Berita Terbaru
Showing posts with label Riau. Show all posts
Showing posts with label Riau. Show all posts

Warga Riau Dukung SBY Ambil Alih Penanganan Kabut Asap

Written By laso on Friday, 14 March 2014 | 08:28




Warga Riau Dukung SBY Ambil Alih Penanganan Kabut Asap
Warga Riau Dukung SBY Ambil Alih Penanganan Kabut Asap





sejumlah warga mendukung presiden sby mengambil alih penanganan kabut asap yang telah terjadi hampir satu bulan di riau. dukungan ini muncul pasca sby berkicau soal kabut asap melalui akun twitternya kamis (13/3) malam."andaikan memang benar status pak presiden, ini sangat kita dukung. soalnya kita sudah terlalu lama menderita karena asap," kata hasmi syafruddin seorang warga pekanbaru kepada detikcom, kamis (13/3/2014) malam.sedangkan menurut sebuah lsm bidang sosial masyarakat dan advokasi publik, rawa el amady menyatakan sudah selayaknya presiden ambil alih penanganan kebakaran hutan dan lahan. hal ini karena dampak kabut asap telah membuat hampir 50.000 warga riau terserang penyakit."dampaknya sudah sangat luas, 7 kabupaten meliburkan siswanya sampai mahasiswanya. ini kan sangat luar biasa, sampai sektor pendidikan kita lumpuh. jadi sudah seharusnya presiden yang ambil alih," kata rawa terpisah.bagi rawa, pernyataan sby terkait kinerja pemerintah riau dan menteri terkait menangani kabut asap menjadi peringatan. padahal status siaga tanggap darurat kebakaran lahan dan kabut asap telah berlangsung selama 15 hari."ini juga tamparan buat menteri terkait yang mungkin kurang respon atas penderitaan rakyat riau," kata rawaseorang balita tercebur ke dalam kuali panas. saksikan selengkapnya di "reportase pagi" pukul 04.30 - 05.30 wib hanya di trans tv (cha/vid)
sumber: www[dot]detik[dot]com

Darurat Asap, BNPB Akan Lakukan Hujan Buatan di Riau

Written By laso on Saturday, 1 March 2014 | 17:58




 Darurat Asap, BNPB Akan Lakukan Hujan Buatan di Riau
Darurat Asap, BNPB Akan Lakukan Hujan Buatan di Riau





kondisi kebakaran hutan dan lahan terus meluas. badan nasional penanggulangan bencana (bnpb) berencana melakukan teknologi modifikasi cuaca (tmc) atau hujan buatan di riau mulai pekan depan.humas badan nasional penanggulangan bencana (bnpb), agus wibowo, pesawat cassa dan hercules milik tni akan diperbantukan ke riau untuk melakukan hujan buatan."kedua pesawat itu akan berfungsi melakukan hujan buatan di langit riau. hujan buatan paling efektif dalam upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan di riau," kata agus kepada detikcom di posko tanggap darurat di markas lanud roesmin nurjadin pekanbaru, sabtu (1/3/2014).sekadar diketahui, saat ini ada sekitar 6.000 hektar lahan di riau terbakar. kondisi itu menimbulkan kabut asap pekat dalam dua pekan terakhir."kalau mengandalan pemadaman lewat darat sangat membutuhkan waktu cukup lama. apalagi di sejumlah wilayah yang terbakar justru terjadi kekeringan," ujar agus.sembilan kios di pekan baru terbakar, tujuh orang ditemukan tewas. simak informasinya di "reportase sore" pukul 16.30 wib hanya di trans tv (cha/aan)
sumber: www[dot]detik[dot]com

Kebakaran Hutan Hanguskan Rumah Warga dan SD di Riau

Written By laso on Monday, 24 February 2014 | 04:28




Kebakaran Hutan Hanguskan Rumah Warga dan SD di Riau
Kebakaran Hutan Hanguskan Rumah Warga dan SD di Riau





kebakaran hutan dan lahan di riau membakar tiga rumah dan sekolah dasar. sekitar 87 kepala keluarga sempat mengungsi karena asap pekat.kapolres bengkalis, akbp andry wibowo mengungkapkan hal itu kepada detikcom, minggu (23/2/2014). andry menjelaskan, lokasi rumah warga yang terbakar dari rembetan kebakaran lahan berada di dusun bukit lengkung kecamatan bukit batu, bengkalis yang berbatasan langsung dengan pemkot dumai."rembetan kebakaran lahan ini berasal dari wilayah dumai sampai masuk ke wilayah kita," kata andry.masih menurut andry, tiga rumah yang terbakar adalah rumah semi permanen termasuk gedung sd jarak jauh empat pintu. pihak kepolisian awalnya menerima laporan tersebut pada 21-02-2014 siang hari.dari laporan tersebut, kata andry, tim langsung menuju ke lokasi. pihak kepolisian bersama masyarakat peduli api (mpa) dan tim bpbd bengkalis sebanyak dua regu juga turut terjun ke lokasi."namun api sangat sulit dipadamkan karena keterbatasan peralatan dan air. ini belum lagi lokasi yang terbakar adalah lahan gambut yang menimbulkan asap pekat. tim juga kesulitan karena tebalnya kabut asap yang mengganggu pernafasan," kata andry.selama dua hari pihak kepolisian bersama tim lainnya dan masyarakat terus berjibaku seadanya untuk memadamkan api.next

halaman
1 2


next


polisi akan memanggil m dan memeriksa 18 orang saksi terkait kasus penyekapan 13 pembantu rumah tangga di rumah m di bogor, jawa barat. saksikan liputan lengkapnya dalam program "reportase malam" pukul 01.35. wib hanya di trans tv (cha/ahy)
sumber: www[dot]detik[dot]com

Jelang Pemilu, Gedung DPRD Riau Makin Sepi

Written By laso on Monday, 10 February 2014 | 11:28




Jelang Pemilu, Gedung DPRD Riau Makin Sepi
Jelang Pemilu, Gedung DPRD Riau Makin Sepi





belakangan ini, suasana di gedung drd riau tampak sepi. anggota dewan banyak yang bolos demi sosialisasi.itulah gambaran yang kini terjadi di gedung dprd riau. dari 55 anggota dewan yang ada, hanya tersisa beberapa orang saja. mereka silih berganti untuk bolos. padahal saat ini belum saatnya kampanye pileg.anggota dewan yang semua kembali menjadi caleg sibuk melakukan sosialisasi. sehingga di gedung wakil rakyat itu hanya tersisa staf saja."sudah hampir sebulan ini, banyak anggota dewan tak masuk kerja. cuma tanda tangan absen, lantas pergi," ujar seorang staf di sana kepada detikcom, senin (10/2/2014).namun sebagian besar malah kadang tak masuk dalam sepekan. ini karena anggota dewan tersebut melakukan sosialisasi di kabupaten."banyak ruangan kosong belakangan ini. anggota dewan sibuk urusan sosialisasi," ujar staf yang enggan disebutkan namanya itu.sekwan dprd riau ketika dikonfirmasi banyak anggota dewan yang bolos, enggan berkomentar. "kalau soal itu, silahkan tanyakan ke ketua dprd saja," kata sekwan dprd riau, zulkarnain kadir kepada detikcom.sementara itu, ketua dprd riau, johar firdaus, tidak bisa dihubungi. beberapa nomor handphonenya tidak ada yang aktif saat coba dihubungi.ikuti berbagai informasi menarik hari ini di "reportase sore" trans tv pukul 16.30 wib (cha/trq)
sumber: www[dot]detik[dot]com

Polisi di Riau Diduga Mencoba Bunuh Diri

Written By laso on Wednesday, 29 January 2014 | 00:58




Polisi di Riau Diduga Mencoba Bunuh Diri
Polisi di Riau Diduga Mencoba Bunuh Diri





anggota samapta sabhara polda riau dikabarkan mencoba bunuh diri dengan senjata yang dipegang. si polisi dibawa ke sebuah rumah sakit di pekanbaru dengan kondisi kritis.informasi yang dihimpun, selasa (28/1/2014), polisi berpangkat bripda tersebut diduga mencoba bunuh diri usai bertugas menjaga bank bni.kabid humas polda riau, akbp guntur aryo tejo yang dikonfirmasi, belum bersedia memberi keterangan soal peristiwa ini."nanti saya cari informasinya. tentunya akan satanyakan dulu kepada komandannya," ujar guntur.simak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini di reportase malam pukul 01.41 wib, hanya di trans tv (cha/fdn)
sumber: www[dot]detik[dot]com

Asap Riau Mulai Ganggu Kesehatan Warga

Written By laso on Tuesday, 18 June 2013 | 16:52




Asap Riau Mulai Ganggu Kesehatan Warga
Asap Riau Mulai Ganggu Kesehatan Warga





kabut asap yang menyelimuti kota pekanbaru, mulai mengganggu kesehatan warga ibu kota provinsi riau, sehingga sebagian penduduk terlihat mulai mengenakan masker penutup hidup dan mulut.
"mata saya pedih sehingga pandangan pun tidak jelas dan seperti mau sesak napas," ujar ibu naya (27), salah seorang ibu rumah tangga yang tinggal di seputaran jalan soebrantas, pekanbaru, selasa (18/6/2013).
kondisi itu, katanya lebih lanjut, dialami dirinya sekitar pukul 07.
30 wib ketika hendak pergi berbelanja di sebuah warung yang tidak jauh dari tempatnya tinggal.
sebelum berangkat berbelanja, ia mengaku, cuaca di sekitar tempat tinggalnya pada pukul 06.
00 wib terlihat berkabut dan bila dihirup udaranya tidak sesegar seperti biasanya.
  "terasa seperti asap dari kebakaran hutan bila dihirup, jadi saya putuskan untuk membuka jendela rumah agak siangan," ucapnya.
emi (40), seorang warga jalan kamboja, panam, mengaku, terpaksa memakai masker penutup hidup dan mulut oleh karena dia memiliki riwayat penyakit yang di derita sesak napas.
"kalau dibiarkan saya menghirup udara seperti ini, bisa-bisa sesak napas saya kambuh karena penyakit saya sensitif dengan kabut asap yang disebabkan oleh kebakaran hutan dan lahan," katanya.
analis badan meteorologi klimatologi dan geofisika (bmkg) pekanbaru, tri puryanti, mengatakan, dalam tiga hari terakhir jumlah titik api di riau melonjak tinggi karena dipicu oleh relatif kecilnya volume hujan dalam sebulan belakangan.
seperti pada 15 juni tercatat jumlah titik api di riau meningkat 78 titik, kemudian 16 juni meningkat menjadi 115 titik api dan tanggal 17 juni jumlah titik api tercatat menurun tipis, namun tetap masih tinggi 103 titik.
"titik api tertingi berada di pelalawan dengan 26 titik, rokan hilir 19 titik, siak 18 titik, bengkalis 16 titik, indragiri hilir 13 titik, dumai sembilan titik, rokan hulu tiga titik, dan pekanbaru serta meranti masing-masing satu titik," jelasnya







sumber : antara



editor : kistyarini































berita terkait

singapura diselimuti kabut asap kebakaran hutan di indonesia
asap sumatera ganggu batam
karyawan merokok, beban perusahaan lebih besar
ruang bebas rokok belum tentu bebas risiko
saat pesawat akan "landing", hujan deras dan berkabut







topik pilihan:



harga bbm naik



pks versus koalisi



piala konfederasi 2013



wartawan tertembak dalam demo bbm



gebrakan jokowi-basuki



maradona ke indonesia











baca juga







meski dikecam, festival daging anjing terus berlanjut













nainggolan tak terima disebut mata duitan













kapan harga bbm naik?













bursa asia dibuka di level tertinggi dua pekan terakhir













hitung-hitungan subsidi bbm


















































googletag.
display('div-gpt-ad-545517159652763196-2');





























terpopuler + indeks




1
aktris senior ully artha meninggal dunia





2
kantor jokowi dipenuhi mobil pengunjung prj monas





3
lorenzo juara, korban berjatuhan di catalunya





4
arab saudi sarankan jamaah tunda rencana haji tahun ini





5
ully artha sempat dirawat di icu rspad gatot soebroto























terbaru + indeks





bbm segera naik, banyak spbu di pamekasan tutup









lagi, listrik balikpapan, samarinda, dan kukar mati total









polisi temukan jeriken di kantor dpd golkar subang









warga rusak dan jarah pabrik freeport









khofifah "blusukan" ke pasar, soekarwo cek kesehatan
































































































(function() {
var pxl = document.
createelement('img');
pxl.
async = true;
pxl.
src = 'http://t.
grazera.
com/track.
php?p=i1jlz2lvbmfsi1n1bwf0zxjhiy94bwwvmjaxmy8wni8xoc8xmtqxntczmi54bwwjahr0cdovl3jlz2lvbmfslmtvbxbhcy5jb20vcmvhzc94bwwvmjaxmy8wni8xoc8xmtqxntczmi9bc2fwlljpyxuutxvsywkur2fuz2d1lktlc2voyxrhbi5xyxjnysmz';
pxl.
width = 1;
pxl.
height = 1;
var s = document.
getelementsbytagname('script')[0];
s.
parentnode.
insertbefore(pxl, s);
})();



















news





ekonomi


bola


tekno


entertainment


otomotif


health


female


travel


properti


foto


video


forum


kompasiana






















about


advertise with us
policy
site map
career
contact us
pedoman media siber





©2008 - 2013 pt.
kompas cyber media.
all rights reserved.






































































!function(d,s,id){var js,fjs=d.
getelementsbytagname(s)[0];if(!d.
getelementbyid(id)){js=d.
createelement(s);js.
id=id;js.
src="https://platform.
twitter.
com/widgets.
js";fjs.
parentnode.
insertbefore(js,fjs);}}(document,"script","twitter-wjs");


window.
___gcfg = {
lang: 'id'
};
(function() {
var po = document.
createelement('script'); po.
type = 'text/javascript'; po.
async = true;
po.
src = 'https://apis.
google.
com/js/plusone.
js';
var s = document.
getelementsbytagname('script')[0]; s.
parentnode.
insertbefore(po, s);
})();




//



$(function() {
var c = true;
$("#mykompas_like").
click(function () {
if (c) {
var n = $(this);
$("#myk-err").
remove();
if (! $("a#myk-ldr").
length) {
n.
parent().
append(' ')
}
c = false;
$.
getjson("http://" + document.
domain + "/services/mykompas/like/?title=" + escape(document.
title.
replace(" - kompas.
com", "")) + "&url=" + location.
href + "&jsoncallback=?", function (p) {
if (p && p.
status == 1) {
n.
parents("div:eq(0)").
html(' berita telah terpilih')
} else {
$("#myk-ldr").
remove();
var o = ' proses gagal, coba kembali';
n.
parent().
append(o)
}
c = true;
$("#myk-ldr").
remove()
})
}
return false;
});
$(".
twitter-share-button").
load(function () {
$(this).
contents().
find(".
btn").
live("click", function () {
$.
getjson("http://api.
my.
kompas.
com/panel/shareontwitter/?title=" + escape(document.
title.
replace(" - kompas.
com", "")) + "&url=" + location.
href + "&app_id=kompascom&app_key=k01sbbdjweri938x&jsoncallback=?");
});
});
fb.
event.
subscribe('edge.
create', function(response) {
console.
log(response);
$.
getjson("http://api.
my.
kompas.
com/panel/shareonfacebook/?title=" + escape(document.
title.
replace(" - kompas.
com", "")) + "&url=" + response + "&app_id=kompascom&app_key=k01sbbdjweri938x&jsoncallback=?");
});
});






jquery(document).
ready(function ($) {
$("#putartbox").
kompasartbox({
siteno : "1",
sectionid : "3",
articleid : "1034641",
nameutm : "regional",
nameid : "sartbox",
prevpermalink : "2013/06/18/11415732.
xml"
});
});





$(function() {
$('a#btnansweroriginal').
live('click', function(){
$.
ajax({
url: 'http://news.
kompas.
com/quiz/answer/',
type: 'post',
data: $('form#quiz_form').
serialize(),
success: function(result) {
$.
fancybox(result.
status);
}
});
return false;
});

$('#btnlogin').
live('click', function(){
var username = $('#username').
val();
var password = $('#password').
val();
$.
ajax({
url: 'http://news.
kompas.
com/quiz/login/',
type: 'post',
data: $('form#login_form').
serialize(),
success: function(result) {
if(result.
status == 1){
window.
location.
href = result.
output;
}else{
$.
fancybox(result.
output);
}
}
});
return false;
});

$("a#status_quiz").
fancybox({
"width" : '0',
"height" : '0',
"autoscale" : false,
"transitionin" : "none",
// "transitionout" : "none"
});
// var countries=new ddtabcontent("tabbing_tabs");
// countries.
setpersist(true);
// countries.
setselectedclasstarget("link");
// countries.
init();
});









$(document).
ready(function(){
function getnewhref(link) {
return 'http://'+link;
}
$('a#menuleft, a.
menunews, a#url, a#titlerubrikin, a#readmorerubrik, a.
url').
each(function(){
var valhref = $(this).
attr('href');
var remxml = valhref.
replace('/xml/','/');
var rephttp = remxml.
replace('http://','');
var x = getnewhref(rephttp);
$(this).
attr('href', x);
});
});



$(function() {
$("a.
fn_register").
fancybox ({
'width' : 700
, 'height' : 550
, 'autoscale' : true
, 'transitionin' : 'over'
, 'transitionout' : 'over'
, 'type' : 'iframe'
, 'titleshow' : false
, 'shownavarrows' : false
});
$('a.
fn_login').
fancybox({
'autoscale': true
, 'transitionin': 'over'
, 'transitionout': 'over'
, 'type': 'iframe'
, 'width': 330
, 'height': 300
, 'titleshow' : false
, 'shownavarrows' : false
});
});


$(function(){

var bg_link = function(){

this.
init();
};
///////// variabel data ////// rubah disini.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
///////////////
bg_link.
prototype.
data = {
height_left :650,
height_right : 650,
width_materi : 100
};
bg_link.
prototype.
go = function(){
var brw = $(window).
width();
var mdw = $('div#themeslink').
width();

var tinggi = 0;
var btnheight = $('.
closeskin').
height();
var height_l = this.
data.
height_left;
var height_r = this.
data.
height_right;
var width_materi = this.
data.
width_materi;
if(brw < mdw) var xw = 0
else
var xw = (brw - mdw)/2 - 8;

$('#left_tl span a').
css({'width' : width_materi + "px",'height' : height_l + "px",'display' : 'block', 'overflow' : 'hidden'});
$('#right_tl span a').
css({'width' : width_materi + "px", 'height' : height_r + "px",'display' : 'block', 'overflow' : 'hidden'});
$('.
closeskin').
css({ 'right': -width_materi-2,'display':'block','top':-btnheight+22});
$('#themeslink #fixed #left_tl').
css({'right': width_materi+5, 'top':-tinggi, 'display' : 'block'});
$('#themeslink #fixed #right_tl').
css({'left' : 5, 'top':-tinggi, 'display' : 'block'});
//console.
log("brw = " + brw + " mdw = " + mdw + " xw = " + xw );
};
bg_link.
prototype.
reset = function(){
$('#left_tl span a').
css('display','none');
$('#right_tl span a').
css('display','none');
$('.
closeskin').
css('display','none');
};
bg_link.
prototype.
detect = function(){
return 1;
};
bg_link.
prototype.
detectresize = function(){
var brw = $(window).
width();
var mdw = $('div#themeslink').
width() + ($('.
closeskin').
width()*2);
if(brw > mdw) return 1
else
return 0;
}
bg_link.
prototype.
setcookie = function(){

var lama = 15;//15 menit
var lama_mldetik = lama * 60 * 1000;
var sekarang = new date();
var expirationdate = new date(sekarang.
gettime() + lama_mldetik);
var expiration = expirationdate.
togmtstring();
document.
cookie = "hide_skin_ads = 1;expires ="+ expiration;

}
bg_link.
prototype.
init = function(){
var self = this;
$(window).
load(function(){

if(self.
detectresize()){
self.
go();
}else{
$('.
closeskin').
css('display','none');
}

});
$(window).
resize(function(){
if(self.
detect()){
if(self.
detectresize()){
self.
go();
}else{
$('.
closeskin').
css('display','none');
}
}else{
self.
reset();
};
});

$('.
closeskin').
click(function(){
self.
reset();
$('#themeslink').
remove();

self.
setcookie();
});
};
new bg_link();

});




(function() {
var pxl = document.
createelement('img');
pxl.
async = true;
pxl.
src = 'http://t.
grazera.
com/track.
php?p=i1jlz2lvbmfsi1n1bwf0zxjhiy94bwwvmjaxmy8wni8xoc8xmtqxntczmi54bwwjahr0cdovl3jlz2lvbmfslmtvbxbhcy5jb20vcmvhzc94bwwvmjaxmy8wni8xoc8xmtqxntczmi9bc2fwlljpyxuutxvsywkur2fuz2d1lktlc2voyxrhbi5xyxjnysmz';
pxl.
width = 1;
pxl.
height = 1;
var s = document.
getelementsbytagname('script')[0];
s.
parentnode.
insertbefore(pxl, s);
})();





var _gaq = _gaq || [];
_gaq.
push(['a.
_setaccount', 'ua-3374285-20']);
_gaq.
push(['a.
_trackpageview']);
_gaq.
push(['a.
_trackpageloadtime']);
_gaq.
push(['b.
_setaccount', 'ua-3374285-1']);
_gaq.
push(['b.
_trackpageview']);
_gaq.
push(['b.
_trackpageloadtime']);
_gaq.
push(['d.
_setaccount', 'ua-9341640-16']);
_gaq.
push(['d.
_setdomainname', 'auto']);
_gaq.
push(['d.
_setallowlinker', true]);
_gaq.
push(['d.
_trackpageview']);
_gaq.
push(['d.
_trackpageloadtime']);


_gaq.
push(['c.
_setaccount', 'ua-3374285-6']);
_gaq.
push(['c.
_trackpageview']);
_gaq.
push(['c.
_trackpageloadtime']);


(function() {
var ga = document.
createelement('script'); ga.
type = 'text/javascript'; ga.
async = true;
ga.
src = ('https:' == document.
location.
protocol ? 'https://ssl' : 'http://www') + '.
google-analytics.
com/ga.
js';
var s = document.
getelementsbytagname('script')[0]; s.
parentnode.
insertbefore(ga, s);
})();









//









sumber: www[dot]kompas[dot]com

7 Parpol Senayan Harus Copot Kadernya yang Terlibat Kasus Suap PON Riau

Written By laso on Saturday, 26 January 2013 | 16:14




7 Parpol Senayan Harus Copot Kadernya yang Terlibat Kasus Suap PON Riau
7 Parpol Senayan Harus Copot Kadernya yang Terlibat Kasus Suap PON Riau





komisi pemberantasan korupsi (kpk) telah menetapkan sejumlah tersangka dalam kasus korupsi pon riau. para tersangka tersebut merupakan kader dari partai besar di dpr ri.indonesia corruption watch (icw) mengatakan, parpol harus segera mencopot kadernya jika ingin citra parpol tetap baik di mata publik. jika hal ini tidak dilakukan maka masyarakat akan berpikir parpol malah melindungi koruptor."kalau partai punya komitmen pemberantasan korupsi harus pecat kadernya," kata koordinator korupsi politik icw, abdulllah dahlan kepada detikcom, minggu (27/1/2013).menurut abdullah, kader seperti ini malah akan membuat citra parpol buruk. pemecatan bisa menjadi pembelaajaran bagi para kader agar tidak melakukan korupsi. "kader ini kan memperburuk citra partai. agar ada pembelajaran siapapun kader yang melakukan korupsi tidak mendapatkan dukungan dari parpol," ujarnya."jangan sampai partai malah menyiapkan pengacara dan dibacakup. hal itu malah menunjukan partai mendukung tidak mendukung pemberantasan korupsi" tambahnya.sebelumnya, kpk telah menahan 7 tersangka suap pon. mereka yang ditahan kpk, selasa (15/1/2013) merupakan anggota dprd riau, yakni zulfan heri dan abu bakar sidik (golkar), adrian ali (pan), roem zein (ppp), syarif hidayat (ppp), tengku muhaza (demokrat), dan turechan asyari (pdip). sedangkan dua anggota dewan yang menjalani vonis, yakni faisal (golkar) dan m dunir (pkb).kasus ini bermula adanya penambahan dana untuk revisi venue pon. pihak pemprov riau di bawah tampuk pimpinan rusli zainal meminta revisi perda pon untuk menambah dana. dalam hal ini dewan minta uang lelah dari 2 perda yang diajukan. satu perda dibandrol rp 900 juta.pihak pemprov riau memaksa pihak kontraktor untuk memenuhi keinginan tersebut. uang pun diberikan ke faisal aswan yang akhirnya ketangkap kpk. pihak perusahaan juga setor ke kadispora riau, lukman abbas yang kini terdakwa suap pon sebesar rp 700 juta. gubernur riau pun dititipi pihak konsorsium stadion utama rp 500 juta lewat ajudannya, said faisal alias hendra. pun begitu, bolak balik sebagai saksi di persidangan ini, rusli membantah telah menerima uang tersebut. (slm/rmd)
sumber: www.detik.com

Gubernur Riau Rusli Zainal Penuhi Panggilan KPK, Siap Jujur

Written By laso on Thursday, 24 January 2013 | 18:38




Gubernur Riau Rusli Zainal Penuhi Panggilan KPK, Siap Jujur
Gubernur Riau Rusli Zainal Penuhi Panggilan KPK, Siap Jujur





kpk kembali memeriksa gubernur riau rusli zainal. orang nomor satu di pemprov riau itu akan diperiksa sebagai saksi untuk 7 anggota dprd yang ditetapkan tersangka kasus penyuapan dalam pembahasan anggaran venue pon."insya allah sebagai saksi saya akan ungkap semua," ujar rusli di kantor kpk jl rasuna said, jaksel, jumat (25/1/2013).mengenakan batik warna kuning, rusli, datang pukul 09.10 wib. dia datang ditemani seorang ajudannya.rusli akan diperiksa untuk tujuh tersangka yakni adrian ali, abu bakar sidiq, tengku muhaza, zulfi heri, muhamad rum zein, toerechan assyari dan syarif hidayat. rusli merupakan saksi dalam perkara ini. namun dia bukan saksi sembarangan. kpk menduga rusli memiliki informasi banyak mengenai kasus suap pon riau, sehingga memberlakukan pencegahan kepada yang bersangkutan.dalam persidangan, nama rusli beberapa kali terlontar dari mulut tersangka maupun saksi kasus suap pon riau. di persidangan tersangka rahmat, manajer adhi karya diki aldianto mengaku telah memberi rp 500 juta untuk rusli sebagai uang terima kasih penambahan dana pon. uang diserahkan ke kadispora riau lukman abbas lalu diterima ajudan rusli said faisal.selain itu, di sidang terdakwa eka dharma putra, giliran lukman yang mengakui telah disuruh rusli menyiapkan 'uang lelah' rp 1,8 milliar. dia juga mengaku menyetor us$ 1,05 juta ke sejumlah anggota dpr untuk meloloskan proposal tambahan dana pon dari apbn perubahan.ketika ditanya mengenai hal ini, wakil ketua kpk busyro muqoddas mengatakan pihaknya akan mengusut setiap informasi di persidangan, apalagi informasi yang sudah terkonfirmasi oleh saksi-saksi dan alat bukti yang ada."bukan cuma kemungkinan. kalau ada sidang di pengadilan dan itu ada sejumlah saksi dan keterangan saksi dikonfirmasi ke tersangka kemudian ada perkembangan baru dan perkembangan baru itu mengenai seseorang, maka mengenai seseorang itu akan kami kembangkan sejauh mana perannya," ujar busyro di kantornya, jl rasuna said, jaksel, selasa (28/8/2012).rusli membantah akan dugaan keterlibatannya itu. "enggak ada itu," kata rusli usai menjalani pemeriksaan di gedung kpk, jalan rasuna said, jaksel, jumat (19/10/2012) (fjp/ndr)
sumber: www.detik.com

Hari Ini, KPK Periksa Gubernur Riau




Hari Ini, KPK Periksa Gubernur Riau
Hari Ini, KPK Periksa Gubernur Riau





komisi pemberantasan korupsi (kpk) menjadwalkan pemeriksaan gubernur riau rusli zainal terkait penyidikan kasus dugaan suap pembahasan peraturan daerah nomor 6 tahun 2010 tentang dana pengikatan tahun jamak pembangunan venue pekan olahraga nasional (pon) riau 2012, jumat (25/1/2013). juru bicara kpk johan budi mengatakan, rusli akan dimintai keterangan sebagai saksi untuk tujuh anggota dewan perwakilan rakyat daerah (dprd) riau yang menjadi tersangka kasus tersebut. "diperiksa sebagai saksi dalam kasus suap pon riau untuk tujuh tersangka itu," kata johan saat dihubungi, jumat. ketujuh anggota dprd itu adalah adrian ali (partai amanat nasional), abu bakar siddik (partai golkar), zulfan heri (partai golkar), syarif hidayat (partai persatuan pembangunan), tengku muazza (partai demokrat), mohammad roem zein (partai persatuan pembangunan), dan turoechman asy'ari (pdi-perjuangan). mereka ditahan kpk di tiga rutan secara terpisah sejak 15 januari. terkait penyidikan kasus dugaan suap pon riau, pemeriksaan rusli ini bukan yang pertama kali. sebelumnya politikus partai golkar itu diperiksa sebagai saksi untuk tersangka lainnya. dalam kasus ini, ada lebih dari 10 orang yang ditetapkan sebagai tersangka. adapun rusli kerap disebut namanya dalam persidangan para tersangka sebelum ini. surat dakwaan jaksa kpk yang dibacakan dalam persidangan di pengadilan tindak pidana korupsi riau, beberapa waktu lalu, menyebut rusli sebagai pihak yang diduga ikut menyuap anggota dprd riau terkait pembahasan raperda tersebut. rusli disebut menginstruksikan agar kepala dinas pemuda dan olahraga saat itu, lukman abbas, memenuhi permintaan uang lelah anggota dprd. kemudian dalam surat dakwaan lukman abbas, jaksa kpk menyebut rusli menerima uang senilai rp 500 juta dan menyetujui uang suap senilai lebih dari 1 juta dollar amerika serikat kepada anggota komisi x dpr. suap tersebut untuk meminta dana apbn menyangkut kekurangan dana stadion utama pon senilai rp 290 miliar. terkait peran rusli dalam kasus ini, ketua kpk abraham samad (23/1/2013) mengungkapkan, pihaknya akan menentukan status rusli dalam gelar perkara. "tunggu saja ekspose itu, kita akan menentukan status yang bersangkutan. common sense anda sama dengan common sense kita," ujar abraham. jika lima unsur pimpinan kpk tidak berhalangan hadir, pada jumat (25/1/2013) hari ini, gelar perkara akan dilakukan. "semoga jumat bisa kumpul semuanya, lima-limanya (pimpinan kpk), itu bisa dilakukan ekspose perkara," tambah abraham. selain dalam kasus pon riau, kpk mengusut keterlibatan rusli dalam dugaan korupsi izin usaha pemanfaatan hasil hutan pelalawan dan siak. kasus ini menyeret bupati siak arwin a.s serta bupati pelalawan tengku azmun. keduanya sudah divonis masing-masing 4 tahun dan 11 tahun penjara.









editor :
sumber: www.kompas.com

Pemprov Riau Perbantukan 8 Unit Mobil MCK ke Jakarta

Written By laso on Wednesday, 23 January 2013 | 23:37




Pemprov Riau Perbantukan 8 Unit Mobil MCK ke Jakarta
Pemprov Riau Perbantukan 8 Unit Mobil MCK ke Jakarta





pemprov riau memberikan bantuan 8 unit mobil mck ke pemprov dki jakarta. mobil mck itu dipinjamkan untuk membantu korban banjir.secara simbolis pelepasan mobil mck ini dilakukan di halaman kantor gubernur riau di jalan sudirman, pekanbaru. pelepasan disaksikan langsung gubernur riau, rusli zainal dan sejumlah pejabat lainnya.menurut kepala biro humas pemprov riau, chairul riski, bantuan mobil mck ke pemprov dki jakarta melalui kementrian pu."kementrian pu meminjam 8 unit mobil mck kita itu, yang selanjutnya diperbantukan ke pemprov dki jakarta," kata riski kepada detikcom, kamis (24/1/2013). mobil mck ini, lanjut riski, akan ditempatkan di sejumlah lokasi banjir atau pasca banjir di jakarta. ini guna memudahkan masyarakat untuk bisa memanfaatkan mck."mobil ini akan dipakai di jakarta beberapa bulan lamanya. ini untuk meringankan beban korban banjir di jakarta," kata riski.mobil mck itu tersebut, kata riski, nantinya baru akan dikembalikan ke pemprov riau saat pelaksanaan islamic solidarity games (isg). karena saat pelaksanaan pesta olahraga negara-negara islam itu, mobil mck sangat dibutuhkan pihak panitia."mobil mck baru dikembalikan, ketika riau menjadi tuan rumah isg beberapa bulan ke depan," tutup riski. (cha/rmd)
sumber: www.detik.com

Tersandung Korupsi, 2 Wakil Ketua DPRD Riau Di-PAW




Tersandung Korupsi, 2 Wakil Ketua DPRD Riau Di-PAW
Tersandung Korupsi, 2 Wakil Ketua DPRD Riau Di-PAW





dua wakil ketua dprd riau akhirnya diajukan diganti oleh partai mereka masing-masing karena dugaan keterlibatan praktik korupsi. surat pergantian antar waktu (paw) sudah diterima ketua dprd riau johar firdaus dari partainya masing-masing. dua anggota dprd riau yang di-paw itu adalah taufan andoso dari fraksi pan dan thamsir rachman dari fraksi partai demokrat. "partai yang bersangkutan sudah mengirimkan surat paw kepada kita. dan penarikan keduanya oleh partainya masing-masing sudah kita limpahkan ke kpud riau," kata johar kepada detikcom, kamis (24/1/2013).taufan dituntut kpk dengan ancaman penjara 5 tahun dalam kasus suap pon. sementara thamsir rachman telah divonis 8 tahun di pengadilan negeri pekanbaru. thamsir mantan bupati indragiri hulu (inhu) riau ini, melakukan tindak pidana korupsi apbd tahun 2006 saat menjabat.menurut johar, saat ini total anggota dprd riau yang di-paw ada 5 orang. selain dua unsur pimpinan itu, sebelumnya sudah ada 3 anggota yang juga di rekomendasi untuk di-paw.mereka adalah m dunir (pkb) dan faisal aswan (golkar) yang keduanya merupakan terpidana kasus korupsi suap pon. belakangan, partai demokrat juga menarik anggota tengku azwir yang juga tersandung kasus korupsi saat menjabat di kabag keuangan di pemkab rokan hulu (rohul)."semuanya masih dalam proses, nantinya penggantinya akan dilantik secara bersamaan," tutur johar. (cha/rmd)
sumber: www.detik.com

Anggota DPRD Riau Tersangka Kasus PON Ngaku Korban Perda




Anggota DPRD Riau Tersangka Kasus PON Ngaku Korban Perda
Anggota DPRD Riau Tersangka Kasus PON Ngaku Korban Perda





kpk hari ini memeriksa enam tersangka korupsi dalam pembangunan venues pon di riau 2011 silam. salah seorang tersangka, zulfi heri, membantah jika dirinya terlibat korupsi dan mengatakan bahwa dirinya hanya korban.hal tersebut disampaikan zulfi, di kpk, jl hr rasuna said, jakarta, rabu (23/1/2013), usai diperiksa kira-kira 9 jam oleh tim penyidik."kita kan pansus ada 20 orang, sebenarnya kita ini korban. ini kan kebijakan soal revisi perda no 6. unsur pimpinan yang harus bertanggung jawab terhadap perda ini," kata zulfi yang mengenakan baju tahanan kpk.zulfi mengatakan tidak ada arahan dari gubernur riau, rusli zainal, terkait perda ini. "nggak ada urusan sama kita, nggak pernah itu," ujar zulfi.bahkan pengacara politikus golkar itu, alfian, yakin jika kliennya sama sekali tak terlibat. "saya yakin, nanti bisa dibuktikan di persidangan," ungkap alfian.terkait kasus korupsi pon riau tentang perubahan perda no 6, kpk telah menetapkan 7 tersangka yang merupakan anggota dprd riau. ketujuhnya dipersangkakan dan dikenakan pasal penyidikan pasal 12 ayat (a) atau (b), pasal 5 ayat (2), pasal 11 uu nomor 31 tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi junto pasal 55 ayat (1) kuhp. (mok/mok)
sumber: www.detik.com

KPK Periksa 7 Tersangka Kasus PON Riau

Written By laso on Monday, 14 January 2013 | 22:20




KPK Periksa 7 Tersangka Kasus PON Riau
KPK Periksa 7 Tersangka Kasus PON Riau





komisi pemberantasan korupsi memeriksa tujuh anggota dewan perwakilan rakyat daerah riau nonaktif sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan suap pembahasan peraturan daerah nomor 6 tahun 2010 tentang dana pengikatan tahun jamak pembangunan venue pekan olahraga nasional (pon) riau 2012, selasa (15/1/2013).ketujuhnya adalah adrian ali (partai amanat nasional), abu bakar siddik (partai golkar), zulfan heri (partai golkar), syarif hidayat (partai persatuan pembangunan), tengku muazza (partai demokrat), mohammad roem zein (partai persatuan pembangunan), dan turoechman asy'ari (pdi-perjuangan)."mereka diperiksa terkait posisinya sebagai tersangka," kata kepala bagian pemberitaan dan informasi kpk priharsa nugraha di jakarta.sejauh ini, kpk belum menahan ketujuh anggota dprd riau tersebut. belum diketahui apakah ketujuhnya akan ditahan seusai pemeriksaan hari ini atau tidak. selama ini, ketujuh anggota dprd riau itu menjalani pemeriksaan di kompleks sekolah polisi negara (spn), jalan patimura, pekanbaru, riau. ketujuh anggota dprd riau itu diduga menerima pemberian uang terkait pembahasan perda tentang pon di riau.penetapan mereka sebagai tersangka merupakan pengembangan kasus suap pon yang melibatkan wakil ketua dprd riau taufan andoso yakin, anggota dprd riau faisal aswan dan m dunir, manajer adm pt pembangunan perumahan (pt pp) rahmat syahputra, mantan kepala seksi sarana dan prasarana dinas pemuda dan olahraga (dispora) riau eka dharma putra, serta kepala dinas pemuda dan olahraga riau lukman abbas.dalam persidangan di pengadilan tipikor riau beberapa waktu lalu, rahmat dan eka divonis dua tahun enam bulan penjara, sedangkan faisal aswan dan m dunir divonis empat tahun penjara. sementara lukman dan tuafan masih menjalani proses persidangan.









editor :
sumber: www.kompas.com

2 Kader PD di Riau Divonis Pengadilan Tipikor Tapi Masih Rapat DPRD

Written By laso on Friday, 11 January 2013 | 23:48




2 Kader PD di Riau Divonis Pengadilan Tipikor Tapi Masih Rapat DPRD
2 Kader PD di Riau Divonis Pengadilan Tipikor Tapi Masih Rapat DPRD





Detik dua kader partai demokrat (pd) dprd riau divonis pengadilan tingkat pertama telah melakukan tindak pidana korupsi. tapi partai demokrat belum menentukan pengganti keduanya yang duduk di parlemen.mereka adalah fthamsir rachman menjabat wakil ketua dprd riau dan tengku azuwir sebagai anggota.keduanya beberapa bulan lalu divonis bersalah melakukan tindak pidana korupsi oleh pengadilan tipikor pekanbaru selama 8 tahun penjara. tapi thamsir hadir dalam rapat di dprd riau.mantan bupati indragiri hulu (inhu) riau ini divonis karena dakwaan melakukan korupsi dana apbd inhu saat menbajat sebagai bupati dengan nilai ratusan miliar. atas putusan pn itu, thamsir banding di pengadilan tinggi (pt) riau. tapi majelis hakim tidak melakukan perintah penahanan.sedangkan tengku azuwir telah divonis pn pekanbaru dalam kasus dugaan korupsi genset bernilai miliaran rupiah. korupsi ini dilakukan saat tengku azuwir masih menjabat di pemkab rokan hulu.sama seperti thamsir, pn pekanbaru dalam memberikan vonis juga tidak dilakukan perintah penahanan."ini aneh sekali, mestinya keduanya segera di pengganti antar waktu (paw). bagaimana mungkin terdakwa korupsi masih bisa rapat di dewan, dan masih bisa menentukan kebijakan anggaran," kata pengamat politik dari lembaga advokasi publik, rawa el amady kepada detikcom, sabtu (12/1/2013) di pekanbaru.perlakuan khusus terhadap kedua anggota dprd riau itu, lanjut rawa, bertentangan dengan semangat partai demokrat yang ingin kadernya tetap bersih."angie saja begitu dijatuhi vonis, langsung diberhentikan dari anggota dpr. lha di riau dua anggota dewannya masih tetap menjabat dan tidak dilakukan tindakan apapun oleh dpp partai demokrat atau dpd demokrat riau. ini ada apa?," tanya rawa.sementara itu, ketua dprd riau, johar firdaus membenarkan jika kedua kader pd itu belum dilakukan paw."memang keduanya belum ada surat terkait paw itu. kita tidak tahu pasti apa alasannya, karena persoalan paw itu kewenangan di partai, bukan pada kami," kata johar. (cha/asp)
sumber: www.detik.com

4 Gajar Liar Dekati Permukiman di Rohul Riau, 2 Gajah Jinak Dikerahkan

Written By laso on Tuesday, 8 January 2013 | 22:28




4 Gajar Liar Dekati Permukiman di Rohul Riau, 2 Gajah Jinak Dikerahkan
4 Gajar Liar Dekati Permukiman di Rohul Riau, 2 Gajah Jinak Dikerahkan





Detik balai besar konservasi sumber daya alam (bbksda) riau mengirimkan tim bersama dua gajah jinak ke kabupaten rokan hulu (rohul), riau. kedua gajah itu diharapkan bisa menggiring gajah-gajah liar yang mendekati permukiman penduduk."kita sudah turunkan tim dari pekanbaru dan dua gajah jinak untuk membantu tim dishut rohul," kata kepala bbksda riau, sahroji, dalam perbincangan dengan detikcom, rabu (9/1/2013).menurutnya, rencana evakuasi gajah liar tersebut sudah disampaikan ke kementerian kehutanan. bbksda berharap kementerian memberi tambahan gajah jinak untuk mengantisipasi ulah gajah-gajah liar. "mestinya untuk evakuasi, jumlah gajah jinaknya bisa ditambah menjadi 3 atau 4 ekor. karena hal itu akan memudahkan untuk menggiring gajah liar. tapi kita saat ini terkendala dana untuk penambahan gajah jinak," kata sahroji.sahroji menambahkan, empat gajah liar dewasa berada di kecamatan kepenuhan, rohol. gajah ini harus segera dievakuasi sebelum menimbulkan masalah di lapangan."kalau berhasil, rencananya gajah liar itu akan kita titipkan sementara di pusat pelatihan gajah," kata sahroji.saat ini, kata sahroji, kasus serupa muncul. masih di kabupaten itu juga, 7 gajah liar di kawasan sekitar hutan lindung mahato diketahui masuk ke areal perkebunan warga."kita cukup repot terkait masalah ini. yang satu kelompok gajah liar belum terselesaikan, muncul lagi kasus yang sama," kata sahroji.sahroji berharap masyarakat tidak melakukan tindakan yang bertentangan dengan perundangan. "kita akan cepat segera menangani permasalahan ini. masyarakat harus bersabar dan jangan sampai ada berbuat yang tidak dikehendaki. misalnya memberi racun kepada gajah," tutup sahroji. (cha/try)
sumber: www.detik.com
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Lensa Berita - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger