Berita Terbaru
Showing posts with label Ungkap. Show all posts
Showing posts with label Ungkap. Show all posts

Jaksa Harus Ungkap Target Dana Rp 2 Triliun PKS untuk Pemilu

Written By laso on Wednesday, 26 June 2013 | 11:29




Jaksa Harus Ungkap Target Dana Rp 2 Triliun PKS untuk Pemilu
Jaksa Harus Ungkap Target Dana Rp 2 Triliun PKS untuk Pemilu





di dalam dakwaan luthfi hasan ishaaq tercantum rencana pks mencari dana rp 2 triliun untuk menghadapi pemilu. jaksa harus mampu mengungkap niatan korupsi yang dilakukan eks presiden pks tersebut bersama yudi setiawan dan ahmad fathanah."kpk harus serius mengungkap niat korupsi pks itu dan menuntaskannya," ujar aktivis anti korupsi politik, apung widadi di jakarta, rabu (26/6/2013).niatan itu harusnya bukan hanya dicantumkan di dalam surat dakwaan saja. namun jaksa harus bisa mengurainya secara jelas."agar hakim juga dapat mengambil keputusan bisa menghukum jenis korupsi politik. hal ini penting agar menjadi efek jera bagi politikus korup yang kakap," lanjut apung.isi dakwaan luthfi juga semakin membuka mata. dana apbn di kementerian bisa dijadikan lumbung dana haram untuk kampanye parpol.dakwaan itu, lanjut apung, harusnya juga menjadi peringatan buat presiden. proyek di kementerian sangat rawan dijadikan lahan basan korupsi.penuntut umum pada kpk mencatumkan adanya rencana pks mencari dana rp 2 triliun untuk menghadapi pemilu. dana itu akan didapat dari proyek di tiga kementerian yang dipimpin oleh kader pks. kementan rp 1 triliun, kemensos rp 500 miliar dan kemenkominfo rp 500 miliar.ketua dpp pks al muzammil yusuf sendiri menanggapi hal itu sebagai 'bluffing' atau gertakan. "masuk akal nggak sih rp 2 triliun? darimana uang itu, saya kira nggak masuk akal. jangankan kita, partai yang lebih senior pun nggak mungkin. itu sangat bluffing dan nggak masuk akal," kata al muzammil yusuf.simak aneka berita penting dan menarik hari ini di "reportase sore", pkl.16.30 wib hanya di trans tv (mok/mok)
sumber: www[dot]detik[dot]com

Ini Alasan PKS Ungkap Kata Konspirasi di Kasus Luthfi

Written By laso on Friday, 1 February 2013 | 19:12




Ini Alasan PKS Ungkap Kata Konspirasi di Kasus Luthfi
Ini Alasan PKS Ungkap Kata Konspirasi di Kasus Luthfi





pks menyebutkan ada upaya konspirasi untuk melemahkan mereka. namun ketua dpp pks sohibul iman berpendapat politik sendiri adalah konspirasi sehingga bukan hal yang luar biasa selama tidak menunjuk pihak tertentu."dunia politik sebetulnya dunia konspirasi, dan menyebut konspirasi itu netral. tapi selama tidak menunjuk orang," ujar sohibul.sohibul menyampaikan hal ini dalam diskusi 'prahara karena sapi' di warung daun, cikini, jakarta pusat, sabtu (2/2/2013).sohibul juga menyambut baik pidato ketua umum pks yang baru yaitu anis matta. menurutnya, pidato anis terkait konspirasi adalah sah karena tidak menunjuk pihak mana pun."terhadap kasus ini jangan sampai terpuruk, intinya ke arah sana. ada terminologi konspirasi, ya sebetulnya konspirasi itu natural dan sah-sah saja. yang kemarin pak anis tidak menunjuk siapa pun. karena itu ini tidak bersifat menuduh orang," ujar sohibul.sementara, sohibul menilai pidato anis matta yang berapi-api dan membuat kader-kadernya bergetar menggunakan kesadaran ilahiah. artinya sebuah ajakan tobat, tidak hanya ketika ada kejadian luar biasa."pidato pak anis luar biasa diawali dengan sebuah ksadaran eskatologis, kesadaran ilahiah. karena itu wajar kita senantiasa melakukan upaya tobat. tobat ini tentu bukan saja ketika ada kejadian besar," tutup sohibul. (vid/ndr)
sumber: www.detik.com

BNN Harus Berani Ungkap Bandar Pemasok Narkoba di Kalangan Artis

Written By laso on Sunday, 27 January 2013 | 17:50




BNN Harus Berani Ungkap Bandar Pemasok Narkoba di Kalangan Artis
BNN Harus Berani Ungkap Bandar Pemasok Narkoba di Kalangan Artis





anggota komisi iii fpks, indra, mengapresiasi upaya pengungkapan terhadap 17 orang, 4 diantaranya artis, yang dilakukan badan narkotika nasional (bnn). namun demikian, bnn harus mampu menguak bandar dan jaringan besar yang khusus memasok di kalangan artis."yang lebih penting lagi bnn harus mampu mengungkap bandar, jaringan, dan penyuplai narkoba di kalangan artis," kata indra melalui keterangan tertulisnya yang diterima detikcom, senin (28/1/2013).indra menyatakan penyesalannya terkait penangkapan yang dilakukan bnn minggu pagi kemarin, terutama dugaan keterlibatan penyalahgunaan narkoba menyasar artis beken raffi ahmad dan anggota dprd dki jakarta wanda hamidah."mereka adalah public figure yang punya banyak penggemar dan pengikut, tentunya mereka dapat memberikan contoh yang baik kepada masyarakat. termasuk, menghindari penyalahgunaan narkoba dan melawan penyebarannya," paparnya.selain itu, indra berharap setiap partai politik selektif dalam memilih calon legislatif (caleg). "jangan hanya mendulang suara dengan mencalegkan artis pengguna narkoba yang pada akhirnya mengorbankan masa depan bangsa," katanya. (ahy/ndr)
sumber: www.detik.com

Takut Sang Ayah, RI Tak Mau Ungkap Pemerkosanya

Written By laso on Friday, 18 January 2013 | 07:08




Takut Sang Ayah, RI Tak Mau Ungkap Pemerkosanya
Takut Sang Ayah, RI Tak Mau Ungkap Pemerkosanya





Detik kendati perbuatan cabul terhadap ri (10) sudah berlangsung lama bahkan hingga ia menderita sakit pada kemaluannya dan akhirnya meninggal, namun ia membungkam fakta siapa pemerkosanya. pelaku yang tak lain adalah ayah kandungnya sendiri yang bernama sunoto (54), membuatnya takut untuk bercerita."psikolog menyatakan pelaku orang dekat, disegani, ditakuti sehingga korban menutupi siapa pelakunya," kata kapolda metro jaya irjen pol putut eko bayuseno saat jumpa pers di mapolda metro jaya, jakarta, jumat (18/1/2013).sementara itu kapolres jakarta timur kombes pol mulyadi kaharni menyatakan bahwa tersangka tidak pernah mengancam korban setelah melakukan perbuatan cabulnya itu. menurut mulyadi, korban tidak mau mengungkap pemerkosaan terhadap dirinya pada siapa pun karena menghormati sang ayah."tersangka tidak ada mengancam korban dan psikolog katakan kenapa korban tutupi itu karena pelakunya adalah orang yang disegani, ayahnya sendiri," kata mulyadi.ditemui usai jumpa pers, kepala bagian psikolog biro sumber daya manusia (sdm) polda metro jaya akbp nurcahyo menjelaskan, prinsip-pinsip dasar perkosaan."perkosaan adalah relasi tak setara, di mana satu pihak memaksa pihak lain untuk lampiaskan hasrat seksual," kata nurcahyo.dalam kasus ri, dimana korban berusia masih di bawah umur memiliki kekhasan tersendiri. dalam kasus perkosaan dengan korbannya anak usia di bawah umur, biasanya dilakukan oleh orang-orang terdekat yang memiliki akses terhadap korban."perkosaan anak itu sesuatu yang khas karena anak ini dinamis dan berkembang, di mana pelaku memiliki akses khusus seperti orang-orang terdekat. sehingga kalau dinakali oleh orang terdekat, anak itu cenderung menutup mulut," jelas nurcahyo.sementara kondisi psikologis tersangka yang melakukan kelainan seksual secara anal seks, disebabkan faktor riwayat hidupnya terdahulu semasa remaja."pre deposisi atau faktor penguat biasanya riwayat pendidikan moral yang rapuh dan waktu remajanya banyak di jalanan kemudian pertama kali kehilangan keperjakaannya itu dengan pelacur jalanan," ujar nurcahyo.lanjut nurcahyo, perilaku tersangka yang tega memperkosa anak kandungnya sendiri dilakukan untuk 'bereksperimen'. tersangka sendiri, kata dia, tidak pernah mengalami atau menjadi korban sodomi waktu kecil."beda halnya dengan kasus babeh (pelaku sodomi anak-anak jalanan), dia ada riwayat pernah disodomi waktu kecilnya sehingga melakukannya terhadap anak laki-laki. kalau ini hanya semata-mata untuk eksperimen saja," pungkas nurcahyo.di samping itu, kondisi tingkat perekonomian rendah keluarga menjadi faktor lain yang mendorong tersangka melakukan perbuatan cabulnya terhadap anaknya. tersangka tidak memiliki uang untuk 'jajan' dengan perempuan lain sehingga melampiaskannya terhadap anaknya.kehidupan sehari-hari di mana tersangka dan korban serta keluarganya tinggal di rumah petak yang hanya berukuran ukuran 5x7 membuat hubungan keluarga tidak sehat. setiap hari, rumah tersebut dihuni 7 orang anggota keluarga di mana tidur pun berbarengan. (mei/rmd)
sumber: www.detik.com

Polisi Diminta Segera Ungkap Pelaku Dugaan Pemerkosaan Atas Bocah SD

Written By laso on Monday, 7 January 2013 | 20:43




Polisi Diminta Segera Ungkap Pelaku Dugaan Pemerkosaan Atas Bocah SD
Polisi Diminta Segera Ungkap Pelaku Dugaan Pemerkosaan Atas Bocah SD





Detik polisi diminta segera mengungkap kasus dugaan pemerkosaan terhadap bocah sd, ri. nama-nama orang yang dicurigai sebagai pelaku yang disebut saksi harus segera diperiksa. bila ditemukan bukti kuat, pelaku harus segera diadili."ini sangat sadis pelakunya. polisi harus segera mengungkap dan menangkap pelaku," kata ketua komnas pa arist merdeka sirait saat dikonfirmasi detikcom, selasa (8/1/2013).arist mendorong autopsi yang sudah dilakukan rscm pada senin (7/1) hasilnya disampaikan ke publik. patut diduga, dengan mendengar keterangan awal dari dokter rsup persahabatan ada kekerasan yang terjadi pada kemaluan korban. ri meninggal dunia setelah dirawat di rsup persahabatan karena radang selaput otak."jadi sejak awal, keterangan dokter dan keterangan keluarga menyimpulkan, dan hasil investigasi kami bahwa 90 persen terjadi kekerasan seksual berulang-ulang," terang arist.walau korban sudah meninggal dunia dan tidak muncul pengakuan dari korban, diharapkan polisi bisa mendapatkan keterangan dari saksi. "kita berharap polisi bisa bekerja maksimal," tuturnya. (ndr/nrl)
sumber: www.detik.com
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Lensa Berita - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger