Berita Terbaru
Showing posts with label Berlebihan. Show all posts
Showing posts with label Berlebihan. Show all posts

Jimly Menilai Usulan Pemecatan Daming Berlebihan

Written By laso on Wednesday, 23 January 2013 | 02:57




Jimly Menilai Usulan Pemecatan Daming Berlebihan
Jimly Menilai Usulan Pemecatan Daming Berlebihan





mantan ketua mahkamah konstitusi (mk) jimly asshiddiqie menilai, keputusan komisi yudisial (ky) yang mengusulkan pemberhentian terhadap calon hakim agung muhammad daming sunusi terlalu berlebihan. menurutnya, daming hanya salah ucap saat menyebutkan bahwa kasus pemerkosaan terjadi karena pelaku dan korbannya saling menikmati. pernyataan daming disampaikan saat menjawab pertanyaan anggota komisi iii pada seleksi calon hakim agung, pekan lalu."saya setuju sekali dia diberi sanksi, cuma kalau berujung pada pemecatan barang kali berlebihan ya karena dia cuma salah ngomong dan dia sudah minta maaf," ujar jimly, rabu (23/1/2013), di gedung kompleks parlemen senayan. jimly menekankan, sanksi perlu diberikan karena daming adalah penegak hukum yang menjadi pintu terakhir bagi masyarakat dalam mencari keadilan. "dia calon hakim agung, maka tidak boleh seperti itu karena itu dia harus diberi sanksi," kata jimly. seperti diberitakan, calon hakim agung muhammad daming sanusi membuat pernyataan kontroversial dalam fit and proper test hakim agung di komisi iii dpr pada senin (14/1/2013) ini. daming melontarkan jawaban "nyleneh" saat ditanyakan hukuman mati bagi pelaku pemerkosaan. "bagaimana menurut anda, apabila kasus perkosaan ini dibuat menjadi hukuman mati?" tanya anggota komisi iii dari fraksi pan, andi azhar ketika itu kepada daming. daming pun langsung menjawab, "yang diperkosa dengan yang diperkosa ini sama-sama menikmati. jadi harus pikir-pikir terhada hukuman mati." jawaban daming ini langsung mengundang tawa. tidak sedikit pula yang mencibir pernyataan daming itu. dijumpai usai melakukan fit and proper test, daming berdalih bahwa pernyataannya itu hanya untuk mencairkan suasana. "kita tadi terlalu tegang, jadi supaya tidak terlalu tegang," katanya. imbas dari pernyataannya itu, seluruh fraksi menyatakan tidak akan memilih daming dalam seleksi kali ini. daming dipastikan kembali gagal menjadi calon hakim agung setelah pada tahun 2011 lalu juga sempat mencalonkan diri. ky bahkan memutuskan daming melakukan pelanggaran kode etik berat. ia juga direkomendasikan diberhentikan dari profesi hakim.









editor :
sumber: www.kompas.com

10 Tindakan Medis Berlebihan dalam Dunia Kesehatan

Written By laso on Wednesday, 9 January 2013 | 20:38




10 Tindakan Medis Berlebihan dalam Dunia Kesehatan
10 Tindakan Medis Berlebihan dalam Dunia Kesehatan





penanganan gangguan kesehatan pada seseorang yang dilakukan seorang klinisi atau dokter tidak semudah yang dibayangkan. untuk menentukan tindakan medis, baik pemberian obat atau tindakan operasi, harus membutuhkan kecermatan dalam menegakkan diagnosis dan memastikan dengan kesesuaian indikasi tindakan medis yang harus dilakukan. fenomena ini tampaknya bukan hanya terjadi di indonesia, tetapi juga terjadi di belahan dunia lainnya. seringkali, terjadi intervensi berlebihan dan tidak sesuai indikasi tepat baik dalam pengobatan ataupun tindakan operasi pada pasien.  hal ini bukan hanya dilakukan dokter, tetapi sering pula terjadi karena desakan pasien. tidak disadari bahwa tindakan atau intervensi medis yang berlebihan dan tidak sesuai indikasi itu dapat berdampak merugikan bagi penderita mulai dari yang ringan sampai risiko mengancam jiwa. intervensi medis berlebihan dan tidak sesuai indikasiyang paling sering adalah pemberian antibiotika, operasi amandel, rawat inap rumah sakit, operasi usus buntu dan operasi sectio caesaria. intervensi medis berlebihan lainnya adalah pemberian obat dan vitamin berlebihan, operasi tidak sesuai indikasi atau tindakan operasi dalam keadaan kondisi penderita prognosisnya sangat buruk dan memang sudah ada tidak ada harapan untuk sembuh. berikut ini adalah 5 intervensi medis berlebihan dalam dunia kesehatan indonesia : 1. pemberian antibiotika
sumber: www.kompas.com
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Lensa Berita - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger