Berita Terbaru
Showing posts with label Bermanfaat. Show all posts
Showing posts with label Bermanfaat. Show all posts

Jokowi: Semoga Operasi Pasar Bermanfaat untuk Masyarakat

Written By laso on Sunday, 21 July 2013 | 22:21




Jokowi: Semoga Operasi Pasar Bermanfaat untuk Masyarakat
Jokowi: Semoga Operasi Pasar Bermanfaat untuk Masyarakat





pemerintah provinsi dki jakarta akan menggelar operasi pasar hingga menjelang lebaran.
gubernur dki joko widodo mengaku berharap masyarakat bisa merasakan manfaat operasi pasar tersebut/ "ya, melalui operasi pasar ini suapaya bisa mempengaruhi sedikit lah, dan langsung dirasakan oleh masyarakat," kata jokowi, di taman suropati, menteng, jakarta, minggu (21/7/2013).
"mudah-mudahan subsidi daging, beras, sayur-sayuran, berdampak langsungnya ke masyarakat," kata jokowi.
pemprov dki melakukan operasi pasar dengan memberikan subsidi dan menjadi penyalur bahan kebutuhan dari produsen ke masyarakat, bukan pedagang.
pada acara umkm expo di monas (18-20 juli 2013), misalnya, pemprov dki memberikan subsidi sebesar rp 20.
000 untuk satu kilogram daging sapi.
pembelian dibatasi lima kilogram.
selain itu, pemprov dki juga menyiapkan 40.
000 ton beras untuk disalurkan ke pasar tradisional dan masyarakat.
pemprov memberikan subsidi sekitar rp 15.
000 untuk setiap kilogram beras.
kementrian perdagangan ri melalui dinas kumkmp dki juga berencana melakukan operasi pasar berupa penjualan daging sapi di 20 kelurahan di dki jakarta.
setiap kelurahan akan mendapat jatah 800 kilogram, yang akan dijual dengan harga rp 70.
000 per kilogram.













editor : tjatur wiharyo





















ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
gebrakan jokowi-basuki















berita terkait

jokowi: proyek enam tol dalam kota setelah mrt dan monorel
jokowi tunggu pemerintah pusat atasi pembajakan
dibanjiri undangan buka bersama, jokowi pilih tidur
jokowi siapkan rp 260 miliar untuk revitalisasi setu babakan
jokowi: jakarta empat terkorup, itu sebelum pemerintahan saya
jokowi bantah dana blusukan hingga rp 26,6 miliar
"pak jokowi, kapan gemukin badan? ini permintaan warga lho.
.
.
"







topik pilihan:



liverpool ke indonesia



motogp as



vilanova tinggalkan barcelona



kasus ponsel terbakar



gebrakan jokowi-basuki



geliat politik jelang 2014











baca juga







jokowi bantah dana blusukan hingga rp 26,6 miliar













kronologi ledakan bom di polsek rajapolah













balada penarik getek di jakut: inginnya sih jadi pengusaha kaya.
.
.














lurah pasar minggu: di sini bikin ktp 5 menit jadi













mirip apartemen dan mal.
.
.
inilah lahan pertanian vertikal ala china!


















































googletag.
display('div-gpt-ad-845130549378104669-2');





























terpopuler + indeks




1
dahlan iskan: jokowi atau saya bisa menang pilpres





2
"yacht" terbesar di dunia milik miliarder arab misterius





3
lapor diperkosa, wanita norwegia malah dipenjara di dubai





4
basuki membuat resah penjual cd bajakan ratu plaza





5
ingin tahu lulus simak ui, cek di "kompas.
com"!























terbaru + indeks





jokowi: semoga operasi pasar bermanfaat untuk masyarakat









gerombolan bersenjata tajam lukai 3 orang di fatmawati









mencuri, dua pemulung ditangkap









jokowi: proyek enam tol dalam kota setelah mrt dan monorel









"kalau baik dikasih rp 100 ribu, kalau pelit cuma rp 20 ribu"























































































[x] close


























news





ekonomi


bola


tekno


entertainment


otomotif


health


female


travel


properti


foto


video


forum


kompasiana




















about


advertise with us
policy
site map
career
contact us
pedoman media siber


©2008 - 2013 pt.
kompas cyber media (kompas gramedia).
all rights reserved.







































!function(d,s,id){var js,fjs=d.
getelementsbytagname(s)[0];if(!d.
getelementbyid(id)){js=d.
createelement(s);js.
id=id;js.
src="https://platform.
twitter.
com/widgets.
js";fjs.
parentnode.
insertbefore(js,fjs);}}(document,"script","twitter-wjs");


window.
___gcfg = {
lang: 'id'
};
(function() {
var po = document.
createelement('script'); po.
type = 'text/javascript'; po.
async = true;
po.
src = 'https://apis.
google.
com/js/plusone.
js';
var s = document.
getelementsbytagname('script')[0]; s.
parentnode.
insertbefore(po, s);
})();




//



$(function() {
var c = true;
$("#mykompas_like").
click(function () {
if (c) {
var n = $(this);
$("#myk-err").
remove();
if (! $("a#myk-ldr").
length) {
n.
parent().
append(' ')
}
c = false;
$.
getjson("http://" + document.
domain + "/services/mykompas/like/?title=" + escape(document.
title.
replace(" - kompas.
com", "")) + "&url=" + location.
href + "&jsoncallback=?", function (p) {
if (p && p.
status == 1) {
n.
parents("div:eq(0)").
html(' berita telah terpilih')
} else {
$("#myk-ldr").
remove();
var o = ' proses gagal, coba kembali';
n.
parent().
append(o)
}
c = true;
$("#myk-ldr").
remove()
})
}
return false;
});
$(".
twitter").
click(function () {
$.
getjson("http://api.
my.
kompas.
com/panel/shareontwitter/?title=" + escape(document.
title.
replace(" - kompas.
com", "")) + "&url=" + location.
href + "&app_id=kompascom&app_key=k01sbbdjweri938x&jsoncallback=?");
});
//$(".
twitter-share-button").
load(function () {
// $(this).
contents().
find(".
btn").
live("click", function () {
// $.
getjson("http://api.
my.
kompas.
com/panel/shareontwitter/?title=" + escape(document.
title.
replace(" - kompas.
com", "")) + "&url=" + location.
href + "&app_id=kompascom&app_key=k01sbbdjweri938x&jsoncallback=?");
// });
//});
fb.
event.
subscribe('edge.
create', function(response) {
console.
log(response);
$.
getjson("http://api.
my.
kompas.
com/panel/shareonfacebook/?title=" + escape(document.
title.
replace(" - kompas.
com", "")) + "&url=" + response + "&app_id=kompascom&app_key=k01sbbdjweri938x&jsoncallback=?");
});
});






jquery(document).
ready(function ($) {
$("#putartbox").
kompasartbox({
siteno : "1",
sectionid : "10",
articleid : "1056718",
nameutm : "megapolitan",
nameid : "sartbox",
prevpermalink : "2013/07/21/1701364.
xml"
});
$.
ajax({
type:'get',
url:'http://api.
sharedcount.
com/?url=http://megapolitan.
kompas.
com/read/2013/07/21/1701364/jokowi.
semoga.
operasi.
pasar.
bermanfaat.
untuk.
masyarakat',
datatype:'json',
beforesend: function(){
$(".
social-fb-count").
html('');
$(".
social-twitter-count").
html('');
},
success:function(result){
//console.
log(result.
facebook.
total_count);
if(result != null || result != undefined || result != '')
{
$(".
social-fb-count").
html(result.
facebook.
total_count);
$(".
social-twitter-count").
html(result.
twitter);
}
else
{
$(".
social-fb-count").
html(0);
$(".
social-twitter-count").
html(0);
}
}
});
});





$(function() {
$('a#btnansweroriginal').
live('click', function(){
$.
ajax({
url: 'http://news.
kompas.
com/quiz/answer/',
type: 'post',
data: $('form#quiz_form').
serialize(),
success: function(result) {
$.
fancybox(result.
status);
}
});
return false;
});

$('#btnlogin').
live('click', function(){
var username = $('#username').
val();
var password = $('#password').
val();
$.
ajax({
url: 'http://news.
kompas.
com/quiz/login/',
type: 'post',
data: $('form#login_form').
serialize(),
success: function(result) {
if(result.
status == 1){
window.
location.
href = result.
output;
}else{
$.
fancybox(result.
output);
}
}
});
return false;
});

$("a#status_quiz").
fancybox({
"width" : '0',
"height" : '0',
"autoscale" : false,
"transitionin" : "none",
// "transitionout" : "none"
});
if(($("#tabbing_tabs").
length > 0)) {
var countries=new ddtabcontent("tabbing_tabs");
countries.
setpersist(true);
countries.
setselectedclasstarget("link");
countries.
init();
}
});







$(function() {
$("a.
fn_register").
fancybox ({
'width' : 700
, 'height' : 550
, 'autoscale' : true
, 'transitionin' : 'over'
, 'transitionout' : 'over'
, 'type' : 'iframe'
, 'titleshow' : false
, 'shownavarrows' : false
});
$('a.
fn_login').
fancybox({
'autoscale': true
, 'transitionin': 'over'
, 'transitionout': 'over'
, 'type': 'iframe'
, 'width': 330
, 'height': 300
, 'titleshow' : false
, 'shownavarrows' : false
});
});








var _gaq = _gaq || [];
_gaq.
push(['a.
_setaccount', 'ua-3374285-20']);
_gaq.
push(['a.
_trackpageview']);
_gaq.
push(['a.
_trackpageloadtime']);
_gaq.
push(['b.
_setaccount', 'ua-3374285-1']);
_gaq.
push(['b.
_trackpageview']);
_gaq.
push(['b.
_trackpageloadtime']);
_gaq.
push(['d.
_setaccount', 'ua-9341640-16']);
_gaq.
push(['d.
_setdomainname', 'auto']);
_gaq.
push(['d.
_setallowlinker', true]);
_gaq.
push(['d.
_trackpageview']);
_gaq.
push(['d.
_trackpageloadtime']);


_gaq.
push(['c.
_setaccount', 'ua-3374285-8']);
_gaq.
push(['c.
_trackpageview']);
_gaq.
push(['c.
_trackpageloadtime']);


(function() {
var ga = document.
createelement('script'); ga.
type = 'text/javascript'; ga.
async = true;
ga.
src = ('https:' == document.
location.
protocol ? 'https://ssl' : 'http://www') + '.
google-analytics.
com/ga.
js';
var s = document.
getelementsbytagname('script')[0]; s.
parentnode.
insertbefore(ga, s);
})();









//









sumber: www[dot]kompas[dot]com

Divonis, Angelina Ingin Bermanfaat Bagi Penghuni Rutan

Written By laso on Friday, 11 January 2013 | 00:33




Divonis, Angelina Ingin Bermanfaat Bagi Penghuni Rutan
Divonis, Angelina Ingin Bermanfaat Bagi Penghuni Rutan





anggota dewan perwakilan rakyat angelina sondakh kembali menjalani kehidupannya di rumah tahanan pondok bambu jakarta timur setelah divonis bersalah oleh majelis hakim pengadilan tindak pidana korupsi jakarta. jika tidak ada upaya banding, angelina harus menjalani masa pidananya selama empat tahun enam bulan di rutan tersebut.seuai mendengarkan pembacaaan vonisnya, kamis (10/1/2013) kemarin, angelina yang biasa dipanggil angie itu mengatakan, banyak hal yang dipelajarinya dari kehidupan rumah tahanan selama delapan bulan terakhir ini. sejak akhir april lalu, kpk menahan angie. mantan wakil sekretaris jenderal partai demokrat itu semula ditahan di rumah tahanan kpk. namun menjelang persidangan, angie dipindahkan ke rutan pondok bambu."tentunya saya banyak belajar dan pembelajaran itu akan jadi koreksi saya. saya syukur alhamdulillah diberikan kesempatan melihat kondisi yang tidak pernah saya lihat sebelumnya," kata angie sedikit menggambarkan perasaannya hidup di rutan.ke depannya, lanjut angie, dia akan berupaya menjadi seseorang yang bermanfaat untuk para narapidana yang lain. "saya merasa punya perasan sama dengan teman-teman rutan dan saya masih terus berjuangan untuk mereka-mereka yang ada di rutan, yang tidak mendapatkan peraturan yang adil dalam proses peradilan, karena teman-teman saya juga menceritakan kasus-kasus mereka," ujarnya.saat ditanya apakah ke depannya masih ingin menjadi politisi, angelina menjawab "masalah ke depan, saya enggak tahu besok saya masih hidup atau mati. jadi bagi saya yang penting ingin melakukan yang terbaik bagi orang-orang di sekitar," ucap angie.seperti diketahui, majelis hakim pengadilan tipikor memvonis angie bersalah melakukan tindak pidana korupsi dengan menerima pemberian uang rp 2,5 miliar dan 1.200.000 dollar as dari grup permai. uang tersebut diberikan sebagai imbalan karena angie menyanggupi untuk menggiring anggaran proyek perguruan tinggi kemendiknas agar dapat disesuaikan dengan permintaan grup permai. atas putusan ini, baik angie maupun kpk masih pikir-pikir apakah akan banding atau tidak.berita terkait dapat diikuti dalam topik:dugaan suap angelina sondakh
sumber: www.kompas.com
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Lensa Berita - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger