Berita Terbaru
Showing posts with label Nama. Show all posts
Showing posts with label Nama. Show all posts

Ini 7 Nama Calon Hakim MK yang Daftar ke DPR

Written By laso on Thursday, 20 February 2014 | 07:28




Ini 7 Nama Calon Hakim MK yang Daftar ke DPR
Ini 7 Nama Calon Hakim MK yang Daftar ke DPR





komisi iii dpr segera memilih 2 hakim mahkamah konstitusi (mk) untuk menggantikan hakim harjono yang segera pensiun dan akil mochtar yang ditangkap kpk. sudah ada 7 orang yang mengajukan diri untuk menjadi calon hakim mk ke dpr.dalam daftar nama calon hakim mk yang dipeoleh dari komisi iii dpr, rabu (19/2/2014), ada 6 calon hakim mk berasal dari akademisi, seorang lainnya politisi.berikut 7 nama calon hakim mk yang sudah mendaftar ke komisi iii dpr:1. dr. sugianto, s.h., mh. (47 tahun). pendidikan terakhir di universitas islam bandung. saat ini dosen (pns) di fakultas hukum iain syekh nurjati, cirebon.2. dr. wahiduddin adams, sh., ma. (60 tahun). doktor dari fakultas syariah dan hukum di uin syarif hidayatullah, jakarta. saat ini pensiunan pns kementerian hukum dan ham (kemenkumham).3. dr. ni'matul huda, sh., m.hum. (50 tahun). perempuan yang merupakan doktor hukum di universitas islam indonesia (uii) yogyakarta. saat ini doosen di fakultas hukum uii.4. dr. ir, franz astaani, sh., m. kn., se., mba., mm., msi., cpm. (61 tahun). doktor ilmu hukumn di universitas katolik parahyangan. saat ini bekerja sebagai notaris.5. ati llatipulhayat, sh., llm., phd. (50 tahun). doktor di fakultas filosofi hukum di monash university, melbourne, australia. saat ini dosen fakultas hukum di universitas padjajaran (unpad), bandung.6. prof. dr. aswanto, sh., m.si., dfm. (50 tahun). doktor hukum pidana di universitas airlangga (unair), surabaya. saat ini dosen fakultas ukum di universitas hasanuddin (unhas).7. dr. h. ra. dimyati natakusumah, sh., mh., m.si. anggota komisi iii dpr yang juga caleg dpr ri dapil dki jakarta iii di pemilu 2014.seorang balita tercebur ke dalam kuali panas. saksikan selengkapnya di "reportase pagi" pukul 04.30 - 05.30 wib hanya di trans tv (bal/rna)
sumber: www[dot]detik[dot]com

KY Serahkan 12 Nama Calon Hakim Agung ke DPR

Written By laso on Tuesday, 30 July 2013 | 16:51




KY Serahkan 12 Nama Calon Hakim Agung ke DPR
KY Serahkan 12 Nama Calon Hakim Agung ke DPR





komisi yudisial (ky) akan menyerahkan hasil seleksi calon hakim agung kepada dpr, selasa (30/7/2013).
nama calon yang akan diajukan ky untuk menjalani uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) oleh dewan sebanyak 12 orang.
"ky meluluskan dan mengirimkan 12 calon hakim agung untuk selanjutnya mengikuti seleksi fit and proper test di dpr.
dikirim siang ini," ujar juru bicara ky asep rahmat fajar melalui pesan singkat, selasa.
dpr akan memilih dan menetapkan empat orang hakim agung dari 12 orang calon hakim.
menurutnya, jumlah itu memang kurang dibandingkan jumlah hakim agung yang diminta yaitu tujuh orang hakim agung.
"jumlah yang lulus ini memang kurang.
ky berharap dpr dapat memahaminya, bahwa berdasarkan parameter utama kualitas dan integritas yang ditetapkan oleh ky, memang hanya 12 orang inilah yang terbaik dan dapat diluluskan," jelasnya.
sementara, kekurangan tiga posisi hakim akan ditambahkan melalui seleksi calon hakim agung periode ke-2 tahun 2013.
menurutnya, seleksi ke-2 sudah memasuki tahap pendaftaran.
asep menjelaskan, 12 calon hakim agung yang diserahkan kepada dpr terdiri dari empat orang calon hakim bidang pidana, enam orang calon bidang perdata dan dua calon bidang tata usaha negara (tun).
"terdiri dari 11 orang melalui jalur karir dan hanya satu orang yang melalui jalur non-karir.
dengan komposisi 10 laki-laki dan dua perempuan," papar asep.













editor : inggried dwi wedhaswary































berita terkait

ky sambut baik hasil seleksi calon hakim agung
ky membuka pendaftaran calon hakim agung
dicari, hakim agung yang benar-benar paham hukum
ada calon hakim agung tidak tahu apa itu kasasi
calon hakim agung ini bingung beda "izin" dan "ijin"







topik pilihan:



formula 1 hongaria



bilik asmara lapas cipinang



rachel dougall dan lapas kerobokan



transfer fabregas



gebrakan jokowi-basuki



geliat politik jelang 2014











baca juga







kontroversi sensor pornografi di inggris













buruh perakit iphone harus kerja 66 jam per minggu













dapatkan voucher menginap di bali bagi pengguna indosat













sewa psk di bawah umur, jaksa singapura dibui













10 naskah dan kode paling misterius di dunia


















































googletag.
display('div-gpt-ad-642297387297694802-2');






























terpopuler + indeks




1
rahasia jokowi untuk basuki





2
andai tak puasa, jokowi tendang pkl dan satpol pp pasar minggu





3
jokowi keliling pasar minggu, satpol pp cuek dan biarkan pkl





4
sejak bulan lalu, presiden sudah tahu dirinya disadap





5
basuki: silakan lapor ke mk, hakim mk kan waras























terbaru + indeks





ky serahkan 12 nama calon hakim agung ke dpr









3 hal yang bisa dilakukan indonesia untuk bantu akhiri konflik mesir









presiden mulai safari ramadhan dengan keliling jawa timur









"jangan cuma sidak, coba denny menyamar jadi napi"









150 ribu aparat disebar di jalur mudik






















































































[x] close





























news
nasional
regional
megapolitan
internasional



olah raga
sains
edukasi
infografis
surat pembaca



ekonomi
bola
tekno
entertainment
otomotif
health



female
travel
properti
foto
video
forum






kompas gramedia digital group




grazera


kompasiana


kompaskarier.
com



midazz





scoop


urbanesia


gamesaku


makemac

















about us-
advertise-
policy-
pedoman media siber-
career-
contact us-
rss-
site map



©2008 - 2013 pt.
kompas cyber media (kompas gramedia digital group).
all rights reserved.


































!function(d,s,id){var js,fjs=d.
getelementsbytagname(s)[0];if(!d.
getelementbyid(id)){js=d.
createelement(s);js.
id=id;js.
src="https://platform.
twitter.
com/widgets.
js";fjs.
parentnode.
insertbefore(js,fjs);}}(document,"script","twitter-wjs");


window.
___gcfg = {
lang: 'id'
};
(function() {
var po = document.
createelement('script'); po.
type = 'text/javascript'; po.
async = true;
po.
src = 'https://apis.
google.
com/js/plusone.
js';
var s = document.
getelementsbytagname('script')[0]; s.
parentnode.
insertbefore(po, s);
})();




//



$(function() {
var c = true;
$("#mykompas_like").
click(function () {
if (c) {
var n = $(this);
$("#myk-err").
remove();
if (! $("a#myk-ldr").
length) {
n.
parent().
append(' ')
}
c = false;
$.
getjson("http://" + document.
domain + "/services/mykompas/like/?title=" + escape(document.
title.
replace(" - kompas.
com", "")) + "&url=" + location.
href + "&jsoncallback=?", function (p) {
if (p && p.
status == 1) {
n.
parents("div:eq(0)").
html(' berita telah terpilih')
} else {
$("#myk-ldr").
remove();
var o = ' proses gagal, coba kembali';
n.
parent().
append(o)
}
c = true;
$("#myk-ldr").
remove()
})
}
return false;
});
$(".
twitter").
click(function () {
$.
getjson("http://api.
my.
kompas.
com/panel/shareontwitter/?title=" + escape(document.
title.
replace(" - kompas.
com", "")) + "&url=" + location.
href + "&app_id=kompascom&app_key=k01sbbdjweri938x&jsoncallback=?");
});
//$(".
twitter-share-button").
load(function () {
// $(this).
contents().
find(".
btn").
live("click", function () {
// $.
getjson("http://api.
my.
kompas.
com/panel/shareontwitter/?title=" + escape(document.
title.
replace(" - kompas.
com", "")) + "&url=" + location.
href + "&app_id=kompascom&app_key=k01sbbdjweri938x&jsoncallback=?");
// });
//});
fb.
event.
subscribe('edge.
create', function(response) {
console.
log(response);
$.
getjson("http://api.
my.
kompas.
com/panel/shareonfacebook/?title=" + escape(document.
title.
replace(" - kompas.
com", "")) + "&url=" + response + "&app_id=kompascom&app_key=k01sbbdjweri938x&jsoncallback=?");
});
});






jquery(document).
ready(function ($) {
$("#putartbox").
kompasartbox({
siteno : "1",
sectionid : "1",
articleid : "1058950",
nameutm : "nasional",
nameid : "sartbox",
prevpermalink : "2013/07/30/1150164.
xml"
});
$.
ajax({
type:'get',
url:'http://api.
sharedcount.
com/?url=http://nasional.
kompas.
com/read/2013/07/30/1150164/ky.
serahkan.
12.
nama.
calon.
hakim.
agung.
ke.
dpr',
datatype:'json',
beforesend: function(){
$(".
social-fb-count").
html('');
$(".
social-twitter-count").
html('');
},
success:function(result){
//console.
log(result.
facebook.
total_count);
if(result != null || result != undefined || result != '')
{
$(".
social-fb-count").
html(result.
facebook.
total_count);
$(".
social-twitter-count").
html(result.
twitter);
}
else
{
$(".
social-fb-count").
html(0);
$(".
social-twitter-count").
html(0);
}
}
});
});





$(function() {
$('a#btnansweroriginal').
live('click', function(){
$.
ajax({
url: 'http://news.
kompas.
com/quiz/answer/',
type: 'post',
data: $('form#quiz_form').
serialize(),
success: function(result) {
$.
fancybox(result.
status);
}
});
return false;
});

$('#btnlogin').
live('click', function(){
var username = $('#username').
val();
var password = $('#password').
val();
$.
ajax({
url: 'http://news.
kompas.
com/quiz/login/',
type: 'post',
data: $('form#login_form').
serialize(),
success: function(result) {
if(result.
status == 1){
window.
location.
href = result.
output;
}else{
$.
fancybox(result.
output);
}
}
});
return false;
});

$("a#status_quiz").
fancybox({
"width" : '0',
"height" : '0',
"autoscale" : false,
"transitionin" : "none",
// "transitionout" : "none"
});
if(($("#tabbing_tabs").
length > 0)) {
var countries=new ddtabcontent("tabbing_tabs");
countries.
setpersist(true);
countries.
setselectedclasstarget("link");
countries.
init();
}
});




/* s: cookies */
var cookies = {
init: function () {
var allcookies = document.
cookie.
split('; ');
for (var i=0;i= start_time.
gettime() && mydate.
gettime() = start_time.
gettime() && mydate.
gettime() = start_time.
gettime() && mydate.
gettime() = start_time.
gettime() && mydate.
gettime() = start_time.
gettime() && mydate.
gettime() = start_time.
gettime() && mydate.
gettime()



$(function() {
$("a.
fn_register").
fancybox ({
'width' : 700
, 'height' : 550
, 'autoscale' : true
, 'transitionin' : 'over'
, 'transitionout' : 'over'
, 'type' : 'iframe'
, 'titleshow' : false
, 'shownavarrows' : false
});
$('a.
fn_login').
fancybox({
'autoscale': true
, 'transitionin': 'over'
, 'transitionout': 'over'
, 'type': 'iframe'
, 'width': 330
, 'height': 300
, 'titleshow' : false
, 'shownavarrows' : false
});
});








var _gaq = _gaq || [];
_gaq.
push(['a.
_setaccount', 'ua-3374285-20']);
_gaq.
push(['a.
_trackpageview']);
_gaq.
push(['a.
_trackpageloadtime']);
_gaq.
push(['b.
_setaccount', 'ua-3374285-1']);
_gaq.
push(['b.
_trackpageview']);
_gaq.
push(['b.
_trackpageloadtime']);
_gaq.
push(['d.
_setaccount', 'ua-9341640-16']);
_gaq.
push(['d.
_setdomainname', 'auto']);
_gaq.
push(['d.
_setallowlinker', true]);
_gaq.
push(['d.
_trackpageview']);
_gaq.
push(['d.
_trackpageloadtime']);


_gaq.
push(['c.
_setaccount', 'ua-3374285-5']);
_gaq.
push(['c.
_trackpageview']);
_gaq.
push(['c.
_trackpageloadtime']);


(function() {
var ga = document.
createelement('script'); ga.
type = 'text/javascript'; ga.
async = true;
ga.
src = ('https:' == document.
location.
protocol ? 'https://ssl' : 'http://www') + '.
google-analytics.
com/ga.
js';
var s = document.
getelementsbytagname('script')[0]; s.
parentnode.
insertbefore(ga, s);
})();






var _comscore = _comscore || [];
_comscore.
push({ c1: "2", c2: "8077308" });
(function() {
var s = document.
createelement("script"), el = document.
getelementsbytagname("script")[0]; s.
async = true;
s.
src = (document.
location.
protocol == "https:" ? "https://sb" : "http://b") + ".
scorecardresearch.
com/beacon.
js";
el.
parentnode.
insertbefore(s, el);
})();









//-1?'https://id-ssl':'http://id-cdn')
+unescape('.
effectivemeasure.
net/em.
js%22%3e%3c/script%3e'));
})();
//]]>








_atrk_opts = { atrk_acct:"ua8se1agtn00wa", domain:"kompas.
com",dynamic: true};
(function() { var as = document.
createelement('script'); as.
type = 'text/javascript'; as.
async = true; as.
src = " https://d31qbv1cthcecs.
cloudfront.
net/atrk.
js"; var s = document.
getelementsbytagname('script')[0];s.
parentnode.
insertbefore(as, s); })();










//









sumber: www[dot]kompas[dot]com

Ini 12 Nama Calon Hakim Agung yang Lolos ke DPR




Ini 12 Nama Calon Hakim Agung yang Lolos ke DPR
Ini 12 Nama Calon Hakim Agung yang Lolos ke DPR





komisi yudisial (ky) menetapkan 12 peserta lolos tes wawancara calon hakim agung dari 23 peserta. kesepuluh nama itu selanjutnya akan mengikuti fit and proper test di dpr untuk mememegang palu hakim agung hingga berusia 70 tahun."hanya 12 nama inilah ang terbaik dan dapat diluluskan. semoga dpr memahami," kata juru bicara ky, asep rahmat fajar kepada wartawan, selasa (30/7/2013).keduabelas nama itu akan diberikan ke pimpinan dpr siang ini. 12 ini menyisihkan 11 lainnya yang ikut seleksi dari awal tahun dengan seleksi berlapis. selanjutnya ky akan menggelar seleksi periode kedua untuk memilih 3 hakim agung yang akan pensiun di semester kedua pada 2013 ini."pendaftaran periode kedua paling lambat diterima 16 agustus 2013," ujarnya.berikut kedua belas nama-nama tersebut:1. arofah windiani2. bambang edy sutanto soedewo3. eddy army4. hartono abdul murad5. heru iriani6. is sudaryono7. manahan m. p. sitompul8. maruap dohmatiga pasaribu9. mulijanto10. sudrajad dimyati11. sumardijatmo12. zahrul rabainberbagai informasi menarik hari ini, saksikan di reportase sore pukul 15.00 wib hanya ditrans tv (asp/van)
sumber: www[dot]detik[dot]com

Majelis Tinggi Tak Siapkan Nama Calon Ketum Baru Demokrat

Written By laso on Sunday, 10 March 2013 | 20:42




Majelis Tinggi Tak Siapkan Nama Calon Ketum Baru Demokrat
Majelis Tinggi Tak Siapkan Nama Calon Ketum Baru Demokrat





anggota majelis tinggi partai demokrat mengatakan, majelis tinggi secara langsung tidak menyiapkan nama calon ketua umum pengganti anas urbaningrum.
pemilihan ketua umum baru ini, menurut jero, akan dilakukan melalui mekanisme kongres luar biasa (klb) sebelum 9 april 2013.
“secara langsung (majelis tinggi) tidak menyiapkan nama,” kata jero di jakarta, minggu (10/3/2013) saat ditanya apakah majelis tinggi telah menyiapkan nama calon pengganti anas.
lebih jauh jero mengatakan, calon ketua umum baru ini akan diungkapkan jika sudah pada waktunya.
dia pun meminta publik bersabar.
“itu nanti akan muncul sendiri.
nanti akan dikeluarkan, akan diumumkan, sabarlah,” ucap jero.
sebagai gambaran, menurut jero, partai demokrat memiliki banyak kader yang memiliki kompetensi sebagai calon ketua umum baru.
“anggota dpr ada 148, menteri ada lima, ada beberapa gubernur dari demokrat, dan juga kader lainnya, masih banyak.
jadi stok-nya banyak, kita lihat saja nanti mana yang cocok,” tambahnya.
dia juga mengatakan, keputusan untuk memilih ketua umum baru melalui mekanisme klb ini sudah dibahas majelis tinggi partai demokrat.
keputusan ini, kata jero, pun didukung dewan pimpinan daerah (dpd) dan dewan pimpinan cabang (dpc).
“sudah jelas ketua dpd dan dpc mendukung penyelematan partai dari majelis tinggi.
kita sudah kedua kali bertemu dengan ketua dpd, semua mendukung majelis tinggi dan didukung dpd dan dpc,” ujarnya.
jero juga menegaskan kalau internal partai demokrat masih solid pasca mundurnya anas dari jabatan ketua umum.
“waktu dpd dikumpulkan kondusif, hanya satu yang tiudak hadir yaitu ntb karena ada festival,” tambah jero.
seperti diketahui, anas urbaningrum melepas jabatan ketua umum partai demokrat setelah ditetapkan komisi pemberantasan korupsi sebagai tersangka kasus dugaan korupsi hambalang.
wakil ketua umum partai demokrat max sopacua sebelumnya mengungkapkan, demokrat segera menetapkan pelaksana tugas (plt) ketua umum untuk mengisi kekosongan jabatan anas.
plt ini, kata max, hanya bertugas menyiapkan pelaksanaan klb, bukan mengisi sisa masa jabatan anas yang berakhir pada 2015.
menurut max, sejumlah nama calon plt sudah diajukan ke ketua majelis tinggi partai demokrat susilo bambang yudhoyono.
ada tiga nama yang diajukan, yakni menteri kooperasi dan usaha kecil menengah syarief hasan, max sendiri, dan toto riyanto.
berita terkait dapat diikuti dalam topik:skandal proyek hambalangkrisis demokrat
sumber: www[dot]kompas[dot]com

Titi Sjuman Ganti Nama Jadi Titi Rajo Bintang

Written By laso on Sunday, 10 February 2013 | 16:59







Titi Sjuman Ganti Nama Jadi Titi Rajo Bintang
Titi Sjuman Ganti Nama Jadi Titi Rajo Bintang












titi sjuman mengambil keputusan sulit untuk mengganti namanya menjadi titi rajo bintang. sempat berhembus kabar titi mengubah namanya karena menggugat cerai sang suami, wong aksan. benarkah?titi pun mengaku bahwa dengan atau tidak adanya perceraian, ia tetap akan mengganti namanya. seperti diketahui kata sjuman yang sebelum dipakainya diambil dari nama dari ayah aksan, sutradara ternama sjuman djaya."saya akan memakai kembali nama asli saya, nama lahir saya, nama ayah saya tercinta, titi rajo bintang," ujarnya saat ditemui di gedung trans tv, jakarta selatan, sabtu (9/2/2013)."satu hal yang penting adalah dengan atau tidak ada perceraian ini saya mulai 10 februari 2013 yang bertepatan dengan hari kelahiran saya," sambungnya.bintang film 'mereka bilang saya monyet' itu mengaku pada awalnya sama sekali tak menghendaki adanya perceraian. namun, karena perbedaan prinsip mereka pun memilih untuk mengakhiri rumah tangga mereka. "pada intinya tidak ada pasangan suami istri yang sengaja menikah untuk bercerai, ini terjadi sama saya dan mas aksan. seiring jalannya waktu, kita ada dititik enggak bisa dijalan yang sama lagi. makanya kita putuskan untuk berpisah," tuturnya. titi menggugat cerai aksan ke pengadilan agama jakarta selatan pada 31 januari lalu. sidang perdana mereka pun akan digelar pada 14 februari mendatang.
(fk/fk)


sumber: hot[dot]detik[dot]com

Band Vierra Ganti Nama Jadi Vierratale

Written By laso on Friday, 8 February 2013 | 22:16







Band Vierra Ganti Nama Jadi Vierratale
Band Vierra Ganti Nama Jadi Vierratale












sudah empat tahun kevin, raka, tryan, dan widi berkarya bersama lewat band vierra. namun kini mereka memutuskan untuk mengganti nama yang sudah dikenal baik oleh masyarakat tersebut. para punggawa vierra berkata, selama empat tahun mereka telah berkembang, serta mengalami berbagai proses pembelajaran. baik dari segi imej, kreativitas, musikalitas, juga kedewasaan dalam berkarya.melalui berbagai hal itu, band vierra sepakat mengganti nama menjadi vierratale. lewat perubahan itu, band yang hits lewat single 'dengarkan curhatku' tersebut berharap bisa jadi lebih baik lagi."kita pengen nambah semangat baru, konsepnya juga. kita umurnya tambah, jadi semakin nambah pengalaman, dan semangatnya nambah juga," ungkap raka dalam jumpa pers di lucro cafe, kemang, jakarta selatan, jumat (8/2/2012).lewat single terbaru ciptaan kevin berjudul, 'cinta butuh waktu', vierratale tetap optimis bisa merebut hati para penggemarnya. band yang kini bernaung di bawah label aprilio kingdom itu masih mengangkat tema soal kisah percintaan remaja.
(bar/dee)


sumber: hot[dot]detik[dot]com

Berbagi dengan Anak di Bantargebang, Wanda Hamidah Bantah Pemulihan Nama

Written By laso on Thursday, 7 February 2013 | 22:05







Berbagi dengan Anak di Bantargebang, Wanda Hamidah Bantah Pemulihan Nama
Berbagi dengan Anak di Bantargebang, Wanda Hamidah Bantah Pemulihan Nama












wanda hamidah hari ini melakukan kegiatan sosial dengan berbagi bersama 500 anak-anak di tempat pembuangan akhir (tpa) bantargebang, bekasi. namun ia memastikan hal itu bukanlah sebagai pemulihan nama selepas dirinya diciduk bnn."ini bukan recovery nama baik, karena kegiatan ini sudah lama kita lakukan," tepis wanda saat ditemui di lokasi, kamis (7/2/2013).wanda datang memberi bantuan sembako bersama dengan komnas perlindungan anak. ia juga datang bersama mantan ketua komnas perlindungan anak, kak seto."sebenernya ini acara rutin, karena saya salah satu komisioner di komnas anak. selama musim hujan ini kami memberikan sedikit kegembiraan bagi anak-anak walaupun sekilas," terangnya.anggota dprd dki jakarta itu pun sekali lagi menegaskan dirinya tak perlu melakukan pemulihan nama dengan kegiatan sosialnya itu. "saya pada taraf ikhlas dan nggak butuh pencitraan, apa yang saya lakukan tulus," tegasnya.
(kmb/mmu)


sumber: hot[dot]detik[dot]com

Pengganti Anis Matta di DPR Mengerucut ke 4 Nama

Written By laso on Tuesday, 5 February 2013 | 11:35




Pengganti Anis Matta di DPR Mengerucut ke 4 Nama
Pengganti Anis Matta di DPR Mengerucut ke 4 Nama





fraksi partai keadilan sejahtera (pks) sudah menggodok nama-nama yang sempat diajukan dewan pimpinan wilayah (dpp) partai ini sebagai pengganti anis matta yang mundur dari wakil ketua dpr. calon-calon pengganti anis itu mengerucut pada empat nama.seperti diberitakan, anis mundur dari jabatannya itu lantaran ingin fokus mengurus partai setelah terpilih sebagai presiden pks untuk menggantikan luthfi hasan ishaaq yang menjadi tersangka kasus dugaan suap impor daging."terkait pengganti pak anis, tadi di fraksi sudah memusyawarahkan nama ini. ada nama-nama yang wajar menggantikan beliau, dilihat dari kemampuan pemimpin track record," ujar ketua fraksi pks hidayat nur wahid, selasa (5/2/2013), saat dihubungi wartawan.keempat nama itu yakni zulkifliemansyah (wakil ketua komisi xi), fahri hamzah (komisi vi), andi rahmat (komisi vii), dan sohibul iman (komisi vi). dua nama lainnya yang sempat diajukan yakni ledia hanifa (komisi viii) dan kemal azis stamboel akhirnya tidak masuk dalam pertimbangan fraksi.menurut hidayat, keempat nama itu akan disampaikan kembali ke dpp. "kami masih mengusulkan nama-nama itu. nanti yang memutuskan dpp," ucap hidayat.ia memperkirakan pekan depan pengganti anis matta sebagai wakil ketua dpr dipastikan sudah didapat. "dpp akan memutuskan atau bersidang kamis atau jumat. mungkin senin (sudah diketahui hasilnya)," imbuhnya.sementara itu, pks juga sudah menetapkan pengganti luthfi hasan ishaaq yang juga mundur sebagai anggota komisi i dpr. luthfi mundur setelah ditangkap komisi pemberantasan korupsi (kpk) karena diduga terlibat kasus suap impor daging.hidayat menjelaskan pengganti luthfi hasan di dpr nantinya adalah caleg suara terbanyak kedua di bawah luthfi hasan untuk daerah pemilihan jawa timur iii. kader pks di nomor urut itu adalah budiyanto. "dalam dua tiga hari ini kami akan siapkan proses administrasinya," imbuh hidayat.









editor :
sumber: www[dot]kompas[dot]com

Soal Debt Collector, Raffi Lapor Polisi Terkait Pencemaran Nama Baik

Written By laso on Thursday, 31 January 2013 | 05:28




Soal Debt Collector, Raffi Lapor Polisi Terkait Pencemaran Nama Baik
Soal Debt Collector, Raffi Lapor Polisi Terkait Pencemaran Nama Baik





beberapa waktu lalu, dua orang yang mengaku sebagai debt collector menyambangi kediaman raffi ahmad di lebak bulus, jakarta selatan. dua orang itu mengaku berasal dari pt verena yang berniat mengambil mobil toyota fortuner yang berada di rumah raffi.dua orang bernama pohan dan silalahi menyebutkan bahwa raffi memiliki utang ratusan juta dengan jaminan surat bpkb mobil tersebut. masih menurut mereka, raffi berutang atas nama intan sari. namun pihak raffi langsung membantah klaim sang debt collector.merasa difitnah, raffi pun melaporkan pt verena ke polda metro jaya. menurut sunan kalijaga, kuasa hukum raffi yang menangani kasus itu, raffi juga merasa namanya dicemarkan dengan pengakuan sang penagih utang."artinya pemberitaan ini menyudutkan raffi dan intan. kita melaporkan ke polda metro jaya dengan tuduhan pencemaran nama baik dan uu ite karena pencemaran nama baik via online," ungkapnya saat ditemui di ditemui di gedung bnn, cawang, jakarta timur, kamis (31/1/2013).meidy juniarto yang datang bersama sunan menambahkan, debt collector tak seharusnya membeberkan data-data maksud perusahaan kepada media. "faktanya itu tidak bener, mereka menyebarluaskan ke media-media, mereka memfitnah raffi. bilangnya fortuner yang mau ditarik, ada utang, raffi di dalam sini kan merasa tidak nyaman," bebernya."oknum debt collector datang pas ada kasus ini aja. kalau pun bener harusnya tidak boleh disebarluaskan, itu pencemaran nama baik," tandas pria yang juga berprofesi sebagai pengacara itu.
(kmb/kmb)
sumber: hot.detik.com

Inilah Nama Korban Teas Akibat Longsor di Kerinci

Written By laso on Saturday, 26 January 2013 | 22:18




Inilah Nama Korban Teas Akibat Longsor di Kerinci
Inilah Nama Korban Teas Akibat Longsor di Kerinci





  tanah di sekitar lokasi pengeboran panas bumi di kerinci b-1 wilayah kerja panas bumi sungai penuh, yang dioperasikan pt pertamina geothermal energy, longsor pada sabtu (26/1/2013) malam, sekitar pukul 19.30, akibat hujan deras yang terus mengguyur area itu sejak kemarin sore. tanah longsor itu menimpa sejumlah pekerja yang sedang melaksanakan pengeboran di lokasi kejadian.  menurut sekretaris perusahaan pt pertamina geothermal energy adiatma sardjito, minggu (27/1/2013), di jakarta, bencana longsor tersebut mengakibatkan empat orang meninggal, lima korban menderita luka, dan satu orang belum ditemukan. "semua korban adalah pekerja yang sedang melaksanakan pengeboran di lokasi b-1," kata dia.   semua korban saat ini sudah dievakuasi dan dikirim ke rumah sakit terdekat dan korban sedang dalam proses perawatan di puskesmas lempur.nama korban meninggal adalah sebagai berikut: tri (pt pra), yanto (pt rpn, driver),  ahmad saiku (pt harco), nasoka (pt air drilling). korban yang belum berhasil ditemukan satu orang adalah miswanto (mud boy). pt pertamina geothermal energy dengan dibantu oleh  tim dari bnpb (badan nasional penanggulangan bencana), pemda, aparat terkait, dinas kesehatan kabupaten kerinci saat ini sedang berupaya untuk mencari korban yang belum ditemukan, merawat yang luka dan membersihkan tanah longsoran.pada saat terjadinya bencana tanah longsor para pekerja sedang makan malam. total pekerja yang berada di lokasi b-1 berjumlah 63 orang."kami menyampaikan belasungkawa atas musibah tanah longsor yang tidak terduga karena faktor alam telah menimbulkan korban jiwa para pekerja,"ujar corporate secretary pge adiatma sardjito. wilayah kerja panas bumi sungai penuh saat ini berstatus eksplorasi. peristiwa ini tidak menimbulkan dampak penurunan produksi panas bumi pge. 









editor :
sumber: www.kompas.com

Mengaku Salah, Choel: Silakan Hambalang Diungkap, Tapi Nama Kakak Saya Dibersihkan

Written By laso on Friday, 25 January 2013 | 06:36




Mengaku Salah, Choel: Silakan Hambalang Diungkap, Tapi Nama Kakak Saya Dibersihkan
Mengaku Salah, Choel: Silakan Hambalang Diungkap, Tapi Nama Kakak Saya Dibersihkan





andi zulkarnain mallarangeng mengaku menerima uang dari deddy kusdinar, pejabat pembuat komitmen (ppk) proyek hambalang yang ditetapkan sebagai tersangka pada agustus 2010. choel, sapaan akrab andi zulkarnain, mengaku salah. namun dia juga pasang badan untuk sang kakak andi mallarangeng yang telah ditetapkan sebagai tersangka."saya siap mengembalikan apabila itu diminta. saya juga menyampaikan permintaan maaf karena membuat orang berasumsi terhadap kakak saya," kata choel di kantor kpk, jl rasuna said, jaksel, jumat (25/1/2013)."saya siap bertanggung jawab, saya ingin kasus ini dibersihkan dan nama kakak saya dibersihkan," sambung choel.choel mengatakan uang itu diberikan pada hari ulang tahunnya pada 28 agustus 2010. saat itu deddy mendatangi rumah choel, di malam perayaan ulang tahun."saya pikir itu bingkisan ulang tahun, tapi ketika dibuka uangnya besar sekali," kata choel yang bersikukuh tidak mau menyebutkan jumlah uang dari deddy tersebut.namun choel tidak menjelaskan mengapa deddy memberikan uang yang jumlahnya masih misterius tersebut. padahal, dari pemberian sejak agustus 2010, uang itu diterima dan disimpannya."yang jelas tidak terkait dengan hambalang," terang choel singkat. (fjp/fdn)
sumber: www.detik.com

Wakil Ketua DPR Agak Kurang Puas dengan 8 Nama Hakim Agung Terpilih

Written By laso on Thursday, 24 January 2013 | 22:01




Wakil Ketua DPR Agak Kurang Puas dengan 8 Nama Hakim Agung Terpilih
Wakil Ketua DPR Agak Kurang Puas dengan 8 Nama Hakim Agung Terpilih





komisi iii dpr telah memilih 8 nama hakim agung terpilih melalui voting yang dilakukan pada rabu (22/1) kemarin. wakil ketua dpr, priyo budi santoso menilai agak kurang puas dengan 8 hakim agung terpilih."saya yang termasuk sedikit agak kurang begitu puas atas hasil kemarin dengan nama-nama (hakim agung) itu," kata wakil ketua dpr, priyo budi santoso kepada wartawan di gedung dpr, senayan, jakarta, jumat (24/1/2013)."kami melihat, kemarin itu dengan segala catatan kekurangannya, itu adalah hasil maksimal yang telah dilakukan dpr seperti itu," lanjutnya.menurutnya, sejak komisi yudisial (ky) memberikan 24 nama calon hakim agung kepada dpr, pimpinan dpr sudah mewanti-wanti ky untuk memastikan nama-nama itu adalah calon hakim agung terbaik."ketika akhirnya kami adakan rapat konsultasi khusus atas permintaan ky, saya undang, saya terima ketua ky didampingi pimpinan dan sekjen lengkap dan kami undang komisi iii, poksi-poksi, untuk membahas rencana ky memberikan suratnya kepada pimpinan dpr," kata priyo menjelaskan pertemuan membahas nama calon hakim agung.dalam pertemuan itu, priyo sudah sarankan kepada ky bahwa dpr tidak punya peluang apa-apa kecuali mata dan telinga dpr tertuju pada nama-nama yang diajukan, sehingga kalau kualifikasi, kemampuan dan derajat dari calon hakim yang dipilih biasa-biasa saja yang perlu disalahkan adalah ky."karena dpr bergerak dari nama-nama yang diajukan. tidak mungkin kami kasih nama kalau tidak lolos seleksi ky. saat itu ketua ky memastikan yang kami kirim orang terbaik sejauh kami periksa lewat ky," ucap politisi golkar itu."tapi saya menaruh harapan minimal 5 sampai 6 nama (dari 8 hakim agung terpilih) akan memberikan terobosan," lanjutnya optimis.berikut 8 nama hakim agung terpilih tersebut:1. desnayeti, hakim tinggi pengadilan tinggi (pt) padang, spesialis perkara pidana dengan 25 suara2. mayjen burhan dahlan, kepala pengadilan militer tinggi utama 2, spesialis perkara pidana militer dengan 43 suara3. i gusti agung sumanatha, kapusdiklat teknis peradilan ma, spesialis perkara perdata dengan 52 suara4. margono, hakim tinggi pt makassar dengan 47 suara5. hamdi, hakim tinggi pt yogyakarta dengan 54 suara6. m syarifuddin, kepala badan pengawas ma, spesialis perkara pidana dengan 54 suara7. irfan fachruddin, hakim tinggi pt tun jakarta, spesialis perkara tata usaha negara dengan 40 suara8. yakup ginting, hakim pt jambi dengan 23 suara (iqb/asp)
sumber: www.detik.com

Dipecat karena Suap, Nama Syarifuddin Masih Ada di Website PN Jakpus

Written By laso on Tuesday, 8 January 2013 | 23:43




Dipecat karena Suap, Nama Syarifuddin Masih Ada di Website PN Jakpus
Dipecat karena Suap, Nama Syarifuddin Masih Ada di Website PN Jakpus





Detik ada yang aneh dengan website pengadilan negeri jakarta pusat (pn jakpus). nama syarifuddin yang divonis 4 tahun penjara karena terbukti menerima suap rp 250 juta masih tetap tercantum di website pn jakpus sebagai hakim.padahal seharusnya, usai dinonaktifkan nama hakim syarifuddin harus dihapus. "seharusnya di dalam website kita itu sudah tidak ada karena pengertian hakim jakpus itu hakim yang bisa menjalankan tugasnya menyidangkan perkara sebagai hakim," kata humas pn jakpus, bagus irawan kepada detikcom di ruangannya, jalan gadjah mada, jakarta, rabu (9/1/2013).menurutnya secara administrasi, dimungkinkan nama syarifuddin masih tertera sebagai hakim di pn jakpus. tapi dengan adanya putusan ma yang menyatakan dia bersalah dan dikenakan sanksi dengan dinonaktifkan, maka syarifuddin tidak bisa mengadili perkara yang ada."dengan adanya surat keputusan ketua ma pada saat itu kan berlaku pemberhentian sementara. tapi statusnya dia sebagai hakim itu sebetulnya bukan sebagai hakim jakpus lagi. tapi dia adalah hakim yang secara sementara tidak boleh lagi menyidangkan perkara. walaupun secara administrasi mungkin masih ada di sini," ujar bagus.menurut bagus, dirinya tidak tahu jika nama hakim syarifuddin masih tercantum di website. oleh sebab itu dia akan melakukan pengecekan untuk memastikan nama tersebut harus dihapus dari website. "masukan ini nanti buat kita untuk koreksi," ucap hakim pn jakpus ini.seperti diberitakan sebelumnya, di tingkat pertama, pengadilan tipikor jakarta menghukum syarifuddin 4 tahun penjara karena terbukti menerima suap rp 250 juta dari kurator puguh wirawan dalam pengusuran pailit pt sky camping. penuntut umum dari kpk menuntut syarifuddin selama 20 tahun penjara. putusan ini dikuatkan hingga tingkat ma.syarifuddin tertangkap tangan kpk usai menerima suap tersebut di rumah dinasnya di sunter, jakarta utara pada 1 juni 2011. (slm/asp)
sumber: www.detik.com
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Lensa Berita - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger