Berita Terbaru
Showing posts with label Pemilu. Show all posts
Showing posts with label Pemilu. Show all posts

Sosialisasi Pemilu, Belasan Ribu Orang Gelar Jalan Sehat Minggu Pagi

Written By laso on Sunday, 9 March 2014 | 13:28




Sosialisasi Pemilu, Belasan Ribu Orang Gelar Jalan Sehat Minggu Pagi
Sosialisasi Pemilu, Belasan Ribu Orang Gelar Jalan Sehat Minggu Pagi





komisi pemilihan umum (kpu) melakukan jalan sehat bersama masyarakat di car free day yang diawali dari monas. adapun jalan sehat itu bertemakan 'jalan sehat untuk pemilu yang berintegritas'.jalan sehat dimulai pukul 07.30 wib. beberapa elemen masyarakat ikut serta dalam kegitan ini, di antaranya peserta yang ikut terlibat yaitu kpu sendiri, parpol, komunitas, serta seluruh elemen masyarakat. peserta pun antusias dengan menggunakan kaos bercorak merah putih bertuliskan 'tolak golput'.acara jalan sehat ini diperuntukkan kpu untuk mengingatkan sebulan lagi akan diadakan pemilu."dengan jalan sehat ini untuk mengingatkan masyarakat hari pemungutan suara itu tanggal 9 april bulan depan," ujar komisioner kpu feri kurnia rizkiyansyah di monas, jakarta, minggu (9/3/2014).feri menjelaskan selain mengingatkan untuk pemilu tanggal 9 april, kpu juga mengingatkan dan mengimbau masyarakat untuk tidak golput dalam pemilihan umum. "ini merupakan sosialisasi kpu, masyarakat harus bisa menjadi pemilih yang cerdas, suara mereka sangat menentukan," tandanya.pesan kpu itu disambut positif oleh beberapa masyarakat yang ikut menjadi peserta jalan sehat. arif (33) menuturkan, dengan adanya jalan sehat ini menjadi daya tarik untuk menghimbau masyarakat agar dapat memilih pemimpinya. dengan ini dapat terjalin komunikasi yang baik antara kpu dan masyarakat."tujuan saya sih untuk sumbangsih mendukung di 2014 ini agar masyarakat tidak golput, acara ini sebagai daya penarik agar masyarakat dapat memilih, karena penentuanya ada di pemilu nanti dan golput bukan solusi," jelas arif.acara jalan ini diikuti oleh kurang lebih 15 ribu peserta, diantaranya 10 ribu dari kpu pusat dan 5 ribu dari kpu dki jakarta. untuk memeriahkan acara ini, diciptakan panggung di monas dengan musik-musiknya untuk memeriahkan acara tersebut.jalan sehat ini diikuti oleh seluruh kpu di kabupaten dan kota di seluruh indonesia. apabila di total kpu menargetkan peserta hingga 920.500 peserta di seluruh indonesia.rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? simak di reportase investigasi, pukul 16.30 wib hanya di trans tv (tfn/rna)
sumber: www[dot]detik[dot]com

Jelang Pemilu, Gedung DPRD Riau Makin Sepi

Written By laso on Monday, 10 February 2014 | 11:28




Jelang Pemilu, Gedung DPRD Riau Makin Sepi
Jelang Pemilu, Gedung DPRD Riau Makin Sepi





belakangan ini, suasana di gedung drd riau tampak sepi. anggota dewan banyak yang bolos demi sosialisasi.itulah gambaran yang kini terjadi di gedung dprd riau. dari 55 anggota dewan yang ada, hanya tersisa beberapa orang saja. mereka silih berganti untuk bolos. padahal saat ini belum saatnya kampanye pileg.anggota dewan yang semua kembali menjadi caleg sibuk melakukan sosialisasi. sehingga di gedung wakil rakyat itu hanya tersisa staf saja."sudah hampir sebulan ini, banyak anggota dewan tak masuk kerja. cuma tanda tangan absen, lantas pergi," ujar seorang staf di sana kepada detikcom, senin (10/2/2014).namun sebagian besar malah kadang tak masuk dalam sepekan. ini karena anggota dewan tersebut melakukan sosialisasi di kabupaten."banyak ruangan kosong belakangan ini. anggota dewan sibuk urusan sosialisasi," ujar staf yang enggan disebutkan namanya itu.sekwan dprd riau ketika dikonfirmasi banyak anggota dewan yang bolos, enggan berkomentar. "kalau soal itu, silahkan tanyakan ke ketua dprd saja," kata sekwan dprd riau, zulkarnain kadir kepada detikcom.sementara itu, ketua dprd riau, johar firdaus, tidak bisa dihubungi. beberapa nomor handphonenya tidak ada yang aktif saat coba dihubungi.ikuti berbagai informasi menarik hari ini di "reportase sore" trans tv pukul 16.30 wib (cha/trq)
sumber: www[dot]detik[dot]com

Presiden: Polri Harus Siap Amankan Pemilu 2014

Written By laso on Monday, 1 July 2013 | 14:52




Presiden: Polri Harus Siap Amankan Pemilu 2014
Presiden: Polri Harus Siap Amankan Pemilu 2014





presiden susilo bambang yudhoyono mengatakan, di samping mengemban tugas utama, kepolisian harus siap dan dapat menjalankan tugas pengamanan seluruh rangkaian pemilu 2014.

hal itu disampaikan presiden saat peringatan hari bhayangkara ke-67 di markas komando brimob, kelapa dua, depok, senin (1/7/2013) pagi.

"saya berharap polri dapat mencegah terjadinya pelanggaran hukum, dapat mengamankan kegiatan kampanye, dan tetap netral.
petik pelajaran dari pemilu 2004 dan 2009 agar dalam pemilu 2014 polri betul-betul siap, mampu bertindak profesional, dan proporsional.
sekali lagi, tetaplah bersikap netral," kata presiden.

presiden juga mengajak semua pihak untuk ikut menjaga keamanan dan ketertiban pemilu 2014.
tugas dan tanggung jawab membuat aman, tertib, damai seluruh rangkaian pemilu bukan hanya di tangan polri.
dengan partisipasi seluruh lapisan masyarakat, kata presiden, akan benar-benar menciptakan keamanan, ketertiban, kedamaian.

ia juga berharap semua peserta pemilu dan pihak terkait lainnya untuk berjuang mencapai kepentingan politik secara etis, sesuai aturan main, dan tidak menghalkan segala cara.

"mari kita pelihara kerukunan antara sesama warga bangsa.
jangan kita korbankan dan benturkan satu sama lain dalam kompetensi politik mendatang," kata presiden.

peringatan hut polri itu dihadiri ibu negara ny ani yudhoyono, wakil presiden boediono dan ny herawati boediono, jajaran kabinet, pimpinan lembaga tinggi negara, dan tamu undangan lain.

adapun dari kepolisian, hadir kepala polri jenderal (pol) timur pradopo, para pejabat tinggi polri, ribuan personil polri, dan purnawirawan polri.













editor : inggried dwi wedhaswary


























ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
geliat politik jelang 2014















berita terkait

siang ini, wiranto-hary tanoe deklarasi capres-cawapres
hary tanoe jadi ketua badan pemenangan pemilu hanura
jadi tersangka, gubernur maluku utara dicoret dari dcs demokrat
sutan: pramono darah segar untuk demokrat
masuk demokrat, pramono edhie berpeluang gantikan sby jadi ketum
sby, kunci demokrat menangi pemilu 2014
demokrat: pramono edhie pantas di dewan pembina







topik pilihan:



maradona ke indonesia



munarman siram tamrin



piala konfederasi 2013



gebrakan jokowi-basuki



250 dinamit raib



nelson mandela kritis











baca juga







sandiaga uno meninggalkan brau













dari pergelaran "ariah", jokowi dan ahok bisa juga tak kompak.
.
.














buffon pahlawan, italia taklukkan uruguay dalam adu penalti













tembang dandanggula dan cerita anak berambut gimbal













cucu saya tunarungu, tetapi tak pernah saya kucilkan.
.
.



















































googletag.
display('div-gpt-ad-642297387297694802-2');





























terpopuler + indeks




1
tamrin disiram munarman, pemuda maluku tak akan terprovokasi





2
dua jenderal purnawirawan siap maju jadi capres dari demokrat





3
istri fathanah luncurkan single "papa kini sendiri (pks)"





4
tjahjo: satu dinamit hilang saja sudah ancaman, apalagi 250





5
masuk demokrat, pramono edhie berpeluang gantikan sby jadi ketum























terbaru + indeks





presiden: polri harus siap amankan pemilu 2014









fathanah kenal anis matta









siang ini, wiranto-hary tanoe deklarasi capres-cawapres









nota keberatan luthfi setebal 60 halaman









hary tanoe: hanura akan laporkan icw













































































































news





ekonomi


bola


tekno


entertainment


otomotif


health


female


travel


properti


foto


video


forum


kompasiana




















about


advertise with us
policy
site map
career
contact us
pedoman media siber


©2008 - 2013 pt.
kompas cyber media (kompas gramedia).
all rights reserved.




















































!function(d,s,id){var js,fjs=d.
getelementsbytagname(s)[0];if(!d.
getelementbyid(id)){js=d.
createelement(s);js.
id=id;js.
src="https://platform.
twitter.
com/widgets.
js";fjs.
parentnode.
insertbefore(js,fjs);}}(document,"script","twitter-wjs");


window.
___gcfg = {
lang: 'id'
};
(function() {
var po = document.
createelement('script'); po.
type = 'text/javascript'; po.
async = true;
po.
src = 'https://apis.
google.
com/js/plusone.
js';
var s = document.
getelementsbytagname('script')[0]; s.
parentnode.
insertbefore(po, s);
})();




//



$(function() {
var c = true;
$("#mykompas_like").
click(function () {
if (c) {
var n = $(this);
$("#myk-err").
remove();
if (! $("a#myk-ldr").
length) {
n.
parent().
append(' ')
}
c = false;
$.
getjson("http://" + document.
domain + "/services/mykompas/like/?title=" + escape(document.
title.
replace(" - kompas.
com", "")) + "&url=" + location.
href + "&jsoncallback=?", function (p) {
if (p && p.
status == 1) {
n.
parents("div:eq(0)").
html(' berita telah terpilih')
} else {
$("#myk-ldr").
remove();
var o = ' proses gagal, coba kembali';
n.
parent().
append(o)
}
c = true;
$("#myk-ldr").
remove()
})
}
return false;
});
$(".
twitter").
click(function () {
$.
getjson("http://api.
my.
kompas.
com/panel/shareontwitter/?title=" + escape(document.
title.
replace(" - kompas.
com", "")) + "&url=" + location.
href + "&app_id=kompascom&app_key=k01sbbdjweri938x&jsoncallback=?");
});
//$(".
twitter-share-button").
load(function () {
// $(this).
contents().
find(".
btn").
live("click", function () {
// $.
getjson("http://api.
my.
kompas.
com/panel/shareontwitter/?title=" + escape(document.
title.
replace(" - kompas.
com", "")) + "&url=" + location.
href + "&app_id=kompascom&app_key=k01sbbdjweri938x&jsoncallback=?");
// });
//});
fb.
event.
subscribe('edge.
create', function(response) {
console.
log(response);
$.
getjson("http://api.
my.
kompas.
com/panel/shareonfacebook/?title=" + escape(document.
title.
replace(" - kompas.
com", "")) + "&url=" + response + "&app_id=kompascom&app_key=k01sbbdjweri938x&jsoncallback=?");
});
});






jquery(document).
ready(function ($) {
$("#putartbox").
kompasartbox({
siteno : "1",
sectionid : "1",
articleid : "1052055",
nameutm : "nasional",
nameid : "sartbox",
prevpermalink : "2013/07/01/0950128.
xml"
});
$.
ajax({
type:'get',
url:'http://api.
sharedcount.
com/?url=http://nasional.
kompas.
com/read/2013/07/01/0950128/presiden.
polri.
harus.
siap.
amankan.
pemilu.
2014',
datatype:'json',
beforesend: function(){
$(".
social-fb-count").
html('');
$(".
social-twitter-count").
html('');
},
success:function(result){
//console.
log(result.
facebook.
total_count);
if(result != null || result != undefined || result != '')
{
$(".
social-fb-count").
html(result.
facebook.
total_count);
$(".
social-twitter-count").
html(result.
twitter);
}
else
{
$(".
social-fb-count").
html(0);
$(".
social-twitter-count").
html(0);
}
}
});
});





$(function() {
$('a#btnansweroriginal').
live('click', function(){
$.
ajax({
url: 'http://news.
kompas.
com/quiz/answer/',
type: 'post',
data: $('form#quiz_form').
serialize(),
success: function(result) {
$.
fancybox(result.
status);
}
});
return false;
});

$('#btnlogin').
live('click', function(){
var username = $('#username').
val();
var password = $('#password').
val();
$.
ajax({
url: 'http://news.
kompas.
com/quiz/login/',
type: 'post',
data: $('form#login_form').
serialize(),
success: function(result) {
if(result.
status == 1){
window.
location.
href = result.
output;
}else{
$.
fancybox(result.
output);
}
}
});
return false;
});

$("a#status_quiz").
fancybox({
"width" : '0',
"height" : '0',
"autoscale" : false,
"transitionin" : "none",
// "transitionout" : "none"
});
if(($("#tabbing_tabs").
length > 0)) {
var countries=new ddtabcontent("tabbing_tabs");
countries.
setpersist(true);
countries.
setselectedclasstarget("link");
countries.
init();
}
});









$(document).
ready(function(){
function getnewhref(link) {
return 'http://'+link;
}
$('a#menuleft, a.
menunews, a#url, a#titlerubrikin, a#readmorerubrik, a.
url').
each(function(){
var valhref = $(this).
attr('href');
var remxml = valhref.
replace('/xml/','/');
var rephttp = remxml.
replace('http://','');
var x = getnewhref(rephttp);
$(this).
attr('href', x);
});
});



$(function() {
$("a.
fn_register").
fancybox ({
'width' : 700
, 'height' : 550
, 'autoscale' : true
, 'transitionin' : 'over'
, 'transitionout' : 'over'
, 'type' : 'iframe'
, 'titleshow' : false
, 'shownavarrows' : false
});
$('a.
fn_login').
fancybox({
'autoscale': true
, 'transitionin': 'over'
, 'transitionout': 'over'
, 'type': 'iframe'
, 'width': 330
, 'height': 300
, 'titleshow' : false
, 'shownavarrows' : false
});
});


$(function(){

var bg_link = function(){

this.
init();
};
///////// variabel data ////// rubah disini.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
///////////////
bg_link.
prototype.
data = {
height_left :650,
height_right : 650,
width_materi : 100
};
bg_link.
prototype.
go = function(){
var brw = $(window).
width();
var mdw = $('div#themeslink').
width();

var tinggi = 0;
var btnheight = $('.
closeskin').
height();
var height_l = this.
data.
height_left;
var height_r = this.
data.
height_right;
var width_materi = this.
data.
width_materi;
if(brw < mdw) var xw = 0
else
var xw = (brw - mdw)/2 - 8;

$('#left_tl span a').
css({'width' : width_materi + "px",'height' : height_l + "px",'display' : 'block', 'overflow' : 'hidden'});
$('#right_tl span a').
css({'width' : width_materi + "px", 'height' : height_r + "px",'display' : 'block', 'overflow' : 'hidden'});
$('.
closeskin').
css({ 'right': -width_materi-2,'display':'block','top':-btnheight+22});
$('#themeslink #fixed #left_tl').
css({'right': width_materi+5, 'top':-tinggi, 'display' : 'block'});
$('#themeslink #fixed #right_tl').
css({'left' : 5, 'top':-tinggi, 'display' : 'block'});
//console.
log("brw = " + brw + " mdw = " + mdw + " xw = " + xw );
};
bg_link.
prototype.
reset = function(){
$('#left_tl span a').
css('display','none');
$('#right_tl span a').
css('display','none');
$('.
closeskin').
css('display','none');
};
bg_link.
prototype.
detect = function(){
return 1;
};
bg_link.
prototype.
detectresize = function(){
var brw = $(window).
width();
var mdw = $('div#themeslink').
width() + ($('.
closeskin').
width()*2);
if(brw > mdw) return 1
else
return 0;
}
bg_link.
prototype.
setcookie = function(){

var lama = 15;//15 menit
var lama_mldetik = lama * 60 * 1000;
var sekarang = new date();
var expirationdate = new date(sekarang.
gettime() + lama_mldetik);
var expiration = expirationdate.
togmtstring();
document.
cookie = "hide_skin_ads = 1;expires ="+ expiration;

}
bg_link.
prototype.
init = function(){
var self = this;
$(window).
load(function(){

if(self.
detectresize()){
self.
go();
}else{
$('.
closeskin').
css('display','none');
}

});
$(window).
resize(function(){
if(self.
detect()){
if(self.
detectresize()){
self.
go();
}else{
$('.
closeskin').
css('display','none');
}
}else{
self.
reset();
};
});

$('.
closeskin').
click(function(){
self.
reset();
$('#themeslink').
remove();

self.
setcookie();
});
};
new bg_link();

});






var _gaq = _gaq || [];
_gaq.
push(['a.
_setaccount', 'ua-3374285-20']);
_gaq.
push(['a.
_trackpageview']);
_gaq.
push(['a.
_trackpageloadtime']);
_gaq.
push(['b.
_setaccount', 'ua-3374285-1']);
_gaq.
push(['b.
_trackpageview']);
_gaq.
push(['b.
_trackpageloadtime']);
_gaq.
push(['d.
_setaccount', 'ua-9341640-16']);
_gaq.
push(['d.
_setdomainname', 'auto']);
_gaq.
push(['d.
_setallowlinker', true]);
_gaq.
push(['d.
_trackpageview']);
_gaq.
push(['d.
_trackpageloadtime']);


_gaq.
push(['c.
_setaccount', 'ua-3374285-5']);
_gaq.
push(['c.
_trackpageview']);
_gaq.
push(['c.
_trackpageloadtime']);


(function() {
var ga = document.
createelement('script'); ga.
type = 'text/javascript'; ga.
async = true;
ga.
src = ('https:' == document.
location.
protocol ? 'https://ssl' : 'http://www') + '.
google-analytics.
com/ga.
js';
var s = document.
getelementsbytagname('script')[0]; s.
parentnode.
insertbefore(ga, s);
})();









//









sumber: www[dot]kompas[dot]com

Jaksa Harus Ungkap Target Dana Rp 2 Triliun PKS untuk Pemilu

Written By laso on Wednesday, 26 June 2013 | 11:29




Jaksa Harus Ungkap Target Dana Rp 2 Triliun PKS untuk Pemilu
Jaksa Harus Ungkap Target Dana Rp 2 Triliun PKS untuk Pemilu





di dalam dakwaan luthfi hasan ishaaq tercantum rencana pks mencari dana rp 2 triliun untuk menghadapi pemilu. jaksa harus mampu mengungkap niatan korupsi yang dilakukan eks presiden pks tersebut bersama yudi setiawan dan ahmad fathanah."kpk harus serius mengungkap niat korupsi pks itu dan menuntaskannya," ujar aktivis anti korupsi politik, apung widadi di jakarta, rabu (26/6/2013).niatan itu harusnya bukan hanya dicantumkan di dalam surat dakwaan saja. namun jaksa harus bisa mengurainya secara jelas."agar hakim juga dapat mengambil keputusan bisa menghukum jenis korupsi politik. hal ini penting agar menjadi efek jera bagi politikus korup yang kakap," lanjut apung.isi dakwaan luthfi juga semakin membuka mata. dana apbn di kementerian bisa dijadikan lumbung dana haram untuk kampanye parpol.dakwaan itu, lanjut apung, harusnya juga menjadi peringatan buat presiden. proyek di kementerian sangat rawan dijadikan lahan basan korupsi.penuntut umum pada kpk mencatumkan adanya rencana pks mencari dana rp 2 triliun untuk menghadapi pemilu. dana itu akan didapat dari proyek di tiga kementerian yang dipimpin oleh kader pks. kementan rp 1 triliun, kemensos rp 500 miliar dan kemenkominfo rp 500 miliar.ketua dpp pks al muzammil yusuf sendiri menanggapi hal itu sebagai 'bluffing' atau gertakan. "masuk akal nggak sih rp 2 triliun? darimana uang itu, saya kira nggak masuk akal. jangankan kita, partai yang lebih senior pun nggak mungkin. itu sangat bluffing dan nggak masuk akal," kata al muzammil yusuf.simak aneka berita penting dan menarik hari ini di "reportase sore", pkl.16.30 wib hanya di trans tv (mok/mok)
sumber: www[dot]detik[dot]com

Ini Persoalan Utama Pemilu 2014

Written By laso on Thursday, 2 May 2013 | 00:21




Ini Persoalan Utama Pemilu 2014
Ini Persoalan Utama Pemilu 2014





direktur eksekutif pol tracking intitute, hanta yuda mengatakan, ada empat persoalan utama pada pelaksanaan pemilu 2014.
hal ini turut menentukan kualitas calon anggota dpr ri yang akan duduk di kursi parlemen pada 2014.
hanta mengatakan, persoalan pertama dominasi daftar bakal caleg oleh wajah-wajah lama.
seperti diketahui, hampir 90 persen daftar bakal caleg didominasi oleh anggota dewan 2004-2009.
"itu tidak masalah kalau orang lama itu rekam jejaknya bagus.
mulai dari integritas sampai kapabilitas dalam kerjanya juga bagus.
yang jadi masalah kan kalau sebaliknya," kata hanta yuda di jakarta, rabu (1/5/2013).
persoalan kedua yaitu mekanisme perekrutan dan seleksi calon anggota legislatif yang dilakukan oleh partai politik.
menurutnya, dalam proses perekrutan caleg saat ini masih diwarnai dengan politik transaksional.
tidak hanya itu, dinasti politik masih terjadi di sejumlah parpol.
"dari hasil riset yang saya lakukan beberapa waktu lalu, politik kekerabatan masih sangat kental.
selain itu, ada caleg gagal karena tidak memiliki uang.
di sini artinya sudah terjadi politik transaksional," katanya.
proses administrasi saat perekrutan, kata hanta, menjadi persolan ketiga.
masih banyaknya partai politik yang menjalankan proses rekruitmen yang tidak benar menyebabkan kasus bakal caleg ganda banyak terjadi.
"keempat, soal kompetensi dari bakal caleg artis.
mau artis atau tidak sebenarnya tidak masalah.
yang menjadi pertanyaan publik adalah kompetensinya," ujarnya.










editor :
sumber: www[dot]kompas[dot]com

Jelang Pemilu 2014, Ini Pesan SBY ke Politisi

Written By laso on Tuesday, 30 April 2013 | 22:51




Jelang Pemilu 2014, Ini Pesan SBY ke Politisi
Jelang Pemilu 2014, Ini Pesan SBY ke Politisi





presiden susilo bambang yudhoyono kembali mengingatkan para politisi dan elit politik untuk menjaga stabilitas politik di tahun politik saat ini hingga pemilu 2014.
stabilitas politik, kata presiden, sangat penting untuk perekonomian.
"kalau bicara stabilitas politik, peran politisi dan elit politik sangat penting," kata presiden saat acara musyawarah perencanaan pembangunan nasional (musrembangnas) 2013 di hotel bidakara, jakarta, selasa (30/4/2013).
presiden berharap agar politisi dan elit politik bisa terukur dan tidak melebihi batas kepatutan dalam menghadapi kompetisi politik.
pengalaman pemilu selama ini, situasi politik bakal semakin memanas menjelang pemilu 2014.
apalagi, tambah presiden, di tahun politik seperti ini benturan sosial sangat bisa terjadi.
konflik sosial dapat menganggu program pemerintah dalam peningkatan kesejateraan rakyat.
presiden menambahkan, jika terjadi peristiwa politik yang tidak diharapkan selama tahapan pemilu, maka hal tersebut harus segera diselesaikan agar jangan menciptakan gangguan keamanan.
ia berharap pemilu 2014 bisa berjalan baik seperti pemilu 2009 dan 2004 .
"yang bertanggung jawab menjaga stabilitas bukan kpu (komisi pemilihan umum), bawaslu (badan pengawas pemilu).
mereka tidak dirancang untuk mengemban tugas seperti itu.
ini tanggung jawab kita semua," pungkas presiden.










editor :
sumber: www[dot]kompas[dot]com

Ukuran Surat Suara Pemilu 2014 Lebih Kecil

Written By laso on Friday, 26 April 2013 | 21:21




Ukuran Surat Suara Pemilu 2014 Lebih Kecil
Ukuran Surat Suara Pemilu 2014 Lebih Kecil





ukuran surat suara pada pemilu 2014 mendatang dipastikan akan lebih kecil jika dibandingkan surat suara pada pemilu 2009.
hal itu dikatakan komisioner komisi pemilihan umum (kpu) arief budiman, jumat (26/4/2013), di gedung komisi pemilihan umum (kpu), jakarta pusat.
ia menjelaskan, kecilnya ukuran surat suara karena jumlah partai politik peserta pemilu semakin sedikit.
pada pemilu 2014, ada 12 partai politik nasional dan tiga partai politik lokal aceh.
sementara, pada 2009, peserta pemilu mencapai 44 partai politik.
"yang sekarang lebih kecil karena partai yang ikut lebih sedikit," kata arief.
kpu, kata arief, telah mendata total kebutuhan surat suara yang akan didistribusikan saat pemilu mendatang.
selain itu, kpu juga telah melakukan pendataan spesifikasi surat suara tersebut.
namun, ia enggan mengungkapkan seperti apa spesifikasi surat suara pemilu mendatang.
"kami lihat apakah pakai 60 gram, 70 gram, 80 gram.
kalau kurang tebal apakah akan robek atau bagaimana," katanya.
terkait spesifikasi dan ukuran, akan dicantumkan dalam naskah aturan pengadaan logistik pemilu.
"naskahnya sudah jadi tinggal finalisasi," ujarnya.
sebelumnya, kpu mengalokasikan dana sebesar rp 5 triliun untuk pengadaan logistik kebutuhan pemilu 2014.
anggaran itu akan digunakan untuk alokasi pelaksanaan pemilu di tahun 2013 dan 2014.
"volume pengadaan logistik kebutuhan pemilu 2014 tergolong cukup besar yaitu lebih dari rp 5 triliun," kata ketua kpu husni kamil malik, senin (15/4/2013).
anggaran tersebut, kata husni, akan digunakan untuk keperluan pengadaan barang dan jasa, mulai dari pengadaan bilik suara dan kertas suara, pengadaan server, dan alat informasi teknologi, hingga sistem informasi data pemilih (sidali).
 









editor :
sumber: www[dot]kompas[dot]com

Basuki Anggap Wajar Anggaran Pemilu Rp 16 Triliun

Written By laso on Saturday, 16 March 2013 | 18:42




Basuki Anggap Wajar Anggaran Pemilu Rp 16 Triliun
Basuki Anggap Wajar Anggaran Pemilu Rp 16 Triliun





wakil gubernur dki jakarta basuki tjahaja purnama menilai alokasi anggaran yang digelontorkan pemerintah pusat sebesar rp 16 triliun untuk menyokong pemilihan umum 2014 sebagai hal yang wajar.
baginya, bagian penting dalam penyelenggaraan pemilu bukanlah mengenai besar kecilnya anggaran, tapi lebih kepada proses penyelenggaraan pesta demokrasi yang dijamin kejujurannya.
mantan anggota dpr ini menjelaskan, beberapa waktu terakhir panitia pengawas pemilu (panwaslu) sempat meminta dana lebih besar untuk gelaran pemilu 2014.
terkait itu, ia menilai hal tersebut wajar karena panwaslu memerlukan biaya operasional yang cukup untuk mewujudkan pemilihan yang transparan, jujur, dan kredibel.
"belum tentu dana segitu berlebihan karena selama ini memang kurang.
tapi yang paling penting itu bukan soal kurang uangnya, tapi dedikasi panwaslunya, jujur atau tidak.
kalau itu jadi ajang meras orang, ya repot juga," kata basuki, sabtu (16/3/2013), di gor soemantri brojonegoro, kuningan, jakarta.
seperti diketahui, pemerintah kembali mengalokasikan dana untuk pemilu 2014 mulai dari sekarang dalam apbn 2014.
nilainya mencapai rp 16 triliun, hampir dua kali lipat realisasi anggaran pemilu 2009 yang tercatat sekitar rp 8,5 triliun.
menteri keuangan agus martowardojo menjelaskan, anggaran untuk pemilu 2014 sudah dianggarkan mulai dalam apbn 2013.
untuk alokasi persiapan tahapan pemilu 2014, apbn 2013 sudah mengalokasikan dana rp 8,1 triliun.
agus menambahkan, nilai anggaran tersebut akan disosialisasikan ke kementerian dan lembaga negara sebagai anggaran khusus karena biaya itu tak masuk dalam pagu belanja rutin.
dalam penjelasan nota keuangan, pemerintah mengharapkan dengan alokasi dana tersebut partisipasi masyarakat pada pemilu 2014 dapat mencapai 75 persen.
 total angaran yang disiapkan untuk pemilu 2014 melonjak hampir dua kali lipat dibandingkan alokasi anggaran untuk pemilu 2009.
pada 2008, pemerintah menganggarkan alokasi rp 6,67 triliun untuk persiapan tahapan pemilu 2009, tetapi hanya terealisasi rp 1,9 triliun.
selanjutnya, dalam apbn 2009, pemerintah mengalokasikan dana rp 13 triliun dan terealisasi rp 8,5 triliun.
berita terkait dapat dibaca dalam topik: geliat politikjelang 2014 









editor :
sumber: www[dot]kompas[dot]com

10 Parpol Tak Lolos Pemilu Bergabung ke Hanura

Written By laso on Sunday, 10 March 2013 | 22:12




10 Parpol Tak Lolos Pemilu Bergabung ke Hanura
10 Parpol Tak Lolos Pemilu Bergabung ke Hanura





sepuluh partai politik yang tidak lolos menjadi peserta pemilu 2014, akhirnya bergabung ke partai hati nurani rakyat (hanura). pimpinan parpol ini menandatangani nota kesepahaman di kantor dpp hanura. "dengan bergabungnya kesepuluh parpol ini, maka semuanya akan jadi kekuatan bersama yang akan memiliki visi yang sama yaitu menjadikan indonesia bersih dengan hati nurani," kata ketum partai hanura wiranto dalam sambutannya di kantor dpp hanura, jl tanjung karang, jakarta pusat, minggu (10/3/2013).wiranto juga menyinggung berbagai permasalahan yang terjadi. menurutnya persoalan bangsa terjadi karena hilangnya hati nurani pejabat negara dan masyarakat. "perjuangan hanura memperjuangkan hati nurani kembali ke dada bangsa indonesia. kita jadikan partai hanura sebagai terminal perubahan bangsa indonesia," ucap wiranto bersemangat.kesepuluh parpol yang bergabung adalah partai kedaulatan, partai republikan, partai nasional republik, partai indonesia sejahtera, partai damai sejahtera, partai pemuda indonesia, partai kongres, partai peduli rakyat nasional, partai demokrasi indonesia dan partai demokrasi pembaruan. dalam penandatanganan mou kesepuluh parpol, wiranto didampingi sekjen hanura, dossy iskandar; ketua dewan pertimbangan hanura, hary tanoesoedibjo dan ketua dewan kehormatan partai hanura, bambang w soeharto. (fdn/nrl)
sumber: www[dot]detik[dot]com

Bambang Soesatyo Masuk DPR Setelah Ikut 5 Pemilu

Written By laso on Thursday, 21 February 2013 | 17:19




Bambang Soesatyo Masuk DPR Setelah Ikut 5 Pemilu
Bambang Soesatyo Masuk DPR Setelah Ikut 5 Pemilu





untuk duduk di kursi dpr ri bukanlah perkara mudah. anggota komisi iii dpr bambang soesatyo harus jatuh bangun menghadapi 5 pemilu sebelum akhirnya duduk di kursi empuk di senayan."di pemilu ke 5 tahun 2009, baru saya sukses masuk dpr," kata bambang kepada detikcom, kamis (21/2/2013).pria kelahiran jakarta, 10 september 1962 ini memulai memasuki dunia politik dengan bergabung dengan angkatan muda pembaharuan indonesia (ampi) sayap golkar di tahun 1980-an di bawah kepemimpinan agung laksono. bambang menjadi caleg pertama di pemilu era presiden soeharto."pemilu pertama saya nomor urut 18, di bawah mbak tutut, pak harmoko, dan lainnya. jadi memang nggak bakal jadi," kata bambang sembari tertawa.pengusaha ini kemudian menjalani pemilu keduanya pada tahun 1997. pemilu yang berjalan singkat karena indonesia hendak memasuki era reformasi."saya dapat nomor urut 14, ya namanya masih muda coba-coba saja, gagal nggak masalah," kata politisi beringin ini.baru di pemilu 1999 bambang mulai dapat nomor kecil. meski mengantongi nomor urut 4, bambang harus kembali gigit jari. dia kalah. bambang baru punya kesempatan besar di pemilu 2004, saat dirinya mendapat nomor urut 2."nah di sini saya kerja keras karena saya harus dapat dua kursi. waktu itu kan sistemnya nomor urut, jadi harus dua kursi kalau mau masuk dpr dengan nomor urut 2. saya keluar (modal) banyak, lebih dari pemilu 2009," ungkap bambang yang juga wakil bendahara umum partai golkar ini.namun rupanya bambang belum bisa menembus kursi dpr. yang masuk dari daerah pemilihannya adalah priyo budi santoso, yang saat ini menjabat wakil ketua dpr.pada pemilu 2009, priyo pindah ke dapil jawa timur. bambang pun menjadi caleg nomor urut 1 dari dapil purbalingga, banjar, kebumen. nah di pemilu 2009-lah bambang akhirnya sukses mendapatkan kursi dpr."saya nomor urut 1, tapi ternyata sistemnya jadi suara terbanyak. waduh saya bilang. saya kerja keras dan akhirnya masuk dpr," akunya.pemilu 2014 yang akan datang adalah pemilu ke-6 bagi bambang. sudah mengadu nasib di 5 pemilu, bambang pun punya pesan kepada para politisi kutu loncat yang pindah parpol jelang pemilu 2014."harus sabar, tidak boleh jadi kutu loncat. yang konsisten belajar pasti semua ada hikmahnya, tujuan berpartai untuk sebesar-besar kesejahteraan rakyat," sarannya. (van/nrl)
sumber: www[dot]detik[dot]com

Rusli Zainal Jadi Tersangka, Golkar Tetap Percaya Diri di Pemilu 2014

Written By laso on Sunday, 10 February 2013 | 16:55




Rusli Zainal Jadi Tersangka, Golkar Tetap Percaya Diri di Pemilu 2014
Rusli Zainal Jadi Tersangka, Golkar Tetap Percaya Diri di Pemilu 2014





- komisi pemberantasan korupsi (kpk) menetapkan gubernur riau, rusli zainal, yang juga kader golkar sebagai tersangka kasus suap pon dan izin kehutanan. meski begitu, partai golkar yakin kasus tersebut tidak mempengaruhi suara partainya menuju pemilu 2014."insya allah nggak. karena rakyat sedang bisa membedakan antara kasus partai dan kasus pribadi kadernya," ujar jubir golkar tantowi yahya, saat berbincang dengan detikcom, minggu (10/2/2013).selain itu, lanjut tantowi, golkar sudah mempunyai program baik khusus maupun umum yang langsung menyentuh rakyat. sehingga kasus hukum apapun yang melibatkan kader golkar tidak akan mempengaruhi secara signifikan elektabilitas partai.mengenai keanggotan di partai, tantowi mengatakan rusli tetap menjadi salah satu pengurus aktif di dpp golkar. status keanggotan rusli baru diputuskan ketika sudah ada keputusan tetap dari pengadilan."masih tetap dan jadi pengurus dpp sampai ada putusan tetap dari pengadilan. hingga saat ini masih aktif," jelas anggota komisi i dpr ini.tantowi tidak percaya dengan ungkapan 'arisan nasib' ketika banyak sejumlah kader parpol terlibat kasus hukum di kpk. hal itu hanya sebuah kebetulan saja."nggaklah, itu hanya satu kebenaran saja," tutupnya.rusli zainal ditetapkan sebagai tersangka kasus suap pon. dia diduga sebagai penerima dan pemberi suap. tak hanya itu, rusli juga jadi tersangka kasus izin kehutanan di kabupaten pelalawan riau.golkar sementar ini menduduki peringkat teratas survei partai politik. pks dan pd anjlok suaranya karena ada kader tersangkut kasus korupsi. (mpr/mad)
sumber: www[dot]detik[dot]com

Anis Cium Aroma Kemenangan PKS pada Pemilu

Written By laso on Friday, 8 February 2013 | 08:23




Anis Cium Aroma Kemenangan PKS pada Pemilu
Anis Cium Aroma Kemenangan PKS pada Pemilu





presiden partai keadilan sejahtera (pks) muhamad anis matta mencium aroma kemenangan pada pemilihan umum 2014. ia yakin partainya dapat mengatasi problem partai setelah presiden pks sebelumnya, luthfi hasan ishaaq, ditetapkan sebagai tersangka kasus suap daging sapi impor."saya mencium aroma kemenangan. kami yakin akan mampu melewati critical moment, maksimal sampai april mendatang. setelah itu, pks akan take off," ujarnya saat menggelar roadshow konsolidasi akbar di yogyakarta, kamis (7/2/2013) malam.anis menyatakan, kasus yang membelit internal partai menjadi pelecut dalam memperbaiki tataran elite maupun kader partai. untuk itu, pks mengadakan roadshow yang diikuti 70 pimpinan dan anggota dewan pimpinan pusat dengan tujuan mengumpulkan energi dalam melakukan perubahan besar ke depan."masih ada 15 bulan sebelum pemilu 2014. saya pikir, waktu ini cukup untuk terus membangun konsolidasi di tingkat kader," ujar anis optimistis.keseriusan dalam membangun soliditas partai pun ditunjukkan anis dengan mundur dari jabatan wakil ketua dpr. anis akan fokus mengurus partai yang saat ini tengah limbung diterpa kasus suap dalam proyek pengadaan daging sapi impor. adapun mengenai masalah hukum yang menjerat luthfi, anis menyerahkannya kepada tim profesional agar segera diselesaikan."kami serahkan saja proses hukumnya, tidak ada masalah. sekarang kami akan jalan terus dengan agenda-agenda yang ada. kami pun relatif tidak punya waktu untuk bereaksi terhadap tudingan orang luar," katanya.ketua dpw pks diy sukamta mengatakan, acara ini merupakan agenda akbar pks diy untuk melakukan koordinasi dan konsolidasi seluruh kader dan simpatisan pks diy. menyongsong pemilu 2014, pks kini giat membangun kekokohan dan kesolidan kader akar rumput."ke depan, kerja-kerja besar akan banyak menyita waktu, tenaga, dan seluruh sumber daya. konsolidasi ini dalam upaya menghimpun semangat untuk siap bekerja penuh memenangkan pemilu 2014 yang sudah di depan mata," ujar sukamta.ia mengatakan bahwa kunjungan anis matta sebagai presiden baru pks setelah luthfi mundur merupakan penguatan internal pks atas guncangan tuduhan kasus suap baru-baru ini. sukamta yakin partainya dapat meraih posisi tiga besar pada pemilu tahun depan.hari ini, jumat (8/2/2013), konsolidasi kader akan dilakukan di gedung graha wana bhakti yasa, yogyakarta. pada acara ini, anis akan menyampaikan orasi politiknya di hadapan kader dan simpatisan. (yaspen martinus)
sumber: www[dot]kompas[dot]com

Kader Terlibat Suap, PKS Tetap Yakin Unggul di Pemilu 2014

Written By laso on Tuesday, 5 February 2013 | 19:34




Kader Terlibat Suap, PKS Tetap Yakin Unggul di Pemilu 2014
Kader Terlibat Suap, PKS Tetap Yakin Unggul di Pemilu 2014





jajaran pks sempat terguncang dengan penetapan status tersangka kasus dugaan suap impor daging kepada luthfi hasan ishaaq ketika menjabat sebagai presiden pks. namun mereka tetap yakin mampu menjadi tiga besar dalam hasil pemilu 2014 mendatang."pks tetap optimis menembus tiga besar untuk mengubah target kemenangan kami. kondisi ini kami maknai sebagai ujian agar pks lebih baik dan naik kelas," kata ketua fraksi pks, hidayat nur wahid, di gedung dpr, senayan, jakarta, selasa (5/2/2013).hidayat menyatakan untuk meraih target tersebut, sekaligus menghadapi situasi yang berkembang saat ini, pks terus memperkuat soliditas internal kader di seluruh indonesia.“kader adalah kekuatan utama pks. langkah yang kami lakukan segera adalah mengkonsolidasikan struktur dan kader untuk pemenangan pemilu. saya pribadi yakin dan percaya presiden pks anis matta mampu melakukan konsolidasi secara maksimal,” jelasnya.perihal posisi pks dalam koalisi, hidayat menegaskan komitmen pks untuk tetap bekerja sama menyelesaikan agenda kebangsaan. menurutnya, menteri-menteri dari pks diminta untuk tetap fokus dalam tugasnya masing-masing, walaupun saat ini sudah masuk dalam tahun pemilu.“belum ada perubahan terkait posisi pks di koalisi. walaupun demikian, pks tetap terjadi. kami tetap minta semua menteri dari pks untuk fokus bekerja untuk bangsa, walaupun sudah memasuki tahun pemilu,” tutup hidayat. (trq/lh)
sumber: www[dot]detik[dot]com

Bila Menang Pemilu, Koalisi Akan Usir Pencari Suaka

Written By laso on Monday, 4 February 2013 | 12:28




Bila Menang Pemilu, Koalisi Akan Usir Pencari Suaka
Bila Menang Pemilu, Koalisi Akan Usir Pencari Suaka





angkatan laut australia akan menangkap para pencari suaka yang berada di luar wilayah laut negara tersebut, dan mengembalikan mereka ke sri lanka, bila pihak koalisi memenangkan pemilu 14 september mendatang.pihak koalisi adalah partai liberal yang sekarang dipimpin oleh tony abbott,- yang sekarang masih menjadi pihak oposisi -  memang sudah mengatakan sebelumnya akan mengusir kembali kapal pencari suaka bila menang pemilu.kebijakan terbaru yang disampaikan hari senin (4/2/2013) berarti australia tidak akan memenuhi traktat pbb yang mengharuskan pencari suaka yang diangkut oleh kapal patroli harus diproses. juru bicara imigrasi pihak oposisi scott morrion rencana tersebut mendapat dukungan penuh dari pemerintah sri lanka dan tidak melanggar konvensi pbb mengenai pengungsi.menurut morrison, saat ini sri lanka berhasil menghalau kembali satu dari tiga kapal yang hendak menuju ke australia. pemerintahan koalisi lanjut morrison tidak akan memberikan patroli tambahan ataupun sumber daya lain guna meningkatkan tingkat halauan.selain dari indonesia, dalam setahun terakhir, jumlah kapal pengungsi yang berlayar dari sri lanka ke australia meningkat tajam. menurut laporan situs news.com.au, morrison dan menteri luar negeri bayangkan julie bishop baru-baru ini berkunjung ke sri lanka dimana mereka mendiskusikan bagaimana menghentikan kedatangan manusia perahu yang akan meningkat karena berakhirnya musim hujan.morrison mengatakan bahwa amerika serikat secara teratur mengusir kembali kapal-kapal yang hendak memasuki perairannya di karibia, dan penangkalan awal ini juaga mendapatkan dukungan dari majelis tinggi parlemen inggris. dalam reaksinya, juru bicara imigrasi dari partai hijau, sarah hanson-young mempertanyakan interpretasi pihak koalisi akan hukum internasional tersebut."ini sama sekali tidak bisa dilakukan, tidak bisa dilakukan secara legal. pihak koalisi dan tony abbott tampaknya siap melakukan hal-hal ilegal guna menunjukkan mereka keras, dan kejam dalam menangani para pengungsi," kata senator hanson-young.sementara itu, menurut laporan koresponden kompas di australia l. sastra wijaya
sumber: www.kompas.com

KPU: Banyak Godaan Finansial Jelang Pemilu 2014

Written By laso on Friday, 1 February 2013 | 17:12




KPU: Banyak Godaan Finansial Jelang Pemilu 2014
KPU: Banyak Godaan Finansial Jelang Pemilu 2014





banyak godaan yang akan dihadapi komisi pemilihan umum (kpu) menjelang pemilihan umum (pemilu) 2014. godaan tersebut berupa finansial yang ditawarkan oknum partai politik pada setiap tahapan pemilu."paling banyak godaan finansial. paling sering dan banyak biasanya uang, termasuk di daerah. dalam sidang kemarin, kan terungkap beberapa partai berusaha melobi komisioner memberi sejumlah uang supaya partainya diluluskan," ujar komisioner kpu sigit pamungkas di gedung kpu, jakarta pusat, jumat (1/2/2013).sigit mengungkapkan, godaan makin tinggi mendekati pelaksanaan pemilu. pada tahap pencalegan nanti, ia menduga akan banyak yang merayu komisioner dengan sejumlah uang. zona rawan godaan akan terjadi pada tahap penetapan calon terpilih."nanti ada tahapan pencalegan, itu ada caleg-caleg yang tidak memenuhi syarat, menggoda komisioner atau menggoda sekretariat. nanti juga pada perhitungan, itu rentan digoda lagi. kemudian pengalokasian kursi, penetapan calon terpilih itu adalah zona-zona yang rentan dalam proses pemilu ini," terangnyauntuk itu, kpu akan bekerja sama dengan pusat pelaporan analisis transaksi keuangan (ppatk) untuk memantau rekening ketua juga anggotanya, baik di daerah maupun pusat. sigit sendiri mengaku tak masalah jika rekeningnya dipantau ppatk."bukan sesuatu yang mustahil untuk mendata nomor rekening dari komisioner seluruh indonesia dan itu menarik. tidak jadi persoalan bagi saya, karena kan harus mengisi lhkpn, kekayaan kita berapa, nomor rekening berapa. yang belum di daerah, itu yang harus kita dorong," ujarnya.pimpinan maupun anggota kpu pun diharapkan dapat tahan godaan menjelang pesta demokrasi 2014. sementara itu, tambah sigit, untuk mencegah itu semua, sejak awal kpu telah melakukan seleksi ketat pada perekrutan anggota.









editor :
sumber: www.kompas.com

KPK Akan Selidiki Politik Uang di Pemilu 2014

Written By laso on Monday, 28 January 2013 | 11:01




KPK Akan Selidiki Politik Uang di Pemilu 2014
KPK Akan Selidiki Politik Uang di Pemilu 2014





praktik money politics atau politik uang berpotensi muncul menjelang atau pada saat pemilu 2014. komisi pemberantasan korupsi (kpk) akan menyelidiki jika ada indikasi korupsi dalam praktek politik uang pada pesta demokrasi mendatang."kalau kecurangan itu teridentifikasi dalam tindak pidana korupsi, itu menjadi kewenangan kpk untuk melakukan penelusuran dan penyidikan lebih jauh," ujar ketua kpk abraham samad seusai menghadiri rapat kerja pemerintah 2013, di jakarta convention center, senin (28/1/2013) malam.abraham mengatakan, kpk telah bekerja sama dengan komisi pemilihan umum (kpu) dan badan pengawas pemilu (bawaslu) untuk mencegah terjadinya kecurangan dalam pemilu 2014.kerja sama tersebut, kata abraham, telah terjalin sejak pilkada dki jakarta dan beberapa wilayah lainnya. "kita adakan kerja sama kpu dan bawaslu sehingga potensi kecurangan bisa kita deteksi sejak dari awal," terang abraham.sementara itu, abraham meminta transparansi aliran dana politik yang transparan agar bisa diawasi dengan mudah oleh kpk. "kalau transparan dan accountable itu bisa kita awasi penggunaannya. kalau penggunaan tidak sebagaimana mestinya itu bisa ditindaklanjuti oleh kpk, bisa dilakukan verifikasi," ujarnya.









editor :
sumber: www.kompas.com

Parpol Peserta Pemilu Belum Diperbolehkan 2 Jenis Kampanye Ini

Written By laso on Saturday, 26 January 2013 | 13:56




Parpol Peserta Pemilu Belum Diperbolehkan 2 Jenis Kampanye Ini
Parpol Peserta Pemilu Belum Diperbolehkan 2 Jenis Kampanye Ini





komisi pemilihan umum (kpu) telah menetapkan 10 partai politik (parpol) lolos verifikasi dan berhak mengikuti pemilu. tiga hari usai ditetapkan, semua parpol bisa langsung melakukan kampanye. namun, ada 2 jenis kampanye yang belum boleh dilakukan."3 hari setelah ditetapkan parpol sudah boleh kampenye, kecuali 2 bentuk kampanye belum boleh. kampanye di media dan rapat umum," kata komisioner kpu, juri ardiantoro kepada detikcom, sabtu (26/1/2013).juri mengatakan, akan ada masa di mana parpol bisa kampanye lewat media dan mengadakan rapat umum atau rapat akbar. hal tersebut bisa dilakukan mendekati masa pemilihan bukan dalam waktu sekarang ini."nanti 21 hari sebelum masa tenang boleh kampenye di media dan rapat akbar," ucap juri.sebelumnya, kpu telah mengadakan pengundian nomor urut partai peserta pemilu 2014. prosesi pengundian berlangsung di gedung kpu, jl imam bonjol, jakarta pusat, senin (14/1/2014). sekjen setiap partai berdasar abjad maju ke depan untuk mengambil kertas nomor antrean undian, dengan didampingi oleh komisioner kpu.setelah mendapatkan nomor antrean, para sekjen didampingi ketua umum baru mengambil nomor undian nomor urut partai. berikut nomor urut partai berdasar hasil undian:1. nasdem2. pkb3. pks4. pdip5. golkar6. gerindra7. pd8. pan9. ppp10. hanura (slm/rmd)
sumber: www.detik.com

Jika Tak Masuk 3 Besar di Pemilu 2014, NasDem Tak Akan Ajukan Capres




Jika Tak Masuk 3 Besar di Pemilu 2014, NasDem Tak Akan Ajukan Capres
Jika Tak Masuk 3 Besar di Pemilu 2014, NasDem Tak Akan Ajukan Capres





partai nasdem tak akan mencalonkan seorang capres jika tak masuk tiga besar pemilu 2014. namun jika berhasil meraih posisi tiga, nasdem akan pikir-pikir."partai nasdem menargetkan bisa masuk dalam tiga besar perolehan suara dalam pemilihan legislatif (pileg) 2014 mendatang. jika target itu tercapai, maka partai nasdem akan mengajukan calon presiden sendiri," ujar ketua bapilu partai nasdem, ferry mursidan baldan, di sela-sela kongres partai nasdem di jakarta convention center (jcc), sabtu (26/1/2013). "jika tidak, malu-maluin ngajuin capres," tambahnya.sebagai partai politik baru yang pertama kali ikut pemilu, ferry menyadari target mengusung capres bagi partai nasdem adalah hal yang muluk. namun bukan berarti nasdem akan tetap berusaha mencapai posisi tiga besar."ini partai baru, masih 0 persen suaranya terus kalau bicara capres kesannya bocor halus. untuk presiden kan 25 persen suara, kami baru 0 persen jelas jauh sekali," tutur ferry.ferry mengatakan peraturan serupa juga berlaku untuk pemilihan kepala daerah (pilkada) di daerah-daerah."kami ingin membangun kesadaran dan kepatutan dalam berpolitik," tuturnya."nanti kami dikira kurang waras, masih 0 persen kok bilang capres," tutup eks anggota komisi ii dpr itu. (trq/rmd)
sumber: www.detik.com

Kembangkan Sistem Teknologi Pemilu, KPU Gandeng BPPT

Written By laso on Wednesday, 23 January 2013 | 12:13




Kembangkan Sistem Teknologi Pemilu, KPU Gandeng BPPT
Kembangkan Sistem Teknologi Pemilu, KPU Gandeng BPPT





kpu menandatangani nota kesepahaman dengan badan pengkajian dan penerapan teknologi (bppt) tentang pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menunjung sistem pemilu. dengan kerjasama ini diharapkan bisa membuat sistem pemilu berbasis teknologi yang memadai.dalam rilis yang diterima detikcom, rabu (23/1/2013), nota kesepahaman itu tertuang dalam nomor 05/kb/kpu/tahun 2013 dan nomor 01/kb/bppt-kpu/i/2013 yang ditandatangani oleh ketua kpu husni kamil manik dan kepala bppt marzan a iskandar di gedung kpu siang tadi."kemajuan teknologi adalah sebuah keniscayaan, karena itu sudah saatnya teknologi digunakan untuk menunjang penyelenggaraan pemilihan umum yang lebih berkualitas. dengan teknologi, penyelenggara pemilu akan lebih mudah, efektif, efisien dan terkelola dengan baik," kata husni kamil manik.kesepakatan ini akan ditindaklanjuti dalam bentuk dukungan tenaga ahli, tukar informasi, pemanfaatan sarana dan prasarana serta pendidikan dan pelatihan sumber daya manusia.menurut husni, pengelolaan, perawatan, pemanfaatan dan pengendalian teknologi membutuhkan sumber daya manusia yang handal. karenanya, penguatan kapasitas sumber daya manusia yang akan mengelola, memanfaatkan dan mengendalikan teknologi tersebut mutlak diperlukan."akurasi data dalam segala hal merupakan kata kunci untuk mewujudkan penyelenggaraan pemilu yang berkualitas. dengan data yang akurat, kepercayaan publik terhadap penyelenggara dan penyelenggaraan pemilu akan tumbuh sehinggga akan mendorong peningkatan partisipasi masyarakat dalam pemilu,” ungkapnya.sementara, kepala bppt marzan a iskandar mengatakan bppt sudah memberikan dukungan teknologi kepada kpu dalam dua kali penyelenggaraan pemilu. pada tahun 2010, bppt juga sudah melakukan kajian, sosialisasi dan rekomendasi teknis untuk pelaksanaan pemilihan umum secara elektronik.keputusan mahkamah konstitusi no. 147/puu-vii/2009 membolehkan metode e-voting dengan beberapa syarat kumulatif. keputusan tersebut memberi ruang pemanfaatan teknologi dalam pelaksanaan pemilu secara menyeluruh."ke depan kita berharap teknologi informasi dapat digunakan dalam seluruh tahapan pemilu sehingga tercipta manajemen pemilu yang berkualitas dan inovatif," kata marzan a iskandar."dengan teknologi informasi, berbagai kompleksitas persoalan penyelenggaraan pemilu dapat dikurangi. bppt siap membantu kpu dalam membangun sistm informasi pemilu yang standar sehingga kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemilu terus meningkat," lanjutnya. (bal/mok)
sumber: www.detik.com

Tandatangani MoU dengan KPU, Kapolri Siap Kawal Pemilu 2014

Written By laso on Tuesday, 15 January 2013 | 20:37




Tandatangani MoU dengan KPU, Kapolri Siap Kawal Pemilu 2014
Tandatangani MoU dengan KPU, Kapolri Siap Kawal Pemilu 2014





Detik kapolri jenderal (pol) timur pradopo menandatangani nota kesepahaman (mou) dengan kpu, bawaslu, dan kejaksaan agung. kapolri menegaskan kesiapan polri mengawal pemilu 2014 berjalan independen."betapa pentingnya pelaksanaan pesta demokrasi, oleh karena itu dalam rangka pelaksanaan pemilu menjadi faktor utama menjadi sangat penting untuk dikelola bersama. setiap tahap memiliki potensi gangguan keamanan yang dapat mengganggu hasil pemilu," kata timur mengawali pidatonya usai menandatangani mou di kantor kpu, jl imam bonjol, jakarta pusat, rabu (16/1/2013).kapolri menandatangani mou dengan kpu tentang penyelenggaraan pengamanan pemilu tahun 2014. kapolri juga menandatangai mou dengan bawaslu dan kejagung tentang sentra penegakan hukum terpadu.kapolri menyoroti sejumlah permasalahan yang timbul selama pemilu. polri akan bekerjasama dengan penyelenggara pemilu memastikan tak ada pelanggaran yang mencederai nilai demokrasi dari pemilu."konflik akibat dpt, pencurian dan pemalsuan surat suara, politik uang, perusakan sarana pemilu, apabila tidak dikelola dengan kesungguhan akan mencederai nilai-nilai demokrasi yang selama ini dijunjung. hal ini secara legalitas sudah ditetapkan dalam uu. hendaknya didukung badan penyelenggara pemilu yang tidak berpihak pada satu pihak tertentu," kata timur.kerjasama dengan kejagung, kpu, dan bawaslu diharapkan bisa mewujudkan sinergitas yang baik dalam mengawal pelaksanaan pemilu. dia berharap nota kesepahaman ini dapat segera disosialisasikan ke seluruh jajaran pelaksana dari pusat hingga wilayah. "selaku pimpinan polri saya berkomitmen polri akan senantiasa profesional dan tidak berpihak pada pihak manapun. oleh karena itu polri bekerjasama dengan bawaslu, kpu dan kejaksaan agung bertekad untuk mengawal pemiku 2014 dengan sebaik-baiknya agar berjalan sesuai dengan rencana dan jadwal yang ditetapkan," tegas timur. (van/try)
sumber: www.detik.com
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Lensa Berita - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger