Berita Terbaru
Showing posts with label Partai. Show all posts
Showing posts with label Partai. Show all posts

Ada Sumbangan Tak Bertuan di Dana Kampanye Partai Demokrat

Written By laso on Friday, 7 March 2014 | 19:28




Ada Sumbangan Tak Bertuan di Dana Kampanye Partai Demokrat
Ada Sumbangan Tak Bertuan di Dana Kampanye Partai Demokrat





ada yang menarik dalam laporan dana kampanye partai demokrat periode ii. dalam daftar yang sudah dipublikasikan kpu itu, partai demokrat tercatat menerima sumbangan tak jelas sebesar rp 5 juta.berdasarkan laporan dana kampanye partai demokrat seperti dikutip detikcom, jumat (7/3/2014), partai demokrat menerima dana kampanye pada periode i sebesar rp 139 miliar dan periode ii sebesar rp 129 miliar. sehingga dalam dua kali pelaporan itu menerima sebanyak rp 268 miliar.nah, berbeda dengan sumbangan dana kampanye pada periode i, pada periode ii partai demokrat tercatat menerima sumbangan dari perseorangan dengan nominal sebesar rp 5 juta. anehnya, meski angkanya kecil, tapi dalam laporan itu tak disebutkan nama penyumbang dan alamatnya.padahal, dana dari penyumbang 'gelap' itu terakumulasi menjadi keseluruhan laporan penerimaan dana kampanye partai demokrat pada periode ii sebesar rp 129 miliar. penerimaan lain secara mayoritas di periode ii berasal dari caleg dpr ri demokrat.sementara itu, sama dengan periode i, pada periode ii ini partai demokrat belum menerima sumbangan dari badan usaha atau kelompok. laporan dana kampanye partai demokrat ditandatangani ketua harian syariefuddin hasan dan bendahara umum indrawati sukadis.16 orang tewas dan puluhan lainnya luka ketika sebuah bus masuk jurang dan terbakar di palopo, sulawesi selatan. simak liputannya di reportase sore pukul 16.30 wib hanya di trans tv (iqb/trq)
sumber: www[dot]detik[dot]com

Tak Beri Laporan Keuangan Partai, Golkar NTB Malah Gugat Aktivis Rp 1 M

Written By laso on Sunday, 9 February 2014 | 18:58




Tak Beri Laporan Keuangan Partai, Golkar NTB Malah Gugat Aktivis Rp 1 M
Tak Beri Laporan Keuangan Partai, Golkar NTB Malah Gugat Aktivis Rp 1 M





dpd partai golkar nusa tenggara barat (ntb) menggugat komisi informasi provinsi ntb dan komisi informasi pusat ri serta seorang aktivis fitra ntb bernama suhardi. gugatan ini dilayangkan terkait dengan putusan komisi informasi provinsi ntb yang memenangkan permintaan informasi keuangan yang diajukan oleh fitra ntb."pada tanggal 7 januari 2014, dpd golkar menyerahkan informasi (keuangan parpol) kepada pemohon (informasi). isinya tidak sesuai dengan yang kita minta dan tidak sesuai dengan putusan komisi informasi provinsi ntb," ujar aktivis icw donal fariz dalam jumpa pers yang digelar di kantornya, jalan kalibata timur iv, jakarta selatan, minggu (9/2/2014).putusan komisi informasi provinsi ntb yang dimaksud adalah putusan no 014/xii/ki-ntb/ps-a/2013 yang berbungi mengabulkan permohononan pemohon (fitra ntb). putusan yang diteken pada 23 desember 2013 ini menyatakan bahwa informasi yang diminta fitra ntb adalah informasi yang terbuka.rincian informasi yang harus diberikan dpd golkar kepada fitra ntb yaitu rincian laporan keuangan partai tahun 2011 dan 2012 yang terdiri dari rincian neraca dan laporan realisasi anggaran dan rincian laporan arus kas dan catatan atas laporan keuangan. selanjutnya, dpd golkar juga harus menyerahkan rincian laporan program umum dan kegiatan partai 2011 dan 2012 serta struktur dan kepengurusan partai.informasi tersebut seharusnya diserahkan dpd golkar kepada fitra ntb dalam waktu 14 hari kerja sejak putusan ini diterima."namun, bukannya memberikan informasi (yang diminta), dia justru menggugat komisi informasi pusat ri, komisi informasi provinsi ntb, dan fitra ntb," jelas donal.surat gugatan yang dilayangkan dpd golkar ntb dilayangkan ke pn mataram pada 13 januari 2014.next

halaman
1 2


next


agar terasa berat, tabung gas dicampur dengan air. tonton "reportase investigasi", episode pengoplosan gas, pukul 16.30 wib, hanya di transtv (sip/mad)
sumber: www[dot]detik[dot]com

Ical Ingatkan Jangan Ada Skenario Capres Lain di Partai Golkar

Written By laso on Thursday, 19 December 2013 | 02:28




Ical Ingatkan Jangan Ada Skenario Capres Lain di Partai Golkar
Ical Ingatkan Jangan Ada Skenario Capres Lain di Partai Golkar





ketum golkar aburizal bakrie atau ical mengingatkan agar tak ada skenario capres lain selain dirinya di partainya. menurutnya, double skenario politik tidak akan menguntungkan partainya."hanya boleh ada satu skenario politik memenangkan partai golkar dan capres partai golkar," ujar ical.hal ini disampaikan ical dalam sambutannya di acara mukernas musyawarah kekeluargaan gotong royong (mkgr) di hotel kartika chandra, jalan gatot subroto, jakarta selatan, rabu (18/12/2013).ical menjelaskan sejak reformasi, partai golkar belum pernah menyatukan kemenangan legislatif dan kemenangan pilpres."mari tahun depan kita satukan kemenangan legislatif dengan kemenangan presiden," kata ical.meski begitu, ical membantah saat ini ada tanda-tanda skenario pencapresan kader lain di partainya. dia mengaku pernyataan ini hanya sebagai peringatan."saya hanya mengingatkan jangan nanti ada yang berpikiran lain, hanya satu capres saja," kata ical.polisi gerebek rumah dukun abors dan menemukan 12 kantong berisi orok bayi hasil praktik aborsi. simak liputan lengkapnya di reportase malam pukul 01.27 wib, hanya di trans tv (sip/jor)
sumber: www[dot]detik[dot]com

Giliran Bendum PDI-P dan Partai Golkar Dituding Nazaruddin

Written By laso on Thursday, 1 August 2013 | 04:51




Giliran Bendum PDI-P dan Partai Golkar Dituding Nazaruddin
Giliran Bendum PDI-P dan Partai Golkar Dituding Nazaruddin





terpidana kasus korupsi wisma atlet sea games, muhammad nazaruddin menuding bendahara umum partai demokrasi indonesia perjuangan (pdi-p) olly dondokambey terlibat proyek pembangunan gedung pajak dan dugaan korupsi perusahaan penerbangan merpati.
dia mengaku telah melaporkan tudingannya itu ke komisi pemberantasan korupsi (kpk).
"saya buka proyek pembangunan gedung pajak yang dibagi fee-nya.
semua saya buka," ujar nazaruddin seusai diperiksa kpk sebagai tersangka kasus dugaan pencucian uang pembelian saham pt garuda indonesia, di gedung kpk, jakarta, rabu (31/7/2013).
"kalau proyek gedung pajak, olly dondokambey.
semua sudah saya laporkan.
ada beberapa teman-teman dpr yang lain," lanjut nazaruddin.
suami neneng sri wahyuni ini menjelaskan proyek pembangunan gedung pajak dimenangkan oleh pt adhi karya.
di dpr, saat ini olly menjabat pimpinan badan anggaran (banggar).
selain itu, nazaruddin juga menuding olly terlibat kasus dugaan korupsi terkait perusahaan penerbangan merpati.
kali ini tak hanya nama olly yang disebut, tapi juga ketua fraksi partai golkar dpr ri, setya novanto.
setya juga menjabat bendahara umum di partai berlambang pohon beringin itu.
"tentang proyek merpati yang itu juga bagi-baginya di dpr.
waktu itu jutaan dollar dibagi ke semua fraksi.
hampir dapat (uang) terutama fraksi demokrat.
yang dibagikan waktu itu untuk ketua fraksinya di golkar ke novanto, pdi-p ke olly," beber nazaruddin.
dia mengaku semua detil telah disampaikan ke kpk.
"sudah di bap oleh penyidik.
kita tinggal dukung kpk menyelesaikan kasus-kasus korupsi yang dilakukan oleh pejabat-pejabat yang megang kekuasaan di indonesia," katanya.
sebelumnya, nazaruddin juga menuding setya terlibat dugaan korupsi proyek e-ktp.













editor : palupi annisa auliani































berita terkait

kpk periksa nazaruddin terkait pencucian uang
jelang lebaran, nazaruddin minta maaf kepada masyarakat
nazaruddin janji bongkar pejabat korupsi triliunan rupiah
malam ini, nazaruddin menginap di rutan kpk
nazaruddin tuding setya novanto terlibat proyek e-ktp







topik pilihan:



penertiban pkl di jakarta



pilgub jatim 2013



"anak jenderal" berulah



banjir bandang di ambon



gebrakan jokowi-basuki



geliat politik jelang 2014











baca juga







mungkinkah manusia gua pawon adalah moyang orang sunda?













mudik dengan sepeda motor efisien, tetapi tidak rasional













dapatkan voucher menginap di bali dengan mengirimkan foto gaya ramadhanmu













india mencari sosok jokowi













bc bali temukan 102 butir ekstasi jenis baru asal belanda


















































googletag.
display('div-gpt-ad-642297387297694802-2');






























terpopuler + indeks




1
"hercules diusir, tak ada preman lagi di tanah abang"





2
isi perbincangan ahok dan lulung





3
campur tangan ppp bela lulung serang basuki





4
klaim jokowi terbukti, pkl mau ke blok g





5
ayah "anak jenderal": saya kecewa dan malu























terbaru + indeks





giliran bendum pdi-p dan partai golkar dituding nazaruddin









asdp merak siapkan dua dermaga khusus sepeda motor









nazaruddin tuding setya novanto terlibat proyek e-ktp









kompolnas: polisi tidak salah tangkap teroris









malam ini, nazaruddin menginap di rutan kpk






















































































[x] close





























news
nasional
regional
megapolitan
internasional



olah raga
sains
edukasi
infografis
surat pembaca



ekonomi
bola
tekno
entertainment
otomotif
health



female
travel
properti
foto
video
forum






kompas gramedia digital group




grazera


kompasiana


kompaskarier.
com



midazz





scoop


urbanesia


gamesaku


makemac

















about us-
advertise-
policy-
pedoman media siber-
career-
contact us-
rss-
site map



©2008 - 2013 pt.
kompas cyber media (kompas gramedia digital group).
all rights reserved.


































!function(d,s,id){var js,fjs=d.
getelementsbytagname(s)[0];if(!d.
getelementbyid(id)){js=d.
createelement(s);js.
id=id;js.
src="https://platform.
twitter.
com/widgets.
js";fjs.
parentnode.
insertbefore(js,fjs);}}(document,"script","twitter-wjs");


window.
___gcfg = {
lang: 'id'
};
(function() {
var po = document.
createelement('script'); po.
type = 'text/javascript'; po.
async = true;
po.
src = 'https://apis.
google.
com/js/plusone.
js';
var s = document.
getelementsbytagname('script')[0]; s.
parentnode.
insertbefore(po, s);
})();




//



$(function() {
var c = true;
$("#mykompas_like").
click(function () {
if (c) {
var n = $(this);
$("#myk-err").
remove();
if (! $("a#myk-ldr").
length) {
n.
parent().
append(' ')
}
c = false;
$.
getjson("http://" + document.
domain + "/services/mykompas/like/?title=" + escape(document.
title.
replace(" - kompas.
com", "")) + "&url=" + location.
href + "&jsoncallback=?", function (p) {
if (p && p.
status == 1) {
n.
parents("div:eq(0)").
html(' berita telah terpilih')
} else {
$("#myk-ldr").
remove();
var o = ' proses gagal, coba kembali';
n.
parent().
append(o)
}
c = true;
$("#myk-ldr").
remove()
})
}
return false;
});
$(".
twitter").
click(function () {
$.
getjson("http://api.
my.
kompas.
com/panel/shareontwitter/?title=" + escape(document.
title.
replace(" - kompas.
com", "")) + "&url=" + location.
href + "&app_id=kompascom&app_key=k01sbbdjweri938x&jsoncallback=?");
});
//$(".
twitter-share-button").
load(function () {
// $(this).
contents().
find(".
btn").
live("click", function () {
// $.
getjson("http://api.
my.
kompas.
com/panel/shareontwitter/?title=" + escape(document.
title.
replace(" - kompas.
com", "")) + "&url=" + location.
href + "&app_id=kompascom&app_key=k01sbbdjweri938x&jsoncallback=?");
// });
//});
fb.
event.
subscribe('edge.
create', function(response) {
console.
log(response);
$.
getjson("http://api.
my.
kompas.
com/panel/shareonfacebook/?title=" + escape(document.
title.
replace(" - kompas.
com", "")) + "&url=" + response + "&app_id=kompascom&app_key=k01sbbdjweri938x&jsoncallback=?");
});
});






jquery(document).
ready(function ($) {
$("#putartbox").
kompasartbox({
siteno : "1",
sectionid : "1",
articleid : "1059494",
nameutm : "nasional",
nameid : "sartbox",
prevpermalink : "2013/07/31/2345591.
xml"
});
$.
ajax({
type:'get',
url:'http://api.
sharedcount.
com/?url=http://nasional.
kompas.
com/read/2013/07/31/2345591/giliran.
bendum.
pdi-p.
dan.
partai.
golkar.
dituding.
nazaruddin',
datatype:'json',
beforesend: function(){
$(".
social-fb-count").
html('');
$(".
social-twitter-count").
html('');
},
success:function(result){
//console.
log(result.
facebook.
total_count);
if(result != null || result != undefined || result != '')
{
$(".
social-fb-count").
html(result.
facebook.
total_count);
$(".
social-twitter-count").
html(result.
twitter);
}
else
{
$(".
social-fb-count").
html(0);
$(".
social-twitter-count").
html(0);
}
}
});
});





$(function() {
$('a#btnansweroriginal').
live('click', function(){
$.
ajax({
url: 'http://news.
kompas.
com/quiz/answer/',
type: 'post',
data: $('form#quiz_form').
serialize(),
success: function(result) {
$.
fancybox(result.
status);
}
});
return false;
});

$('#btnlogin').
live('click', function(){
var username = $('#username').
val();
var password = $('#password').
val();
$.
ajax({
url: 'http://news.
kompas.
com/quiz/login/',
type: 'post',
data: $('form#login_form').
serialize(),
success: function(result) {
if(result.
status == 1){
window.
location.
href = result.
output;
}else{
$.
fancybox(result.
output);
}
}
});
return false;
});

$("a#status_quiz").
fancybox({
"width" : '0',
"height" : '0',
"autoscale" : false,
"transitionin" : "none",
// "transitionout" : "none"
});
if(($("#tabbing_tabs").
length > 0)) {
var countries=new ddtabcontent("tabbing_tabs");
countries.
setpersist(true);
countries.
setselectedclasstarget("link");
countries.
init();
}
});




/* s: cookies */
var cookies = {
init: function () {
var allcookies = document.
cookie.
split('; ');
for (var i=0;i= start_time.
gettime() && mydate.
gettime() = start_time.
gettime() && mydate.
gettime() = start_time.
gettime() && mydate.
gettime() = start_time.
gettime() && mydate.
gettime() = start_time.
gettime() && mydate.
gettime() = start_time.
gettime() && mydate.
gettime()



$(function() {
$("a.
fn_register").
fancybox ({
'width' : 700
, 'height' : 550
, 'autoscale' : true
, 'transitionin' : 'over'
, 'transitionout' : 'over'
, 'type' : 'iframe'
, 'titleshow' : false
, 'shownavarrows' : false
});
$('a.
fn_login').
fancybox({
'autoscale': true
, 'transitionin': 'over'
, 'transitionout': 'over'
, 'type': 'iframe'
, 'width': 330
, 'height': 300
, 'titleshow' : false
, 'shownavarrows' : false
});
});








var _gaq = _gaq || [];
_gaq.
push(['a.
_setaccount', 'ua-3374285-20']);
_gaq.
push(['a.
_trackpageview']);
_gaq.
push(['a.
_trackpageloadtime']);
_gaq.
push(['b.
_setaccount', 'ua-3374285-1']);
_gaq.
push(['b.
_trackpageview']);
_gaq.
push(['b.
_trackpageloadtime']);
_gaq.
push(['d.
_setaccount', 'ua-9341640-16']);
_gaq.
push(['d.
_setdomainname', 'auto']);
_gaq.
push(['d.
_setallowlinker', true]);
_gaq.
push(['d.
_trackpageview']);
_gaq.
push(['d.
_trackpageloadtime']);


_gaq.
push(['c.
_setaccount', 'ua-3374285-5']);
_gaq.
push(['c.
_trackpageview']);
_gaq.
push(['c.
_trackpageloadtime']);


(function() {
var ga = document.
createelement('script'); ga.
type = 'text/javascript'; ga.
async = true;
ga.
src = ('https:' == document.
location.
protocol ? 'https://ssl' : 'http://www') + '.
google-analytics.
com/ga.
js';
var s = document.
getelementsbytagname('script')[0]; s.
parentnode.
insertbefore(ga, s);
})();






var _comscore = _comscore || [];
_comscore.
push({ c1: "2", c2: "8077308" });
(function() {
var s = document.
createelement("script"), el = document.
getelementsbytagname("script")[0]; s.
async = true;
s.
src = (document.
location.
protocol == "https:" ? "https://sb" : "http://b") + ".
scorecardresearch.
com/beacon.
js";
el.
parentnode.
insertbefore(s, el);
})();









//-1?'https://id-ssl':'http://id-cdn')
+unescape('.
effectivemeasure.
net/em.
js%22%3e%3c/script%3e'));
})();
//]]>








_atrk_opts = { atrk_acct:"ua8se1agtn00wa", domain:"kompas.
com",dynamic: true};
(function() { var as = document.
createelement('script'); as.
type = 'text/javascript'; as.
async = true; as.
src = " https://d31qbv1cthcecs.
cloudfront.
net/atrk.
js"; var s = document.
getelementsbytagname('script')[0];s.
parentnode.
insertbefore(as, s); })();










//









sumber: www[dot]kompas[dot]com

Maju Pilgub dari Partai Lain, Bibit Waluyo Tak Lagi Kader PDIP

Written By laso on Saturday, 9 March 2013 | 22:43




Maju Pilgub dari Partai Lain, Bibit Waluyo Tak Lagi Kader PDIP
Maju Pilgub dari Partai Lain, Bibit Waluyo Tak Lagi Kader PDIP





kader pdip bibit waluyo maju dalam pilgub jawa tengah dari partai lain. bagaimana posisi bibit saat ini di pdip?"pak bibit melakukan pelanggaran berat aturan partai. secara otomatis keanggotaannya di pdip gugur. tidak perlu kita tarik kta-nya, tapi yang jelas semua sudah tahu bahwa kta itu sudah tidak tidak berlaku," ujar ketua dpp pdip, puan maharani, di sela-sela acara rakerdasus dpd pdip jateng di solo, sabtu (9/3/2013).perlakuan berbeda memang diakui puan harus diterapkan terhadap don murdono, ketua dpc pdip sumedang yang juga bupati sumedang. sama seperti bibit, don murdono juga maju sebagai cawagub pilgub jateng dari partai lain.namun karena posisi don murdono bukan orang sembarangan di struktural partai, pdip pun langsung memecatnya."sk pemecatannya sudah kita kirim ke dpd pdip jabar. selanjutnya dpd akan memberikan sk pemecatan itu kepada yang bersangkutan," ujar puan.seperti diketahui pilgub jateng diikuti oleh tiga pasang calon yaitu bibit waluyo-sujiono yang diajukan partai demokrat, pan, golkar; pasangan hadi prabowo-don murdono yang diajukan koalisi gerindra, hanura, pks, pkb, ppp, pknu; dan ganjar pranowo-heru sudjatmoko oleh pdip.pilgub 5 tahun lalu, bibit didukung oleh pdip. sedangkan don murdono saat ini masih menjabat bupati semedang. dpp pdip telah secara resmi memecat keanggotaan don sebagai kader karena dinilai melakukan pelanggaran berat telah maju lewat partai lain. (mok/gah)
sumber: www[dot]detik[dot]com

Partai Demokrat, Partai Teater

Written By laso on Friday, 1 March 2013 | 23:42




Partai Demokrat, Partai Teater
Partai Demokrat, Partai Teater





prahara partai demokrat belum juga usai. konflik internal partai pemenang pemilu 2009 itu setidaknya sudah mendapat sorotan hampir sepanjang februari 2013. pengamat politik dari uin syarif hidayatullah, burhanudin muhtadi bahkan menganggap partai demokrat sudah ibarat partai teater."demokrat ini layaknya partai teater. terlalu banyak drama, terlalu banyak simbol yang dipakai. mereka lupa persoalan di partai demokrat adalah memperbaiki citra partai terkait kasus korupsi," ujar burhanudin di jakarta, jumat (1/3/2013). pidato anas saat berhenti dari ketua umum partai demokrat, ujar dia, semakin menunjukkan kubu-kubu yang ada di partai itu. pidato anas adalah bukti bahwa partai demokrat sejak dulu sudah mengalami faksionalisasi yang parah dan selama ini coba ditutupi dengan segala cara.burhanudin memprediksi langkah partai demokrat dalam pemilu 2014 akan semakin sulit di tengah badai konflik yang tengah dihadapinya. "kasus terakhir anas berhenti sebagai ketua umum akan membuat posisi demokrat sulit untuk recovery. apalagi pengunduran diri itu tidak mulus, sehingga akan jadi duri dalam daging," ucap burhanudin.dalam jangka pendek, menurut burhanuddin partai demokrat harus segera menyelenggarakan kongres luar biasa (klb) untuk menentukan ketua umum baru. selain itu, dia juga menilai partai itu harus fokus melakukan rekondisi pasca-berhentinya anas. "kalau tidak ada klb untuk proses pergantian ketua secara sah, maka akan jadi terhambat soal dcs yang sudah di depan mata," kata burhanudin.seperi diberitakan, anas urbaningrum memutuskan berhenti sebagai ketua umum partai demokrat, sabtu (23/2/2013). ia juga menyatakan keluar dari partai itu setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh komisi pemberantasan korupsi (kpk) dalam kasus dugaan gratifikasi terkait proyek hambalang dan lainnya.semenjak itu, beberapa pengurus mengambil langkah serupa sebagai bentuk solidaritas, seperti ketua dpc partai demokrat cilacap tri dianto dan wakil direktur eksekutif m rahmad. sejumlah pengurus demokrat yang merupakan para loyalis anas meski belum mundur tapi tetap setia mendatangi rumah anas, seperti juru bicara i gede pasek suardika, ketua dpp partai demokrat umar arsal, dan wakil sekretaris jenderal saan mustopa.berita terkait dapat dibaca dalam topik: krisis demokrat









editor :
sumber: www[dot]kompas[dot]com

Ini Aturan Kongres Luar Biasa Partai Demokrat

Written By laso on Thursday, 28 February 2013 | 14:42




Ini Aturan Kongres Luar Biasa Partai Demokrat
Ini Aturan Kongres Luar Biasa Partai Demokrat





majelis tinggi partai demokrat (pd) tengah mempersiapkan kongres luar biasa (klb) untuk menunjuk ketua umum yang baru. seperti apa aturan di klb pd?aturan mengenai klb diatur di anggaran dasar (ad) dan anggaran rumah tangga (art) pd. di bab ix pasal 100 anggaran dasar pd, diatur mengenai tata cara kongres dan kongres luar biasa.pasal 100 ayat 1 menegaskan bahwa kongres adalah pemegang kekuasaan tertinggi di partai yang diselenggarakan sekurang-kurangnya 5 tahun. kongres memiliki 6 kewenangan yakni menetapkan ketua dewan pembina, mengesahkan ad/art, menetapkan program umum partai, meminta pertanggungjawaban dpp, memilih ketua umum dan formatur, dan menetapkan keputusan lainnya.pasal 100 ayat 2 mengatur klb mempunyai wewenang dan kekuasaan yang sama dengan kongres. namun klb hanya bisa dilakukan dalam kondisi tertentu. ayat 3 mengatur klb bisa digelar atas permintaan majelis tinggi partai atau sekurang-kurangnya 2/3 jumlah dpd dan 1/2 jumlah dpc. ayat 4 mengatur klb harus diusulkan dengan alasan yang jelas. klb diselenggarakan oleh dpp pd.sementara di anggaran rumah tangga pd mengatur mengenai pemilik suara di klb pd. hal itu diatur di bab vii anggaran rumah tangga pd tentang peserta kongres. pasal 37 anggaran rumah tangga pd mengatur peserta kongres dan kongres luar biasa adalah majelis tinggi partai, dewan pembina, dewan kehormatan, komisi pengawas, dewan pimpinan pusat, dewan pimpinan daerah, dewan kehormatan daerah, komisi pengawas daerah, dewan pimpinan cabang, dewan perwakilan luar negeri, organisasi sayap yang telah ditetapkan dpp pd.hak suara dalam klb diatur di pasal 43 anggaran rumah tangga pd. berikut hak suaranya:dewan pembina: 5 (lima ) hak suaradewan pimpinan pusat: 3 (tiga) hak suaradewan pimpinan daerah: 2 (dua) hak suaradewan pimpinan cabang: 1 (satu) hak suaradewan perwakilan luar negeri: 1 (satu) hak suarahak suara organisasi sayap diatur lebih lanjut dalam peraturan organisasi. (van/nrl)
sumber: www[dot]detik[dot]com

Partai Demokrat Jateng Cari Kader untuk Dampingi Bibit Waluyo di Pilgub

Written By laso on Tuesday, 26 February 2013 | 21:05




Partai Demokrat Jateng Cari Kader untuk Dampingi Bibit Waluyo di Pilgub
Partai Demokrat Jateng Cari Kader untuk Dampingi Bibit Waluyo di Pilgub





partai demokrat akan mengusung gubernur jateng saat ini, bibit waluyo dalam pemilihan gubernur (pilgub) jateng 2013. sementara itu untuk calon pendampingnya, partai demokrat akan mengambil dari internal partai.ketua dpd partai demokrat sukawi sutarip mengatakan, pihaknya ingin cawagub yang diusung berasal dari internal partai. namun jika tidak ada dari kader, maka pilihan akan jatuh kepada birokrat atau pengusaha yang berafiliasi ke partai.nama-nama dari internal partai demokrat yang muncul adalah bupati rembang salim, bambang priyoko, dan tiyoso muchtar. sementara dari luar partai, nama yang muncul adalah rustriningsih (wakil gubernur jateng saat ini) dan hadi prabowo (sekda jateng)."di birokrasi ada bu rustriningsih atau pak hadi prabowo, itu kalau mau," kata sukawi saat ditemui di rumahnya, jl durian semarang, selasa (26/2/2013).sukawi yang mantan wali kota semarang ini mengklaim pan yang berkoalisi dengan pd dalam pilgub, telah setuju mencari pendamping bibit dari internal partai. pihaknya masih mempunyai waktu hingga 5 maret mendatang.sekretaris dpw pan jateng agna susila mengatakan pihakny sudah menyiapkan nama-nama untuk mendampingi bibit. beberapa calonnya di antaranya ketua pgri sulistyo, ketua dpw pan jateng wahyu kristanto dan lain-lain."itu biasa dalam partai politik. siapa saja yang mengusulkan tidak masalah. untuk wakilnya nanti menunggu hasil rapat pleno hari rabu (27/2) besok," ujar agna. (alg/try)
sumber: www[dot]detik[dot]com

Pengamat: 3 Kemungkinan Skenario di Rapimnas Partai Demokrat

Written By laso on Saturday, 16 February 2013 | 15:40




Pengamat: 3 Kemungkinan Skenario di Rapimnas Partai Demokrat
Pengamat: 3 Kemungkinan Skenario di Rapimnas Partai Demokrat





- partai demokrat akan menggelar rapimnas di jakarta, besok. rapimnas ini digelar menyusul persoalan internal pd yang sedang memanas belakangan ini.direktur eksekutif pol-tracking institute, hanta yuda, memprediksikan 3 skenario yang mungkin terjadi dalam rapimnas nanti."memang rapimnas ini kita belum bisa menduga. jadi saya hanya bisa membaca. ada beberapa kemungkinan," ujar hanta dalam diskusi sindo radio bertema "tsunami demokrat" di warung daun kafe, cikini, jakarta, sabtu (16/2/2013).pertama, kata hanta, akan ada titik tengah atau kompromi antara 'dua matahari' di partai demokrat, semacam win win solution. kompromi itu misalnya ditempuh dalam penyusunan caleg partai demokrat untuk pemilu 2014."menyusun orangnya siapa. ini loyalis siapa," katanya.kedua, kedua faksi akan tetap bertahan bahkan saling menyerang. terjadi kompetisi, jika bukan dikatakan 'perang'. namun menurutnya, kompetisi ini bersifat terselubung. dengan catatan jika posisi anas masih kuat mendapat dukungan grass root.menurut dia, kompetisi terselubung ini seperti yang terjadi pasca kongres pd di bandung tahun 2010 lalu."karena kalau ngomong politik, itu artinya bicara pengaruh. legitimasi itu kan pengaruh politik. dua kubu ini berkompetisi memperebutkan pengaruh," imbuh hanta.ketiga, lanjut dia, perang terbuka atau semacam kongres luar biasa (klb). jika dua-duanya kuat, klb akan diusulkan digelar dan dijadikan alat untuk saling menjatuhkan, digunakan melengserkan anas, atau sebaliknya."jika ini yang terjadi, semua akan habis-habisan memperjuangkan faksinya masing-masing," cetus hanta.namun demikian, hanta mengatakan yang terpenting adalah bagaimana mendamaikan figur yang kuat dengan agenda institusionalisasi partai. kisruh internal harus menjadi momentum untuk membuat perlembagaan partai demokrat menjadi lebih kuat."jadi jika ingin ini, maka sebaiknya dua faksi menempuh win win solution. sby setelah ini harus menyiapkan agenda-agenda baru untuk melembagakan partai. agar tetap kokoh untuk pemilu-pemilu berikut," pungkasnya. (rmd/ndr)
sumber: www[dot]detik[dot]com

Jelang Rapimnas, Ketua PD: Ini Momentum Terbaik Ganti Nahkoda Partai

Written By laso on Friday, 15 February 2013 | 19:24




Jelang Rapimnas, Ketua PD: Ini Momentum Terbaik Ganti Nahkoda Partai
Jelang Rapimnas, Ketua PD: Ini Momentum Terbaik Ganti Nahkoda Partai





- suhu politik internal partai demokrat (pd) semakin memanas menjelang rapimnas. pengurus dpp pd terbelah, ketua dpp pd ulil abshar abdalla terang-terangan meminta sby menunjuk nahkoda baru untuk menyelamatkan partai."tidak bisa menunggu waktu lama. ini momentum penyelamatannya sudah pas," ujar ulil abshar abdalla dalam jumpa pers di restoran gado-gado boplo di jalan gereja theresia no. 41, menteng, jakarta pusat, jumat (15/2/2013).ulil menilai dengan penandatanganan pakta integritas pd secara nasional, sudah menunjukkan bahwa saat ini di pd hanya ada satu kubu yakni kubu sby."artinya semua bai'at loyal ke sby. momen itu harus digunakan untuk memunculkan figur baru. the best moment for rezim change," lanjutnya.namun saat ditanyai tentang siapa nama yang akan diusung menjadi ketua umum baru pd, ulil belum mengaku belum ingin menyebut nama yang layak menggantikan anas urbaningrum."saya belum punya memandang ini saatnya menyebut nama siapa nahkoda baru. tapi poin yang penting, nahkoda baru ini penting," tegasnya. (sip/van)
sumber: www[dot]detik[dot]com

Presiden Sibuk Urus Partai, Taufiq Kiemas: Wajar, SBY Orang Partai

Written By laso on Tuesday, 12 February 2013 | 06:05




Presiden Sibuk Urus Partai, Taufiq Kiemas: Wajar, SBY Orang Partai
Presiden Sibuk Urus Partai, Taufiq Kiemas: Wajar, SBY Orang Partai





- pengamat menilai presiden susilo bambang yudhoyono (sby) tidak mencurahkan konsentrasi sepenuhnya untuk negara. sebab, belakangan sby lebih sering mengurusi carut-marut di tubuh partainya, partai demokrat. ketua mpr taufiq kiemas memaklumi sikap sby."kalau sby sebagai orang partai wajarlah membenahi partainya," ujar taufiq kiemas saat bersilaturahmi ke kantor pupuk sriwijaya, sungai selayur, kali doni, palembang, senin (11/2/2013) malam.menurut taufiq, loyalitas seorang tokoh terhadap partainya tidak boleh dihilangkan. namun demikian komitmen terhadap rakyat juga tidak boleh dilupakan, apalagi terkait jabatan presiden yang didukung wakil rakyat di dpr."langkah sby sudah benar. dia musti ngurusin partainya dulu, karena yang menjadikan dia presiden itu partainya," kata tokoh senior pdip ini.keputusan sby mengambil alih kendali partai demokrat dari tangan ketua umum anas urbaningrum dinilai taufiq sah-sah saja. terlebih, pakta integritas yang dikeluarkan sby selaku ketua majelis tinggi pd dapat menyelamatkan muka pd dari jurang kekalahan pemilu 2014."(pakta integritas) itu upaya mereka. kalau mereka berupaya pasti bisa (menyelamatkan elektabilitas pd). dan itu dinamika partailah, kalau partai mau bagus ya harus ada dinamika. pdip dulu adem ayem malah kalah di 2004," tutur taufiq sambil berseloroh. (rmd/rmd)
sumber: www[dot]detik[dot]com

Jubir Presiden: Dalam Politik, Mengurus Partai Dimaklumkan

Written By laso on Monday, 11 February 2013 | 01:23




Jubir Presiden: Dalam Politik, Mengurus Partai Dimaklumkan
Jubir Presiden: Dalam Politik, Mengurus Partai Dimaklumkan





- di sela dan sepulang kunjungan kerjanya di afrika, presiden sby memang menangani kemelut di partai demokrat. namun terlalu berlebihan menuding persoalan kenegaraan menjadi terganggu karenanya.demikian tanggapan dari jubir kepresidenan, julian aldrin pasha, atas pernyataan beberapa politisi bahwa presiden sby tidak fokus dengan tugasnya sebagai presiden dan cenderung lebih pentingkan partainya. ini disampaikan dalam pembicaraan telepon, minggu (10/2/2013)."beliau menggunakan waktunya beberapa hari saja untuk partai dalam pemerintahannya," ujar julian."tidak mengalokasikan ada waktu khusus untuk urusan kepartaian, setidaknya sehari dalam seminggu. padahal dalam politik, hal itu dapat dimaklumkan untuk dilakukan," imbuhnya memberi perbandingan.dia menegaskan, presiden sby senantiasa fokus jalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai kepala pemerintahan dan kepala negara. selama kunjungan kerja di luar negeri pun tetap mengikuti dinamika, mendapatkan laporan, serta menghubungi pejabat terkait bila ada yang perlu diprioritaskan untuk kepentingan bangsa dan negara.karena prioritasnya pula agenda itu seringkali mendadak dan bukan pada hari atau jam kerja resmi. banyak keputusan strategis dan solutif yang diambil berhasil selesaikan masalah bersangkutan."saya kira ada beberapa pengamat dan politisi kurang memahami ini, sehingga mendorongnya sampai pada kesimpulan dengan membuat pernyataan naif, mendeskreditkan pak sby," tutur julian. (lh/fdn)
sumber: www[dot]detik[dot]com

HMI Minta Alumninya di Partai Demokrat Tetap Solid

Written By laso on Sunday, 10 February 2013 | 10:15




HMI Minta Alumninya di Partai Demokrat Tetap Solid
HMI Minta Alumninya di Partai Demokrat Tetap Solid





- terkait prahara yang melanda partai demokorat ketua umum pengurus besar himpunan mahasiswa indonesia (pbhmi) memintar agar alumninya tetap solid. kader hmi siap mendukung alumninya tetap kokoh di partai yang dibentuk sby."kami menyarankan agar senior-senior kami di partai demokrat tatap solid dan kompak," tegas ketua umum pbhmi basri dodo, dalam keterang persnya kepada detikcom, sabtu (9/2/2013).menurutnya, hmi mengajarkan betapa pentingnya solidaritas sesama anggota. hal itu juga tetap berlaku kepada seniornya bahkan alumni. selain itu, organisasi besar mahasiswa ini juga siap mendukung alumninya di demokrat untuk memenangkan pemilu nanti."hmi mengajarkan bagaimana membangun solidaritas yang indah bagi semua," katanya.sebagaimana dimaksud, ketum partai demokrat anas urbaningrum merupakan alumni dari korps mahasiswa islam tersebut. selain anas elite pd juga banyak yang berasal dari hmi.tidak hanya itu, basri dodo juga meminta agar sby tetap fokus mengurus negara meskipun partai-nya sedang dilanda gonjang-ganjing. hmi juga meminta agar sby menegur menteri yang sibuk urus parpol-nya masing-masing."diperlukan sikap tegas dari presiden sby ketika misalnya ada menteri yang ikut berpolitik dan sibuk mengurus partai," tutup basri. (rvk/jor)
sumber: www[dot]detik[dot]com

Petinggi Partai Demokrat Kumpul di Cikeas

Written By laso on Friday, 8 February 2013 | 00:53




Petinggi Partai Demokrat Kumpul di Cikeas
Petinggi Partai Demokrat Kumpul di Cikeas





- ketua dewan pembina partai demokrat susilo bambang yudhoyono mengumpulkan sejumlah anggota dewan pembina pd di cikeas. mereka dikumpulkan untuk membahas gejolak yang sedang melanda partai berlambang bintang mercy tersebut.pantauan detikcom, kamis (7/2/2013) malam, sejumlah petinggi pd telah hadir. sejak pukul 21.00 wib mereka berurutan memasuki kompleks perumahan sby di puri cikeas, bogor, jawa barat.mereka di antaranya sekretaris wanbin yang juga menteri esdm jero wacik, anggota wanbin yang juga menkop & ukm syarif hasan yang menggunakan mobil toyota camry warna hitam berpelat b 1254 rfs dan menpora roy suryo mitsubishi pajero sport hitam b 1705 rfs.dua camry berikutnya menyusul bernomor polisi b 1126 rfs tiba di puri cikeas disusul mobil serupa dengan pelat b 8036 es. tidak diketahui siapa di dalam mobil tersebut.sebelumnya, jero wacik mengatakan sby memanggil dirinya dan sejumlah anggota wanbin malam ini. agenda yang dibahas di antaranya mengenai kondisi terakhir pd yang anjlok di beberapa survei."saya nanti malam pukul 21.00 wib dipanggil (ke cikeas), melaporkan perkembangan terakhir," ujar jero di bandar udara halim perdanakusuma, jakarta, usai menyambut kedatangan presiden sby setelah kunker dari asia afrika. (mpr/trq)
sumber: www[dot]detik[dot]com

Giliran Pengurus Partai Nasdem Jatim Mengundurkan Diri

Written By laso on Monday, 4 February 2013 | 19:42




Giliran Pengurus Partai Nasdem Jatim Mengundurkan Diri
Giliran Pengurus Partai Nasdem Jatim Mengundurkan Diri





buah konflik internal dpp partai nasdem akhirnya sampai juga ke jatim. senin (4/2/2013), 11 orang pengurus dpw partai nasdem jatim resmi mengundurkan diri. pengunduran diri itu sebagai bentuk perlawanan karena partai nasdem dinilai tidak lagi mengusung konsep restorasi.mereka menyerahkan surat pengunduran diri di kantor dpw partai nasdem jatim di jalan raya darmo, sekaligus melepas atribut seragam nasdem yang dikenakan. aksi mereka dilanjutkan jalan mundur dengan mulut ditutup lakban dengan membawa poster-poster bernada protes terkait partai nasdem yang dianggap sudah tidak lagi menjunjung nilai-nilai demokrasi dan restorasi.ke-11 pengurus dpw partai nasdem jatim itu adalah mirdasy (sekretaris), siti nasyiah, darojat, amrullah (wakil sekretaris), dini (wakil ketua), brigita manohara dan widya rahmi (wakil bendahara). pengunduran diri juga diikuti pengurus organisasi sayap seperti, badar (sekretaris garda pemuda nasdem jatim), daniel lukas rorong (humas), zaenul (wakil bendahara), wawan (wakil ketua), dan dedi (komandan baret). lalu, lanny (garda wanita nasdem jatim) serta toni (badan rescue nasional demokrat jatim). selain sudah tidak menganut asas demokrasi, kata sekretaris dpw nasdem jatim yang mengundurkan diri, mirdasy, partai nasdem juga masih kental dengan unsur-unsur premanisme."bagaimana partai seperti nasdem akan mampu melakukan restorasi dan pembaharuan jika di struktur lebih banyak diisi golongan pensiunan tni dari pada pemudanya," kata mirdasy.dikonfirmasi terpisah, ketua dpw nasdem jatim, tedjo edhy purdijatno mengakui, aksi mengundurkan diri itu adalah dampak konflik internal dpp partai nasdem yang bulan lalu juga sempat membuat ketua dewan pakar partai nasdem, hary tanoesoedibjo juga mengundurkan diri."yang jelas meski mereka mengundurkan diri, tidak akan mengganggu kerja partai. semua sistem akan tetap berjalan karena semua posisi sudah ada penggantinya," katanya.









editor :
sumber: www[dot]kompas[dot]com

Pastika: Didukng Banyak Partai Belum Tentu Menang

Written By laso on Wednesday, 30 January 2013 | 14:40




Pastika: Didukng Banyak Partai Belum Tentu Menang
Pastika: Didukng Banyak Partai Belum Tentu Menang





calon gubernur bali made mangku pastika yang diusung delapan partai politik (parpol) tidak mau sesumbar akan menang mudah saat pemilihan gubernur bulan mei mendatang. menurut jenderal bintang tiga ini banyaknya parpol yang mengusungnya bukan jaminan akan memenangkan pilgub."banyaknya partai bukan pasti menang, bagaimana saudara-saudara menjelaskan kepada rakyat bali untuk pada saatnya menentukan pilihannya," ujar pastika saat menyampaikan pidatonya dalam deklarasi koalisi bali mandara di monumen perjuangan rakyat bali, bajra sandi, renon, denpasar, rabu (30/1/2013).pastika meminta tim suksesnya untuk menghindari cara-cara kotor dalam upaya pemenangan pilgub seperti menjelek-jelekkan kandidat lain. "jangan menaikkan diri kita dengan menjelekkan orang lain, tapi dengan menaikkan kualitas, bukan dengan menghujat dan menjelekkan orang lain," jelas pastika.seperti diberitakan, pasangan pastika-sudikerta dengan nama paket pastikerta akan maju dalam pertarungan pilgub bali 2013 yang akan digelar bulan mei mendatang.pasangan yang diusung oleh koalisi delapan partai, yakni partai golkar, demokrat, hanura, pkpb, partai keadian dan persatuan indonesia, pnbk, partai karya perjuangan, dan pan ini, resmi dideklarasikan di monumen bajra sandi denpasar.









editor :
sumber: www.kompas.com

Partai Demokrat Pastikan Caleg yang Diusung Bebas Narkoba

Written By laso on Monday, 28 January 2013 | 17:58




Partai Demokrat Pastikan Caleg yang Diusung Bebas Narkoba
Partai Demokrat Pastikan Caleg yang Diusung Bebas Narkoba





penggeledahan yang dilakukan bnn di kediaman raffi ahmad seolah menjadi kekhawatiran bagi masyarakat soal pentingnya caleg yang bebas dari narkoba. ketua dpp partai demokrat, didi irawadi syamsuddin, menyatakan syarat bebas narkoba sangat penting untuk caleg partai demokrat."rekam jejak kesehatan secara menyeluruh penting untuk caleg partai demokrat. untuk melihat seorang caleg terlibat narkoba atau tidak, tentu yang paling penting dengan melihat rekam jejak kesehatan caleg tersebut," kata didi irawadi syamsuddin, kepada detikcom, selasa (29/1/2013).menurut didi, tes urin hanyalah salah satu bagian dari proses seleksi caleg yang dilakukan oleh partai demokrat, yang lebih penting tentu track record kesehatannya dan juga tes kesehatan secara komprehensif dalam kondisi terakhir, baik secara jasmani dan rohani."kita ikuti saja aturan undang-undang yang ada, di mana dalam undang-undang tentang pemilu, kemudian dalam undang-undang tentang md3, ada persyaratan anggota harus sehat jasmani dan rohani," ujarnya."selama ini diterjemahkan setiap caleg memberikan surat keterangan sehat dari dokter," lanjut didi.didi menuturkan, ada baiknya syarat kesehatan yang salahsatunya diterapkan melalui tes urin ini, juga ditegaskan oleh kpu dalam bentuk peraturan kpu (pkpu) sebagai turunan dari undang-undang."lebih baik lagi apabila dipikirkan untuk 2014 dibuat persyaratan kpu agar caleg bebas narkoba dari dokter independen dan rumah sakit tertentu yang kredibel," ucap anggota komisi iii itu. (bal/fjp)
sumber: www.detik.com

Menurut PAN, untuk Jadi Partai Besar Memang Banyak Ujian




Menurut PAN, untuk Jadi Partai Besar Memang Banyak Ujian
Menurut PAN, untuk Jadi Partai Besar Memang Banyak Ujian





ketua fraksi partai amanat nasional (pan), tjatur sapto edi mengatakan, kasus yang menimpa pan pada awal tahun 2103 ini tidak akan berpengaruh terhadap pencalonan ketua umum pan hatta rajasa menjadi presiden ri. ujian yang dialami partainya saat ini justru akan mengkokohkan pencalonan hatta. "yang namanya layang-layang itu kalau mau terbang tinggi harus ada angin. kalau tidak ada angin sulit untuk terbang. semakin banyak cobaan, kami akan semakin baik. insya allah kami bisa lalui dengan baik" ujar tjatur, senin (28/1/2013), dalam jumpa pers di kantor dpp pan, jalan tb simatupang, jakarta. hal tersebut diungkapkan tjatur menyikapi turut diamankannya politisi pan, wanda hamidah, dalam penggerebekan badan narkotika nasional (bnn) di kediaman artis raffi ahmad, minggu (27/1/2013) lalu.  sebelum kasus itu terjadi, menurut tjatur, pan tengah diuji dengan kasus kecelakaan yang menimpa anak hatta rajasa yakni rasyid rajasa awal januari lalu. rasyid menabrak sebuah mobil yang membuat dua orang tewas. penanganan kasus ini ditengarai diperlakuukan istimewa oleh aparat kepolisian lantaran menyangkut anak seorang petinggi partai. untuk menjadi partai besar, tjatur mengakui, harus banyak mendapat cobaan. "semoga jadi terbiasa. kalau mau jadi partai besar, ujiannya banyak. ini adalah ujian," katanya.  dalam kasus rasyid rajasa, menurutnya, pan justru mendapatkan dampak positif. "kami bisa memetik buahnya. setelah keliling jawa, betapa orang jadi semakin mencintai pak hatta. jadi ini akan berbuah positif dan semoga saja menambah energi kami," ujar tjatur. seperti diberitakan, badan narkotika nasonal (bnn) mengamankan 17 orang dari kediaman artis raffi ahmad pada minggu (27/1/2013) karena diduga melakukan pesta narkoba. sebanyak empat orang di antaranya berasal dari kalangan artis yakni raffi, wanda hamidah, zaskia sungkar, dan irwansyah ikut terjaring. selain artis, wanda juga masih aktif menjabat sebagai anggota komisi e dprd dki jakarta dari fraksi partai amanat nasional (pan). sementara raffi sudah sempat masuk dalam daftar bakal caleg pan dan irwansyah juga masuk dalam daftar bakal caleg partai gerindra. dari hasil tes urine yang sudah dilakuka, hanya lima yang terindikasi mengkonsumsi narkoba. sementara empat artis yang ada terbukti negatif mengkonsumsi narkoba. namun, bnn masih melakukan endalaman dengan melakukan tes darah dan rambut kepada seluruh artis itu.









editor :
sumber: www.kompas.com

Agar Tak Ada Caleg Tersangkut Narkoba, Tifatul Imbau Partai Seleksi Ketat

Written By laso on Sunday, 27 January 2013 | 04:53




Agar Tak Ada Caleg Tersangkut Narkoba, Tifatul Imbau Partai Seleksi Ketat
Agar Tak Ada Caleg Tersangkut Narkoba, Tifatul Imbau Partai Seleksi Ketat





anggota majelis syuro pks tifatul sembiring mengimbau agar setiap partai melakukan seleksi ketat dalam seleksi caleg. jangan sampai, hanya karena mengejar suara, sembarang memilih caleg yang kemudian tersangkut narkoba."kepada partai politik, agar merekrut tolong diseleksi dulu. jangan seperti sopir angkot, naik di mana turun terserah di mana, bayar juga terserah," jelas tifatul saat ditemui di padang, sumbar, minggu (27/1/2013).menurut tifatul, bila partai asal pilih, nantinya akan jelek di parlemen juga,"sejak 2004 sampai sekarang tak ada political education. jadi di parlemen juga tidak ada seleksi, siapa juga ditampung," tuturnya.beruntung kalau kemudian yang masuk yang bagus, kalau yang jelek, tentu parlemen yang nantinya akan kena akibatnya."kalau caleg pks, kita sudah siapkan. mereka harus memiliki syarat moralitas itu yang utama," tuturnya.baru-baru ini raffi ahmad ditangkap bnn. belum diketahui apakah narkoba yang ditemukan di rumah raffi itu milik dia atau bukan.bnn masih melakukan tes urine. namun seperti diketahui, raffi sudah digadang-gadang menjadi caleg pan. (ndr/ahy)
sumber: www.detik.com

Surya Paloh Resmi Dikukuhkan Menjadi Ketua Umum Partai NasDem

Written By laso on Saturday, 26 January 2013 | 01:35




 Surya Paloh Resmi Dikukuhkan Menjadi Ketua Umum Partai NasDem
Surya Paloh Resmi Dikukuhkan Menjadi Ketua Umum Partai NasDem





surya paloh resmi dikukuhkan sebagai ketum partai nasdem. surya paloh terpilih dengan aklamasi."kongres telah mengukukuhkan secara aklamasi inisiator restorasi, inisiator perubahan, yaitu pak surya paloh sebagai ketua umum partai nasdem periode 2013-2018," kata ketua steering comitee kongres nasdem, sugeng suparwoto.hal itu disampaikannya dalam konferensi pers di arena kongres nasdem di jcc, senayan, jakarta, sabtu (26/1/2013).selain mengumumkan pengukuhan surya paloh, sugeng juga mengatakan kongres nasdem mengapresiasi kepemimpinan ketum nasdem demisioner patrice rio capella."mengapresiasi setinggi-tingginya kepemimpinan patrice rio capella yang telah meloloskan partai nasdem di kemenkum ham maupun kpu, sehingga menjadi satu-satunya partai baru di pemilu 2014," kata sugeng.pria yang juga wakil ketua umum partai nasdem itu memaparkan, selain pengukuhan surya paloh, kongres juga telah menghasilkan dua materi penting lainnya, yaitu penyempurnaan ad art dan penyusunan program pemenangan pemilu. (trq/gah)
sumber: www.detik.com
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Lensa Berita - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger