan banten)," kata jokowi.selengkapnya, ikuti di topik pilihan:banjir rendam jakarta
sumber: www.kompas.com
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Lensa Berita - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger