Berita Terbaru
Showing posts with label Suap. Show all posts
Showing posts with label Suap. Show all posts

KPK Kejar Aliran Dana dan Pelaku Lain di Kasus Suap Hakim Bandung

Written By laso on Thursday, 28 March 2013 | 01:51




KPK Kejar Aliran Dana dan Pelaku Lain di Kasus Suap Hakim Bandung
KPK Kejar Aliran Dana dan Pelaku Lain di Kasus Suap Hakim Bandung





komisi pemberantasan korupsi (kpk) terus melakukan pengembangan terhadap dugaan kasus suap dana bantuan sosial pemkot bandung yang ditangani di pengadilan negeri bandung.
setidaknya ada dua hal yang tengah diselidiki dan dikembangkan oleh penyidik kpk.
"pertama, mengenai penerima uang itu, apakah hakim setyabudi adalah orang terakhir yang menerima uang suap itu atau ada pihak lain yang juga menerimanya," kata juru bicara kpk johan budi di gedung kpk, rabu (27/3/2013).
  kedua, lanjut dia, tentang si pemberi uang suap tersebut.
"apakah hanya tiga orang saja yang sebelumnya sudah disangkakan, atau justru ada orang lain yang juga memberikan uang suap tersebut," sambung johan.
dia menambahkan, dari hasil penggeledahan yang dilakukan pada senin (25/3/2013) pada sejumlah lokasi di kota bandung, penyidik mendapati tulisan pada sejumlah amplop-amplop berisi uang yang ditemukan di ruang kerja hakim setyabudi.
johan menolak menyebutkan tulisan pada amplop tersebut.
"yang jelas ada amplop yang ada tulisannya ada juga yang tidak ada tulisannya," tepis dia.
kpk, imbuh johan, akan segera memanggil walikota bandung dada rosada terkait kasus suap ini.
"saya belum tahu kapan akan dipanggil, tapi yang jelas pak dada rosada akan dipanggil sebagai saksi dalam kasus ini," ujar dia.
menurut johan, kpk juga belum dapat menghadirkan tersangka toto hutagalung ke kpk.
"belum tahu kesulitannya apa.
tapi penyidik tengah berusaha untuk mendatangkannya," kata dia.
sebelumnya, kpk menangkap empat orang dalam operasi tangkap tangan di dua lokasi.
setyabudi dan asep triana ditangkap di ruangan si hakim di pn bandung, jalan re martadinata, bandung.
adapun herry nurhayat dan pupung ditangkap di ruang kerja masing-masing di kantor pemkot bandung.
kpk juga mengamankan seorang petugas keamanan pn bandung untuk diperiksa.
dalam kasus ini pupung tidak ditetapkan sebagai tersangka.
belakangan, kpk pun menetapkan toto hugalung sebagai tersangka, karena dia diduga sebagai orang yang menyuruh asep mengantarkan uang kepada setyabudi.
keempat tersangka, diduga terlibat tindak pidana korupsi terkait kepengurusan perkara korupsi dana bantuan sosial di pemerintah kota bandung.
kpk juga telah mencegah wali kota bandung dada rosada, terkait penyidikan kasus ini.
kpk akan segera menjadwalkan pemeriksaan untuk dada sebagai saksi dari tiga tersangka yakni asep, herry, dan toto.
berita terkait dapat dibaca dalam topik: kpk tangkap tangan hakim bandung 









editor :
sumber: www[dot]kompas[dot]com

Kasus Suap Pajak Bhakti Investama, Tommy Divonis 3,5 Tahun Bui

Written By laso on Monday, 18 February 2013 | 17:19




 Kasus Suap Pajak Bhakti Investama, Tommy Divonis 3,5 Tahun Bui
Kasus Suap Pajak Bhakti Investama, Tommy Divonis 3,5 Tahun Bui





- mantan kepala seksi pengawasan dan konsultasi ii pada kantor pelayanan pajak pratama sidoarjo selatan, tommy hindratno, divonis 3,5 tahun penjara. tommy terbukti menerima suap terkait pengurusan restitusi pajak pt bhakti investama."menjatuhkan pidana penjara selama 3 tahun dan 6 bulan dan denda rp 100 juta subsider 3 bulan," kata ketua majelis dharmawati ningsih di ruang sidang pengadilan tipikor, jalan hr rasuna said, jakarta selatan, senin ( 18/2/2013).tommy dinilai majelis hakim terbukti melakukan tidak pidana korupsi dengan menerima uang dari pt bhakti investama sebesar rp 280 juta pada 6 juni 2012."menyatakan tedakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama sebagaimana dalam dakwaan kedua, pasal 5 ayat 2 jo pasal 5 ayat 1 huruf (b) uu tipikor jo pasal 55 ayat 1 ke-1 kuhp," ucap dharmwati.adapun hal-hal yang memberatkan terdakwa yakni pertama perbuatan tommy dinilai bisa membuat kepercayaan masyarakat terhadap ditjen pajak menurun dan terdapat upaya perbuatan tipikor.sedangkan hal-hal yang meringankan tommy karena majelis hakim menilai terdakwa mengakui perbuatannya, belum pernah dihukum dan memiliki tanggungan keluarga.atas vonis tersebut tommy mengatakan akan mengkonsultasikan dulu dengan kuasa hukumnya. "kami pikir-pikir," kata tommy usai persidangan.vonis tersebut 1.5 tahun lebih ringan dari tuntutan jaksa yakni 5 tahun pidana. (slm/mad)
sumber: www[dot]detik[dot]com

Kader Terlibat Suap, PKS Tetap Yakin Unggul di Pemilu 2014

Written By laso on Tuesday, 5 February 2013 | 19:34




Kader Terlibat Suap, PKS Tetap Yakin Unggul di Pemilu 2014
Kader Terlibat Suap, PKS Tetap Yakin Unggul di Pemilu 2014





jajaran pks sempat terguncang dengan penetapan status tersangka kasus dugaan suap impor daging kepada luthfi hasan ishaaq ketika menjabat sebagai presiden pks. namun mereka tetap yakin mampu menjadi tiga besar dalam hasil pemilu 2014 mendatang."pks tetap optimis menembus tiga besar untuk mengubah target kemenangan kami. kondisi ini kami maknai sebagai ujian agar pks lebih baik dan naik kelas," kata ketua fraksi pks, hidayat nur wahid, di gedung dpr, senayan, jakarta, selasa (5/2/2013).hidayat menyatakan untuk meraih target tersebut, sekaligus menghadapi situasi yang berkembang saat ini, pks terus memperkuat soliditas internal kader di seluruh indonesia.“kader adalah kekuatan utama pks. langkah yang kami lakukan segera adalah mengkonsolidasikan struktur dan kader untuk pemenangan pemilu. saya pribadi yakin dan percaya presiden pks anis matta mampu melakukan konsolidasi secara maksimal,” jelasnya.perihal posisi pks dalam koalisi, hidayat menegaskan komitmen pks untuk tetap bekerja sama menyelesaikan agenda kebangsaan. menurutnya, menteri-menteri dari pks diminta untuk tetap fokus dalam tugasnya masing-masing, walaupun saat ini sudah masuk dalam tahun pemilu.“belum ada perubahan terkait posisi pks di koalisi. walaupun demikian, pks tetap terjadi. kami tetap minta semua menteri dari pks untuk fokus bekerja untuk bangsa, walaupun sudah memasuki tahun pemilu,” tutup hidayat. (trq/lh)
sumber: www[dot]detik[dot]com

Suap Impor Daging, Pengacara Pastikan Maharani Jumpa Pers Selasa Malam Ini




Suap Impor Daging, Pengacara Pastikan Maharani Jumpa Pers Selasa Malam Ini
Suap Impor Daging, Pengacara Pastikan Maharani Jumpa Pers Selasa Malam Ini





pengacara maharani suciyono, wisnu wardhana, pastikan kliennya akan memberikan keterangan kepada wartawan terkait penangkapan dirinya saat kpk menggelar operasi tangkap tangan terkait suap impor daging, malam ini.sebelumnya, konferensi pers dijadwalkan digelar senin (4/2/2013) malam di hotel nalendra, jalan kebon nanas, jaktim. sedianya rani yang ditemani ayah dan ibunya akan menemui wartawan sekitar pukul 20.00 wib. tapi mendadak dibatalkan."mereka mengatakan belum siap berhadapan wartawan, baik pihak rany dan keluarganya," terang wisnu.bahkan, ibunda rani dikabarkan pingsan saat berada di hotel nalendra. "untuk sekarang ditunda, jadi ngga hari ini. nanti akan diinformasikan jumpa pers selanjutnya," kata wisnu.wisnu memastikan, pihak keluarga dipastikan siap untuk mendampingi maharani dalam jumpa pers nanti. "oleh karena keadaan yang sudah larut dan kawan-kawan media sedikit banyak sudah pulang, maka konferensi pers kita tunda dan diadakan selasa malan ini di tempat sama," ujar wisnu dalam pesan singkat yang diterima detikcom, selasa (5/2/2013).peristiwa berawal dari penangkapan terhadap empat orang di hotel le meridien, jakarta, selasa (29/1) malam. mereka yang ditangkap adalah ahmad, arya effendi, juard effendi, dan seorang wanita bernama maharani. kpk mengamankan barang bukti berupa uang sebesar rp 1 milliar. (ahy/ahy)
sumber: www[dot]detik[dot]com

Kasus Suap Daging, Kenapa Sang Mahasiswi Cantik Dibebaskan KPK?

Written By laso on Wednesday, 30 January 2013 | 17:11




Kasus Suap Daging, Kenapa Sang Mahasiswi Cantik Dibebaskan KPK?
Kasus Suap Daging, Kenapa Sang Mahasiswi Cantik Dibebaskan KPK?





kasus dugaan suap daging impor ikut membawa nama maharani (19), seorang mahasiswi sebuah pts di jakarta. rani, biasa gadis itu disapa, ikut diamankan kpk di basement hotel le meridien pada selasa (29/1) malam."ada wanita muda, m yang ikut diamankan," kata juru bicara kpk johan budi dalam jumpa pers di kpk, jl rasuna said, rabu (30/1).sayangnya johan tak merinci, apa yang dilakukan rani. tapi dijelaskan, rani ini ditemui tersangka ahmad fathanah di hotel itu. fathanah menemui rani usai serah terima uang rp 1 miliar."m ditemui di hotel oleh af. keduanya diamankan di basement, di mobil di jok belakang disita uang rp 1 m," imbuh johan.fathanah digelandang kpk. diduga dia menjadi perantara dalam kasus suap yang menyeret anggota dpr luthfi hasan ishaaq ini. ada 4 tersangka dalam kasus ini, fathanah dan luthfi, juga juard effendi dan arby arya effendi dari pt indoguna, perusahaan pengimpor daging.sedang rani dibebaskan pada kamis (31/1) dini hari. memakai rok pendek dan kemeja hitam lengan panjang, rani menutupi wajahnya dengan rambutnya yang terurai. tak ada kata dari mahasiswi ini saat dimintai konfirmasi wartawan. johan menyebut rani hanya saksi jadi dia dibebaskan.nah, soal rani ini, peneliti masyarakat transparansi indonesia, jamil mubarok angkat bicara. menurut dia harus diusut soal keberadaan rani di lokasi."m tidak akan ada jika tidak ada rencana suap pt iu ke lhi. ini mesti dijelaskan, apakah ini bagian dugaan gratifikasi? ini penting untuk jadi bahan pembelajaran," jelas jamil.jamil menuturkan, kpk harus bisa membuktikan apakah keterlibatan rani dalam proses itu, sesuai pasal 55 ayat 1 kuhp jo pasal 12 b uu 20/2001 uu tipikor. "af dan m dikategorikan sebagai orang yang turut serta dalam perbuatan satu tindak pidana," jelas jamil. (ndr/trq)
sumber: www.detik.com

Ini Dia Mahasiswi Cantik yang Menemani Tersangka Suap Daging Impor




Ini Dia Mahasiswi Cantik yang Menemani Tersangka Suap Daging Impor
Ini Dia Mahasiswi Cantik yang Menemani Tersangka Suap Daging Impor





salah seorang tersangka kasus dugaan suap daging impor, ahmad fathanah, ditangkap bersama seorang mahasisiwi cantik bernama maharani (19). sebelum dibebaskan karena tak terbukti tersangkut kasus, maharani sempat diperiksa kpk.pantauan detikcom di gedung kpk, jalan hr rasuna said, kuningan, jakarta selatan, kamis (31/1/2013), maharani meninggalkan kantor lembaga antikorupsi itu pukul 02.10 wib. sejak melewati pintu keluar lobi, maharani selalu tertunduk.mahasiswi salah satu perguruan tinggi swasta di jakarta itu menutupi wajah dengan kedua tangan dan rambut panjangnya. maharani mengenakan baju tipis warna hitam lengan panjang dan rok mini warna biru. sedangkan kaki jenjangnya ditopang high heels.maharani tak mengucapkan sepatah kata pun kepada awak media yang mencecarnya dengan pertanyaan. begitu masuk taksi, dia langsung meminta sang sopir untuk tancap gas meninggalkan gedung kpk.maharani adalah mahasiswi dari sebuah pts di jakarta yang ikut diamankan kpk dalam operasi tangkap tangan kasus suap daging sapi impor. dia kabarnya memang sudah disiapkan untuk menemani seorang tersangka ahmad fathanah di hotel.informasi yang dikumpulkan detikcom, rabu (30/1/2013) malam, usai penyerahan uang di pt iu, kpk terus membuntuti ahmad fathanah. pria yang diduga kuat punya hubungan dengan luthfi hasan ini kemudian bergerak menuju hotel lm di kawasan sudirman.ternyata di sebuah kamar, maharani sudah dipersiapkan untuk ahmad fathanah. maharani diberi imbalan rp 10 juta untuk menemani ahmad fathanah di hotel. juru bicara kpk johan budi sp menyatakan maharani sama sekali tak terlibat kasus dugaan suap daging impor. dia dibebaskan dini hari ini. (trq/trq)
sumber: www.detik.com

Tersangka Suap Daging Impor AAE Dibawa KPK ke Rutan Cipinang




Tersangka Suap Daging Impor AAE Dibawa KPK ke Rutan Cipinang
Tersangka Suap Daging Impor AAE Dibawa KPK ke Rutan Cipinang





tersangka suap daging impor arya arbi effendi (aae) telah dibawa kpk ke rutan cipinang. berbeda dengan juard effendi yang menangis saat keluar dari kantor kpk, arya malah senyum-senyum.pantauan detikcom di gedung kpk, jalan hr rasuna said, kuningan, kamis (31/1/2013), arya digiring keluar petugas kpk sekitar pukul 01.30 wib. baju tahanan kpk terlihat di balik jaket warna hitam yang dikenakannya.saat dikerubuti wartawan untuk dimintai keterangan terkait kasusnya, arya bungkam. dia hanya tersenyum menanggapi pertanyaan wartawan sambil terus berjalan menuju mobil b 2040 bq.di belakang arya tampak beberapa orang kerabatnya. seorang wanita muda tampak membawa kantong plastik yang berisi keperluan sehari-hari untuk arya.begitu arya masuk ke mobil tahanan kpk, kerabat-kerabat arya langsung menuju dua mobil yang sudah menunggu di sisi samping gedung. informasi yang dihimpun arya dibawa ke rutan cipinang.seperti diketahui kpk sudah menetapkan empat orang tersangka dalam kasus suap impor daging sapi. keempat orang itu adalah presiden pks luthfi hasan ishaaq, juard effendi, arya arbi effendi dan ahmad fathanah. (trq/trq)
sumber: www.detik.com

Uang yang Disiapkan untuk Kasus Suap Daging Diduga Capai Rp 40 M




Uang yang Disiapkan untuk Kasus Suap Daging Diduga Capai Rp 40 M
Uang yang Disiapkan untuk Kasus Suap Daging Diduga Capai Rp 40 M





kpk menemukan uang rp 1 miliar dalam kasus suap impor daging sapi. uang itu diamankan dari jok mobil ahmad fathanah. diduga kasus yang menyeret anggota dpr luthfi hasan itu bukan hanya rp 1 miliar."rp 1 m itu hanya dp, totalnya uang yang harus disiapkan mencapai rp 40 m," jelas penegak hukum yang enggan disebutkan namanya, rabu (30/1/2013).uang itu terkait perizinan impor daging sapi. saat ini pemerintah tengah memperketat izin daging sapi. nah, suap ini diduga agar melancarkan dan menambah kuota keran impor. juru bicara kpk johan budi yang dikonfirmasi tak mau berkomentar soal besaran uang ini. proses pemeriksaan masih dilakukan. dia juga menjelaskan soal pasal yang dikenakan pada orang-orang yang terlibat. mereka yang terlibat yakni juard effendi dan arya arby effendi, ahmad fathanah, dan anggota dpr luthfu hasan."je dan aae diduga melanggar pasal 5 ayat 1 atau pasal 13 uu no 31 tahun 1999 dan juga melanggar sebagaimana yang termuat di uu no 20 tahun 2001 juncto pasal 55 kuhp. af dan lhi diduga melanggar pasal 12 a atau b pasal 5 ayat 2 atau pasal 11 uu no 31 tahun 1999," papar johan.sementara itu, luthfi hasan yang dimintai konfirmasi soal kasus ini hanya menjawab diplomatis. "saya pelajari dulu," tegas luthfi di dpp pks, jl tb simatupang, jaksel. (ndr/trq)
sumber: www.detik.com

Kronologi Kasus Suap Daging Sapi Impor Terkait Anggota DPR Luthfi Hasan




Kronologi Kasus Suap Daging Sapi Impor Terkait Anggota DPR Luthfi Hasan
Kronologi Kasus Suap Daging Sapi Impor Terkait Anggota DPR Luthfi Hasan





kpk mengungkap kasus suap daging impor. 4 orang dijadikan tersangka yakni aae, je, a fatona, dan anggota dpr luthfi hasan ishak. kpk mendapatkan informasi dari masyarakat akan ada serah terima uang. tim kpk pun bergerak."serah terima dilakukan oleh pihak yang diduga menerima proyek itu dengan salah satu orang yang dekat dengan anggota dpr," kata juru bicara kpk johan budi dalam jumpa pers di kpk, jl rasuna said, kuningan, jakarta, rabu (30/1/2013).berikut kronologi penangkapan itu:selasa (29/1)- siang harikpk menerima informasi ada serah terima uang terkait proses impor daging. informasi itu yakni adanya serah terima uang dari juard effendi dan arya arby effendi dari pt indoguna utama ke orang dekat anggota dpr luthfi hasan, ahmad fathanah. suap terkait izin impor daging. saat ini daging sapi impor memang tengah dibatasi. suap untuk memuluskan jatah keran daging impor.serah terima uang dilakukan di kantor pt indoguna di pondok bambu. tim kpk melakukan pemantauan di kantor itu, dan ternyata ada serah terima uang dari juard dan arya ke ahmad fathanah.- soreusai penyerahan, ahmad fathanah dengan membawa uang rp 1 miliar pecahan seratus ribu bergerak ke hotel le meridien. di sana sudah menunggu seorang mahasiswi berinisial m berusia 19 tahun. kpk tak merinci apa yang dilakukan kedua orang ini di hotel.- pukul 20.20 wibkpk mengintai ahmad dan sang mahasiswi di hotel. setelah itu, saat keduanya keluar dari hotel, sedang di basement dan berada di mobil, kpk menangkap keduanya. di jok belakang disita uang rp 1 miliar. keduanya langsung dibawa ke kpk.- pukul 22.30 wibkpk menangkap juard dan arya di rumah di kawasan cakung, jaktim. penangkapan terkait suap. keduanya pun langsung dibawa ke kpk. ada juga 2 orang lain yang diamankan yakni sopir pt iu dan sopir ahmad. sopir itu seperti mahasiswi m hanya saksi.rabu (30/1)- pagi kpk melakukan penggeledahan di pt indoguna dan melakukan penyitaan sejumlah barang. kpk juga memberkan police line di perusahaan itu. hingga sore kpk melakukan pemantauan di sejumlah lokasi.- pukul 20.00 wibkpk menetapkan tersangka juard, arya, ahmad, dan luthfi hasan. mereka diduga terlibat dalam kasus suap menyuap."je dan aae diduga melanggar pasal 5 ayat 1 atau pasal 13 uu no 31 tahun 1999 dan juga melanggar sebagaimana yang termuat di uu no 20 tahun 2001 juncto pasal 55 kuhp. af dan lhi diduga melanggar pasal 12 a atau b pasal 5 ayat 2 atau pasal 11 uu no 31 tahun 1999," papar johan. (mok/ndr)
sumber: www.detik.com

KPK: Penangkapan Terkait Suap Daging Impor Terhadap Anggota DPR LHI




KPK: Penangkapan Terkait Suap Daging Impor Terhadap Anggota DPR LHI
KPK: Penangkapan Terkait Suap Daging Impor Terhadap Anggota DPR LHI





komisi pemberantasan korupsi (kpk) memastikan adanya praktik suap terkait impor daging sapi. anggota dpr itu berinisial lhi."af dan lhi diduga melanggar pasal suap," kata juru bicara kpk johan budi sp di kantornya, jl hr rasuna said, kuningan, jaksel, rabu (30/1/2013).menurut johan, uang diserahkan oleh dua orang berinisal je dan aae dari pt indoguna utama ke af, orang dekat anggota dpr tersebut. penyerahan uang digelar di kantor pt indoguna utama di kantornya."dari hasil gelar perkara yang baru saja berlangsung disimpulkan bahwa kita menemukan dua alat bukti yang cukup berkiatan dengan dugaan suap yang dilakukan oleh je dan aae," jelasnya.hingga kini, empat orang masih diperiksa di kpk. (mad/ndr)
sumber: www.detik.com

Tangkap Kurir Suap, Uang yang Diamankan KPK Capai Ratusan Juta

Written By laso on Tuesday, 29 January 2013 | 15:25




Tangkap Kurir Suap, Uang yang Diamankan KPK Capai Ratusan Juta
Tangkap Kurir Suap, Uang yang Diamankan KPK Capai Ratusan Juta





kpk belum memberi pernyataan resmi mengenai operasi penangkapan yang dilakukan selasa malam tadi. barang bukti juga masih ditelaah. uang yang diamankan mencapai ratusan juta.berdasar informasi yang didapatkan, setelah dilakukan perhitungan, uang yang dibawa kurir berinisial a tersebut bernilai ratusan juta rupiah."belum ada hitungan resminya, yang jelas ratusan juta, bisa mencapai rp 1 milliar mungkin," ujar penegak hukum, rabu (30/1/2013).ketika ditangkap petugas kpk, si a tengah membawa uang tersebut dalam dua kantong plastik warna putih. selain itu ada juga uang dalam tas berbentuk kotak memanjang warna gelap. seluruhnya pecahan seratus ribuan.selain si kurir, kpk juga mengamankan tiga orang lain. mereka adalah perempuan yang mendampingi a, supir dan juga seorang laki-laki yang menjadi saksi penyerahan uang di hotel le meridien, jakarta. mereka masih diperiksa di lantai 7 gedung kpk.terkait penangkapan tersebut, kpk memang baru berhasil mengamankan dari pihak si kurir. penyelenggara negara yang menjadi target suap, masih belum didapatkan. kabarnya si pejabat merupakan legislator.selain itu, masih terkait operasi ini, kpk pada dinihari tadi juga melakukan penggeledahan di pt indoguna utama, yang beralamat di jl taruna, pondok bambu, jaktim. perusahaan ini bergerak di sektor impor daging.apa kaitan pt indoguna dengan dugaan proses serah terima uang kepada si pejabat? kpk belum memberikan pernyataan."saya cek dulu. saya juga masih mencari informasi," kata jubir kpk johan budi. (fjp/mpr)
sumber: www.detik.com

KPK Amankan 3 Orang Diduga Sebagai Perantara Suap




KPK Amankan 3 Orang Diduga Sebagai Perantara Suap
KPK Amankan 3 Orang Diduga Sebagai Perantara Suap





kpk melakukan operasi penangkapan pada malam ini. tim dari lembaga ini menangkap 2 pria dan satu perempuan yang diduga sebagai kurir suap.informasi yang dikumpulkan, pria tersebut sudah dibawa ke gedung kpk sejak sekitar pukul 21.00 wib. selain si pria ini, ada lelakin lain dan satu orang perempuan yang turut dibawa.belum ada penjelasan resmi dari kpk mengenai operasi ini.begitu juga dengan apakah ada penyelenggara negara yang turut diamankan. lokasi penangkapan juga belum diketahui.pantauan detikcom di gedung kpk, sekitar pukul 00.20 wib, ada mobil masuk dan menurunkan 3 orang penumpang melalui pintu belakang kpk. dua diantaranya adalah penyidik dan seorang lagi seorang pria berjaket hitam berjalan cepat menuju ke dalam gedung kpk.
sementara itu, sekitar 5 menit kemudian, ada mobil berhenti di lobi utama gedung kpk. 3 orang masuk melalui pintu depan, 2 pria dan 1 wanita. (fjr/mpr)
sumber: www.detik.com

7 Parpol Senayan Harus Copot Kadernya yang Terlibat Kasus Suap PON Riau

Written By laso on Saturday, 26 January 2013 | 16:14




7 Parpol Senayan Harus Copot Kadernya yang Terlibat Kasus Suap PON Riau
7 Parpol Senayan Harus Copot Kadernya yang Terlibat Kasus Suap PON Riau





komisi pemberantasan korupsi (kpk) telah menetapkan sejumlah tersangka dalam kasus korupsi pon riau. para tersangka tersebut merupakan kader dari partai besar di dpr ri.indonesia corruption watch (icw) mengatakan, parpol harus segera mencopot kadernya jika ingin citra parpol tetap baik di mata publik. jika hal ini tidak dilakukan maka masyarakat akan berpikir parpol malah melindungi koruptor."kalau partai punya komitmen pemberantasan korupsi harus pecat kadernya," kata koordinator korupsi politik icw, abdulllah dahlan kepada detikcom, minggu (27/1/2013).menurut abdullah, kader seperti ini malah akan membuat citra parpol buruk. pemecatan bisa menjadi pembelaajaran bagi para kader agar tidak melakukan korupsi. "kader ini kan memperburuk citra partai. agar ada pembelajaran siapapun kader yang melakukan korupsi tidak mendapatkan dukungan dari parpol," ujarnya."jangan sampai partai malah menyiapkan pengacara dan dibacakup. hal itu malah menunjukan partai mendukung tidak mendukung pemberantasan korupsi" tambahnya.sebelumnya, kpk telah menahan 7 tersangka suap pon. mereka yang ditahan kpk, selasa (15/1/2013) merupakan anggota dprd riau, yakni zulfan heri dan abu bakar sidik (golkar), adrian ali (pan), roem zein (ppp), syarif hidayat (ppp), tengku muhaza (demokrat), dan turechan asyari (pdip). sedangkan dua anggota dewan yang menjalani vonis, yakni faisal (golkar) dan m dunir (pkb).kasus ini bermula adanya penambahan dana untuk revisi venue pon. pihak pemprov riau di bawah tampuk pimpinan rusli zainal meminta revisi perda pon untuk menambah dana. dalam hal ini dewan minta uang lelah dari 2 perda yang diajukan. satu perda dibandrol rp 900 juta.pihak pemprov riau memaksa pihak kontraktor untuk memenuhi keinginan tersebut. uang pun diberikan ke faisal aswan yang akhirnya ketangkap kpk. pihak perusahaan juga setor ke kadispora riau, lukman abbas yang kini terdakwa suap pon sebesar rp 700 juta. gubernur riau pun dititipi pihak konsorsium stadion utama rp 500 juta lewat ajudannya, said faisal alias hendra. pun begitu, bolak balik sebagai saksi di persidangan ini, rusli membantah telah menerima uang tersebut. (slm/rmd)
sumber: www.detik.com

Gubernur Jadi Saksi Kasus Suap PON

Written By laso on Thursday, 24 January 2013 | 20:45




Gubernur Jadi Saksi Kasus Suap PON
Gubernur Jadi Saksi Kasus Suap PON





gubernur riau rusli zainal memenuhi panggilan kpk sebagai saksi untuk tujuh tersangka kasus dugaan suap pembahasan peraturan daerah nomor 6 tahun 2010 tentang dana pengikatan tahun jamak pembangunan venue pekan olahraga nasional (pon) riau 2012.    "insya-allah nanti saya sampaikan yang sebenanrnya," ucap rusli saat tiba di gedung kpk, jakarta, jumat.    ketua dpd i partai golkar provinsi riau itu tiba sekitar pukul 09.10 wib. rusli datang ditemani seorang ajudannya dan tidak mau banyak berkomentar terkait pemeriksaannya. "hari ini sebagai saksi.. nanti ya..nanti," kata rusli yang mengenakan batik warna kuning ini.    juru bicara kpk, johan budi sp mengatakan rusli zainal diperiksa kpk dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk tujuh anggota dewan perwakilan rakyat daerah (dprd) riau yang sudah ditetapkan sebagai tersangka. "benar, kpk akan periksa gubernur riau, kapasitas sebagai saksi untuk 7 tersangka anggota dprd prov riau," tutur johan.kpk menilai kasus ini akan terus berkembang dan tidak berhenti pada penetapan ke tujuh tersangka dari anggota dprd provinsi riau itu. proses penyidikan menurut johan tidak mengarahkan kepada siapapun tergantung temuan penyidik kpk.kpk resmi menahan tujuh anggota dprd provinsi riau terkait dugaan kasus korupsi pon xviii di riau pada selasa (15/1). ketujuh anggota dprd riau tersebut yaitu adrian ali (pan), abubakar siddik (golkar), tengku muhazza (demokrat), zulfan heri (golkar), syarif hidayat (ppp), muh rum zen (ppp) dan turoechan asyari (pdip). ketujuh anggota dewan yang merupakan anggota panitia khusus (pansus) revisi perda pon itu.mereka disangkakan melanggar pasal 12 huruf a atau b, atau pasal 5 ayat 2 atau pasal 11 undang-undang nomor 31 tahun 1999 junto undang-undang nomor 20 tahun 2001 junto pasal 55 ayat 1 ke 1 kuhap. menurut johan, satu tersangka akan ditahan di rutan guntur yakni turoechan asyari, dan empat tersangka yang ditahan di rutan cipinang yaitu andrian ali, abubakar siddik, tengku muhazza, serta zulfan heri. sedangkan dua tersangka yang ditahan di rutan kpk yakni, syarif hidayat dan muh rum zen. 





sumber :
sumber: www.kompas.com

Dikaitkan Mengetahui Suap PON, Ketua DPRD Riau: Ini Ada Rekayasa




Dikaitkan Mengetahui Suap PON, Ketua DPRD Riau: Ini Ada Rekayasa
Dikaitkan Mengetahui Suap PON, Ketua DPRD Riau: Ini Ada Rekayasa





tujuh tersangka suap pon yang kini ditahan kpk, menuding unsur pimpinan dprd riau mengetahui adanya permintaan uang lelah. namun ketua dprd riau, johar firdaus, membantah hal itu."saya sama sekali tidak mengetahui adanya permintaan uang lelah tersebut. hal ini sudah saya jelaskan dibawah sumpah di persidangan tipikor. bahwa saya sama sekali tidak pernah mengetahui hal itu," kata ketua dprd riau johar firdaus, kepada wartawan, kamis (24/1/2013) di pekanbaru.johar mengungkapkan hal itu, terkait keterangan salah satu dari 7 tersangka, zulfan heri anggota dprd riau yang menudingnya mengetahui soal uang suap sebesar rp1,8 miliar. zulfan menyebutkan bahwa keterangannya itu mewakili dari enam tersangka lainnya. disebutkan juga, bahwa anggota dewan juga pernah membahas uang lelah tersebut di rumah dinas ketua dprd riau.zulfan menganggap bahwa pimpinan dewan terlibat dalam pembahasan revisi perda no 6 untuk lapangan tembak untuk pon tersebut.menurut johar, selaku pimpinan dewan, dirinya memang terlibat dalam pembahasan revisi perda tersebut. namun, hal itu bukan berarti dirinya mengetahui soal adanya permintaan uang lelah."dalam revisi perda memang melibatkan semua anggota dan pimpinan dewan yang akhirnya membentuk tim pansus. tapi bukan berarti saya melakukan lobi-lobi untuk meminta uang lelah itu," kata johar.menurut johar, tudingan ada pertemuan di rumah dinasnya membicarakan uang lelah (rp1,8 miliar-red) juga tidak dibantahnya. dia menyebutkan, bahwa pertemuan di rumah dinasnya itu hanya menindak lanjuti hasil konsultasi dengan dirut anggaran daerah kementrian dalam negeri."dalam pertemuan di rumah dinas itu kita membahas tentang pelaksanaan tender proyek pon dan kajian aspek hukumnya. dalam rapat tersebut, kita undang kadispora, dan kepala biro hukum pemprov riau. tapi rapat batal dilaksanakan, karena kedua pejabat tersebut tidak datang waktu itu," kata johar."jadi kesannya ada rekayasa untuk terus menyeret saya dalam kasus ini," kata politikus golkaritu.sementara itu, besok masih terkait suap pon, gubernur riau, rusli zainal akan menjadi saksi untuk 7 tersangka suap pon. pemeriksaan akan dilaksanakan di gedung kpk di jakarta.ke 7 tersangka suap pon yang ditahan kpk itu adalah, zulfan heri (golkar), abu bakar sidik (golkar), adrian ali (pan), roem zein (ppp), syarif hidayat (ppp), turecha asyari (pdip), tengku muhaza (pd). (cha/rvk)
sumber: www.detik.com

Mengatur Jerat Pidana Suap Seks Bagi Penyelenggara Negara, Mungkinkah?

Written By laso on Sunday, 13 January 2013 | 19:49




Mengatur Jerat Pidana Suap Seks Bagi Penyelenggara Negara, Mungkinkah?
Mengatur Jerat Pidana Suap Seks Bagi Penyelenggara Negara, Mungkinkah?





Detik pemberian layanan seks merupakan salah satu bentuk korupsi. bahkan ketua mahkamah konstitusi (mk) mahfud md menyebut, suap seks pada penyelenggara negara lebih dahsyat dibanding uang. tapi, secara khusus belum diatur soal urusan suap seks itu. apa kata anggota komisi iii dpr?"berdasarkan pasal 12b ayat 1 uu no 20/2001 tersebut, pemberian gratifikasi dalam bentuk layanan seksual bisa dimasukkan dalam kategori frase (pemberian) 'fasilitas lain'. namun demikian frase 'fasilitas lain' tersebut memang tidak secara spesifik menyebutkan wujud atau bentuk fasilitasnya. sehingga hal ini akan menimbulkn perdebatan, dengan kata lain sangat mungkin dipertanyakan apabila dijadikan sebagai landasan hukum," kata anggota komisi iii dpr indra saat berbincang, senin (14/1/2013).indra menegaskan, mempengaruhi kebijakan pejabat atau aparatur negara melalui pemberian layanan seks jelas merupakan salah satu bentuk korupsi berupa suap atau gratifikasi. karena yang namanya gratifikasi atau suap bukan saja pemberian berupa uang atau barang. "namun sangat mungkin gratifikasi atau suap diberikan dalam bentuk layanan seks. gratifikasi seks bukanlah hal yang baru, ini merupakan modus yang sudah lama dipraktikkan, bahkan sudah terjadi sejak zaman romawi kuno," imbuh politisi pks ini.soal aturan suap seks, selain belum jelas dan tegas dalam uu, persoalan lainnya adalah terkait dengam penentuan besaran nominal layanan seks tersebut. karena dalam uu tindak pidana korupsi, gratifikasi ditentukan berkaitan dengan batasan nilai minimal. "sehingga gratifikasi seks akan sulit dibuktikan atau diproses karena tidak memiliki nominal layaknya gratifikasi uang atau barang," imbuhnya. dengan belum adanya pengaturan yang tegas, dan dengan melihat realitas bahwa modus gratifikasi atau suap dengan pelayanan seks memang terjadi di negeri ini, bahkan sangat mungkin modus gratifikasi seks lebih efektif memperdaya kebijakan, maka pengaturan tegas suap dengan pelayanan seks sebagai bentuk korupsi harus segera diatur. "jangan sampai modus gratifikasi seksual ini tidak terjangkau dari jeratan hukum, jangan sampai gratifikasi seks hanya mendapatkan hukuman ringan. oleh karena itu saya mendukung pengaturan gratifikasi seks," ujarnya. (ndr/nrl)
sumber: www.detik.com

Dipecat karena Suap, Nama Syarifuddin Masih Ada di Website PN Jakpus

Written By laso on Tuesday, 8 January 2013 | 23:43




Dipecat karena Suap, Nama Syarifuddin Masih Ada di Website PN Jakpus
Dipecat karena Suap, Nama Syarifuddin Masih Ada di Website PN Jakpus





Detik ada yang aneh dengan website pengadilan negeri jakarta pusat (pn jakpus). nama syarifuddin yang divonis 4 tahun penjara karena terbukti menerima suap rp 250 juta masih tetap tercantum di website pn jakpus sebagai hakim.padahal seharusnya, usai dinonaktifkan nama hakim syarifuddin harus dihapus. "seharusnya di dalam website kita itu sudah tidak ada karena pengertian hakim jakpus itu hakim yang bisa menjalankan tugasnya menyidangkan perkara sebagai hakim," kata humas pn jakpus, bagus irawan kepada detikcom di ruangannya, jalan gadjah mada, jakarta, rabu (9/1/2013).menurutnya secara administrasi, dimungkinkan nama syarifuddin masih tertera sebagai hakim di pn jakpus. tapi dengan adanya putusan ma yang menyatakan dia bersalah dan dikenakan sanksi dengan dinonaktifkan, maka syarifuddin tidak bisa mengadili perkara yang ada."dengan adanya surat keputusan ketua ma pada saat itu kan berlaku pemberhentian sementara. tapi statusnya dia sebagai hakim itu sebetulnya bukan sebagai hakim jakpus lagi. tapi dia adalah hakim yang secara sementara tidak boleh lagi menyidangkan perkara. walaupun secara administrasi mungkin masih ada di sini," ujar bagus.menurut bagus, dirinya tidak tahu jika nama hakim syarifuddin masih tercantum di website. oleh sebab itu dia akan melakukan pengecekan untuk memastikan nama tersebut harus dihapus dari website. "masukan ini nanti buat kita untuk koreksi," ucap hakim pn jakpus ini.seperti diberitakan sebelumnya, di tingkat pertama, pengadilan tipikor jakarta menghukum syarifuddin 4 tahun penjara karena terbukti menerima suap rp 250 juta dari kurator puguh wirawan dalam pengusuran pailit pt sky camping. penuntut umum dari kpk menuntut syarifuddin selama 20 tahun penjara. putusan ini dikuatkan hingga tingkat ma.syarifuddin tertangkap tangan kpk usai menerima suap tersebut di rumah dinasnya di sunter, jakarta utara pada 1 juni 2011. (slm/asp)
sumber: www.detik.com
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Lensa Berita - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger