Berita Terbaru
Showing posts with label Ganggu. Show all posts
Showing posts with label Ganggu. Show all posts

Polda Ingatkan Demo Mahasiswa Tidak Ganggu Aktivitas Warga

Written By laso on Wednesday, 19 June 2013 | 13:59




Polda Ingatkan Demo Mahasiswa Tidak Ganggu Aktivitas Warga
Polda Ingatkan Demo Mahasiswa Tidak Ganggu Aktivitas Warga





kabid humas polda metro jaya kombes (pol) rikwanto mengimbau pengunjuk rasa agar tidak mengganggu ketertiban umum. membakar ban bekas dan memblokir jalan malah merugikan masyarakat. setiap warga negara berhak menyatakan pendapat. namun rikwanto meminta hak itu dipergunakan secara bertanggung jawab. "tidak boleh mengganggu ketertiban umum, mengganggu aktivitas masyarakat dan berlaku anarkis," kata rikwanto saat dihubungi, rabu (19/6/2013).rikwanto menegaskan pihaknya berwenang melakukan tindakan tegas bila aksi unjuk rasa telah menggangu ketertiban umum. "kalau ada yang melanggar hukum, polisi pasti bertindak," ujarnya. namun polisi tetap mengutamakan langkah persuasif menghadapi para pendemo. "yang kita lakukan menggeser mereka dari jalan umum atau memasukkan mereka ke kampus agar tidak mengganggu warga," tuturnya. demo menentang rencana kenaikan harga bbm masih terjadi di sejumlah daerah termasuk jakarta. di jalan diponegoro, jakpus, mahasiswa membakar ban dan memblokir jalan saat berdemo pada malam hari. polisi membubarkan pengunjuk rasa dengan menembakkan gas air mata. dari unjuk rasa di jalan diponegoro tadi (18/6) malam, polisi menyita 10 bom molotov.ikiti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "reportase sore", pukul 16.30 wib, hanya di trans tv (fdn/bal)
sumber: www[dot]detik[dot]com

Asap Riau Mulai Ganggu Kesehatan Warga

Written By laso on Tuesday, 18 June 2013 | 16:52




Asap Riau Mulai Ganggu Kesehatan Warga
Asap Riau Mulai Ganggu Kesehatan Warga





kabut asap yang menyelimuti kota pekanbaru, mulai mengganggu kesehatan warga ibu kota provinsi riau, sehingga sebagian penduduk terlihat mulai mengenakan masker penutup hidup dan mulut.
"mata saya pedih sehingga pandangan pun tidak jelas dan seperti mau sesak napas," ujar ibu naya (27), salah seorang ibu rumah tangga yang tinggal di seputaran jalan soebrantas, pekanbaru, selasa (18/6/2013).
kondisi itu, katanya lebih lanjut, dialami dirinya sekitar pukul 07.
30 wib ketika hendak pergi berbelanja di sebuah warung yang tidak jauh dari tempatnya tinggal.
sebelum berangkat berbelanja, ia mengaku, cuaca di sekitar tempat tinggalnya pada pukul 06.
00 wib terlihat berkabut dan bila dihirup udaranya tidak sesegar seperti biasanya.
  "terasa seperti asap dari kebakaran hutan bila dihirup, jadi saya putuskan untuk membuka jendela rumah agak siangan," ucapnya.
emi (40), seorang warga jalan kamboja, panam, mengaku, terpaksa memakai masker penutup hidup dan mulut oleh karena dia memiliki riwayat penyakit yang di derita sesak napas.
"kalau dibiarkan saya menghirup udara seperti ini, bisa-bisa sesak napas saya kambuh karena penyakit saya sensitif dengan kabut asap yang disebabkan oleh kebakaran hutan dan lahan," katanya.
analis badan meteorologi klimatologi dan geofisika (bmkg) pekanbaru, tri puryanti, mengatakan, dalam tiga hari terakhir jumlah titik api di riau melonjak tinggi karena dipicu oleh relatif kecilnya volume hujan dalam sebulan belakangan.
seperti pada 15 juni tercatat jumlah titik api di riau meningkat 78 titik, kemudian 16 juni meningkat menjadi 115 titik api dan tanggal 17 juni jumlah titik api tercatat menurun tipis, namun tetap masih tinggi 103 titik.
"titik api tertingi berada di pelalawan dengan 26 titik, rokan hilir 19 titik, siak 18 titik, bengkalis 16 titik, indragiri hilir 13 titik, dumai sembilan titik, rokan hulu tiga titik, dan pekanbaru serta meranti masing-masing satu titik," jelasnya







sumber : antara



editor : kistyarini































berita terkait

singapura diselimuti kabut asap kebakaran hutan di indonesia
asap sumatera ganggu batam
karyawan merokok, beban perusahaan lebih besar
ruang bebas rokok belum tentu bebas risiko
saat pesawat akan "landing", hujan deras dan berkabut







topik pilihan:



harga bbm naik



pks versus koalisi



piala konfederasi 2013



wartawan tertembak dalam demo bbm



gebrakan jokowi-basuki



maradona ke indonesia











baca juga







meski dikecam, festival daging anjing terus berlanjut













nainggolan tak terima disebut mata duitan













kapan harga bbm naik?













bursa asia dibuka di level tertinggi dua pekan terakhir













hitung-hitungan subsidi bbm


















































googletag.
display('div-gpt-ad-545517159652763196-2');





























terpopuler + indeks




1
aktris senior ully artha meninggal dunia





2
kantor jokowi dipenuhi mobil pengunjung prj monas





3
lorenzo juara, korban berjatuhan di catalunya





4
arab saudi sarankan jamaah tunda rencana haji tahun ini





5
ully artha sempat dirawat di icu rspad gatot soebroto























terbaru + indeks





bbm segera naik, banyak spbu di pamekasan tutup









lagi, listrik balikpapan, samarinda, dan kukar mati total









polisi temukan jeriken di kantor dpd golkar subang









warga rusak dan jarah pabrik freeport









khofifah "blusukan" ke pasar, soekarwo cek kesehatan
































































































(function() {
var pxl = document.
createelement('img');
pxl.
async = true;
pxl.
src = 'http://t.
grazera.
com/track.
php?p=i1jlz2lvbmfsi1n1bwf0zxjhiy94bwwvmjaxmy8wni8xoc8xmtqxntczmi54bwwjahr0cdovl3jlz2lvbmfslmtvbxbhcy5jb20vcmvhzc94bwwvmjaxmy8wni8xoc8xmtqxntczmi9bc2fwlljpyxuutxvsywkur2fuz2d1lktlc2voyxrhbi5xyxjnysmz';
pxl.
width = 1;
pxl.
height = 1;
var s = document.
getelementsbytagname('script')[0];
s.
parentnode.
insertbefore(pxl, s);
})();



















news





ekonomi


bola


tekno


entertainment


otomotif


health


female


travel


properti


foto


video


forum


kompasiana






















about


advertise with us
policy
site map
career
contact us
pedoman media siber





©2008 - 2013 pt.
kompas cyber media.
all rights reserved.






































































!function(d,s,id){var js,fjs=d.
getelementsbytagname(s)[0];if(!d.
getelementbyid(id)){js=d.
createelement(s);js.
id=id;js.
src="https://platform.
twitter.
com/widgets.
js";fjs.
parentnode.
insertbefore(js,fjs);}}(document,"script","twitter-wjs");


window.
___gcfg = {
lang: 'id'
};
(function() {
var po = document.
createelement('script'); po.
type = 'text/javascript'; po.
async = true;
po.
src = 'https://apis.
google.
com/js/plusone.
js';
var s = document.
getelementsbytagname('script')[0]; s.
parentnode.
insertbefore(po, s);
})();




//



$(function() {
var c = true;
$("#mykompas_like").
click(function () {
if (c) {
var n = $(this);
$("#myk-err").
remove();
if (! $("a#myk-ldr").
length) {
n.
parent().
append(' ')
}
c = false;
$.
getjson("http://" + document.
domain + "/services/mykompas/like/?title=" + escape(document.
title.
replace(" - kompas.
com", "")) + "&url=" + location.
href + "&jsoncallback=?", function (p) {
if (p && p.
status == 1) {
n.
parents("div:eq(0)").
html(' berita telah terpilih')
} else {
$("#myk-ldr").
remove();
var o = ' proses gagal, coba kembali';
n.
parent().
append(o)
}
c = true;
$("#myk-ldr").
remove()
})
}
return false;
});
$(".
twitter-share-button").
load(function () {
$(this).
contents().
find(".
btn").
live("click", function () {
$.
getjson("http://api.
my.
kompas.
com/panel/shareontwitter/?title=" + escape(document.
title.
replace(" - kompas.
com", "")) + "&url=" + location.
href + "&app_id=kompascom&app_key=k01sbbdjweri938x&jsoncallback=?");
});
});
fb.
event.
subscribe('edge.
create', function(response) {
console.
log(response);
$.
getjson("http://api.
my.
kompas.
com/panel/shareonfacebook/?title=" + escape(document.
title.
replace(" - kompas.
com", "")) + "&url=" + response + "&app_id=kompascom&app_key=k01sbbdjweri938x&jsoncallback=?");
});
});






jquery(document).
ready(function ($) {
$("#putartbox").
kompasartbox({
siteno : "1",
sectionid : "3",
articleid : "1034641",
nameutm : "regional",
nameid : "sartbox",
prevpermalink : "2013/06/18/11415732.
xml"
});
});





$(function() {
$('a#btnansweroriginal').
live('click', function(){
$.
ajax({
url: 'http://news.
kompas.
com/quiz/answer/',
type: 'post',
data: $('form#quiz_form').
serialize(),
success: function(result) {
$.
fancybox(result.
status);
}
});
return false;
});

$('#btnlogin').
live('click', function(){
var username = $('#username').
val();
var password = $('#password').
val();
$.
ajax({
url: 'http://news.
kompas.
com/quiz/login/',
type: 'post',
data: $('form#login_form').
serialize(),
success: function(result) {
if(result.
status == 1){
window.
location.
href = result.
output;
}else{
$.
fancybox(result.
output);
}
}
});
return false;
});

$("a#status_quiz").
fancybox({
"width" : '0',
"height" : '0',
"autoscale" : false,
"transitionin" : "none",
// "transitionout" : "none"
});
// var countries=new ddtabcontent("tabbing_tabs");
// countries.
setpersist(true);
// countries.
setselectedclasstarget("link");
// countries.
init();
});









$(document).
ready(function(){
function getnewhref(link) {
return 'http://'+link;
}
$('a#menuleft, a.
menunews, a#url, a#titlerubrikin, a#readmorerubrik, a.
url').
each(function(){
var valhref = $(this).
attr('href');
var remxml = valhref.
replace('/xml/','/');
var rephttp = remxml.
replace('http://','');
var x = getnewhref(rephttp);
$(this).
attr('href', x);
});
});



$(function() {
$("a.
fn_register").
fancybox ({
'width' : 700
, 'height' : 550
, 'autoscale' : true
, 'transitionin' : 'over'
, 'transitionout' : 'over'
, 'type' : 'iframe'
, 'titleshow' : false
, 'shownavarrows' : false
});
$('a.
fn_login').
fancybox({
'autoscale': true
, 'transitionin': 'over'
, 'transitionout': 'over'
, 'type': 'iframe'
, 'width': 330
, 'height': 300
, 'titleshow' : false
, 'shownavarrows' : false
});
});


$(function(){

var bg_link = function(){

this.
init();
};
///////// variabel data ////// rubah disini.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
///////////////
bg_link.
prototype.
data = {
height_left :650,
height_right : 650,
width_materi : 100
};
bg_link.
prototype.
go = function(){
var brw = $(window).
width();
var mdw = $('div#themeslink').
width();

var tinggi = 0;
var btnheight = $('.
closeskin').
height();
var height_l = this.
data.
height_left;
var height_r = this.
data.
height_right;
var width_materi = this.
data.
width_materi;
if(brw < mdw) var xw = 0
else
var xw = (brw - mdw)/2 - 8;

$('#left_tl span a').
css({'width' : width_materi + "px",'height' : height_l + "px",'display' : 'block', 'overflow' : 'hidden'});
$('#right_tl span a').
css({'width' : width_materi + "px", 'height' : height_r + "px",'display' : 'block', 'overflow' : 'hidden'});
$('.
closeskin').
css({ 'right': -width_materi-2,'display':'block','top':-btnheight+22});
$('#themeslink #fixed #left_tl').
css({'right': width_materi+5, 'top':-tinggi, 'display' : 'block'});
$('#themeslink #fixed #right_tl').
css({'left' : 5, 'top':-tinggi, 'display' : 'block'});
//console.
log("brw = " + brw + " mdw = " + mdw + " xw = " + xw );
};
bg_link.
prototype.
reset = function(){
$('#left_tl span a').
css('display','none');
$('#right_tl span a').
css('display','none');
$('.
closeskin').
css('display','none');
};
bg_link.
prototype.
detect = function(){
return 1;
};
bg_link.
prototype.
detectresize = function(){
var brw = $(window).
width();
var mdw = $('div#themeslink').
width() + ($('.
closeskin').
width()*2);
if(brw > mdw) return 1
else
return 0;
}
bg_link.
prototype.
setcookie = function(){

var lama = 15;//15 menit
var lama_mldetik = lama * 60 * 1000;
var sekarang = new date();
var expirationdate = new date(sekarang.
gettime() + lama_mldetik);
var expiration = expirationdate.
togmtstring();
document.
cookie = "hide_skin_ads = 1;expires ="+ expiration;

}
bg_link.
prototype.
init = function(){
var self = this;
$(window).
load(function(){

if(self.
detectresize()){
self.
go();
}else{
$('.
closeskin').
css('display','none');
}

});
$(window).
resize(function(){
if(self.
detect()){
if(self.
detectresize()){
self.
go();
}else{
$('.
closeskin').
css('display','none');
}
}else{
self.
reset();
};
});

$('.
closeskin').
click(function(){
self.
reset();
$('#themeslink').
remove();

self.
setcookie();
});
};
new bg_link();

});




(function() {
var pxl = document.
createelement('img');
pxl.
async = true;
pxl.
src = 'http://t.
grazera.
com/track.
php?p=i1jlz2lvbmfsi1n1bwf0zxjhiy94bwwvmjaxmy8wni8xoc8xmtqxntczmi54bwwjahr0cdovl3jlz2lvbmfslmtvbxbhcy5jb20vcmvhzc94bwwvmjaxmy8wni8xoc8xmtqxntczmi9bc2fwlljpyxuutxvsywkur2fuz2d1lktlc2voyxrhbi5xyxjnysmz';
pxl.
width = 1;
pxl.
height = 1;
var s = document.
getelementsbytagname('script')[0];
s.
parentnode.
insertbefore(pxl, s);
})();





var _gaq = _gaq || [];
_gaq.
push(['a.
_setaccount', 'ua-3374285-20']);
_gaq.
push(['a.
_trackpageview']);
_gaq.
push(['a.
_trackpageloadtime']);
_gaq.
push(['b.
_setaccount', 'ua-3374285-1']);
_gaq.
push(['b.
_trackpageview']);
_gaq.
push(['b.
_trackpageloadtime']);
_gaq.
push(['d.
_setaccount', 'ua-9341640-16']);
_gaq.
push(['d.
_setdomainname', 'auto']);
_gaq.
push(['d.
_setallowlinker', true]);
_gaq.
push(['d.
_trackpageview']);
_gaq.
push(['d.
_trackpageloadtime']);


_gaq.
push(['c.
_setaccount', 'ua-3374285-6']);
_gaq.
push(['c.
_trackpageview']);
_gaq.
push(['c.
_trackpageloadtime']);


(function() {
var ga = document.
createelement('script'); ga.
type = 'text/javascript'; ga.
async = true;
ga.
src = ('https:' == document.
location.
protocol ? 'https://ssl' : 'http://www') + '.
google-analytics.
com/ga.
js';
var s = document.
getelementsbytagname('script')[0]; s.
parentnode.
insertbefore(ga, s);
})();









//









sumber: www[dot]kompas[dot]com

Banjir Jakarta Ganggu Produksi Kue Keranjang Pontianak

Written By laso on Wednesday, 23 January 2013 | 23:07




Banjir Jakarta Ganggu Produksi Kue Keranjang Pontianak
Banjir Jakarta Ganggu Produksi Kue Keranjang Pontianak





produksi kue keranjang di kota pontianak, kalimantan barat, terganggu oleh banjir yang merendam jakarta.pengiriman beras ketan sebagai bahan baku kue keranjang terlambat hingga sepekan lebih.      hal itu dikeluhkan oleh pembuat kue keranjang di kota pontianak, acai (53), kamis (24/1/2013)."stok beras ketan yang lama sudah dibuat dan selama sepekan tidak ada beras ketan masuk ke pontianak. baru rabu malam ada kiriman lagi," kata acai.     acai menolak sejumlah pesanan kue keranjang dari pelanggannya karena khawatir bahan baku tidak masuk ke pontianak dalam waktu lama."daripada saya terima ordernya, tetapi bahan baku tidak bisa masuk ke pontianak kan kasihan juga pelanggan. saya terpaksa menolak sebagian pesanan," kata acai.    kue keranjang buatan acai yang meneruskan tradisi ayahnya acui (83) dijual di kota pontianak dan sekitarnya.pembelinya juga mendistribusikan kue keranjang ke wilayah hulu kalimantan barat. saat ini, harga beras ketan naik dari rp 13.000 menjadi rp 18.500 per kilogram. akibatnya, harga jual kue keranjang juga naik dari rp 20.000 menjadi rp 24.000 per kg.









editor :
sumber: www.kompas.com
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Lensa Berita - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger